SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Mempejari Elemen Ruang Dan Waktu


__ADS_3

gadis Kecil yang tidak lain adalah Zu 'er hanya mengangguk ketika mendengar Yan Liyan akan memberikan pertanyaan padanya.


"jadi... faktor apa yang paling mempengaruhi seorang Alchemist agar dapat membuat Pil dengan baik..?" tanya Yan Liyan.


"yang pertama adalah faktor tingkat kultivasi tingkat Alchemist dan tingkat kultivasi selain itu ada juga faktor bahan baku pembuatan pil


contohnya tanaman herbal yang berkualitas atau berusia puluhan ribu tahun dapat mempengaruhi pembuatan Pil karena semakin tua usia tanaman herbal maka semakin sulit untuk menyulingnya menjadi sebuah pil." jawab Zu 'er dengan lancar.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengeluarkan tungku Alchemist dalam cincin penyimpananya.


"tungku ini merupakan tungku Alchemist yang cocok digunakan untuk seorang pemula sepertimu jadi ambilah.." Yan Liyan memberikan tungku itu padanya.


Zu 'er menatap tunku pemberian Yan Liyan dengan mata yang berbinar.


"benarkah..? tapi apa kakak tidak akan keberatan jika aku mengambilnya? menurut buku yang pernah aku baca jika harga dari sebuah tungku Alchemist sangat....


"tidak perlu khawatir aku masih mempunyai banyak uang jadi.. ambilah." ucap Yan Liyan dia juga tersenyum karena gadis didepanya memikirkan perasaan dan kebutuhan orang lain.


Zu 'er yang mendengar itu hanya mengangguk dan menerima tungku itu.


"hei adik kecil apa kau ingin hadia tambahan dariku..?" tanya Xiao Yi pada Zu 'er


"eh... kau adalah temanya kakak tampan bukan..?


Xiao Yi mengangguk ketika mendengar pertanyaan gadis kecil didepanya.


"jadi apa kau ingin hadiah tambahan dariku..? tanya Xiao Yi lagi.


"um..tentu saja aku ingin menerima hadiah darimu." ucapnya dengan antusias.


"jika begitu kau harus menjawab pertanyaanku terlebih dahulu.." ucap Xiao Yi yang membuat Yan Liyan sangat penasaran sekaligus khawatir dengan perkataan yang akan diajukan Xiao Yi pada Zu'er begitupun dengan yang lainya.


sesangkan Zu 'er yang mendengar itu hanya mengangguk.


"hmm pertanyaanya adalah siapa yang lebih cantik dari kami bertiga.?" tanya Xiao Yi merangkul pundak Bing Hua dan Yan Lin.


Yan Liyan yang mendengar pertanyaan dari Xiao Yi hanya menggeleng.


sedangkan Zu 'er memandang mereka bertiga dengan rumit dan teliti jika dilihat mereka bertiga sangat cantik tapi...


Zu 'er berjalan kearah mereka bertiga dan menarik-narik jubah dari Bing Hua.

__ADS_1


"kakak ini sangat cantik." ucapnya dengan polos.


"eh..." Bing Hua terkejut ketika gadis kecil itu menunjuk dirinya meskipun dia tidak terlalu memperdulikan hal itu tapi dalam hati kecilnya dia merasa sangat senang ketika disebut cantik oleh gadis kecil didepanya.


Bing Hua kemudian mengelus lembut kepala gadis kecil itu.


"terimakasih atas pujiannya." ucapnya sambil tersenyum sangat jarang sekali melihat Bing Hua tersenyum seperti itu.


"kenapa kau memiliki kakak Hua.?" tanya Xiao Yi dengan penasaran.


"jawabannya sangat mudah dia terlihat sangat keren dan dia juga memiliki rambut berwarna putih sama seperti kakak tampan." jawab Zu 'er


Yan Lin dan Xiao Yi tersenyum ketika mendengar jawaban dari gadis itu karena mereka tahu jika gadis itu sangat mengidolakan Yan Liyan sehingga sangat suka dengan sesuatu yang mirip denganya.


"baiklah.., sesuai janjiku aku akan memberikanmu hadiah.." Xiao Yi kemudian mengelularkan cincin penyimpanan dan memberikanya pada Zu'er.


"cincin penyimpanan ini berisi tanaman herbal yang aku panen dari lembah kesengsaraan dan ini sangat cocok untuk pemula sepertimu agar kau dapat berlatih dengan baik." ucap Xiao Yi


tanaman itu sangat melimpah dilembah kesengsaraan dan sama sekali tidak berguna untuknya Xiao Yi juga telah lama mempersiapkan hadiah itu untuk Zu'er.


Zu'er tersenyum dan menerima hadiah pemberian Xiao Yi setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menuju kearah kedai.


"sepertinya kedai ini baru aja selesai direnovasi." gumam Yan Liyan.


setelah itu mereka duduk dikursi meja makan sambil menunggu Zu'er menyiapkan makanan yang mereka pesan.


"..........."


waktu dua hari telah berlalu begitu saja....


sekarang ini para bawahan Yan Liyan khususnya Yan Lin sedang mengawasi orang-orang yang sedang melakukan pembangunan bangunan yang diperintahkan oleh Yan Liyan tempo hari mereka juga melakukan kerja sama kepada para intelektual


untuk mempercayakan buku-buku yang mereka buat pada Yan Lin agar pemasaran buku-buku itu semakin meluas sampai didua kekaisaran tidak sebatas diwilaya tanpa nama saja.


sedangkan Yan Liyan sekarang berada didalam ruangan taman kastil dia sedang berkosentrasi untuk menguasai Elemen ruang dan waktu.


dia mengalirkan Qi pada tanganya lalu muncul celah ruang berukuran sangat kecil disekitarnya tapi tidak lama kemudian celah ruang dimensi itu langsung menghilang.


"huh... ini lebih susah dari apa yang aku bayangkan." gumam Yan Liyan menghela nafas.


Jiu Wei dan Mei Lin yang melihat latihan yang dilakukan oleh Yan Liyan dari tadi hanya menggeleng ketika mendengar gumaman dari tuanya itu.

__ADS_1


sebab Yan Liyan bisa membuat celah dimensi dalam kurung waktu cuma 1 hari saja walaupun celah ruang yang dia buat tidak bisa bertahan lama dan berukuran sangat kecil tapi hal itu merupakan kemajuan yang sangat pesat bagi seorang kultivator yang memiliki Elemen ruang dan waktu.


"aku ragu jika tuan itu merupakan seorang remaja berusia 16 tahun.." gumam Jiu Wei.


"awalnya aku juga berpendapat sama denganmu tapi kita telah menjadi binatang kontraknya selama kurun waktu 2 tahun jadi kita tahu pasti umur tuan memang 16 tahun.., dan juga aku tidak bisa membayangkan jika tuan terlahir dialam tingkat tinggi maka...


"tentu saja perang besar akan terjadi yaitu untuk memperebutkan Yan Liyan agar digunakan sebagai senjata hidup atau membunuhnya karena dianggap sebagai ancaman untuk mereka."


ucap Jiu Weiyang melanjutkan perkataan dari Mei Lin selain itu dia juga sangat tahu dengan sifat-sifat orang-orang yang sangat serakah dengan kekuasaan.


"sudahlah... sekarang tugas kita hanya untuk mendukungnya." ucap Mei Lin baru kali ini mereka berdua berbicara sependapat seperti itu.


"mm.. apa kau pernah berfikir untuk kembali menjadi pemimpin dari ras phoeniks api lagi.." tanya Jiu Wei dengan penasaran


"entahlah... tapi aku rasa tidak.., karena aku lebih nyaman hidup seperti ini." jawab Mei Lin.


sedangkan Yan Liyan yang sudah mencoba puluhan kali tapi masih tetap gagal hanya menghela nafas dia memang berpikir jika ini akan sulit tapi kesulitan ini terlalu diluar dugaanya.


Yan Liyan terbaring mencoba merenung dan memikirkan dimana letak kesalahan dan solusi agar dia dapat mengendalikan Elemen ruang dan waktu miliknya dengan sempurna.


Yan Liyan yang sedang berpikir tiba-tiba dia terpikir tentang hadiah kotak tingkat berlian dari sistem yang belum dia buka.


'sistem buka hadiah kotak tingkat berlian..!!'


[Ding.... selamat tuan, anda mendapatkan ertefak khusus sisik naga kegelapan.]


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk tapi sedikit kekecewaan diwajahnya.


"ini sangat mengecewakan aku pikir isi dari kotak hadiah itu adalah sesuatu yang dapat membantuku dalam menguasai Elemen ruang dan waktu." gumam Yan Liyan.


"tuan.., sebaiknya anda beristirahat terlebih dahulu tidak baik untuk anda jika terlalu memaksakan diri


lagipula tuan telah sedikit menguasai Elemen ruang dan waktu dalam waktu yang sangat singkat dan hal itu merupakan perkembangan yang sangat baik tuan." ucap Jiu Wei yang menenangkan Yan Liyan dari kekecewaanya.


"ya.., aku tahu itu." Yan Liyan kemudian memejamkan matanya lalu tertidur karena kelelahan.


"menurutmu....


"hanya masalah waktu sampai tuan berhasil menguasainya dengan sempurna.." ucap Jiu Wei dengansangat yakin.


"dan itulah yang merupakan masalah utamanya yaitu waktu." gumam Mei Lin.

__ADS_1


__ADS_2