Seranjang Dengan Bajingan

Seranjang Dengan Bajingan
Anda sudah mengerti Nyonya Amla?


__ADS_3

"Bagaimana Nyonya Amla?"


Amla menggeleng pelan, "Cindy tidak mengangkat panggilanku!" ucapnya lirih.


"Hemmm... Kalau begitu kita lanjutkan saja pada pertanyaan berikutnya, bagaimana?"


Amla mengangguk setuju. Hawa di ruangan itu mulai menyesakkan dadanya, dinginnya AC seakan menusuk tulangnya, kakinya mulai keram, percayalah Amla mulai tidak nyaman berada di ruangan itu.


"Dan ini foto selanjutnya, apa anda bisa menjelaskan apa yang anda lakukan di sini?" tanya penyidik itu lagi, sembari menyodorkan satu lembar foto yang menangkap pergerakan Amla di villa keluarga Huculak itu, dengan masih memakai pakaian yang sama seperti foto pertama tadi.


Amla menyeringit heran, sejak kapan ia mengunjungi villa itu, Amla rasa dirinya tidak pernah mengunjungi villa itu sudah sekian lama. Amla tau bahwa wanita yang berada di foto itu jelas saja bukan dirinya, meski foto itu persis seperti perawakan tubuhnya dan bajunya memang sangat mirip seperti yang ia kenakan hari itu, tapi sungguh foto itu benar-benar bukan foto dirinya.


"Ini... Bukan fotoku!" sangkal Amla.


"Apa maksud anda?" tanya heran penyidik.


"Iya, wanita yang berada di foto itu bukanlah aku, ini sudah sangat jelas ada pihak yang ingin memfitnahku." protes Amla.


"Lalu foto ini?" penyidik menunjuk lagi pada foto pertama, "Apa wanita di foto ini juga bukan anda?"

__ADS_1


"Ini memang benar aku, tapi yang ini... Bukan aku!" jawab Amla.


"Nyonya Amla, bersikaplah kooperatif, bagaimana bisa dua foto yang menampilkan orang yang sama, tapi anda menyangkal foto yang satunya?"


"Tapi aku berkata benar, wanita di foto ini memang bukan aku!"


"Salah satu pengawal anda mengatakan melihat anda berada di villa itu beberapa hari sebelumnya." ungkap penyidik.


"Aaa... Apa?"


"Apa keterkejutan anda ini benar-benar berarti bahwa anda tidak mengetahui apapun? Atau anda terkejut karena sebuah kesaksian yang akan merugikan anda?"


"Tenangkan diri anda Nyonya, seharusnya anda tidak perlu sekeras ini jika anda memang tidak melakukannya!"


"Jelas saja aku emosi, kalian berkata seolah menyudutkanku!" Amla berusaha membela diri.


"Kami memiliki banyak bukti, karena dari kemarin kami memang sedang mengumpulkan bukti-buktinya."


"Apa maksud anda? Bukti apa?"

__ADS_1


"Anda harus menyelesaikan beberapa pertanyaan lagi, barulah kami bisa memutuskan akan bagaimana selanjutnya."


"Apa maksud kalian? Katakan!" berang Amla, ia merasa semakin tidak karuan, introgasi kali ini bahkan lebih seperti memintanya untuk mengakui kesalahan. Tapi kesalahan apa?


"Foto ini kami dapatkan juga dari cctv, salah satu pengawal di kediaman anda mengatakan bahwa, andalah yang membunuh Tuan Sian Huculak!"


Dduuuaarrrr....


Bagai kilatan petir yang menyambar tubuhnya, Amla benar-benar panik, bagaimana bisa penyidik menyimpulkan hal semacam itu dan langsung saja mempercayai tuduhan yang dilayangkan pengawal di kediamannya.


Kurang ajar sekali pengawal itu, ia memang sudah mengira, pantas saja semuanya kompak tidak ada yang mau mengaku. Ternyata begitu solidnya hingga bisa menjaga rahasia, menutup rapat apa yang telah mereka rencanakan, dasar pengkhianat, dengus Amla kesal dalam hatinya.


"Bagaimana bisa, tidak... Pengawal itu jelas saja memberikan keterangan palsu!" kesal Amla.


"Nyonya Amla, harap tenangkan dirimu... Sudah kami katakan, ini hanyalah tuduhan sementara, hal ini memang bisa menyudutkan anda dan sayangnya benar sekali, di sini anda memang benar berpotensi menjadi tersangka, tapi jika anda memiliki bukti yang kuat untuk menyangkal tuduhan itu, maka anda bisa mengatakannya pada kami, berikan bukti-buktinya pada kami bahwa anda bukanlah pembunuh Tuan Sian Huculak seperti yang pengawal anda tuduhkan, kami tentu saja akan mempertimbangkannya dan tuduhan juga bisa berbalik menyerang pengawal anda, selain itu... Anda juga bisa melaporkannya dengan pasal berlapis terkait pencemaran nama baik." jelas pihak penyidik.


"Apa sejauh ini, anda sudah mengerti Nyonya Amla?"


Bersambung...

__ADS_1


...Klik suka, komentar, beri hadiah dan juga Vote untuk mendukung karya ini 🤗🥰...


__ADS_2