SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Cerita Yang Kelam


__ADS_3

Suasana yang tadinya mulai mereda kini kembali memanas lagi. Hal itu disebabkan kecurigaan Xian Ran terhadap Xiao Yi.


Xiao Yi mungkin akan menerima perkataan Xian Ran tadi, jika perkataan itu keluar dari mulut Mei Lin atau Bing Hua.


Tapi Xiao Yi sama sekali tidak terima jika perkataan tadi keluar dari orang yang sama sekali tidak dia kenali.


"Aku pikir Liyan'gege tidak akan merasa keberatan jika kehilangan satu saja kekasih bodohnya kan?"


Xiao Yi mengeluarkan belati sunyinya lagi. Lidah Xiao Yi menjilati bibirnya.


Hal tersebut membuat semua orang ditempat itu menjadi takut dengan Xiao Yi yang sekarang ini terlihat mirip dengan psikopat gila yang haus akan darah.


Xian Ran langsung mengeluarkan senjatanya berupa tongkat kayu dari pohon kehidupan. Xian Ran sadar betul jika dirinya bukan lawan yang pantas untuk Xiao Yi, tapi setidaknya dia bisa melakukan sedikit perlawanan.


Yan Lin mengerutkan kening. Berpikir sepertinya Xiao Yi tidak bisa akur dengan semua orang. ini sangat berbeda 180 derajat dengan Xiao Yi yang dulu.


"Xiao Yi hentikan itu! Aku pikir Yan Liyan akan tambah membencimu jika kau membunuhnya."


"Oh benarkah? Hm.. jika begitu bagaimana jika aku membunuhmu saja." Xiao Yi tersenyum dan menunjuk kearah Mei Lin dan mengatakan membunuh dengan begitu mudanya.


Mei Lin tidak mengerti dengan Xiao Yi ini. Kenapa tiba-tiba dirinya yang menjadi incaran dan kenapa dia mengatakan membunuh tanpa ada beban sama sekali.


"Kau adalah orang yang paling cantik di antara kekasih Yan Liyan yang lain, jadi membunuhmu akan bagus untuk yang lainnya bukan?"


Mendengar alasan tidak masuk akal Xiao Yi, mereka berlima ditempat itu menganggap jika Xiao Yi ini sudah gila.


Bagaimana mungkin dia membunuh Mei Lin hanya karena alasan semacam itu. Memang harus mereka akui jika Mei Lin yang tercantik, tapi tetap saja alasan itu tidk masuk akal untuk membunuh seseorang.


"Hentikan ini! sudah cukup omong kosongnya! Langsung saja ke intinya Xiao Yi, jika memang benar roda takdir dapat menghidupkan Yan Liyan kembali, maka kami sama sekali tidak keberatan untuk mengikutimu.


Tapi izinkan aku menanyakan satu pertanyaan penting."


"Oh, silahkan kau tanyakan saja."


"Apa yang membuatmu berubah?"


Pertanyaan itu merupakan pertanyaan yang sudah Xiao Yi nantikan dan dia sudah mempersiapkan jawaban pertanyaan tersebut.


Xiao Yi dengan santainya berjalan ke sebuah batu yang cukup besar laku duduk diatasnya.


Melihat hal itu, Bing Hua mengira jika penjelasan Xiao Yi kali ini akan cukup memakan waktu.


"Karena aku mencintainya."

__ADS_1


"Ha!!"


Sungguh jawaban yang tidak terduga dari Xiao Yi. tadi mereka berpikir jika Xiao Yi memiliki maksud lain dan mereka berniat untuk menguliknya lebih dalam lagi, tapi siapa sangka jawaban Xiao Yi sangat singkat dan tidak terduga.


Mereka tentu saja tidak bisa menerima begitu saja jawaban Xiao Yi ini.


"Kau bercanda kan?"


"Tidak, aku sangat serius."


"Jika kau memang mencintai Yan Liyan, lalu kenapa kau menghianatinya."


"Aku tidak menghianatinya, tapi menjauhkan dirinya dari bahaya.. Dan mengenai bahaya yang aku maksud itu, Aku tidak bisa menceritakanya kepada kalian."


Kali ini Xiao Yi dengan santainya menjawab pertanyaan mereka berempat tanpa terbawa emosi sama sekali.


"Baiklah anggap saja kau sudah berubah, lalu darimana kita akan memulai pencarian roda takdir."


"Pertanyaan bagus." Xiao Yi berdiri lalu membuat segel tangan.


Muncul sebuah celah dimensi di hadapanya. Alis Mei Lin terangkat, dilihat sekilas saja bisa ditebak jika celah dimensi itu terhubung kedalam ruang jiwa Xiao Yi.


Pertanyaanya untuk apa Xiao Yi membuka ruang jiwanya.


Yang kedua.. Yan Lin kau tidak boleh melakukan apa pun selama perjalanan ini, karena kau sedang mengandung, jadi lebih baik kau beristirahat agar tidak membahayakan kehidupan yang ada dalam tubuhmu."


Mendengar persyaratan dari Xiao Yi, mereka setuju saja. Kembali pada peraturan alam yang paling mendasar yaitu dimana yang kuat yang akan memimpin


dan mengenai persyaratan kedua mereka sangat setuju, karena bagaimanapun keselamatan Yan Lin adalah yang utama.


Yan Lin juga berpikiran sama. Walaupun kecewa karena tidak bisa ikut dalam perjalanan para saudarinya, tapi dia bisa menyaksikan mereka dari dalam ruang jiwa.


Yan Lin mengangguk pertanda setuju lalu melangkah masuk kedalam ruang jiwa Xiao Yi.


"Kau sudah mempersiapkan semuanya kan?"


"Tenang saja, di dalam ruang jiwaku terdapat banyak sekali buah-buahan yang mudah di petik dan juga terdapat rumah kecil di dalamnya untuk dia beristirahat dengan tenang dan ditambah lagi akan ada seseorang yang akan mengurus keperluanya yang lain."


Mei Lin Dan Bing Hua bernafas lega mendengar itu. Setidaknya mereka tidak perlu mengkhawatirkan keadaan Yan Lin lagi.


"Jadi selanjutnya kemana tujuan pertama kita."


"Alam kegelapan."

__ADS_1


Mei Lin Dan Jiu terkejut, mereka berdua tidak pernah menduga jika tujuan pertama mereka adalah alam kegelapan.


Alam kegelapan merupakan alam yang terpisah dari tiga alam.


Alam kegelapan dihuni oleh parah monster dan binatang buas yang sangat ganas.


Dikatakan jika ada seorang yang berani menginjakan kakinya di alam kegelapan, maka kegelapan itu sendiri akan menelan dirinya


atau maksud lain dari ancaman itu adalah tidak ada yang pernah kembali dari alam kegelapan setelah seseorang memasukinya.


Mei Lin Dan Jiu Wei menelan ludah mendengar nama alam kegelapan. Sebagai ras binatang mitos sudah sewajarnya mereka ketakutan mendengar nama alam itu.


Semua ras binatang mitos pasti mengetahui alam kegelapan dan bahaya yang ada di dalamnya.


Karena dulunya alam kegelapan merupakan tempat pembataian leluhur binatang mitos.


Ratusan ribu tahun yang lalu leluhur mereka berperang melawan sosok monster yang mengerikan di alam kegelapan dan memerlukan banyak pengorbanan untuk mengalahkan monster tersebut.


Hal itu disebabkan oleh perseteruan antara ras monster dan ras binatang mitos. Perseteruan itu diakibatkan oleh sebuah artefak yang bernama Cangkir Perak.


Sebuah artefak yang tidak ternilai harganya. Cangkir tersebut ditemukan dialam kegelapan oleh sosok yang berasal dari ras Phoenix api.


Raja monster yang mengetahui hal itu merasa sangat marah dan tidak terima, sebenarnya raja monster tidak mengetahui jika keberadaan cangkir perak berada di wilayahnya, tapi karena dikuasai oleh kerakusan.


Raja monster langsung saja melakukan invasi kewilayah ras Phoenix api untuk merebut cangkir perak tersebut, karena jika raja monster mendesak ras Phoenix api, maka keberadaan cangkir perak itu akan diketahui oleh banyak ras dan itu tidak baik untuknya.


Ras binatang mitos lain yang melihat apa yang dilakukan oleh Raja monster, mereka semua mengira jika nantinya raja monster itu akan melakukan hal yang sama kepada mereka jika mereka hanya berdiam diri saja.


Di tambah ras Phoenix api saat itu meminta bantuan kepada mereka dengan imbalan yang menggiurkan yaitu satu tetes air mata Phoenix untuk satu ras.


Tentu saja itu merupakan tawaran yang menggiurkan dan mereka tanpa pikir panjang membantu ras Phoenix api untuk mengalahkan raja monster


dan mulai sejak saat itulah terjadi perperangan yang menghabiskan banyak waktu dan nyawa.


Perang itu berakhir ketika ada seseorang dari ras Phoenix yang mengetahui tujuan Raja monster yang sebenarnya. Dia lalu menghancurkan cangkir perak dihadapan raja monster untuk mengakhiri perang.


Perang memang berakhir tapi kebencian ras monster terhadap ras binatang mitos masih tetap ada dan bertahan hingga saat ini.


Dan mulai sejak itu juga ras Phoenix tidak pernah lagi memberikan air mata mereka kepada sosok lain yang berada di luar ras mereka.


Mereka akan menjaganya dengan taruhan nyawa sekalipun untuk mencegah kejadian yang sama terulang kembali.


Sungguh merupakan cerita yang kelam dari ras binatang mitos, tapi semua cerita itu disembunyikan dari dunia luar, sehingga tidak ada seorang pun yang mengetahuinya kecuali ras yang terlibat di dalam kejadian itu saja.

__ADS_1


__ADS_2