
"Sebenarnya apa yang akan kita bicarakan?" tanya Changmin, yang dari tadi hanya diam. Ia mulai memberanikan dirinya untuk membuka mulutnya.
"Kamu harus segera cari Grace, dan datanglah kemari." ucap Wo Jian. Seketika Changmin mengerutkan alisnya.
"Maksudnya? Kenapa aku harus cari Grace, bukanya dia sekarang bersama dengan tunangannya. Dan tidak akan mungkin bisa aku mengambil dia secara paksa!!" kata Changmin, yang mulai menggebu.
"Aku tahu!! Luhan memang sengaja bawa Grace, agar tidak ada yang bisa membawanya pergi. Karena semua orang sekarang sudah memburu dia. Banyak yang tahu jika dia adalah ahli It yang handal, dan dia bisa membuka pintu awal gerbang untuk mendapatkan sebuah harta karun di dalamnya." jelas Wo Jian.
"Dan hanya kamu dan dia yang bisa menyelamatkan semuanya. Dan sementara Lyly, Lay dan Tao, kamu halau semua orang yang buat masalah." sambung kakek Yiwen.
"Tapi kenapa tidak ada yang mencari Yiwen?" tanya Tao, hatinya mulai bergerak untuk berani bertanya pada kakek Yiwen, yang menganggap keluarganya tidak ada yang perduli dengan Yiwen. Dan hanya di balas dengan sebuah senyuman tipis oleh Wo Jian.
"Bukanya kita tidak mau cari dia. Sekarang yiwen pasti sudah menikah dengan Jack, dan sementara biarkan saja. Aku yakin jika Lian yin pasti akan membawa dia kembali. Dan Yiwen bisa mencegah Jack untuk sementara agar tidak berbuat biar seperti apa yang di lakukan ayahnya dulu. Biarkan mereka pergi dari kota ini. Dan kita semua harus segara bertindak cepat sebelum dia kembali." sambung kakek Yiwen, yang mulai memasang wajah seriusnya.
Tao hanya diam, mengigit bibir bawahnya, menariknya ke dalam sela-sela giginya, ia ingin sekali mengungkapkan semua apa yang ada dalam.hatinya, tapi ia tak bisa berkata apa-apa saat semua bilang seperti itu. Dan dari dulu, Tao memang sangat menghormati ayah dan kakek Yiwen tak pernah membantah sedikitpun apa yang mereka perintahkan.
"Jadi kita sekarang mulai dari mana?" tanya Lyli.
"Dana apakah memang benar, jika Lian yin masih hidup?" saut Lay.
"Dan apakah kita bisa melakukannya. Dan sebenarnya siapa lawan kita?" sambung Changmin.
__ADS_1
Wo jian menghela napasnya, menarik sudut bibirnya tipis. "Oke.. Aku akan jelaskan semuanya. Lyli kamu, Tao dan Lay kembali ke rumah Lian yin. Dna gerakan para anggota kalian untuk membantu mengalang para musuh agar tidak masuk ke dalam rumah Lian yin. Dan termasuk tidak masuk ke dalam perbatasan" jelas Wo Jian
"Karena kamu sudah tahu ketempat harta karun itu di perbatasan. Karena mereka semua berbahaya. Kalian bisa menggunakan ini untuk menangkan racun dari senjata yang mereka gunakan." sambung kakek Yiwen, ia mulai mengambil sebuah cairan yang baru ia buatkan untuk mereka. Dengan penelitian yang selama ini ia lakukan pada tumbuhan-tumbuhan di hutan untuk menangkal racun yang ada pada senjata itu.
"Apa ini?" tanya Lay, yang mulai mengambil pemberian kakek Yiwen.
"Itu obat dari beberapa tumbuhan yang aku ambil di hutan. Dan hanya sisa itu, kamu harus menggunakannya dengan baik."
"Apa aku harus meminumnya?" tanya Lyli.
"Iya, jika kalian melawan mereka tidak akan terjadi apa-apa dengan kalian. Dan racun yang di pasang di senjata mereka tak akan bisa berfungsi di tubuh kamu. Itu sama seperti manahan tubuh kamu agar kebal dengan racun." jelas Wo Jian.
"Tapi aku tidak bisa apa-apa, aku hanya ahli dalam bidang It."
"Tidak!! Kakak Lian yin hanya menginginkan Grave, yang ahli dalam segalanya. Karena akan mengalami banyak bahaya nantinya. Kita hanya butuh waktu satu minggu untuk membuat kita ini damai kembali. Jauh dari dunia mafia, dan bisa hidup dengan normal kembali." jelas kakek Yiwen, membuat semua terdiam, mendengarkan apa yang di katakan. Tak ada kata penolakan keluar dari mulut Lyli. ia juga merasa ragu jika ikut dengan Changmin, lebih dalam bahaya. Dan baginya bersama dengan pasangan yang ia cintai tak masalah meski harus menempuh bahaya seperti apapun.
Lyli menarik napasnya, melirik sekilas ke arah Lay yang hanya diam menatapnya penuh keraguan jika mengajak dirinya terlibat dalam bahaya, yang entah seberapa bahaya nanti di luar sana.
"Baik!! Aku akan tetap bersama dengan Lay, bahaya apapun aku akan tempuh. Meski kau harus belajar dari awal muali dari sekarang!!"
Lay melebarkan matanya, ia tidak menyangka jika Lyli akan bicara seperti itu. Dengan segera laki-laki itu meraih tangan Lyli, mengusap ke dua punggung tangannya, ke dua matanya tertuju pada mata Lyli yang tanpa menunjukan ketakutan sama sekali dalam dirinya.
__ADS_1
"Apa yang kamu katakan. Aku gak mau kamu terlibat lebih jauh lagi. Sudah cukup!! Aku akan tinggalkan kamu di rumah, tau di tempat yang aman. jangan ikut lagi.. Kita akan segera menikah. Aku gak mau jika kamu dalam bahaya ataupun sampai terluka, aku pasti tidak akan memaafkan diriku sendiri, nantinya."
"Jangan khawatir!! Aku juga tidak akan bisa hidup tenang jika kamu kenapa-napa. Aku tidak bisa biarkan kamu menghadapi mereka semua bersama dengan Tao. Aku khawatir!! Aku gak akan bisa tidur tenang jika tidak melihat keadaan kamu secara langsung!!" ucap Lyli, mencoba tersenyum di depan Lay.
"Tapi...."
"Sudahlah.. jangan khawatir.. Kita semua akan baik-baik saja. Aku percaya dengan kemampuan kamu.. Dan aku yakin jika kamu bis amelindungiku!!" potong Lyli cepat, tanpa membiarkan celah pada Lay untuk berbicara. Dengan tangan memegang pipi Lay, mengusapnya lembut, tanpa perduli di samping dan depannya ada orang yang menatap kemesraan mereka.
"Baiklah!! Aku kan ajarkan kamu menembak nanti saat kita sudah sampai rumah!! Agar kamu bisa melindungi diri juga!!" ucap Lay yang perlahan hatinya mulai luluh dengan sentuhan dan ucapan lembut Lyli yang membuatnya tak bisa menahan kemauannya.
"Di mana Lian yin? Apa dia masih hidup?" tanya Changmin, menghilangkan keheningan di antara semuanya, mereka semua terlalu fokus dengan Lay dan Lyli sampai melupakan apa yang mereka sedang bahas."
"Dia berada di rumah kakaknya, dan entah di mana rumahnya. Tidak ada satupun orang yang tahu keberadaannya. Dan bahkan tidak ada orang yang mengenalinya. Tapi sebenarnya dia adalah orang bertopeng yang di takuti dalam dunia mafia. Dia bagaikan dewa kematian bagi dunia mafia. Saat dia keluar dari sarangnya. Tidak ada yang bisa berkutik sama sekali untuk melawannya."
"Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Changmin.
"Karena dia sekarang sudah tidak mau keluar dari rumahnya. Kamu dan Grace harus bantu dia. Meski dia punya kaki tangan banyak dan tersebar di mana-mana. Tapi dia membutuhkan kamu untuk membantunya tapi mungkin kamu hanya di tugaskan membantu Lian yin." ucap Wo Jian.
"Baiklah!! Kalau membantu Lian yin aku siap. Sekarang dia di mana aku akan pergi temui dia!!"
"Kamu datang ke tempat ini bersama dengan Grace, dana anak buahnya akan jemput kamu nantinya." Jelas Wo Jian, membuat semua hanya diam, meski mereka tak paham. Tapi mereka hanya bisa menganggukkan kepalanya mengiyakan apa yang di katakan ayah Yiwen dan kakeknya.
__ADS_1
Semua serang berdiskusi apa rencana yanga kan di lanjutkan setelah ini. Dan sebelum melakukan tugas masing-masing, dan semua yang di lakukan hanya untuk mengamankan kota. Karena kita yang di tempat saat ini dalam bahaya. Dan harus segera di bersihkan dari para mafia yang hanya merebutkan hanya karuan yang tersimpan di sana.