Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)

Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)
Pertandingan Final


__ADS_3

Pertandingan final segera di mulai, Lian yin yang mendengar suara mc pertandingan ia segera membangunkan Yiwen yang masih tertidur bersandar di bahunya.


“Yiwen bangunlah”ucap Lian yin mengusap lembut wajah Yiwen, ia mencoba membangunkan Yiwen dengan kata-kata lembutnya.


“Em.. yang aku masih capek”gumam Yiwen, yang masih susah untuk membuka matanya.


“kamu jadi ikut pertandingan selanjutnya atau tidak, jika memang tidak ikut tidak masalah, aku akan bilang jika kamu mengunduran diri sekarang, dan tidak bisa mengikuti pertandingan selanjutnya, lagian aku juga gak mau kamu menyiksa diri kau seperti ini terus. Setiap hari kamu selalu mengeluh capek dan capek, aku bingung harus bagaimana lagi”ucap Lian yin, memegang telinga kanan Yiwen, mendekatkan kepalanya.


“Syang, iya aku bangun sekarang, aku gak mau mengundurkan diri begitu saja. Aku sudah sampai sini, jika mengundurkan diri akan sia-sia apa yang aku lakukan hingga terluka seperti ini, lagian aku ingin melawan Grace mencoba bagaimana kemampuan dia sekarang, aku yakin jika dia pasti bisa aku kalahkan”gumam Yiwen penuh percaya diri, ia langsung membuka matanya dan duduk menatap ke arah Lian yin.


“kamu yakin? Ingin melawan dia?”Tanya Lian yin mencoba menyakinkan lagi keyakinan Yiwen.


“sangat yakin syang”gumam yiwen penuh dengan semangat.


“Ya, sudah sekarang kita turun, aku akan antar kamu sampai ke dalam, dan aku juga akan selalu berdiri di samping kamu, menemani kamu. Dan selalu memberi kamu semangat nantinya.”ucap Lian yin. Ia beranjak turun dari mobilnya di ikuti dengan Yiwen.


Yiwen melihat Grace datang bersama dengan beberapa orang ajudan dan ayahnya, ia berjalan masuk ke dalam stadion secara bersamaan. “Apa benar rencana yang di bicarakan Grace”gumam Lian yin.


“entahlah, tapi sepertinya benar, laihatlah ayahnya pasti akan melihat pertandingan anaknya, lagian di lihat dari ekspresi wajah ayahnya sepertinya ayah Grace sangat ambisus dia gak mungkin membiarkan anaknya kalah begitu saja di dalam pertandingan yang mereka selenggarakan sendiri.”ucap yiwen, yang terus menatap ke Grace berjalan.


“Sudah jangan pikirkan itu, kamu cepalah ke pertandingan, dan aku akan selalu jaga kamu di pinggir ring nantnya”ucap Lian yin.


“tapi apa kamu gak curiga dengan mereka, kenapa mereka berjalan seolah tidak melihat kita padahal Grace bilang jika, ayahnya mengincar kamu. Tapi dia tidak melirik ke arah kamu sama sekali, seolah dia tidak mengenal kita”ucap Yiwen. “Apa ini juga bagian dari recananya”lanjut Yiwen.


“pastinya, aku sudah bisa memprediksi apa rencana mereka”gumam Lian yin, menggengam tangan Yiwen, dan mulai melangkahkan kakinya berjalan masuk ke dalam stadion dengan langkah ringan sangat hati-hati, mereka tidak mau bertindak gegabah begitu saja, lagian ini pertandingan besar akan ada hal besar yang akan terjadi juga.


“Sudah kamu duduklah di sini sebentar, aku mau keluar mencari Lay dan Lyli, hanya sebentar syang”gumam Lian yin.


“Ya, sudah jangan lama-lama syang aku gak mau kamu nanti kanapa-napa. Di sini terlalu bahaya, aku khawatir dengan kamu terluka nantinya.”ucap Yiwen , memegang tangan Lian yin seolah ia berat untuk melepaskan Lian yin pergi meskipun hanya sementara. Dan tidak pergi jauh darinya.


“Yiwen, kamu jangan khawatir, aku bisa jaga diri. Yang patut aku khawatirkan itu kamu sekarang”gumam Lian yin, mengusap lembut kepala Yiwen.


“Udah sekarang aku pergi dulu ya”ucap Lian yin, mengusap rambut Yiwen. “baiklah”gumam Yiwen terpaksa. Ia sebenarnyabtidak tega, tapi Lay adalah temannya pasti dia juga khawatir dengan Lay dan Lyli


Lian yin segera pergi ke depan untuk melihat Lay, yang dari tadi mengejar Lyli entah apa Lay berhasil menengkan hati Lyli yang terluka karena ucapan Lian yin tadi atau malah sebaliknya Lay gak berhasil menemukan Lyli pergi tadi.

__ADS_1


---00----


“Pertandingan akan di mulai”gumam Grace, duduk di samping yiwen.


“apa kamu grogi akan melawanku nantinya?”Tanya Grace.


“enggak, aku gak pernah grogi saat melawan siapapun, lagian ini hanya pertandingan kalah menang hal biasa, kalau memang kamu yang menang aku juga akan mengucapkan selamat untuk kamu. Aku juga turut senang jika kamu menang”gumam Yiwen, tanpa melirik ke arah Grace, mereka tidak melihatkan jika saling bicara, karena sengaja Grace memakia masker agar tidak di ketahuai mimik bibirnya saat bicara.


“Kenapa kamu gak ingin mengalahkan aku, padahal nanti akan ada suatu kejutan di pertandingan, jika kamu kalah denganku maka Lian yin akan bersamaku. Tapi itu bukan aku yang membuat perjanjian, yang membuat adalah ayah aku, karena dari awal dia memanfaatkan kamu untuk mendapatkan Lian yin dengan Cuma-Cuma tanpa perlawanan”ucap Grace. “kamu juga harus hati-hati, ayah aku sangat licik dia tidak mengumumkan itu pada semua orang tapi saat pertandingan selesai dan kamu bisa kalah dengan telak dariku”gumam Grace.


“jadi maksud kamu, dia tidak menunjukan jika akan mengancamku dengan itu, tapi dia akan menggunakan perjanjian diam-diam”ucap Yiwen.


“Iya, kamu tahu kertas pendaftaran yang kamu isi kemarin dan di situ juga sudah ada tanda tangan kamu, apa kamu gak baca detail surat itu, apa isi dalam perjanjiannya. Harusnya kamu lebih teliti lagi, baca menggunakan laser, kamu akan melihat detail isi surat itu, dan saat kamu kalah dan surat itu akan di tunjukan pada kamu dengan tulisan jelas tanpa harus di lihat dengan laser.”ucap Grace.


Yiwen terdiam menatap ke arah Grace, dia bingung kenapa Grace selalu membantunya diam, diam apa sebenarnya yang ia ianginkan. Tau semuanya demi Lian yin, pikiran itu selalu mengganggu Yiwen membuat ia merasa penat sekarang.


“Makasih kamu sudah memberi tahuku”ucap yiwen.


“Pertandingan akan segera di mulai, semua harus sudah bersiap di dalam ring, karena pertandingan ini adalah pertandingan final dan hanya terisa dua orang yang sangat hebat bisa sampai di sini. Maka kita akan melakukan pertandingan ini dengan dua ronde. Jika menang berturut dalam dua ronde maka itulah pemenagnya, apa kalian paham”ucap Mc itu menjelaskan pada Yiwen dan Grace.


“Baiklah, sekarang kalian segera mabil posisi dan bersiap. Dalam hitungan ketiga pertandingan akan segera di mulai”ucap Mc.


Yiwen dan Grace segera ambil posisi saling berhadapan. Mereka saling menatap dengan tatapan tajamnya.


Satu..


Dua..


Tiga..


Thingggg….


Pertandingan di mulai, mereka saling menatap dan mencoba mencari kesempatan untuk saling menyerang. Yiwen menatap ke pinggir ring, lain yin belum juga kembali dan melihat ia bertanding, dan Grace tahu jika Yiwen sedang khawatir dengan keadaan Lian yin.


“jangan pikirkan hal lain, bertandinglah dengan sempurna dan kalahkan aku”ucap Grace.

__ADS_1


Yiwen menatap ke arah Grace, ia melihat mata Grace yang sepertinya dapat di percaya, Yiwen menarik napasnya, menahan sejanak, lalumengeluarkan perlahan.


Grace mulai menyerang LYiwen , dengan tendangan berputarnya hingga bisa sampai 3x berturut. Dan Yiwen terus terkena sasaran dari tendangan Grace. “Sepertinya aku akan kalah sekarang, apa yang harus aku lakukan, kekuatan bela diri dia jauh di atasku. Sepertinya dia memang bukan tandinganku”gumam Yiwen.


Dan Grace teru memukulnya, membuat ayahnya tidak curiga dengannya jika dia ingin menolong Yiwn dan Lian yin, Grace sebenarnya tidak mau jika Lian yin terluka nantinya, karena ulah ayahnya.


“Seranglah aku sekarang, aku akan mengalah dan segera kamu pergi dari sini dengan Lian yin”ucap Grace.


“Maksud kamu”Tanya Yiwen yang bingung dengan apa yang di katakana Grace.


“Cepat serang aku sekarang”ucap Grace.


“Aku gak mau, bertanding mennag jika kamu yang mengalah, berarti pertandingan kita tidak fair.”ucap Yiwen.


“jangan pikirkan masalah itu pikirkan masalah Lian yin sekarang, dia jauh lebih penting dari pertandingan ini, aku kalah tidak masalah asal kamu bisa menyelamatkan Lian yin, kamu gak boleh kalah yiwen. Aku akan mengalah sekarnag cepat serang aku. Jangan banyak berpikir lagi cepatlah serang aku sekarang"ucap Grace.


Yiwen yang semula ragu, ia mencoba menyerang Grace yang sekarnag mulai mengalah, ia tidak terlihat menyerang Yiwen sama sekali. Yiwen berlari ringan memutar kakinya mengenai telinga Grace dan membuatnya jatuh.


"Bagus Yiwen"ucap Grace, yang berbaring di ring.


"Ronde pertama Yiwen pemenangnya"ucap Mc.


"Aku orang yang menjijikkan menang bukan karena kemampuan aku tapi karena Grace mengalah padaku"gumam Yiwen yang mulai duduk di pojokan Ring, sambil melihat ke luar, ia ingin melihat lian yin sekarang banyak yang ingin ia tanyakan padanya.


"Yiwen!!" panggil Lian yin berlari menuju ke arah Yiwen.


"Yin, kamu kemana, kenapa kamu lama sekali, aku sudah menunggu kamu dari tadi"ucap Yiwen yang sangat khawatir dengan keadaan Lian yin.


"Aku gak apa-apa syang kamu jangan khawatir soal aku. Sekarang fokus dengan pertandingan kamu saja"ucap Lian yin.


"Iya tapi ada hal yang ingin aku ceritakan nanti setelah ini selesai"ucap Yiwen.


"Baiklah, sekarang pertandingan ke dua kamu harus bisa melawannya, aku yakin kamu akan menang Yiwen"ucap Lian yin.


"Kamu sebenarnya gak tahu Yin, jika aku menang karena Grace mengalah padaku, demi menyelamatkan kamu, sepertinya dia sangat menyanyangi kamu"batin Yiwen, menatap ke arah Lian yin.

__ADS_1


__ADS_2