
Di Kediaman Rasya...
Rasya sedang menuruni anak tangga. Hendak bergegas menuju Pintu utama. Lia yang melihat Rasya melewati ruang tengah, yaitu ruangan yang kini sedang duduk berkumpul dirinya bersama Rara dan Serly, menatap Rasya dan menghentikan langkah Rasya.
"Mau kemana, Syaa?" tanya Lia.
"Aku mau ke tempat kemarin lagi, Ma," jawab Rasya.
"Ya sudah hati-hati," sahut Lia.
Lia mengijinkan Rasya keluar. Bahkan membiarkan Rasya mencari hiburan untuk bisa melupakan kesedihannya. Selama apa yang Rasya lakukan dalam bentuk hal positif Lia tidak akan melarangnya.
"Kalau begitu, Rasya pamit ya Ma ...."
Lia pun mengangguk.
Rasya langsung bergegas keluar untuk menghampiri mobil Mercedess benzz miliknya. Saat sudah masuk ke dalam mobil. Rasya dengan cepat menarik pedal gasnya dan melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumahnya itu.
Selang beberapa menit mobil Rasya terhenti di depan Sebuah Cafe yang nampak begitu ramai tidak seperti malam tadi.
Shiit ... Cafe ramai sekali. Pasti karena unggahan seseorang semalam, jadi pengunjung begitu banyak. gerutu Rasya di dalam hati.
Rasya tidak mau turun dari mobil. Karena Rasya tidak nyaman dengan pengunjung yang begitu banyak. Terlihat oleh Rasya sendiri dari kaca luar cafe yang lebar, pengunjung memenuhi meja yang sudah tersedia di cafe itu.
Lebih baik aku telpon Sakti dulu!
Dan tangan Rasya mulai meraih ponsel yang berada di saku jaketnya. Kemudian melakukan panggilan kepada Sakti.
"Hallo Sakti! kamu dimana?" tanya Rasya saat sambungan di angkat oleh Sakti.
"Iya Rasya. Aku di cafe. Kamu masih dimana? cepat kemari banyak fans elu!" jawab Sakti dari sebrang telepon.
"Aku sudah di depan. Tapi aku tak berani masuk!. Aku gak nyaman. Entah siapa yang sudah mengunggah video aku yang sedang menyanyi itu," kata Rasya masih kesal pada seseorang yang telah merekam dan mengunggah video dirinya di laman sosmed.
"Elu di depan?. Ya sudah nanti aku jemput kedepan! kita lewat belakang Cafe. Nanti kita cari tahu tentang orang yang sudah mengunggah video tersebut," sahut Sakti.
"Ok aku tunggu!"
Dan Rasya langsung memutuskan panggilannya sepihak. Tak selang beberapa menit Sakti dan Bima datang. Lalu mengetuk kaca jendela mobil Rasya.
"Turun ayo!" titah Sakti setelah kaca jendela Rasya buka.
"Kok aku jadi males ya, untuk masuk" ucap Rasya.
"Wah elu jangan gitu dong Syaa ... elu gak solidaritas sama kita. Elu kan, sudah sepakat kemarin untuk ikut kita gabung," ujar Bima memelas.
"Iya-iya. Aku jadi gak tega kalau lihat muka sedih mu, Bim" seloroh Rasya menggoda.
"Cepetan turun! kita sudah di tunggu banyak pengunjung!" titah Sakti kini menyuruh Rasya agar cepat turun.
"Santai Bro! aku juga akan turun," ucap Rasya dengan membukakan pintu mobilnya.
Dan mereka pun berjalan melewati pintu belakang cafe.
Sementara itu Alina yang sudah duduk di meja paling depan. Sudah tidak sabar untuk melihat penampilan penyanyi pria yang lagi viral di sosmednya itu. Alina datang bersama Luky dan juga Mama Hera. Dengan memesan makanan dan minuman untuk menemani acara menonton live music di depannya.
Tak lama Pria yang membuat Alina penasaran datang menaiki panggung live music. Pria itu yakni Rasya. Rasya langsung duduk di alat musik keyboard yang semalam Rasya mainkan.
Nampak pengunjung yang sudah duduk santai di meja langsung mengarahkan ponselnya. Dan pengunjung tersebut kebanyakan dari kaum Hawa.
Rasya mulai meraih microfon. Dan tersenyum mulai ingin membuka suaranya.
"Selamat malam semuanya. Selamat menikmati hidangan dari Cafe Bondan. Dan semoga kalian selalu sehat selalu. Ok! saya akan membuka acara Musik kita, dengan To the bone"
Seketika suara tepuk tangan terdengar riuh. Lalu hening kembali saat Rasya sudah mulai menekan not demi not memainkan alat musiknya.
Rasya mulai membuka suaranya, dan mulai bernyanyi.
Have I ever told you
I want you to the bone?
Have I ever called you
When you are all alone?
And if I ever forget
To tell you how I feel
Listen to me now, babe
I want you to the bone
I want you to the bone, ooh, ooh, ooh, ooh
I want you to the bone, oh, oh, oh, oh
Maybe if you can see
What I feel through my bone
Every corner in me
There's your presence that grown
Maybe I nurture it more
By saying how I feel
But I did mean it before
I want you to the bone
I want you to-
Take me home, I'm fallin'
Love me long, I'm rollin'
Losing control, body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Walk you down, I'm all in
__ADS_1
Hold you tight, you call and
I'll take control your body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Would that be alright?
Hey, would that be alright?
I want you to the bone, ooh, ooh, ooh, ooh
So bad I can't breathe, oh, oh, oh, oh, ooh
I want you to the bone
Of all the ones that begged to stay
I'm still longing for you
Of all the ones that cried their way
I'm still waiting on you
Maybe we seek for something that
We couldn't ever have
Maybe we choose the only love
We know we won't accept
Or maybe we're taking all the risks
For somethin' that is real
'Cause maybe the greatest love of all
Is who the eyes can't see, yeah
Take me home, I'm fallin'
Love me long, I'm rollin'
Losing control, body and soul
Mind too for sure, I'm already yours
Walk you down, I'm all in
Hold you tight, I call and
I'll take control of your body and soul
Mind too for sure, I'm already yours, oh
Oh, yes
I want you to the bone, yeah
I want you to the bone
I want you to the bone, yeah
I want you to the bone.
Suara tepuk tangan kembali riuh saat Rasya sudah menyelesaikan lirik lagunya. Semua kaum hawa seakan baper mendengar suara Rasya yang lembut dan merdu. Semua kaum hawa yang menyaksikan seakan terbawa suasana dan seakan berada di dalam lagu yang Rasya nyanyikan. Rasya selalu sukses dalam penghayatan dan menyampaikan isi lagu yang Rasya nyanyikan.
"Lagi ... lagi ...." Teriak beberapa gadis remaja dari sudut pojok cafe.
Bahkan Alina dengan memegang ponsel sedari tadi merekam Rasya yang sedang menyanyi.
"Lagi ...." Teriak Alina kini. Sontak terdengar jelas oleh Rasya karena Alina duduk begitu dekat dengan panggung.
Rasya tersenyum menyapa kepada Alina. Dan membuat Alina menjadi salah tingkah karena mendapat senyuman dari Rasya.
"Mas, lihat dia tersenyum pada ku," pekik Alina dengan tidak diam duduknya.
Luky hanya menggeleng-gelengkan kepala menanggapi Istrinya yang seperti gadis remaja.
"Alina. Kamu ini seperti anak Abg saja!" tukas Hera merasa geli melihat anak wanitanya yang salah tingkah dan berteriak histeris.
Alina hanya cuek menanggapi. Alina terus menatap ke arah depan dimana Rasya mulai kembali bermain dengan alat musiknya.
"Dusk till down untuk kalian," ucap Rasya melanjutkan kembali bernyanyi, yang membuat seketika teriak histeris dari kaum hawa.
Not tryna be in that
Not tryna be cool
Just tryna be in this
Tell me how you choose
Can you feel why you're in this
Can you feel it through
All of the windows
Inside this room 1
'Cause I wanna touch you, baby
And I wanna feel you, too
I wanna see the sunrise and your sins
Just me and you
Light it up, on the run
Let's make love, tonight
Make it up, fall in love, try
__ADS_1
But you'll never be alone
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
I'll hold you when things go wrong
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
We were shut like a jacket
So do your zip
We will roll down the rapids
To find a wave that fits
Can you feel where the wind is
Can you feel it through
All of the windows
Inside this room
'Cause I wanna touch you, baby
I wanna feel you, too
I wanna see the sunrise and your sins
Just me and you
Light it up, on the run
Let's make love tonight
Make it up, fall in love, try
But you'll never be alone
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
I'll hold you when things go wrong
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
Go, give love to your body
It's only you that can stop it
Go, give love to your body
It's only you that can stop it
Go, give love to your body
It's only you that can stop it
Go, give love to your body
Go, give love to your body
But you'll never be alone
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
I'll hold you when things go wrong
I'll be with you from dusk till dawn
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
I'll be with you from dusk till dawn
Baby, I'm right here
"Ah ... cogan meleleh aku," teriak beberapa remaja saat Rasya sudah menyelesaikan lagu keduanya.
"Cogan I love you ...."
"Boleh tahu namanya siapa?"
"Senyumnya, gak kuat aku ...."
Begitulah teriakan-teriakan yang terdengar di telinga Rasya dari para kaum hawa. Rasya hanya bisa tersenyum menanggapi teriakan-teriakan tersebut.
...***...
...Bersambung....
__ADS_1