Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)

Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)
Berkuda


__ADS_3

Keesokan harinya. Lian yin sudah dandan jadi seorang wanita cantik berkat Yiwen, ia mencoba membuat lian yin jadi seperti wanita sungguhan. Benar-benar sangat sempurna.


Dan juga sejak kejadian tadi malam, Lay menganggap Lyli biasa tidak terlalu berlebihan dengannya. Ia menghargai perasaan Lyli. Dan berharap Lyli bisa melupakan Lian yin. Karena dia tidak bisa mendaoatkan Lian yin.


Tok.. tok.. tok.


Yiwen segera membuka pintunya, membuka matanya lebar saat melihat Lay dan Lyli sudah berada didepannya.


"Kalian sudah siap?" tanya Lay, yang sudah berdiri di depan pintu kamar hotel Lian yin.


"Sudah"ucap Yiwen singkat.


"Mana Lian yin?" tanya Lay, mencoba menatap ke dalam.


"Ettss.. gak ada dia sudah pergi"ucap Yiwen, mencoba mencegah Lay untuk masuk ke dalam kamarnya.


"Bentar aku mau lihat penampilan Lian yin"ucap Lay memaksa.


"Ehh.. gak boleh, bukannya nanti kamu juga akan lihat penampilan dia, lagian kamar aku berantakan. Aku mau bereskan dulu. Kamu dan Lyli keluar saja. kalian tunggu aku di lobi hotel."ucap Yiwen, namun Lay masih penasaran dan mencoba menatap ke dalam kamar hotel Yiwen. Yang terus di halangi oleh Yiwen.


"Baiklah, tapi jangan lama-lama ya"ucap Lay.


"Iya, sebentar kok"ucap Yiwen dengan senyum terpaksa.


Ya, Yiwen harus mengusir mereka berdua agar tidak masuk ke dalam kamarnya, karena Lian yin merasa sangat malu dengan penampilannya. Hari ini ia harus menyamar jadi wanita, meski hanya satu hari tapi membuatnya benar-benar merasa malu.


Yiwen segera masuk ke dalam kamarmya, menutup lagi pintu kamar hotelnya "Yin, cepat keluar"ucap Yiwen memanggil Lian yin yang sembunyi di kamar mandi.


"Mereka benar gak ada kan?" tanya Lian yin.


"Gak ada! Cepat keluar"ucap Yiwen, menarik tangan Lian yin keluar dari kamar mandi.


"Oya, kamu harus ganti nama sekarang"ucap Yiwen, mencoba memikirkan nama untuk Lian yin.


"Ganti nama?" ucap Lian yin.


"Iya, biar penyamaran kamu sempurna. Kamu sudah terlihat cantik"ucap Yiwen menggoda.


"Awas ya kamu" ucap Lian yin


"Aku ganti nama kamu, Cia" ucap yiwen.


"Baiklah sekadang aku Cia, udah ayo jalan"gumam Lian yin yang sudah tidak sabar untuk segera keluar dan selsai.


Lian yin menarik tangan Yiwen keluar dari kamarmya. Ia terkejut saat Lay dan Lyli sudah berada di depan kamarnya.


"Kalian kenapa sudah ada di sini?" tanya Lian yin, terkejut melihat kedatangan Lay.

__ADS_1


"Kamu lama jadi aku yang jemput kalian, takutnya kalian tidur lagi"ucap Lay.


"Tapi bentar kamu terlihat sangat manis dan cantik"ucap Lyli menggoda.


"Apaan sih, udah ayo berangkat"gumam Lian yin, berjalan lebih dulu. Mereka menuju ke mobilnya.


Hari ini perlombaan di laksanakan di tempat yang berbeda. Kamarin di stadion. Karena hari ini adalah berkuda, yang pasti udah ada tempat khusus untuk berkuda.


"Ingat kamu selalu di samping Yiwen"ucap Lay.


"Iya, iya"ucap Lian yin.


Lay melirik ke arah Lyli yang hanya diam, ia tahu sebenarnya ia cemburu. Tapi Lyli gak boleh terus seprti itu. Ia harus segera sadar jika Lian yin itu sudah punya istri dan Lay tidak mau jika Lyli terus berharap pada Lian yin. Karena itu tidak mungkin dan hanya akan membuat sakit hati dirinya saja. Karena Lian yi yak mungkin membalas persaannya. Hatinya hanya untuk Yiwen, yang kini menjadi istrinya.


"Yiwen kamu sudah siap?" tanya Lyli.


"Sudah, aku sudah siap kalau hanya berkuda, tapi kLau memanah aku belum melakukan latihan sama sekali"gumam Yiwen.


"Tapi ingat lawan kamu lebih kuat dari pada kamu, dia juga ahli dalam berkuda"ucap Lyli menjelaskan.


"Baiklah, Grace kan maksud kamu?" ucap Yiwen, ia tahu jika Grace juga ahli dalam berkuda. Tapi ia kini sudah sangat siap untuk melawan dia. Dan seperti rencana Lian yin harus bicara dengannya nanti setelah pertandingan selesai.


"Iya, dia sangat ahli dalam berkuda, bahkan itu kebiasaannya sehari-hari. Yang aku takutkan, dia membawa kuda kesayangannya nanti saat berkuda"ucap Lyli.


"Emang boleh bawa kuda sendiri"ucap Yiwen.


"Kalau gitu ini gak fair"ucap Yiwen.


"Kamu bisa berbicara itu, ini pertandingan bebas, boleh bawa kuda sendiri. Sudah di tulis dalam peraturan. Yang ikut bahkan semua sudah ahli dalam nerkuda. Semua 5 peserta itu sangat ahli dalam berkuda."ucap Lyli menjelaskan pada Yiwen.


"udah, ku yakin kamu menang, jadi jangan di ambil pising. Entar biar aku yang atur semuanya. Soal kuda itu gempang menjinakkannya"ucap Lian yin.


Lyli langsung terdiam seketika, saat Lian yin menjawab ucapanya.


"Baiklah, kita sudah sampai, sepertinya pertandingan sudah di mulai.


Tanpa banyak bicara Lian yin dan Yiwen segera turun, banyak orang menatap Lian yin yang sekarang jadi wanita cantik berjalan masuk ke dalam pertandingan.


"Yiwen, kenapa semua menatap ke arahku, ku merasa sangat aneh"ucap Lian yin lirih, kali ini ia tidak memanggil Yiwen dengan sebutan syang, takut jika banyak orang yang tahu nantinya. Biar tidak merasa aneh jika memanggil dengan sebutan sehari-harinya.


"Karena kamu sangat cantik, bahkan lelaki saja terpesona dengan kamu"ucap Yiwen menggoda.


"Apaan sih"ucap Lian yin, mendorong tubuh bahu Yiwen.


Yiwen tak berhenti tertawa melihat cara jalan Lian yin yang sudah benar-benar seperti seorang wanita, dan wajahnya juga sangat mirip seorang wanita jika di balut dengan make up tipis.


"Kenapa kamu terus tertawa?" tanya Lian yin.

__ADS_1


"Kamu lucu"gumam yiwen.


"Kucu gimana? Aku malu ini, apa menurut kamu ini lucu"ucap Lian yin. Yiwen tak perdulikan ucapan lian yin dan beranjak pergi meninggalkan Lian yin lebih dulu untuk masuk ke dalam pertandingan.


Lay dan Lyli duduk di kursi penonton. Mereka tidak di ijinkan untuk masuk. Karena hanya boleh ada satu orang yang mendampingi peserta.


"Kenapa kamu baru datang"ucap Yhing yhi menatap sinis ke arah yiwen.


"Emangnya kenapa?" tanya Yiwen, membalas dengan nada jutek.


"Apa kamu gak lihat pertandingan sudah di mulai"saut Yhing yin.


"Lagian bukan masalah kan, ini pertandingan tidak harus tepat waktu, karena bagian aku juga masih terakhir.


"Yiwen kenapa.kamu ninggalin aku"ucap Lian yin.


"Eh.. ada wanita cantik juga, tapi lebih cantik aku. Kenalkan aku Cia"ucap Lian yin mengelurkan tangannya ke arah yhing yhi.


"Iya," ucap Yhing yhi sinis.


"Dia sangat aneh"bisik yhing yin pada Yhing Yhi.


"Udah gak usah pikirkan itu, kamu cepat bersiap. Sekarang giliran kamu dan Yiwen."ucap Yhing Yhi.


"Baikmah, aku akan memgalahkanmu dengan mudah"ucap Yhing yin.


Yiwen tersenyum tipis, "Jangan harap kamu bisa memang dengan mudah, aku gak akan biarkan itu terjadi"ucap Yiwen.


"Kita lihat saja nanti"lanjutnya, Yiwe. sudah mulai bersiam naik ke atas kuda, di bantu Lian yin yang mengusap.lembut kuda itu. Sekana kuda itu sudha jinak dengan Lian yin hanya dengan sentuhanya.


"Kamu benar-benar hebat"ucap Yiwen.


"Ini belum seberapa, ku mau kamu nanyi temui aku di belakang pertanfingan ini. Lay dan Lyli sudah persiapkan semuanya. Aku akan mengajaru kamu gimana cara memanah dengan baik, meskipun kamu mahir tapi kamu gak bisa bedakan mana panah yang baik atau enggak"ucap Lian yin.


"Iya siap"ucap Yiwen.


"Okk. semua siap"ucap Mc.


"Siap"jawab Yiwen dan Yhing Yin kompak.


"Mulai"ucap Mc.


pertandingan di mulai, Yiwen yang masih belum terbiasa menggunakan kuda itu, ia masih beradaptasi, meski ia ketinggalan jauh dari Yhing Yin namun ia seakan sangat santai.


"Kuda, kamu bantu aku memenangkan pertandingan ini ya"ucap Yiwen mengusap lembut kepala kuda itu.


"Semoga kamu bisa Yiwen"batin Lian yin, menatap ke arah Yiwen yang masih fokus menjinakkan kuda itu.

__ADS_1


__ADS_2