Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)

Terjebak Cinta Dunia Mafia (Dalam Tahap Revisi Nama)
Kenyataan Lian yin


__ADS_3

Lian yin, aku gak menyangka kamu ada di rumah ini, apa kamu datang menemui Wo Jian.”


“itu bukan urusan kamu, sekarang silahkan pergi, atau aku akan melawan kalian semuanya.”


“Lawan saja, apa kamu tahu, jika teman kamu Lay, dia sedang terluka parah dan sekarang dia terkena racun, dan posisi mereka di hutan perbatasan, apa kamu tidak ingin menolongnya.”


“Lay!!” gumam Lian yin, menundukkan kepalaya.


Bagaimana bisa dia terluka, dan pasti mereka menggunakan cara licik untuk melawan Lay, aku tahu Lay, kemampuan beladirinya sangat bagus, dan ga akan mungkin terluka begitu saja, pasti senjata itu ada yang tidak beres.


Lian yin menarik napasnya, mencoba untuk tetap tenang dan tidak terlalu terpancing dengan apa yang di katakan musuh padanya.


“Apa kamu sekarang sendiri, dan smeua teman kamu pergi masing-masing kan?”


"Bagaimana kamu bisa tahu,”


“Aku tahu semuanya tentang kamu, dan sekarang kamu gak bisa kabur dariku, aku akan membuat kamu tak berdaya lagi. Sesuai dengan perintah yang di inginkan.” 


"Dan aku tunggu kamu nanti, di perbatasan. dan ingat jangan pergi dengan siapun . Kau mau kamu pergi sendiri. jika kamu ingin bertemu dengan Lay dan pacarnya. Mereka sekarang ada di tangan aku." ancam para musuh Lian yin.


"Siapa yang menyuruh kalian," tanya Lian yin dengan tatapan tajamnya.


"Tidak ada yang menyuruh aku, jadi jangan banyak tanya lagi. Nanti jika kamu ikut dengan aku, maka kamu akan tahu siapa yang akan menyuruh aku," ucap musuh itu, dan memvalikkan badanya untuk segera mundur, menjauh dari rumah yiwen.


Bukanya mereka takut, tapi sebenarnya mereka sudah merencanakan hebakan besar jntuk Lian yin. agar dia masuk ke dalam perangkapnya. San Lay hanya sebagai pancingan, meski Lay tidak beraamnya, tapi ia bisa memanfaatkan orang lain, untuk menjadi Lay.


"Kenapa mereka semua pergi, dan apa yang sebenarnya, di rencanakan oleh mereka. apa gak ada cara lain atau orang lain yang bisa di ganggu. kenapa semuanya harus menganggu aku." gerutu Lian yin, melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya lagi, ia merasa sudah aman sekarang, Hari sudah menjelang malam, semuanya sudha pergi dari kediaman Yiwen.


Lian yin melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah Yiwen. Melihat Wo jian yang sudhanduduk di deoan ruang tamu.


Lian yin beranjak duduk di samping Wo jian dan menatao ke arahnya.


"Apa yang harus aku lakukan?" tanyaLian yin.

__ADS_1


"Apa yang mereka katakan?" tanya Wo jian.


"Merwka ingin menyuruh aku ke perbatasan. Dan mereka hanya diam tanpa bilang apa-apa lagi," ucap Lian yin, mencoba menutupi semuanya dari Wo Jian.


"Benar dia gak bilang apa-apa lagi?" tanya Wo Jian, memastikan.


"Iya," Lian yin menuduk lesu, ia mulai takut jika Lay temannya kenapa-napa, dia salah satu keluarganya sekarang. Dan Changmin juga masih di Timur, belum juga kembali. Meski baru satu hari di sana, ia takut jika Changmin dalam bahaya juga di sana. tapi ada Grace ia masih bisa bernapas lega, ia yakin jika Changmin masih dalam lindungan Grace.


Wo Jian menepuk bahu Lian yin, "Aku tahu aoa yabg kamu pikirkan, kamu perduli dengan teman-teman kamu. tapi aku yakin mereka semua dalam kodisi baik-baik saja, dan tidak akan ada yang terluka sama sekali. dan Lay. Dia jugabaik-baik saja, ada Lyli di sampingnya, pasti akan lebih tenang, dia punya senjata yabg bisa menyambuhkan penyakit racun sekaligus. Jadi kamu jangan khawatir lagi padanya." ucap Wo Jian.


"Aku tahu semua tentang kamu, dan siapa Lyli aku juga tahu. Ayah Lyli aku kenal dengannya. dia adalah teman aku, temans atu perjuangan aku dulu. Dan dia terbunuh gara-gara orang yang haus kekuasaan. San amka dari itu, aku tidak pernah lagi menampakakan diri aku ke semua orang, lebih memilih bersembunyi dan mengamati."


lian yin mendongakkan kepalanya, menatap Wo Jian. "Jadi dia kamu kenal dnegan ayah Lyli yang sudah lama meninggal itu," tanya Lian yin memastikan.


"Ayah Lyli adalah ahli It, dan dia meninggal karena di bunuh. Dan banyak orang hang ingin mencuri ingatanya. tapi aku berhasil menghalangi mereka semuanya. " ucap Wi Jian menjelaskan.


"Oantas saja Lyli bisa dalam segala hal, dan aku yang gak tahu, kenapa Grace anak dari Timur juga bisa It. Tapi ayahnya gak bisa dalam bidang It, alia dia sangat lemah dalm bidang itu?" tanya Lian yin.


"Mama Grace sudha lama menibggal saat dia masih kecil, dan warisan itu jatuh pada Grace, mamanya yang diam-diam mengajarinya. Sekarang tidak ada lagi ahli It, semua di bunuh secara cuma-cuma, hanya ingin melindungi hal yang entah itu. Mungkin mereka semua takut jika kebusukan dalam dunia mafia terbongkar." jelas wo jian yang sudah mulai serius.


"Iya, sama-sama. Aku mau kamh melindungi anak aku. Jika kamu berhadil menemukan semuanya. Semua bukti untuk menjebloskan semua masakh yang terjadi , maka semua akan berakhir." ucap Wo Jian..


-----


pembunuhan para ahli It pada masa kecil Yiwen adalah hal yang paling sadis. Mereka membunuh secara diam-diam dan dengan cara tak biasa, bahkan tanpa meninggalkan jejal sama sekali. Dan dalangnya hanya satu orang, sampai sekarang juga sama, yang di teruskan oleh anaknya. Jauh lebih sadi lagi dari pada ayahnya.


Sejak kejadia itu tidak ada yang bearni mengembangkan ilmu It lebih dalam kagi. Karena mereka takut jika di bunuh secara diam-diam. Dan ayah yiwen berhasil menyembunyikan identirasnya dengan baik, membuat mereka tidak tahu siapa dieinya. Dan mereka hanya kenal dengan nama Wo Jian. Mantan agen Intelijen negara, yang kini sudah tidak bekerja lagi. Yang hanya menghabiskan waktunya berkeliling.


Dan para anak dari penerus ahli It dunia, bahkan sudah menjadi pakar it. mampu membuat segala teknologi canggih dengan jemari-jemari tangannya. Mereka menyembunyikan identitas anaknya, dan pada akhirnya mereka terbunuh juga.


Agen intelijen dulu bekerj asama dnegan dunia mafia, dalam urusan membunuh orang-orang yang di rasa ahli dalam bidang teknologi canggih.


-----

__ADS_1


"Oya, giaman Changmin bisa belajar dengan mudah?" tanya Lian yin yang masih sangat penasaran.


"Ahli dalam bidang It, dan segala macam keahlian teknologi masa depan. hanya ada lima di dunia. Dan kanu basa menyimpukan sendiri. Dan sekarang ada 3 anak dari mereka ikut bersama kamu. Dan itu hal yang bagus. Ada satu lagi, dan entah kemana dia perginya, tidak ada yang tahu, semenjak dia menghilang. Yaitu ayah kamu, dan di wariskan pada kakak kamu,"


Mendengar nama kakak ia merasa terdiam, dengan pikiran yang mulai campur aduk di buatnya. Gimana bisa ia punya kakak. Dari dulu ia tidak pergi hidup dengan kakaknya. Dan siapa kakanya. di mana dia?


"Jangan bercanda!! Ini gak lucu,"


"akau gak bercanda, kakak kamu selalu memantau kamu, dia pasti akan menolong kamu jika dalam bahaya. Dia selalu ada di dekat kamu. Dan tenang saja, dia kenal kamu secara keseluruhan. Dia memabg sengaja meninggakkanmu, dan keluarga kamu sejak kamu masih bayi, dan dia masih berusia 11 tahun, tapi sekarang dia menjadi orang yang paling di takuti di dunia. Agen rahasia yang tidak pernah di ketahui semuanya. Dia hanya bekerja jika ada kusuh yabg merasa menganggu."


"Di mana mereka tinggal?" tanya Lian yin semakin penasaran.


"Tidak ada yang tahu dia tinggal di san. tapi jika kamu menghadapi jack. Kamu bisa minta toling dengannya. Jika kamu ingin memancing dia keluar, maka kamu harus menyerahkan diri kamu pada kusuh, bemiarakn mereka menyiksa kamu."


"Maksudnya, aku harus nenyerahkan diri aku pada musuh, gimana jadinya aku menyerahkan kehidupanku bersama dengan musuh."


"Percaya pasaku!! Aku tidak mungkin mengbohongi kamu.


"Kamu tadi sudah bertemu dengan mereka. Dan ini saatnya, kamu dan yiwen menyelesiakan semuanya. Kamu turuti kemana dia ingin bertemu, tapi jangan jangan kepancing tentang ancamannya mereka. Fikus untu memancing kakak kamu agar dia kelur," ucap Wo jian, menepuk bahu Lian yin, dan beranjak berdiri. Ia bergegas pergi menuju ke meja makan.


"Selarang kamu makanlah? aku sudah siapkan makanan untuk kamu, karena Yiwen gak ada aku hanya masak untuk kita berdua."


Lian yin yang merasa sangat lapar, ia beranjak berdiri melangkahkan kakinya berjalan mendekat ke meja makan, menatap banyak makanan di depannya. Tapi hanya buah dan 2 piring makan yang sudah di atur porsinya.


"Duduklah!! Makanlah dengan lahap!"


"Iya!!" Wo jian segera duduk dan memakan makanaya sendiri.


"Apa Yiwen sudah menghubungi kamu?" tanya Wo jian.


"Sudah, dia sudha sampai di sana. dan banyak sekali ke anehan di rumahnya. Tapi ia tidak bisa menghubungiku, hanya bisa kirim pesan, ia taku jika penyamarannya terbeongkar nanti. Dan Tao juga Luhan ada di sana."


"Benar ala yang aku bilang, mereka pasti ada di sana?"

__ADS_1


Lian yin segera menyusun sebuah rencana dengan wo jian untuk bertekat pergi kensana semdiri. sambil memancing kaaknya yang sekarang tenah di mana. Tapi ia juga ingin bertemu dengan keluarganya yang telah hilang. Dan bisa tahu siapa yang menyuruh mereka semua.


__ADS_2