Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)

Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)
Berkuda part 2


__ADS_3

Pertandingan berlansung sangat sengit, antara Yiwen dan Yhing yin, mereka sama-sama ahli dalam berkuda. Dan Yiwen juga mulai berpacu dengan cepat mengikuti yhing Yin yang sudah jauh di depannya. dan jarak mereka kini sudah semakin sangat dekat, hingga Yiwen bisa menyalip kuda yhing yin tanpa harus susah payah. Mengeluarkan tenaga ektra untuk memukul kudanya agar berlari lebih jauh.


"Shiittt.."umpat kesal Yhing yin.


"Sialan kenapa dia bisa secepat itu?" ucap Yhing Yin, menatap tajam ke arah yiwen yang sudah berpacu cepat di depannya.


"Yiwen semoga kamu bisa menang"gumam lian yin, yang masih menatap Yiwen sedang bertanding dengan sangat bagus, Dan kini garis finish sudah ada di depan matanya.


"Yiwenn... Semangat"teriak Lian yin, kencoba memberi semangat untuk istrinya itu.


Yiwen menatap garis finish sudah di depan mata, ia berpacu sangat cepat, hingga garis finish tanpa bisa di ikuti oleh Yhing yin yang masih jauh di belakangnya. Bahkan kuda Yhing yin juga terlihat bermasalah, tak seperti biasanya kuda yang biasa ia tunggangi tiba-tiba bermasalah dan selalu membangkang.


"Yee... akhirnya menang"ucap Yiwen. Beranjak untuk turun dari kudanya.


Yiwen turun dan mendekat ke arah Mc pertandingan.


"Pemenang pertandingan adalah Yiwen"ucap Mc itu menggema ke seluruh lapangan. Diiringindengan sirakan prnonton yang ternyata banyak juga yang mendukungnya.


"Yiwen sini cepat ikut denganku"ucap Lian yin berbisik ke arah Yiwen.


"Apa yang kamu rasakan telah mengalami kemenangan untuk pertandingan ke dua kalianya"tanya Mc itu.


"Senang, tapi saya minta maaf, saya gak bisa berbicara banyak karena masih ada urusan yang lebih penting"ucap Yiwen.


"Baiklah, segera selesaikan urusan kamu"ucap Mc itu.


Yiwen berlari pergi mengikuti Lian yin, karena pertandingan sebentar lagi. Ia juga harus bersiap-siap sekarang untuk pertandingan berikutnya. Pertandingan yang sudah tahu siapa pemenangnya. Tapi Yiwen tidak takut, ia tetap berusaha dan ingin segera mengalahkan Grace, karena lawan sebenarnya adalah Grace bukan saudara kembar yang selalu bikin onar dengannya.


"Shiittt.."ucap Yhing yin menatap tajam ke arah Yiwen yang berlari pergi.


"Awas kamu, aku gak terima kalah dengan kamu. Aku gak mau selalu kalah dengan kamu. Yiwen tunggu balasanku, kita pasti akan bertemu lagi di pertandingan berikutnya" ucap Yhing yin, segera turun dari kudanya, dan berjalan ke arah Yhing yhi.


Ya, pertandingan hari ini membutuhkan 1 orang untuk tereleminasi, bagi orang yang sudah kalah, mereka bisa bertanding di pertandingan berikutnya. Dan akan di seleksi berapa kali mereka kalah dalam 3 pertandingan nanti. Jika Yhing yin bisa menang 2x di pertandingan berikutnya. Maka Yhing Yin akan menang. Namun mereka akan melawan orang yang berbeda.

__ADS_1


"Kak, kamu entar bertanding dengan Grace, apa kamu sudah siap?" tanya Yhing yin.


"Siap gak siap, karena dia adalah lawan aku, lawan yang sangat sulit untuk di taklukkan. dia sangat kuat dan punya pengaruh di sini. Pendukunya juga banyak, dan kemampuannya juga tidak dapat di ragukan lagi"ucap Yhing yhi.


"Baiklah, semoga kamu berhasil. Dan aku mau di pertandingan berikutnya kamu harus mengalahkan Yiwen. Agar dia tereleminasi dan segera pergi dari sini, Dan setelah itu kita bisa menangkapnya"ucap Yhin yin.


"Jangan bicara itu di sini, jika kamu ketahuan oleh Grace, maka dia tidak akan segan-segan melaporkan kamu ke ketua, dan akan di diskualifikasi dari pertandingan ini"ucap Yhing Yhi. "Sekarang kamu latihanlah, di halaman belakang, aku akan bersiap untuk menghadapi Grace, ingat jangan bertindak bodoh di sini. Lee sudah menunggu kamu di belakang. Dia akan mengajarkan kamu gimana teknik memanah yang baik"ucap Yhing yhi, tanpa menatap menatap ke arah yhing yin. ia segera berjalan menuju ke kuda yang sudah ia persiapkan dari tadi.


---000----


Sementara di sisi lain Lian yin berjalan ke belakang di tempat di mana jauh dari keramian, dan tidak ada yang tahu jika mereka sedang latihan untuk pertandingan berikutnya.


"Yiwen kamu sudah siap?" tanya Lian yin, yang sudah menyiapkan panah, dan busurnya.


"Sudah" ucap Yiwen tegas.


"Baiklah, kalau kamu sudah siap, kita akan melakukannya dengan baik"ucap Lian yin.


"Dengan siapa dia?" tanya Lian yin.


"Entahlah, kita lihat siapa yang bersamanya"ucap Yiwen.


"Sudah jangan hiraukan mereka dulu, kamu harus segera berlatih"ucap Lian yin.


"Baiklah, tapi gimana kalau mereka cari gara-gara" ucap Yiwen yang terlihat khawatir dengan kedatangan Lee habg tiba-tiba.


"Sudahlah, gak mungkin dia cari gara-gara. Lihatlah sekarang dia bawa busur juga, u yakin dia juga akan mengajari cara memanah pada dua saudara kembar itu"ucap Lian yin.


"Apa kamu yakin?"tanya Yiwen, menatap ke arah Lee. Dan di belakangnya ada Yhing yin yang barus saja datang dan berlari ke arah Lee.


"Lihatkan, dia mengajari Yhing yin, musuk kamu"ucap Yiwen.


"Iya, sekarang kita cepat berlatih jangan sampai mereka tahu teknik kita"ucap Yiwen.

__ADS_1


"Baiklah" gumam lian yin.


Yiwen segera memegang panah, dan busurnya. persiapan sudah di mulai, Lian yin memegang tangan Yiwen dari belakang membenarkan cara memeng busur Yiwen. Meski ia jago, namun bukan berarti tak ada kemungkinan jika dia akan kalah jika alwannya telah berlatih dengan sungguh-sungguh.


"Yin"ucap yiwen menatap Lian yin, Wajah lian yin sangat dekat dengannya. hembusan napasnya sangat terasa di pipi lembutnya.


"fokuslah dengan apa yang kamu lihat di depan, jangan melihat ke arahku"ucap lian yin menggoda, menatap mata Yiwen yang berada tepat di depannya, dan hanya berjarak 2 telunjuk tangan


"Siapa yang melihat kamu?"tanya Yiwen kesal.


"Bukannya kamu yang menatap ke arah aku"ucap Lian yin menggoda.


"Aku hanya menatap kamu sedikit"gumam Yiwen.


"Baiklah, sudah kita gak punya banyak waktu lagi, kamu fokuslah ke depan jangan memandang ke arah lain. Dan termasuk memandang ke arah Lee dan Yhing yin. Mereka sedang serius berlatih, bahkan tidak perduli dengan kamu"ucap Lian yin.


Yiwen mengembusklan napas kesal, ia mulai fokus menatap ke depan. "Coba lepaskan busur kamu tepat mengenai ke tengah dari lingkaran itu"ucap Lian yin.


Yiwen menarik napasnya, dan mencoba konsentrasi dengan lingkaran yang ada di depannya, ia memfokuskan penglihatnnya dengan menatap ke tengah lingkaran pusat dari lingkaran itu.


Yiwen melepaskan perlahan busur panah itu. Namun bukan mengenai pusat dari lingkaran tapi mengenai luar lingkaran.


"Yah, kenapa aku jadi gak fokus gini"gumam Yiwen kesal.


"Aku sudah bilang, hilangkan semua pikiran yang mengganggu kamu, fokuslah dengan pusat lingkaran itu, jika kamu mengenai pusat lingkaran itu 3 kali berturut dalam pertandingan kamu akan menang melawannya, karena lawan kamu nanti adalah Grace."ucap Lian yin.


"Bailah, aku mengerti sekarang"ucap Yiwen,. yang mulai menarik busurnya lagi,. ia mencoba fokus dengan apa tyang ada di depannya. Seperti yang di bilang Lian yin, ia ingin fokus dengan apa yang ada di depan dan menjauhkan dengan pikiran lain.


Yiwen melesatkan busurnya, ia berharap busur itu tepat samapai sasarannya.


"Berhasil"ucap Yiwen, yang sudah berhasil memfokuskan ke arah tengan lingkaran itu.


Yiwen tersenyum tipis melihat hasinya yang lumayan bagi dirinya.

__ADS_1


__ADS_2