
Jder!
Petir itu sekali lagi menyambar Jiu Wei yang membuat kekuatan elemen petir yang ada dalam tubuhnya semakin bertambah kuat.
Dan setelah melalui banyak sambaran petir akhirnya Yan Liyan memutuskan untuk mengakhiri semua itu dan mempercepat proses kenaikan mereka menuju alam keabadian.
Wusss!
Lubang kegelapan itu kemudian menelan mereka berlima secara keseluruhan.
Setelah peristiwa itu, Lubang kegelapan tersebut langsung menghilang dan meninggalkan banyak meteorit berwarna biru jatuh menuju kesegalah arah dimensi alam tingkat tinggi dan aurora yang muncul di seluruh dimensi.
Semua orang yang berada di alam tingkat tinggi melihat fenomena itu dan mereka sangat tahu pertanda apa itu.
Itu merupakan pertanda jika ada seseorang telah menerobos ke alam kebadian dimana alam itu hanya bisa dicapai oleh leluhur ras binatang mitos.
Mereka tidak tahu siapa yang masuk ke alam tingkat tinggi Namun beda halnya dengan para pemimpin ras.
Mereka tahu betul siapa yang baru saja pergi menuju alam keabadian.
"Selamat tinggal, kakak Ran." Xian Zi berdiri di atas pohon pusat sambil melihat fenomena itu.
Dia sangat tahu jika kakaknya telah pergi menuju alam keabadian dan jujur saja dia merasa sangat sedih, tapi dia juga harus berbangga karena hanya kakaknya lah rasa elf pertama yang bisa mencapai tingkat dewa sejati dan pergi menuju alam keabadian.
Sedangkan di dimensi lain...
Yin yue Zhi san Hao Lang yang sedang beralti menghentikan terlebih dahulu aktivitas mereka ketika melihat fenomena aneh sekaligus indah itu.
"Wah, Pemandangan yang sangat cantik! Ibu Lihatlah!"
"Hmm.. Ibu juga melihatnya." Xiao Yi berdiri disamping mereka sambil melihat aurora menyebar dengan sangat luas sehingga memenuhi seluruh dimensi tingkat tinggi disertai beberapa benda meteorit yang jatuh.
"Apa mereka telah pergi?"
"Umm, Tentu saja. Itu merupakan tandanya bukan?"
"Aku harap jika kita bisa menyusulnya." Hanya Guang dan Mei Lin berdiri disamping Xiao Yi sambil melihat fenomena itu sedangkan Yin Zu dan Yin Su melihatnya dari belakang.
"Ya, Kita semua juga berharap seperti itu."
"............ "
"Aku juga berharap jika kau dapat menemukan ayahmu." gumam pelan Xiu Rong yang manaruh harapan besar pada anaknya.
Sebenarnya dia juga tidak yakin apakah Zhou Dan atau suaminya itu masih hidup atau tidak namun dia berharap jika Yan Liyan tidak akan kecewa ketika dia mengetahui kenyataan yang akan menyakiti dirinya dan Yang Liyan sendiri.
"Huan Zi! Aku perintahkan padamu dan seluruh perajurit elite untuk mengambil semua batu yang jatuh di alam tingkat tinggi akibat naiknya Anaku kealam keabadian.
__ADS_1
Aku tidak ingin jika kedamaian yang baru saja tercipta di alam tingkat tinggi ini runtuh hanya karena batu yang jatuh itu."
Batu yang baru saja jatuh setelah naiknya Yan Liyan dan yang lainya menuju alam keabadian memang merupakan sumberdaya berharga bagi para kultivator jika diserap energinya.
Mungkin sekarang ini belum ada yang tahu manfaat dari batu itu kecuali 5 dewi terdahulu dan Chi Ziran.
Jadi Xiu Rong menyuru Huan Zi dan seluruh perajurit elit untuk mengumpulkan baru tersebut sebelum para kultivator lain tahu manfaatnya dan bisa menimbulkan perang lagi.
"Baik yang mulia." Xian Zu menunduk lalu melesat untuk melakukan perintah dari Xiu Rong.
"Hah, Semoga keenam orang itu tidak bertindak gegabah dan serakah. Mungkin aku harus menyurati mereka terlebih dahulu." gumam Xiu Rong karena sedikit saja kesalahan yang mereka berenam lakukan terutama Chi Ziran makan akan menimbulkan kecurigaan dari ras lain.
".......... "
Sedangkan di dalam lubang Hitam...
Yan Liyan melesat dengan kecepatan penuh bahkan lebih cepat dari teknik langkah cahaya miliknya.
Hal itu disebabkan arus ruang dan waktu yang membawa mereka sehingga mereka terhanyut seperti dibawah oleh arus sungai yang deras.
Bomm!
Tiba-tiba saja dari arah yang berlawanan muncul Aura yang memiliki energi besar mengalir dari arah yang berlawanan sehingga itu dapat membahayakan mereka berlima.
Yan Liyan yang menyadari hal itu langsung memperkuat pelindung yang melindungi 4 kekasihnya.
Booomm!
Dan hal itu langsung membuat Yan Liyan sangat khawatir dengan keselamatan kekasihnya.
'Sial! Hampir saja! energi tadi terlalu kuat.'
[Peringatan! terdeteksi Aura dewa leluhur yang akan segera menerjang tuan. diarapkan agar tuan Berhati-hati.]
Baru saja Yan Liyan dikejutkan dengan Aura yang menerjangnya dan secara tiba-tiba kali ini dia dikejutkan dengan pemberirahuan sistemnya.
'Sial! Sekarang benar-benar diluar kemampuanku.' Yan Liyan mengalirkan seluruh energinya untuk melindungi dirinya dan empat kekasihnya.
Bing Hua, Jiu Wei, Mei Lin, dan Xian Ran yang merasakan kebimbangan dan kekhawatiran Yan Liyan juga ikut memperkuat pertahanan itu.
Dan tidak lama kemudian...
Dari arah yang berlawanan muncul suatu roh berbentuk seorang perajurit raksasa menuju kearah mereka dan bersiap untuk menenerjang mereka.
Wusss!
Booomm!
__ADS_1
Energi itu langsung menabrak dan mengenai mereka berlima dengan telak, Mereka sama sekali tidak bisa menghindar karena tidak dapat bergerak dalam ruang tersebut.
Argkh!
Krak!
Pelindung itu tiba-tiba retak secara perlahan karena Yan Liya berusaha untuk mempertahankanya tapi Yan Liyan sudah tidak bisa menahanya lagi dan tidak lama kemudian hancur berkeping-keping.
Dan tidak jauh setelah itu muncul cahaya putih yang menandakan ujung dari perjuangan mereka menuju alam keabadian.
Tapi pada saat akan memasuki cahaya putih itu mereka berlima tiba-tiba saja ditarik menuju tempat yang berbeda oleh energi aneh.
"Apa yang terjadi!" Yan Liyan berusaha untuk melawan energi aneh itu yang ingin memisahkanya dengan yang lain.
[Dengan kekuatan tuan yang sekarang ini anda tidak akan bisa bertahan lama untuk melawan energi penghisap ini tuan, jadi sebaiknya ada mengikutinya saja karena jika dipaksakan anda akan terlempar ke dimensi yang tidak diketahui atau terombang-ambing di kekosongan.]
"Lalu apa yang terjadi jika aku mengikuti arus ini." Yan Liyan tentu tidak ingin jika apa yang diakatakan oleh sistemnya tadi terjadi kepadaya dan kekasihnya.
[Anda dan kekasih Anda akan sampai di alam kebadian dengan selamat, hanya saja kalian berlima akan berada ditempat yang berbeda atau kalian akan terpisah ditempat yang jauh.]
Yan Liyan yang mendengar itu berpikir jika terpisah jauh merupakan hal yang lebih baik karena mereka tetap berada di tempat yang sama yaitu alam keabadian daripada terdampar di dimensi yang tidak diketahui atau terombang-ambing di kekosongan.
"Jangan melawan energi yang menghisap kalian?"
"Hah! Apa yang Liyan'gege katakan!"
"Kalian berlima dengarkan aku! Kita akan terpisah tapi tenang saja kita berlima dapat bertemu kembali.
Cincin yang pernah aku berikan menandakan tanda kesetiaan dan keterikatan kalian dan kalian dapat memanfaatkan kekuatan cincin itu agar dapat bertemu kembali.
Jadi, Percayalah padaku jangan lawan energi yang menghisap kalian!"
Kelima kekasihnya yang mendengar itu hanya mengangguk.
"Liyan'gege berjanjilah padaku! Ketika kita bertemu kembali. Aku sama sekali tidak ingin mempunyai saudari baru lagi!" teriak Jiu Wei memberi peringatan kepada Yan Liyan untuk tidak mempunyai kekasih lagi.
Setelah itu Jiu Wei lalu menghilang dihisap oleh suatu energi yang menghambat petualangan mereka.
"Pesanku sama seperti Jiu Wei, Aku tidak ingin mempunyai saingan lagi."
"Aku juga." ucap Xian Ran dan Mei Lin setelah itu mereka berdua menghilang disihisap oleh energi yang menarik mereka.
"Jaga dirimu baik-baik Liyan'gege." ucapnya dengan senyuman lembut penuh kasih sayang dan setelah itu Bing Hua juga menghilang dari tempat itu.
Yan Liyan menghelah nafas lega tapi terlihat jelas jika dia merasakan kekecewaan, karena belum bisa melindungi kekasihnya dari segala ancaman.
[Tuan tenang saja, Cincin yang ada dijari mereka mempunyai fungsi yang lebih daripada yang tuan perkirakan. Cincin itu akan melindungi mereka dari segala ancaman yang akan mereka hadapi, jadi. mereka akan baik-baik saja]
__ADS_1
"Aku juga harap bergitu." Yan Liyan kemudian mengikuti hisapan energi itu dan menghilang dari ruang tersebut untuk menuju tempat yang bernama alam keabadian.