
3 hari berlalu setelah para bawahan Yan Liyan melakukan misi penyusupan dan penyamaran menjadi seorang mata-mata dikekaisaran Ling dan Xia.
di dalam istana kekaisaran Xia terdapat 3 orang yang menggunakan jubah hitam serta topeng putih.
terlihat 3 orang itu sedang berdiri di hadapan seorang wanita anggun yang duduk diatas singgasana mewah dan memandang mereka bertiga dengan ekspresi rumit.
"apa kaliam menemukan informasi yang menarik selama melakukan misi yang aku berikan 4 hari yang lalu untuk menyusup kewilayah kekaisaran Ling.?" tanya wanita itu dengan suara lembut tapi terkesan mengintimidasi.
"ya... kami mendapatkan informasi yang sangat menarik meskipun kami kehilangan 4 orang mata-mata lain tapi aku rasa informasi ini sangat sebanding."
salah satu mata-mata berkata dengan yakin sehingga membuat wanita yang duduk diatas singgasana itu tersenyum.
"katakan padaku informasi apa yang kalian dapatkan aku sangat penasaran dengan apa yang direncanakan oleh kekaisaran Ling itu."
"kekaisaran Ling berkerja sama dengan organisasi kabut dingin untuk membantu mereka dalam memenangkan peperangan melawan kekaisaran Xia."
"tentu saja mereka berpikir untuk melakukan serangan mendadak disaat kekaisaran Xia dan Ling sedang berperang dan pada saat itu pasukan kekaisaran Xia akan terdesak dan tidak akan dapat mundur lagi." ucap salah satu mata-mata didepanya.
"ternyata mereka memiliki rencana yang sangat licik seperti itu." gumam wanita itu lalu memandang 3 orang mata-mata di depanya.
"terus lakukan pencarian informasi pada kekaisaran Ling dapatkan informasi apapun yang berhubungan dengan kekaisaran Ling setelah itu langsung saja laporkan padaku." perintah wanita itu.
sedangkan 3 orang mata-mata didepanya hanya mengangguk lalu menghilang dari tempat itu.
"ini sangat menarik kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya." gumam wanita itu tersenyum tipis.
sedangkan di dalam suatu wilayah dengan yang ditumbuhi oleh pohon-pohon rimbun dengan daun warna merah tua.
seorang gadis dengan mata merah sedang berjalan santai sambil bersenandung merdu menyusuri setiap wilayah yang dia lihat bersama seekor burung phoeniks yang ada dibahunya yang melihat tingkah laku gadis itu yang terkesan kekanak-kanakan.
"ayolah.... selesaikan tugas yang diberikan oleh tuan dengan cepat kenapa membutuhkan waktu yang lama untuk mengelilingi wilayah kecil seperti ini apalagi dengan tingkat kultivasimu yang sekarang." Mei Lin memandang Xiao Yi dengan kesal.
"kakak Liyan menyuruhku untuk mencari sesuatu di wilayah ini dan aku tidak menemukan apapun selain pemandangan yang sangat indah ini." Xiao Yi duduk dibawah pohon rindang untuk beristirahat sejenak.
"kau memang tidak bisa diandalkan Xiao Yi." gumam Mei Lin mengerti kenapa tuanya sangat jarang menyuruh Xiao Yi untuk melakukan suatu tugas.
"aku ini sangat bisa diandalkan hanya saja ketika melihat tempat ini aku ingin...." sebelum ucapan Xiao Yi selesai tiba-tiba angin berhembus kencang sehingga daun-daun pohon yang ada ditempat itu jatuh berguguran.
__ADS_1
"ini sangat indah." gumam Xiao Yi ketika melihat pemandangan daun-daun pohon yang didominasi warna merah tua serta bunga Dandelion berterbangan dibawah oleh hembusan angin.
bahkan Mei Lin juga sangat takjub dengan keindahan pemandangan yang dia lihat didepanya.
Xiao Yi mengeluarkan seruling bunga dalam cincin penyimpananya lalu memainkan seruling itu dengan suara merdu tidak ada suara yang merusak jiwa seseorang dalam suara seruling itu.
hanya ada suara seruling yang membawa ketenangan pada orang yang mendengarnya.
".............."
sedangkan didalam ruang invetory sistem yang sangat jauh jaraknya dari pohon kehidupan berada...
Yan Liyan sedang berlatih untuk menguasai Elemen petir emasnya dengan sempurna terutama dibagian tehknik naga petir emas dia mencoba untuk mempersingkat durasi waktu untuk mengeluarkan tehknik itu.
karena akan sangat memalukan jika dia belum mengeluarkan tehkniknya akan diserang terlebih dahulu oleh musuh apalagi jika musuh yang dia lawan memiliki Elemen angin atau cahaya.
meskipun orang yang memiliki Elemen cahaya sangat langkah tapi apa salahnya untuk mencegah hal itu terjadi.
"teknik Naga Petir. Petir Naga Emas." gumam Yan Liyan.
setelah Yan Liyan menggumamkan tehkniknya tiba-tiba terdengar gemuruh dilangit yang cerah serta percikan petir emas dilangit.
groaaarrr.....
naga itu mengaum dan meluncur kesuatu bukit kecil yang menjadi sasaran dari Yan Liyan.
wusss.....
Boomm.....
naga Emas itu menabrak bukit itu sehingga menimbulkan ledakan besar serta kepulan debuh tebal.
setelah kepulan debuh itunmenghilang terlihat bukit hancur berkeping-keping sehingga rata dengan tanah.
Yan Liyan menghela nafas ketika melihat itu.
"huh... durasi waktunya hanya berkurang 9 detik tapi ini sangat lumayan." gumam Yan Liyan.
__ADS_1
ketika Yan Liyan ingin mengeluarkan tehkniknya lagi tiba-tiba muncul cahaya hijau ditangan Yan Liyan.
setelah cahaya hijau itu menghilang terlihat ditangan Yan Liyan terukir angka 4.
Yan Liyan tersenyum ketika melihat itu.
"ternyata dia telah sampai dilembar keempat dari buku yang aku berikan.. kerja bagus Lin Xi." gumamnya lalu ukiran 4 ditangan Yan Liyan secara perlahan menghilang.
3 hari kembali berlalu....
kini 5 bawahan dari Yan Liyan yang ditugaskan untuk menyusup dan menyamar sebagai mata-mata telah kembali kemansion.
tidak ada kendala atau masalah besar yang mereka hadapi ketika melakukan tugas.
hal itu disebabkan oleh artefak jubah dan topeng iblis yang diberikan oleh Yan Liyan kepada mereka sehingga identitas dan aura mereka tidak terasa berbeda dari yang mata-mata kekaisaran Ling dan Xia.
sehingga hal itu tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak kekaisaran masing-masing mereka bertugas.
Yan Liyan yang sedang duduk didalam mansion sambil meminum teh hangat tersenyum ketika merasakan keberadaan dari para bawahannya.
Yan Liyan kemudian keluar dari mansion dan melihat 5 bawahannya sedang duduk berbincang satu sama lain.
"apa semuanya berjalan dengan lancar.." Yan tiba-tiba muncul dihadapan para bawahannya.
"semua tugas yang tuan berikan berjalan dengan lancar kami juga telah menghapus jejak dengan melenyapkan semua mata-mata yang kami tangkap sehingga giok kehidupan mata-mata dikekaisaran Ling dan Xia meredup."
"dengan begitu kami akan dianggap telah mati diwilayah musuh karena menjalankan misi jadi hal itu tidak akan menimbulkan kecurigaan dari dua kekaisaran." ucap Yin Su dan diangguki oleh para bawahan Yan Liyan yang lain.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kerja bagus.. ceritakan semua yang informasi yang kalian dapatkan selama menjalankan tugas dariku selama 6 hari ini."
"tapi... sebelum itu apa kalian melihat Xiao Yi..?" tanya Yan Liyan kepada para bawahannya.
para bawahan Yan Liyan menggeleng tanda tidak tahu dengan keberadaan Xiao Yi.
Yan Liyan yang melihat itu hanya menghela nafas.
__ADS_1
"aku harap dia tidak akan mengabaikan tugas yang aku berikan padanya dan melakukan hal sesukanya diwilaya itu." gumam Yan Liyan tersenyum kecut ketika mengingat sifat dari Xiao Yi.