SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Siap Untuk Melawan Para Iblis


__ADS_3

Sedangkan di wilayah pusat asosiasi kabut darah terlihat jutaan perajurit iblis yang sedang berkumpul.


Dan terlihat masih banyak lagi perajurit iblis yang tidak hentinya keluar dari dalam celah dimensi itu.


Sedangkan raja iblis yang telah sampai terlebih dahulu memandang tempat itu dengan senyuman tipis.


"Rasanya baru kemarin aku merasakan udara yang begitu memukan ini." gumamnya.


Wusss....


Muncul salah satu jendral iblis menunduk dibelakangnya.


"Semua perajurit telah selesai keluar dari dalam celah dimensi dan sekarang tinggal menunggu perintah tuan selanjutnya."


Raja iblis itu menoleh kearah salah satu jendralnya itu.


"Aku merasakan aura kehidupan yang tidak begitu jauh dari tempat ini dan itu merupakan target pertama kita dialam tingkat menengah ini." ucapnya disertai senyuman tipis yang tidak menghilang diwajahnya.


Jendral iblis itu hanya mengangguk lalu melesat menuju 6 jendral iblis lainnya untuk menyampaikan pesan dari raja mereka.


"........."


Sedangkan di tempat lain 5 orang pria tuan memimpin para perajurit yang semuanya menggunakan jubah merah.


Mereka semua merupakan pasukan elit yang dimiliki oleh asosiasi kabut darah dan juga terlihat salah seorang pria tua itu sedang duduk bersilah sambil menutup mata mencoba berkosentrasi penuh.


Dia melakukan hal itu untuk menghitung jumlah musuh dari jarak jauh dan untuk melakukan hal itu dibutuhkan kemampuan insting yang sangat kuat sehingga kesadaran seseorang bisa beresonansi dengan alam.


Dan tidak lama kemudian pria tua yang sedang bersilah itu membuka matanya dengan nafas yang tersengal-sengal disertai keringat dingin.


"Mereka memiliki jumlah yang sangat banyak sekitar 21 jt lebih prajurit iblis dan rata-rata dari mereka mempunyai tingkat kultivasi rana kesengsaraan abadi dan raja abadi akhir juga terdapat beberapa perajurit yang mencapai rana kaisar awal sama sepertiku.


Selain itu terdapat 8 iblis yang paling kuat diantara mereka yang tidak bisa aku lihat tingkat kultivasinya dan mereka sedang bergerak menuju ketempat ini."


Ucapnya dengan nafas tersengal-sengal karena menghitung jumlah dan tingkat kultivasi sebanyak itu sangatlah menguras banyak Qi.


Semua orang yang berada ditempat itu terkejut ketika mendengar perkataan dari salah satu tetua.


"Ti... tidak mungkin mereka mempunyai jumlah sebanyak itu dan tingkat kultivasi mereka berada dirana kesengsaraan abadi paling rendah..?" ucap salah satu pria tua yang sangat terkejut dengan hal itu begitupun dengan yang lainnya.


Bagaimana tidak mereka hanya mempunyai jumbla seratus ribuan saja dan masing-masing dari mereka hanya memiliki tingkat kultivasi kesengsaraan abadi dan 5 raja abadi menengah, puncak dan rana kaisar yang merupakan pemimpin mereka.

__ADS_1


Bisa dibilang mereka kalah dalam segala hal dalam jumlah maupun tingkat kultivasi.


Memikirkan hal itu para perajurit mulai kehilangan semangat bertarung hal itu terlihat dari ekspresi wajah mereka yang sudah pasrah dengan keadaan.


5 pria tua yang menyadari hal itu tidak bisa berbuat apa-apa selain mengharapkan bantuan yang akan segera datang.


Dan benar saja.. secara tiba-tiba muncul tiga orang di depan mereka yang dua diantara orang itu merupakan pemimpin asosiasi kabut darah.


Dan satu orang itu adalah Yan Liyan yang berdiri ditengah-tengah dua pemimpin asosiasi kabut darah itu.


"Hmm... apa ini yang dinamakan pasukan elit asosiasi kabut darah..?" ucap Yan Liyan dengan nada yang merendahkan mereka.


"Dasar sampah." ucapnya yang membuat orang-orang ditempat itu marah padanya.


"Apa maksudmu....


Sebelum ucapan dari salah satu perajurit selesai tiba-tiba saja terdengar suara dingin yang terkesan membentak.


"Diam..!!


Teriak salah satu wanita tua yang pernah memberikan sebuah buku pada Yan Liyan.


Perajurit itu hanya menunduk tidak berani menanggapinya karena mereka sangat tahu siapa orang yang membentak mereka itu.


Dia sangat kecewa terhadap para perajurit didepanya padahal asosiasi kabut darah membentuk mereka untuk hal-hal seperti ini.


Dan ketika saatnya telah tiba mereka malah menjadi pasrah dan pengecut seperti itu dan hal itu benar-benar membuatnya sangat kecewa.


Bisa dibilang mereka seperti kalah sebelum berperang sungguh memalukan.


Para perajurit yang mendengar hal itu hanya menunduk karena dari awal sebelum mereka menjadi perajurit elit asosiasi kabut darah, mereka memang diberitahu akan hal ini dan mereka juga telah menyetujui hal itu.


"Menurut kalian apa yang sekarang akan kalian lakukan..?


Lari...?


jika kalian lari maka cepat atau lambat para iblis itu akan menginvasi seluruh alam tingkat menengah dan kalian juga cepat atau lambat kalian juga akan dilenyapkan oleh para iblis itu." ucap ayah dari kaisar Xia mengatakan hal yang sangat logis.


Para perajurit yang mendengar itu merenung mencoba memikirkan perkataan dari salah satu pemimpin mereka.


Dan akhirnya mereka menyadari jika perkataan dari salah satu pemimpin mereka itu memanglah benar.

__ADS_1


Lebih baik mati dalam perlawanan daripada menjadi pengecut yang pada akhirnya akan tetap mati juga.


Memikirkan hal itu membuat para perajurit menjadi bersemangat.


"Hmm... dari awal semangat pasukan elit itu memang membara tapi mungkin rasa pesimis timbul didalam hati mereka ketika mendengar kekuatan lawan." gumam Yan Liyan.


"Ya... itu sangatlah wajar dan hanya membutuhkan sedikit dorongan untuk membangkitkan semangat mereka kembali." ucap seorang wanita tua.


"cih.. kau belum menjawab pertanyaanku tadi soal buku itu bibi." ucap Yan Liyan melihat orang disampingnya dengan rumit.


Wanita tua itu hanya terdiam sama sekali tidak menanggapi perkataan dari Yan Liyan sehingga membuat Yan Liyan hanya menghela nafas.


"Mereka datang.." gumam Yan Liyan ketika mendengar suara gemuruh langkah kaki yang sudah tidak jauh dari mereka para perajurit yang mendengar hal itu langsung bersiap dan mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


Wusss.....


Tiba-tiba saja muncul Wu Qing Xue Ma, Xue Lin, kaisar Xia dan Xiao Yi ditempat itu mereka berlima berbaris dan memandang kearah barisan iblis yang mulai mendekat.


"Kalian....


"Para perajurit yang lain masih menyusul dibelakang sebentar lagi mereka akan datang." ucap Xue Ma yang membawa angin segar untuk mereka yang ada ditempat itu.


Terutama para perajurit elit asosiasi kabut darah karena mereka menganggap jika masih ada harapan untuk memenangkan peperangan.


"Kau terlambat adik Yi..." ucap Yan Liyan memandang Xiao Yi seharusnya Xiao Yi menyusulnya dari tadi.


"Hei ayolah.. aku hanya menghabiskan makananku terlebih dahulu.


Dan juga sepertinya tingkat kultivasiku akan meningkat dengan pesat lagi." gumam Xiao Yi tersenyum tipis memandang barisan perajurit iblis itu yang sudah mulai terlihat oleh mata.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum kecut lalu membuat segel tangan membentuk sebuah aray lalu muncul butiran salju yang menempel pada senjata para perajurit asosiasi kabut darah.


Para pemimpin yang melihat hal itu hanya terdiam mereka telah terbiasa dengan kejutan yang ditunjukan oleh Yan Liyan.


"Pola itu akan lebih memperkuat senjata yang kalian miliki dan juga pola itu merupakan simbol senjata milik wilayah tanpa nama." ucap Yan Liyan ketika melihat para perajurit nampak kebingungan dengan pola bunga salju yang tiba-tiba muncul disenjata mereka.


Tapi ketika mendengar ucapan dari Yan Liyan mereka hanya mengangguk karena memang benar jika aura dari senjata yang mereka miliki menjadi sedikit lebih kuat daripada sebelumnya.


Mereka Kali ini benar-benar siap untuk melawan para iblis.


sedangkan Yan Liyan yang melihat mereka mengangguk hanya tersenyum tipis.

__ADS_1


'Dengan simbol itu dan simbol yang berada disetiap senjata yang ditempa diwilayah tanpa nama dan dikirim kepada ketiga wilayah kekaisaran maka para iblis itu akan sepenuhnya menjadi poin sistem miliku.'


__ADS_2