
"Sekarang suruh yiwen fokus dengan pertandingan"ucap Grace berjalan mendekati Lian yin, dan berdiri di sampingnya. Tanpa saling menatap dan dengan pandangan berlawanan arah.
"Baiklah"gumam lian yin, ia menatap ke arah Yiwen namun ternyata Yiwen tidak ada di sampingnya.
"Dimana dia?" gumam Lian yin.
"Dia sudah di depan sekarang"ucap Grace yang sadar jika Lian yin mencari istrinya.
"Kamu bisa bantu aku gak, tolong jaga Yiwen sekarang. Aku mau pergi sebentar. Aku mau bereskan baju aku di hotel"gumam Lian yin.
"Baiklah, aku akan menjaganya dari jauh. Tapi aku gak bisa jaga dia terus terang dengan mendekatinya"ucap Grace.
"baiklah"gumam Lian yin. "Aku serahkan semuanya pada kamu. Aku percaya padamu"gumam Lian yin.
"Baik, sekarang aku pergi dulu"ucap Grace.
Lian yin segera pergi dari pertandingan itu. Ia menyusul lay dan Lyli yang sudah pergi ke hotel lebih dulu.
Dan Grace berjalan ringan mendekati Yiwen. Tanpa menunjukan jika dia dekat, ia berdiri tanpa melihat ke arah yiwen.
"Lian yin pergi, dan sekarang pertandingan kamu dan Yhing yhi, semoga kamu berhasil. Tenang saja aku akan membantu kamu. Tapi aku gak bisa bantu kamu dari dekat. atau terus terang membantu kamu. Jika papa aku tahu dia akan marah dengan aku"gumam Grace.
"Baik, makasih"ucap yiwen.
"Iya, kamu harus hati-hati dengan dia, karena dia snagat licik. tapi sepertinya kamu juga tahu kan?" gumam Grace. "Dan kamu juga pasti tahu siapa yang selalu mengikutimu"gumam Grace.
"Maksud kamu?" tanya Yiwen.
"Lihatlah tanda yang kamu berikan?" gumam Grace. "Tanda di tangan"lanjutnya.
"Jadi yang mengikutiku bukan kamu?" tanya Yiwen.
"Bukan, tapi tanda sama kan, tapi kamu pasti ingat di sebelah mana kamu melukai Yhing yhi"ucap grace.
"Ya, ku ingat"ucap Yiwen.
"Kamu pegang erat tangannya, dia akan kesakitan nantinya"gumam Grace. "Dan aku sekarang harus pergi dulu"gumam Grace.
"Baik"ucap Yiwen "Aku mengerti sekarang, makasih Grace"ucap yiwen menatap ke arah Grace yang sudah melangkah pergi darinya.
__ADS_1
"Pertandinggan selanjutnya, adalah Yhing yin dan Yiwen"ucap Mc itu menggema ke seluruh stadion.
Yhing yhi menatap ke arah Yiwen dengan tatapan sinisnya, ia segera melakukan segeala hal untuk membuat Yiwen kalah kali ini, tapi pikirannya masih bingung apa yang akan dia lakukan selanjutnya untuk menggagalkan yiwen.
Sementara Yiwen sudah berada di atas ring menunggu Yhing yhi yang masih berdiiri di samping Yhing yi. saudara kembarnya, yang lebih licik darinya.
"Kamu naiklah"gumam Yhing yin. "Aku akan melakukan semuanya"ucap yhing yin.
"Apa yang kamu rencanakan?" tanya Yhing Yhi.
"Sudah kamu bertandinglah"gumam yhing yin.
"Baik, ku serahkan semuanya pada kamu"ucap Yhing Yhi, ia segera naik dalam ring dna mulai bersiap untuk melawan yiwen.
"Baiklah, kalian berdua sudah siap"ucap Mc itu.
"Sudah"jawab Yiwen dan yhing yhi tegas dan lantang.
"Baiklah,"ucap mc
Thinngg. Tanda pertandingan sudah di mulai, Yhing yhi menatap ke arah Yiwen dengan tatapan tajamnya, dengan tangan dan kaki yang sudah bersiap untuk menyerang.
"Kamu akan kalah Yiwen"ucap Yhing yin.
"Kita lihat saja"ucap yiwen, yang mulai menyerang ganti Yhing yin.
Yhing yhi memukul yiwen hingga mengenai wajahnya, Ia benar ingin sekali mengalahkan yiwen dan bikin malu dia, di depan orang banyak.
"Apa kamu tahu, jika Lian yin pernah berhubungan denganku, dan kamu gak tahu kan kalau dia itu sangat mencintai aku dulu"ucap yhing yhi mencoba mengacaukan pikiran Yiwen. Agar dia tidak fokus dengan pertandingan ini.
"Aku tidak percaya dengan kamu"ucap Yiwen, tersenyum tipis dengan mata penuh ambisi kemenangan.
"Kenapa bisa kamu bilang seperti itu, kamu tanya saja dengan Lian yin jika dia pernah satu ranjang dengan kamu. Dan kanu pernah mengetahuinya tapi kamu lupa sekarang karena kamu masih hilang ingatan. Sekarang coba kamu ingat-ingat dulu apa yang kamu lihat saat di dalam hotel dengan Lian yin."ucap Yhing yhi.
Yiwen hanya diam, ia mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya dengan Lian yin. Apa benar yang di katakan Yhing yhi, apa dia benar atau tidak. Bayangan masa lalu tiba-tiba menbuat Yiwen jadi tidak fokus dan serangan di lakukan oleh Yjing yji saat ia sudah tidak fokus dengan pertandingingan, hingga ia terjatuh dengan ujung bibir mengeluarkan darah segar.
"Aku yakin kamu pasti kalah sekarang yiwen"ucap yhing yhi.
Yiwen mencoba berdiri lagi, namun dengan pandangan kosong, dan yhing yhi terus nenyerangnya lagi bertubi-tubi membuatnya terjatuh lagi untuk ke dua kalinya.
__ADS_1
Manda mencoba mengatur napasnya yang masih ngos-ngosan. Ia segera menenangkan hatinya sejenak, namun tiba-tiba ada suara dari rekaman yang sudah ia dapatkan dengan Lian yin. "Soapa yang memutar rekaman itu? Apa dia Lian yin, tapi ketanaya Lian yin pergi ke hotel dulu"gumam Yiwen dalam hatinya.
Yhing yhi mendengar itu sangat malu, ia merasa sangat kesal dan tidak bis kosentrasi dalam pertandingan l. Dan ini kesempatan yiwen untuk segera memenangkan pertandingan ini dengan mudah.
"Kamu tahu balasnnya sendiri kan sekarang"ucap Yiwen.
"Apa yang kamu rencanakan sebenarnya?" tanya Yhing yhi.
"Siapa yang kamu bilang, aku tidak pernah merencanakan apapun. Bukannya kamu sendiri yang cari masalah. Dan sekarnag terima saja nasib kamu, aku berharap kamu kaalah dengan lapang dada"ucap Yiwen, tersenyum tipis.
"sett... set.. Bukkk"Sebuah tendangan berputar seketika menjatuhkan Yhing yhi.
"Sialan, kenapa kaka bisa kalah seperti ini"ucap Yhing yin. "Siapa yang membuat kekacauan ini"lanjutnya.
"Aku harus berjuang sendiri sekarang"gumam Yhing yin.
"Pemenangnya adalan Yiwen"ucap Mc itu menggema diiringi dengan sorakan para penonton membuat Yiwen merasa sangat bangga. **** kemenangan belum sepenuhnya miliknya. Masih ada Grace yang akan jadi lawan yang yak bisa ia kalahkan dengan mudah. Bahkan ini lebih sulit dari pada yhing yhi yang tidak ada apa-apanya.
Yiwen mengulurkan tangan ke arah yhing yhi, namun dia menempis tangan Yiwen kasar.
"Kenapa kamu selalu mengikutiku"ucap Yiwen.
"Emangnya kenapa?" tanya Yhing yhi.
"Jangan pernah mengikutiku, atau aku akan bertindak bodoh dengan kamu, aku akan melakukan hal yang di kuar dugaan kamu"ucap Yiwen mengancam, ia memegang tangan kanan Yhing yhi, membuat ia meringis kesakitan.
"Ternyata benar ini luka kamu yang aku buat kan?" tanya Yiwen.
"Kamu sudah tahu sekarang"ucap Yhing yhi, menepis tangan yiwen.
"Sudah, aku tahu semua sekarang"ucap Yiwen.
"Apa Grace yang memberi tahumu"ucap Yhing yhi.
Yiwen menatap ke arah grace sejenak, ia seolah acuh dengan apa yang terjadi. Aku gak mungkin bilang jika yang melakukan adalah Grace, lebih baik aku diam saja, gumam Yiwen.
"Bukan, aku tahu sendiri"ucap yiwen yang mulai turun dari ring, dan beranjak duduk di kursi melihat pertandingan berikutnya, meski belum di laksanakan.
Manda masih bingung apa venar yang di katakan oleh yhing yhi tadi, ia ingin bertanya dengan lian yin. Karena ia belum sepenuhnya mengingat semuanya.
__ADS_1