
Yin apa kamu benar memang sengaja menyuruh Grace bersama dengan Changmin. Apa gak terlalu berlebihan bagi Mei." dan itu sangat menyakiti perasaannya. Kasihan dia, mslihat dia menangis seprti itu" Ucap Lay, yang berjalan di belakang Lian yin.
"Apa kamu juga cemburu dnegan Grace. Atau sekarang kamu bisa melupakan Mei dan berpaling dengan Grace. Kamu begitu polos dan gampang sekali jatuh cinta" ucap Lian yin.
"Bukan itu maksud aku, aku hanya kasihan saja melihat nasib Mei. Tapi setidakmya benar juga apa kaya kamu. Selama 1 bulan ke depan, Changmin harus memperketat keamanan dalam bidang IT. Dan aku hanya kasihan saja dengan Mei sekaramg tidak lebih. Soal cinta dnegan Grace itu tidak mungkin" ucap Lay.
Lian yin hanya tersenyum tipis. "Aku belum yakin, tapi setidaknya kini aku percaya sedikit dnegan kamu" ucap Lian yin. "Duduklah dulu, aku punya rencana baru sekarang." Lanjutnya.
"Rencana apa?" Tanya Lay bingung. Menyondongkan tubuhnya ke depan. "Apa kamu gak tahu, Kenapa aku menyuruh Changmin dengan Grace, bukan karena memihak satu orang saja. Atau menyakiti orang" ucap Lian yin duduk bersandar di sofa, menyilangkan kakinya dengan tangan kanan di atas sofa.
"Maksud kamu gimana" tanya Lay yang bingung dengan rencana Lian yin.
"Apa kamu percaya dengan Mei?" Tanya Lian yin semakin membuat Lay bingung di buatnya.
"Kalau jawaban pribadi aku, aku tidak percaya dengannya. Sangat-samgatvtidak oercaya. Bahkan daro awal dia masuk saja aku sudah curiga. Tapi gimana lagi, ku yang menyuruhnya untuk bergabung. Karena awalnya aku percaya dengannya, tapi semakin ke sini semakin jelas semuanya" ucap Lay.
"Terus apa alasan kamu tidak percaya dengannya. Apa karena dia adalah orang dari agen intelijen atau apa itu" ucap Lian yin.
"Bukan, entah kenapa aku merasa sangat curiga dengannya. Di sisi lain dia sangat menyukai Changmin tapi di sisi lain sepertinya ada jal yang di sembunyikan. Tapi aku juga tidak tahu apa itu. Aku berharap tidak membahayakan Changmin" ucap Lay, yang duduk di depan Lian yin.
"Yiwen sudah terpengaruh padanya, dia sudah sangat percaya dengannya Jadi aku gak bisa bicarakan hal ini padanya. Pasti dia akan marah dan malah balik menyalahkan aku. Jika jati diri Mei sebenarnya terbongkar. Maka semuanya sudah jelas, Yiwen akan tahu dengan sendirinya." Ucap Lian yin.
__ADS_1
"Permisi tuan apa perlu saya ambilkan minuman" tanya salah satu pelayan Lian yin yang berlari kecil menghampriri lian yin dan Lay duduk di sofa.
"Gak usah" ucap Lian yin. "Kemana perginya Mei dan Yiwen" tanya Lian yin.
"Non Yiwen dan non Mei di taman tuan" ucap pelayan.
"Ya, sudah pergilah" ucap Lian yin.
"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Lay.
"Kita ikuti saja apa permainannya. Kita diam-diam mengikuti apa yang dia ingin lakukan. Tapi kita jangan bertindak gegabah, sebelumnya kita harus rencanakan apa yang dia ingin renacanakan" ucap Lian yin.
"Tadi aku bertemu dengan dia. Aku mendengarkan semua penjelasan yang dia lakukan. Memang dia sangat membantu kita. Tapi ada misi lain di balik itu semua. Apa kamu tidak curiga dengan Yhing yhi dan lainnya tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa membalas kita sama sekali. Aku yakin jika Mei ada hubungannya dengan mereka. Dan dulu Yiwen juga sempat curiga dengan Mei, tapi Mei yang bermulut manis membuat Yiwen percaya dengannya" ucap Lian yin.
"Benar apa kata kamu, dari awal kita sudah curiga. Tapi dia pacar Changmin kamu tidak mau melukai hati Changmin. Dan maka dari itu kamu ingin menyatukan Grace dan Changmin agar dia bisa melupakan Mei sementara" ucap Lay, yang sudah tahu apa rencana Lian yin pada Changmin.
"Iya, tapi kalau kamu cemburu dengan keputusanku. Maka aku akan menyuruh kamu juga bantu mereka." Ucap Lian yin, dengan senyum tipis menggoda Lay.
"Aku tidak cemburu, justru aku malah senang. Meski ada wanita lebih cantik dari Lyli aku merasa tidak biaa melupakan dia" ucap Lay. Yang memang belum bisa move on dari Lyli. "Apa kamu tahu kabar dari Lyli?" Tanya Lay.
"Aku kana bantu kamu cari Lyli, tenang saja. Meski dia adalah penghianat, tapi setidaknya itu bukan hal yang di sengaja dirinya. Aku tahu dia melakukan itu karena aku." Ucap Lian yin.
__ADS_1
"Iya aku tahu karena memang dia tidak bisa lupa dengan kamu. Bahkan dia rela melakukan apapun demi kamu. Sampai dirinya sendiri jadi taruhannya" ucap Lay.
"Tapi aku yakin kamu bisa dapatkan hatinya lagi" ucap Lian yin.
Di balik taman yang begitu luas di belakang rumah Lian yin. Dua wanita duduk di kursi taman.
"Yiwen kenapa Lian yin melakukan itu padaku. Aku suka dengan Changmin tapi seakan Lian yin memisahkan aku denganya." Ucap Mei, menangis tersedu-sedu, ia tidak percaya jika Changmin harus pergi sekarang. Ia yakin jika Changmin lama-lama akan melupakanya jika dia terus dengan wanita lain. Ia tidak bisa kehilangan Changmin.
"Aku tahu, tapi aku yakin Lian yin tidak bermaksud seperti itu. Kamu yakinlah dengan cinta Changmin. Dan dia hanya mengerjalan tugas dari Lian yin tidak lebih dari itu. Aku yakin Changmin juga pasti akan setia dengan kamu" ucap Yiwen, merengkuh pundak Mei, dan menepuk bahunya agar dia bisa lebih tenang lagi.
"Tapi aku gak bisa Da, aku khawatir" ucap Mei.
"Aku tahu perasaan kamu" ucap Yiwen menundukkan kepalanya. "Nanti aku coba bicara dengan Lian yin lagi. Semoga dia mau mengubah keputusannya dan biar Lay yang bersama dengan Grace." Ucap Yiwen.
"Iya, padahal awalnya aku dan Changmin sudah sepakat mau jodohkan Lay dan Grace karena memang dia sangat cocok. Apalagi saat melihat Lay sangat perhatian dengan Grace. Agar bisa melupakan Lyli si penghianat itu, maka aku dan Changmin ingin memdekatkan mereka." Ucap Mei, yang masih menangis tersedu-sedu.
"Sudah jangan menangis lagi, nanti aku akan bicarakan lagi dengan Lian yin. dan semoga dia mau mendengarcapa perkataanku. sekarang kamu tenanv dulu ya. jangan sedih lagi, kamu teman aku di sini berbagi cerita suka dan duga" ucap Yiwen.
"Iya, jangan samoai bertengkar dengannya ya. aku juga gak mau kalau kamu nantinya juga bertengkar dengan Lian yin." gumam Mei.
"Tenang saja aku tidak akan bertengkar dengannya. aku akan bicara baik-baik pada Lian yin. Soalnya dia itu susah juga untuk di ajak bicara keras. kalau enggak dibaikin dia juga seperti itu kamu juga tahu sendiri kan sifat dia itu seperti gimana. Lian yin sangat keras kepala" ucap Yiwen, menghela napas panjanganya.
__ADS_1