SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Minuman Teratai Salju


__ADS_3

Lima hari berlalu...


Yan Liyan sekarang ini berada di dalam kota pusat dari wilayah phoenix api.


Dia pergi ketempat itu tanpa sepengetahuan Bing Hua dan Dua binatang kontraknya.


Jika dia memberitahu mereka, mungkin Bing Hua yang akan terlebih dahulu menolak, atau dia akan memaksa untuk ikut denganya.


Hal tersebut disebabkan oleh paras dari wanita ras phoenix yang sangat menawan, sehingga kekasihnya itu takut jika dia berpaling darinya.


"Kota yang sangat indah." gumamnya ketika susunan perumahan dan bangunan yang berbaris sangat rapi di kota tersebut.


Yan Liyan kemudian masuk ke dalam sebuah restoran mewah untuk makan siang sambil bersantai sekaligus untuk mencari informasi.


Karena biasanya sosok-sosok penting akan singgah di restoran mewah untuk makan atau mengadakan pertemuan dengan teman atau sosok penting lainnya.


Setelah Yan Liyan masuk ke dalam restoran, tiba-tiba pandangan orang-orang yang sedang berbincang-bincang di dalam restoran langsung memandang kearahnya.


Yan Liyan yang menyadari hal itu, dia hanya terdiam dan berjalan kearah pelayan resepsionis dengan santai seolah tidak ada yang terjadi.


"Makanan apa yang ada ingin pesan, tuan?" ucapnya dengan hormat kepada Yan Liyan.


"Aku pesan makanan terbaik yang ada di restoran ini dan juga aku ingin memesan minuman dingin dari teratai salju."


Yan Liyan memang mengetahui minuman tersebut dari sistemnya jika minuman yang paling mewah adalah minuman teratai salju, yang mana minuman tersebut terbuat dari tanaman teratai salju yang hanya tumbuh dan berbunga 10.000 tahun sekali.


Pelayan resepsionis itu sangat terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Yan Liyan.


Bahkan orang-orang yang sedang duduk makan di dalam restoran kembali memperhatikan Yan Liyan dengan penuh tanda tanya.


"Maaf tuan, Apa anda merupakan orang kedudukan khusus di istana phoenix Es?" tanya pelayan itu karena menurutnya minuman tersebut hanya bisa di pesan oleh keluarga atau anggota pemimpin wilayah phoenix Es karena harganya yang sangat mahal.


Ya. tanaman teratai salju tidak tumbuh di wilayah phoenix Es sehingga mereka memesannya di wilayah phoenix api.


"Sama sekali bukan, tapi aku mampu untuk membayar minuman itu."


Pelayan resepsionis itu mulai ragu dengan Yan Liyan ketika mendengar perkataanya tadi.


"1000 Batu elemen api tingkat tinggi untuk satu teko minuman." pelayan resepsionis itu meminta pelayan terlebih dahulu, untuk memastikan dan mencegah kerugian jika Yan Liyan menipu mereka.


Yan Liyan yang mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh pelayan tersebut hanya tersenyum, lalu dia mengeluarkan sebuah cincin penyimpanan dan memberikanya pada pelayan tersebut.


Pelayan resepsionis agak terkejut, karena dia menduga jika Yan Liyan akan pergi karena tidak mempunyai batu elemen api sebanyak itu.


Pelayan itu kemudian menerima cincin penyimpanan itu dan memeriksanya.


Setelah dia memeriksanya dia sangat ketika melihat isinya. Terdapat 3000 Batu elemen api tingkat tinggi di dalam cincin penyimpanan itu.


Yan Liyan hanya tersenyum ketika melihat ekspresi terkwjut dari pelayan di depanya.


"Aku pesan tiga." Yan Liyan berpikir jika dia akan membaginya dengan Bing Hua dan Jiu Wei.


Pelayan resepsionis itu hanya mengangguk lalu dia pergi untuk memberitahu pada pengurus dapur tentang pesanan pelanggan.


Sedangakn Yan Liyan berbalik dan berjalan kearah meja makan yang masih kosong.

__ADS_1


Meja makan itu tepat berada di samping jendela, sehingga dia bisa melihat pemandangan di luar sambil menunggu pesanannya datang.


Di saat dia sedang memandang ke luar, tiba-tiba saja dia merasakan dua sosok aura yang tidak asing memasuki restoran.


Yan Liyan menoleh kearah pintu masuk, dia tersenyum ketika melihat Xu Dongjie dan Xu Yue memasuki restoran, dengan santainya mereka berdua berjalan menuju pelayan resepsionis dan memesan makanan.


"Hei kalian berdua, Disini!" Yan Liyan melambaikan tangannya kearah mereka berdua.


Xu Dongjie menoleh kearah sumber suara dan terkejut ketika melihat Yan Liyan. Dia tidak pernah menyangka jika dia akan bertemu kembali dengan Yan Liyan di tempat ini.


Xu Yue juga sangat terkejut dengan Yan Liyan. Dia menyimpan ingatan buruk tentangnya, jadi dia sangat membeci orang itu.


"Kakak."


"Tenanglah, Ratu berkata jika dia merupakan orang yang baik, jadi ayo kita duduk bersamanya."


Meskipun enggan Xu Yue mengangguk dan mengikuti kakaknya dari belakang.


Setelah sampai di meja makan, Xu Yue bahkan duduk di kursi Yang sedikit jauh dari Yan Liyan.


"Apa yang sedang kalian lakukan di tempat ini?"


"He... bukankah kami yang seharusnya bertanya seperti itu. Apa yang dilakukan oleh ras manusia sepertimu diwilayah ini?" ucapnya dengan sedikit kesal.


Yan Liyan mengabaikan ucapan dari Xu Yue dan menoleh kearah Xu Dongjie untuk meminta jawaban.


"Kami di perintahkan oleh ratu untuk mengawasi istana pemimpin wilayah phoenix Api, karena ratu curiga jika ada penyusup di dalam istana itu."


Kening Yan Liyan mengerut ketika mendengar hal itu.


"Ya. Dan penyusup tersebut adalah kau. Apa kau tidak pernah merasa jika dirimu itu merupakan seorang Penyusup?" Xu Yue berbicara dengan kesal dan mendegus kasar.


"Ya. Ratu menduga jika Penyusup itu ada hubungannya dengan naga Kegelapan."


Yan Liyan akhirnya mengerti dengan apa yang terjadi, kemungkinan jikq naga Kegelapan telah mengirimkan bawahannya untuk menyusup di seluruh wilayah ras binatang mitos untuk mendapatkan informasi yang sangat penting mengenai keadaan wilayah mereka.


Ya. tentu saja hal itu merupakan bahaya sekaligus ancaman besar untuk mereka.


Yan Liyan menghela nafas lalu menghilang aray kedap suara yang dia pasang tadi agar orang-orang di dalam restoran tidak mendengar pembicaraan mereka.


Tidak lama kemudian...


Muncul banyak pelayan yang membawa makanan yang dipesan oleh Yan Liyan dan kakak beradik itu.


Setelah makanan itu tersaji di atas meja makan. Yan Liyan tanpa basa-basi langsung memakan makanan itu.


Di ikuti oleh Xu Yue dan Xu Dongjie, mereka bertiga makan tanpa mengatakan sepatah katapun.


20 Menit kemudian....


Mereka bertiga telah selesai makan.


"Huwa... Makanan disini memang sangat enak." Xu Yue berkata dengan mata yang jernih sekaligus senyuman manis yang terukir.


Yan Liyan hanya tersenyum ketika melihat hal itu.

__ADS_1


"He.. Kau seperti anak kecil Ya."


Pandangan Xu Yue tiba-tiba berubah dan memandang tajam Yan Liyan.


"Hmmp, Kau tidak mempunyai hak untuk mengatakan hal itu padaku."


Xu Dongjie menggeleng ketika melihat sifat dari adiknya, mungkin dia belum melupakan kejadian saat pertarungan mereka dengan Yan Liyan.


Yan Liyan tersenyum kecut ketika mendengar itu. Di saat Yan Liyan ingin menanyakan sesuatu lagi, tiba-tiba saja dia merasakan aura yang sangat dingin.


Yan Liyan menoleh dan melihat seorang pelayan membawa tiga buah teko yang mengeluarkan aura yang dingin.


Orang-orang yang berada di dalam restoran itu bahkan melihat kesatu arah yaitu tiga teko tersebut, karena sesuatu yang langka dapat melihat minuman kelas atas di sajikan langsung di dalam restoran.


Pelayan itu kemudian meletakan tiga teko itu di depan Yan Liyan dilengkapi dengan tiga cangkir mewah yang terbuat dari rubi di cangkir itu juga terlihat ukiran bunga mawar.


Tiga teko itu juga merupakan teko yang terbuat dari bahan yang sama dengan cangkir itu.


Xu Dongjie dan Xu Yue dengan mulut terbuka karena sangat terkejut karena melihat minuman itu di berada di depan Yan Liyan.


Mereka berdua sangat tahu minuman apa itu, minuman tersebut hanya dapat dibeli oleh orang kelas atas seperti ratu dari wilayah ras phoenix Es dan beberapa mentri lainnya.


Mereka bahkan sama sekali tidak pernah merasakan minuman itu, dikarenakan harganya yang sangat mahal.


Yan Liyan hanya tersenyum ketika melihat keterkejutan mereka berdua.


Yan Liyan kemudian menuangkan satu cangkir minuman itu dan menaruhnya di depan Xu Dongjie.


"A-apa minuman ini untukku?" tanyanya untuk memastikan.


"Ya. Minuman ini untukmu, Silahkan diminum." Yan Liyan kemudian menuangkanya pada cangkir satunya dan menoleh kearah Xu Yue.


"Apa kau juga ingin?"


Xu Yue tertegun ketika mendengar itu, walaupun dia ingin merasakan minuman itu juga. Namun dia masih mengingat sikap kurang ajarnya tadi pada Yan Liyan, sehingga dia merasa tidak enak untuk menerimanya.


"Ti-tidak. Aku sudah pernah meminum minuman seperti itu, jadi tidak usah." ucapnya dengan terbata-bata.


"Umm, Baiklah." Yan Liyan kemudian menaruh minuman itu tidak jauh dari Xu Yue.


Sedangkan Yan Liyan menuangkan minuman itu kecangkir satunya lagi.


Setelah itu mereka berdua minum bersama dengan Xu Dongjie.


Xu Yue melirik kearah minuman yang berada di depannya, dia ingin sekali mengambil dan meminumnya tapi...


"Ambilah, Aku tidak membeci dirimu karena sikapmu tadi, shingga aku akan meracunimu karena itu." ucap Yan Liyan.


Akhirnya Xu Yue mengangguk tanpa mengatakan sepatah katapun, Mengambil cangkir yang berisi minuman teratai salju depannya dan meminumnya dengan elegan.


Aura dingin dalam minuman tersebut memberikan perasaan tenang pada dirinya dan juga, dia merasakan elemen Es miliknya bertambah kuat walaupun hanya sedikit ketika meminumnya.


"Mm.. Bagaimana jika kau tinggal di mansion kami saudara Liyan." ucapnya memanggil Yan Liyan saudara karena Xu Dongjie merasakan hubungan kekeluargaan diantara mereka.


"Itu meruapakan ide yang bagus." Yan Liyan tidak keberatan jika tinggal bersama dengan mereka, lagipula itu akan membuat mereka dapat berkomunikasi dengan mudah.

__ADS_1


__ADS_2