
Malam harinya, Yaren sungguh penasaran kala Ayaz mengatakan akan mengajaknya pergi ke suatu tempat, pikirannya terganggu kala tadi siang ia sudah mendengar sendiri dari mulut Ayaz, kalau suaminya itu telah menyiapkan kejutan untuk hari istimewanya ini.
"Kaus sudah siap?" tanya Ayaz.
Yaren tersenyum manis, dengan pasti mengangguk. Ayas mengulurkan tangannya, lalu keduanya saling menggenggam siap menuju kejutan romantis yang akan dihadiahkan Ayaz pada Yaren.
Dua puluh lima menit berlalu, Yaren takjub dengan apa yang dilihatnya kali ini, ternyata Ayaz membawanya ke sebuah hotel yang begitu megah. Yaren tahu hotel itu cukup terkenal karena beberapa artis di kabarkan sering mengunjungi tempat ini.
Ayaz menggenggam lagi tangan Yaren mesra, ia membawa Yaren menuju lift khusus dan langsung saja menuju lantai di mana kamar yang akan menjadi saksi malam romantis mereka dirayakan hari ini berada.
Ayaz membuka pintu dan lagi-lagi Yaren terkejut dengan apa yang dilihatnya. "Ayaz, ini gila... Kau melakukan ini? Kau mempersiapkan semuanya?" spontan saja Yaren langsung memeluk Ayaz, "Aaaaa... Aku bahagia sekali!" ucapnya terharu.
"Kau suka?" tanya Ayas, tangannya dengan lembut mengusap puncak kepala Yaren, lalu mencium keningnya lama seolah ingin memberitahu bahwa ia sangat-sangat mencintai istrinya ini.
__ADS_1
"Aku mencintaimu Yaren!" bisiknya mesra.
"Ayaz..."
Ayaz langsung membawa Yaren menuju balkon di kamar hotel yang mereka tempati, di sana sudah tersaji hidangan untuk mereka makan malam, tema candle light dinner Ayaz persembahkan untuk malam istimewa mereka.
"Aaaaa... Ada lagi?" tanya Yaren, jujur saja bukan maksud dirinya untuk menanggapi dengan begitu bersemangat, namun ini memang pertama kali baginya, pertama kali makan malam romantis dengan seorang pria, pertama kali baginya merayakan hari spesialnya dengan seseorang yang sangat ia cintai, dan pertama kalinya ia merasa begitu dicintai, Ayaz benar-benar memperlakukannya dengan begitu istimewa, bolehkah ia jatuh cinta lagi dan lagi dengan sosok suaminya ini.
"Happy birthday Sayang, i love you, i love you Yaren, i love you istriku... I love you..." ucap Ayaz bertubi-tubi.
Tidak ingin merusak acara makan malam romantis yang ia persembahkan untuk istrinya itu, Ayaz mencoba menahan diri untuk tidak melakukan hal lebih pada Yaren, nanti saja saat sudah selesai makan malam mereka barulah ia akan melaksanakan aksinya.
Ayaz menarik kursi untuk Yaren duduk, ia sendiri yang akan melayani istrinya itu malam ini.
__ADS_1
Yaren yang memang sejak dulu begitu jarang menghadiri acara makan malam yang mewah seperti ini, tentulah sedikit gugup meski di hadapannya kali ini hanya ada suaminya.
Argantara selalu saja mengasingkannya, yang selalu di bawa oleh Papanya di penjamuan bisnis hanyalah Raisa, sementara dirinya... Selama ini orang hanya mengenal namanya saja tapi tidak dengan rupanya.
"Kau mau ini?" tanya Ayaz, ia sedang mempersiapkan hidangan untuk istrinya itu.
Yaren mengangguk, makanan di hadapannya ini begitu menggugah selera, sangat jarang ia temui dan rasanya Yaren benar-benar penasaran bagaimana rasanya.
Ayaz menambahkan apapun yang Yaren inginkan, hari ini benar-benar hari spesial bagi Yaren, Ayaz tampaknya akan memperlakukan istrinya itu bak tuan putri.
Lalu keduanya menikmati hidangan, segala yang terlihat memang sesuai ekspektasi Yaren, makanan itu benar-benar memiliki cita rasa yang sempurna, apa lagi hari ini adalah hari spesialnya, makan malam romantis serta mewah dengan suami tercinta sungguh tidak pernah Yaren bayangkan ia akan mengalami semua ini di seumur hidupnya.
Jangankan untuk membayangkan hal semacam ini, berpikir akan menikah saja Yaren tidak pernah karena hidupnya yang selalu saja mengalami tekanan, dulu Yaren hanya mempunyai satu mimpi saja yaitu kebahagiaan Argantara. Tidak ada yang lebih penting dari kebahagiaan Papanya itu.
__ADS_1
Bersambung...
...Klik suka, komentar, beri hadiah dan juga Vote untuk mendukung karya ini 🤗🥰...