
Selesai pertandingan seperti yang di rencanakan yiwen dan lian yin. Kini Lian yin menemui Grace di taman. Dan ternyata Grace sydah duduk menunggu duluan Lian yin dari tadi. Karena ini kesempatan bagi dia untuk bertemu dengannya.
"Apa yang ingin kamu katakan"tanya Grace yang sadar jika Lian yin berjalan di belakangnya.
"Kenapa kamu bisa tahu kalau aku datang?" tanya Lian yin.
Grace hanya tersenyum tipis, lian yin segera duduk di kursi samping Yiwen.
"Apa kamu kenal denganku?" tanya Lian yin.
"Kamu lupa aku siapa?" tanya grace.
"Aku benar gak tahu"ucap Lian yin.
"coba kamu ingat siapa yang pernah berjuang bersam dengan kamu dulu. Sewaktu sekolah"ucap grace.
"Kamu Liu?" tabya Lian yin.
"Iya, kamu sudha bisa mengingat semuanya kan, kamu juga pasti gak menyangka aku adalah anak ketua dari Timur, tapi beginilah kenyataan sebenarnya. Dan sekarang aku gak menyangka kamu punya istri sekarang"ucap Grace.
"Kamu berubah, sekarnag kamu benar-enar berbeda. Kamu lebih cantik dari sebelumnya. Aku bahkan sampai tidak mengenali kamu"ucap Lian yin.
"Tapi Lyli pasti masih kenal denganku"gumam Grace.
"Maksud kamu?"tanya Lian yin.
"Dia serang bertemu denganku, tapi tanpa pernah menyapaku"ucap Gerace.
Kresekk.. kresekk..
"Siapa di belakang?" tanya Lian yin. Seketika Grace dan Lian yin menoleh kr brlakang.
"Yiwen apa yang akan kamu lakukan?”Tanya Lian yin.
“aku gak melakukan apa-apa, hanya ingin melihat apa yang kalian bicarakan di situ”ucap Yiwen.
“jadi kamu cemburu?”Tanya Lian yin.
“Siapa yang cemburu, aku gak cemburu sama kamu, ya sudah lanjut saja pembicaraan kalian, aku gak akan ganggu kok”gumam Yiwen, membalikkan badanya beranjak pergi.
__ADS_1
“Tunggu!”panggil Grace beranjak dari duduknya, berjalan ringan menghampiri Yiwen.
Mendengar Grace memanggilnya Yiwen seketika menghentikan langkahnya. Ia menoleh menatap Grace yang berjalan menghampirinya, bahkan Lian yin hanya diam mentap mereka.
“kenapa kita gak bicara bersama?”ucap Grace, mengulurkan tanganya ke arah Yiwen.
"maksud kamu?”Tanya Yiwen, ia bingung dengan apa yang di lakukan Grace itu, sifat yang sangat aneh, dan tiba-tiba dia berubah baik di depan Lian yin. Entah itu nyata atau hanya sekedar pura-pura.
“Kita ngobrol bersama, lagian bukannya kamu adalah istri lian yin, apa salahnya kita bicara bertiga di sini sebagai teman”ucap Grace, membuat Lian yin dan Yiwen hanya mentapnya tak percaya dengan apa yang ia katakan.
Lian yin memberi kode pada Yiwen untuk menerima tawaran Grace.
“Baiklah”ucap Yiwen, menerima uluran tangan Grace.
Grace tersenum tipis, menuntunnya untuk duduk di sampingnya di tengah-tengah Antara Lian yin dan Grace.
“Kalian tadi bicara tentang apa?”Tanya Yiwen ragu.
“Kamu bisa tanyakan itu pada suamimu nanti, aku ingin Tanya dengan kamu”ucap Grace.
“Tanya apa?”ucap Yiwen.
Yiwen menarik napasnya, mencoba cerita semuanya. “Iya”ucap Yiwen singkat.
“Jika kamu memang mencintai dia, jagalah perasaanya jangan buat dia tersakiti. Kamu adalah wanita yang di pilih olehnya. Dan aku buukan apa-aopa. Aku hanya di anggap teman dari dulu, waktu sekolah bersama kemanapun kita bersama bahkan sampai saat ini ia tidak mengenaliku. KAku latihan bela diri juga bersamanya, rela ikut latihan bela diri dari aku masih sekolah juga ingin menunjukan pada dia jika aku bisa.”ucap Grace, melirik kea rah Lian yin yang duduk di samping Yiwen.
Yiwen menepuk pundak Lian yin, jika kamu kenal dengan dia dari dulu jadi, kamu juga kenaldengan Lyli?”Tanya Yiwen yang teringat tentang Lyli.
‘Iya, aku kenal dia, sekarang dia bersama kalian kan, aku juga tahu wanita itu juga sangat menyayangi Lian yin, dia sahabatku, tapi menikung aku. Aku gak habis pikir kita menyukai orang yang sama. Dan sekarang aku dan dia tidak ada yang berhasil mendapatkan hati Lian yin. Aku hanya ingin bilang dengan kamu, hati-hatilah dengan Lyli, bukannya aku melarang kamu berteman dengan dia”ucap Grace.
“Maksud kamu apa?”Tanya Lian yin.
Grace tersenyum tipis. “Apa kamu gak tahu, alasan kenpa dia selalu dekat dengan kamu, dulu aku pernah menyuruh dia untuk pulang bersamaku di Timur, tapi dia lebih memilih pergi ke Sydney sesuai dengan apa yang kamu katakana. Karena ia ingin bekerja denganmu nantinya, ia iangin selalu bisa berbicara denganmu, mentap kamu, bahkan dia ingin kamu selalu membutuhkan dia.”ucap Grace.
“Aku tahu tentang itu, tapi aku hanya anggap dia sebagai teman tidak lebih, jika dia mengharapkan lebih dari itu, aku salah selama ini selalu memanjakannya sebgai teman.”ucap Lian Yin.
“Jadi maksud kamu lyli juga dari timur, sama seperti kamu?”Tanya Yiwen yang lebih focus dengan Lyli tanpa memikirkan soal perasaannya bagaimana.
“Iya, dia adalah saudaraku, dia temanku, bahkan kita dulu selalu bersama, dan Ying Yhi yang sempat jadi tunangan lian yin, dia juga sahabtku. Mungkin kamu bingung dengan semuanya kan. Tapi itulah kenyataanya. Sahabat bisa jadi musuh, dan musuh bisa jadi sahabat”ucap Grace.
__ADS_1
“Iya, itu pepatah yang sering aku ucapkan pada Lian yin. Tap aku masih belum menyangka dengan apa yang kamu katakan, jika memang dia benar teman kamu, mengapa dia seoalah tidak mengenali kamu?”Tanya Yiwen yang semakin penasaran dengan apa yang di katakana Grace.
Yiwen juga masih belum menyangka jika Grace dan Lian yin ternyata mereka adalah teman, teman masa lalu bersama dengan yang lainnya, dan sekarang mereka jadi saling bermusuhan karena hal yang tidak di ketahui.
“Da masih tidak menganggapku sebagai temannya lagi, tapi jangan terlalu percaya dengannya, aku peringatkan lai kamu, dari itu bisa licik dan bisa merebut suami kamu”ucap Grace.
“tapi bukannya kamu juga sama menginginkan Lian yin?”Tanya Yiwen.
“Iya aku menginginkan dia, tapi aku terus terang dengan kamu, kita bersaing secara fair, aku gak mau bermain belakang. Dan kalau Lyli aku gak tahu, tanyakan pada temannya yang sekarang lagi dekat dengan dia, aku yakin Lyli pasti sudah cerita dengannya.”ucap Grace tersenyum tipis mentap ke depan, melihat pemandangan kolam di depanya.
“Baiklah aku lebih suka bersaing secara fair, taka da yang saling menyakiti nantinya.”ucap Yiwen.
“Dan aku hanya ingin mengingatkan kamu yin, jangan terlalu lama di sini jika ayah aku tahukamu sekarang adalah ketua mafia tara, mungkin dia akan selalu mencari kamu, bahkan tidak segan-segan menyakiti kamu”ucap Grace, melirik ke arah Lian yin.
“Apa maksud kamu, kenapa dia mengincarku”Tanya Lian yin.
“Karena ayah aku punya dendam dengan kakek kamu, ketua mafia sebelumnya.”ucap Grace.
“dan kamu Yiwen aku gak tahu asal usul kamu, tapi kamu juga harus hati-hati. Karena siapa yang dekat dengannya maka akan bernasip sama dengan Lian yin.
Maksud kamu dia juga akan mengincarku?”Tanya Yiwen.
‘Iya sekarang ayah aku bekerja sama dengan Lee, dan Yhing yhi serta saudaranya. Mereka sekarang mendapatkan informasi tentang kamu, dan dia ingin menangkap kamu saat pertandingan selesai.’ucap Grace. “Apa kamu tahu kenapa aku selalu mengikuti kamu, bukannya aku ingin memeta-matai kamu, tapi aku ingin melihat sejauh mana ayah aku mengikuti kalian, dia sekarang juga mengerahkan anak buah untuk emngikuti kalian, dan aku berusaha untuk melindungi kalian”ucap Grace.
‘Kenapa kamu ingin melindungiku, jika ayah kamu tahu pasti mdia akan sangat marah”ucap Lian yin.
“Aku tahu, dan aku terima resiko itu, karena aku gak mau kamu kenpa-napa. Aku gak mau kamu di tangkap oleh ayah aku, karena dia ingin emangkapmu juga ingin mendapatkan sebuah dokumen yang sekarang ada di tangan kamu”ucap Grace.
“Dokumen”Tanya yiwen.
“Dokumen apa?”Tanya Yiwen.
“Nanti aku jelaskan, sekarang lebih baik kia pergi dari sini, dan kamu Grace kamu juga harus pergi dari sini. Aku gak mau jika ayah kamu tahu kalau kamu bertemu denganku dan Yiwen.”ucap Lian yin.
“Iya, kalian hati-hati. Jangan samapai penyamaran kalian di ketahui, dan kamu Lian yin tetaplah jadi wnaita, biar ayah aku tidak tahu kamu di mana.”ucap grace.
“dan soal Lyli biar aku yang urus dia, aku yang akan membungkam mulutnyaagar tidak cerita pada orang lain tentang kamu, aku takutnya dia berkhianat dan mengungkapkan semua tentang kamu pada ayah akau, Karena dia juga kenal dengan ayah aku, dia selalu berhubungan dengan ayajh aku. Dan aku sempat tahu dia pernah menghubungi ayah aku secara diam-diam. Kamu hati-hatilah dengan dia”ucapp Grace, yang beranjak berdiri. “Aku pergi dulu, jaga diri kalian”ucap Grace.
“Baiklah, makasih atas semua informasi yang kamu berikan padaku, kamu juga jaga diri kamu”ucap Lian in meraih tangan Grace, dan memeluknya erat.
__ADS_1
Meski Yiwen merasa tidak suka, ia juga harus berterima kasih pada Grace telah memberinya informasi, jika dia tidak cerita entah apa yang akan terjadi nantinya.