SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pil Teratai Api Surgawi


__ADS_3

"Hm.. Aku tidak menyangka jika semua tanaman yang aku tanam waktu itu akan tumbuh secara keseluruhan." Mei Lin agak terkejut dengan apa yang dilihatnya saat ini.


Karena dulunya dia menyangka jika tanaman yang dia tanam waktu itu hanya akan tumbuh sebagian saja, hal tersebut disebabkan oleh ketidak cocokan antara lingkungan dengan tanaman surgawi.


Biasanya tanaman seperti itu akan tumbuh pada lingkungan yang memiliki kepadatan Qi yang jauh lebih padat daripada tempat gua itu.


"Hei!! Bukankah saatnya untuk memanen." ucap Jiu Wei dengan tidak sabar serta mata yang berbinar.


"Cih! dasar tidak tahu diri." Mei Lin menyinggung Jiu Wei mengingat sikapnya tadi.


Jiu Wei yang mendengar itu, hanya terdiam sekaligus sangat kesal, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa mengingat hinaanya tadi terhadap Mei Lin.


Yan Liyan langsung membuat segel tangan, muncul pusaran angin pada kolam air panas yang mengumpulkan semua bunga teratai surgawi pada satu titik.


Yan Liyan kemudian mengangkat kumpulan bunga teratai itu, lalu meletakanya pada suatu tempat.


Jiu Wei membuka mulutnya karena sangat terkejut melihat tindakan dari Yan Liyan yang menurutnya sangat ceroboh.


"Bukankah itu merupakan cara memanen yang sangat kasar untuk tanaman berharga seperti itu?" tanya Jiu Wei, Dia sangat menyayangkan jika saja terdapat satu atau dua bunga surgawi yang rusak akibat dari tindakan Yan Liyan.


"Cih! rupanya Selain tidak tahu diri, kau juga sangat tidak berpengetahuan." Mei Lin lagi-lagi menghina Jiu Wei dengan sinis.


"Apa kau tahu jika tidak ada cara khusus untuk memanen tanaman ini, dan juga tanaman ini tidak akan rusak walaupun kau menggunakan lima bola elemen api milikmu untuk menghancurkanya." jelas Yan Liyan pada Jiu Wei.


Sebenarnya hal itu merupakan salah satu keistimewaan yang dimiliki oleh bunga teratai api surgawi.


"Lalu, Apa yang akan kau lakukan pada tanaman ini tuan? apa kita akan langsung mengonsumsinya?" mengabaikan kesalahan tadi, Jiu Wei langsung bertanya pada Yan Liyan.


"Hmm...


"Kita? Aku tidak pernah berkata seperti itu, hanya aku dan tuan saja termasuk Bing Hua sedangkan dirimu...


"Hentikan itu Mei Lin! itu terlalu berlebihan."


Mei Lin yang mendengar itu langsung menghentikan perkataanya.


"Baiklah, Aku mengerti."


Jiu Wei tersenyum senang ketika mendengar Yan Liyan menghentikan hinaan yang akan dikatakan oleh Mei Lin, dia berpikir jika Yan Liyan membelanya.


"Terimakasih Tuan."


Yan Liyan yang tidak paham kenapa Jiu Wei mengatakan itu hanya terdiam, dan kemudian Yan Liyan tersenyum kepada Jiu Wei sebagai tanggapan.


Yan Liyan kemudian mengeluarkan sebuah tungku besar yang merupakan hadiah dari sistem ketika menyelesaikan misi di alam tingkat menengah dulu.


Yan Liyan lalu meletakan semua bunga teratai api surgawi itu kedalam tungku, Dia kemudian membuat segel tangan yang menimbulkan percikan api dibawah tungku itu.


Tidak lama Kemudian percikan api itu perlahan membesar dan membentuk bola api berwarna putih.


Lagi-lagi Jiu Wei sangat terkejut ketika melihat tindakan Yan Liyan.


"Apa tuan sudah gila?!"

__ADS_1


Walaupun dia tidak mengetahui secara keseluruhan tentang Alchemist. Namun dia sangat tahu jika menaruh semua bahan utama dalam tungku lalu meleburkanya meruapakan kesalahan yang besar.


"Sebaiknya kau diam saja Jiu Wei! jangan mengganggunya, tuan tahu apa yang dia lakukan." Mei Lin mengetahui jika Yan Liyan telah mencapai Alchemist tingkat dewa yang mana cara pembuatan pil miliknya sangat berbeda dengan Alchemist lain.


Jiu Wei menatap Mei Lin dengan ekspresi tidak percaya.


"Apa kau ingin sumberdaya yang selama ini kau tanam akan terbuang sia-sia?!" teriak Jiu Wei penuh dengan amarah, padahal jika dipikir secara logika, Jiu Wei tidak mempunyai hak untuk marah, karena semua tanaman itu merupakan milik dari Mei Lin.


'Aku yang menanamnya, kenapa dia yang marah? Apa dia sudah gila?' batin Mei Lin keheranan dengan sikap Jiu Wei.


Sedangkan Yan Liyan, dia sedang berkosentrasi untuk meleburkan semua bunga teratai itu.


Secara perlahan tapi pasti, terlihat semua bunga teratai itu mulai berubah menjadi cairan berwarna merah.


Yan Liyan yang melihat itu, langsung saja mengeluarkan sebotol air kehidupan, pohon kehidupan, dan sebuah tangkai pohon utama yang merupakan pemberian dari Xian Ran


Yan Liyan lalu memasukan satu persatu dari bahan itu kedalam cairan berwarna merah itu, air kehidupan dan pohon kehidupan melebur dengan mudah, dan menimbulkan munculnya aura berwarna hijau yang menyelimuti cairan itu.


Yan Liyan kemudian memasukan tangkai pohon utama, Namun sebelum itu, Yan Liyan terlebih dahulu mencekram dahan pohon tersebut sehingga menjadi bubuk kayu, yang kemudian Yan Liyan menaburkan semua bubuk kayu pohon utama kedalam tungku.


Wusss!!


Aura kehijauan bertambah semakin pekat dan mengeluarkan aura kehidupan yang sangat pekat juga.


Cairan kemerahan itu juga telah berubah warna menjadi warna kuning, akibat campuran dari berbagai macam bahan.


Yan Liyan kemudian menutup tungku, lalu kenudian membuat segel tangan lagi.


Wusss!!


Cahaya itu semakin terang dan membuat Jiu Wei dan Mei Lin menghindar karena cahaya itu sangat menyilaukan mata.


Dan tidak lama kemudian, cahaya itu menghilang terserap kedalam tungku besar itu, lalu secara tiba-tiba penutup tungku itu terbuka dengan sendirinya.


Yan Liyan lalu melihat kedalam tungku tersebut.


Yan Liyan tersenyum ketika melihat di dalam tungku terdapat 120 pil Teratai Api Surgawi yang memiliki warna kuning keemasan, pil tersebut mengeluarkan aura yang sangat kuat sekaligus energi kehidupan yang sangat menenangkan.


Dari aura yang dikeluarkanya saja semua orang bisa mengetahui jika pil itu bukanlah pil biasa dan mereka akan langsung mengetahui manfaatnya.


Yan Liyan kemudian menaruh seluruh pil kedalam 4 botol giok, yang masing-masing berisi 30 butir pil.


"Mmmm.. Kau tidak keberatan kan, Mei Lin?" Yan Liyan menoleh kearah Mei Lin, karena bagaimanapun semua tanaman itu merupakan miliknya.


"Tentu saja, selama ini tuan telah memberiku sumberdaya yang sangat berharga yang telah meningkatkan kultivasi dan teknik yang aku miliki, jadi aku tidak mempunyai alasan untuk keberatan dengan hal itu." ucapnya dengan ekspresi penuh kemenangan terhadap Jiu Wei.


Jiu Wei yang mendengar itu menjadi sangat kesal, entah kenapa dia sangat membenci ekspresi penuh kemenangan dari Mei Lin.


"Cih! dasar cari muka." gumamnya sambil berdecak kesal.


Mereka bertiga lalu mengambil masing-masing bagian pil mereka, Yan Liyan langsung saja berkultivasi di tempat itu bersama dengan Mei Lin.


Sedangkan Jiu Wei, Yan Liyan menyuruhnya untuk memberikan 1 botol pil kultivasi untuk Bing Hua.

__ADS_1


4 hari kemudian....


Di dalam sebuah gua, terilihat Yan Liyan yang sedang duduk bersilah diatas batu datar sambil menutup matanya, dia tampak sangat konsentrasi dengan energi yang sangat besar keluar dari dalam tubuhnya.


Bisa dibilang jika energi itu sedang berkecamuk di dalam tubuh Yan Liyan.


Tidak lama kemudian...


Boomm!


Boom!


Boomm!


Boom!


Terjadi ledakan secara berturut-turut di dalam tubuh Yan Liyan, yang menandakan dia telah menerobos ketingkat yang lebih tinggi, diikuti oleh pemberitahuan sistemnya yang terus berdering.


Energi yang keluar dari tubuh Yan Liyan juga kembali masuk kedalam tubuh menuju dantianya.


[Ding... Selamat tuan, Anda telah menerobos kerana Reinkarnasi ☆2]


[Ding.... Selamat tuan, Anda telah menerobos kerana Reinkarnasi ☆3]


[Ding...


[Ding...


[Ding...


[Ding...


[Ding...


[Ding Selamat tuan, selamat tuan anda telah menerobos kerana Reinkarnasi ☆9]


Yan Liyan tersenyum ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya, dimana dia naik 9 tingkat setelah mengonsumsi 28 butir pil bunga teratai api surgawi.


Yan Liyan tidak mengonsumsi dua pil itu, dikarenakan pil tersebut sudah tidak berguna lagi untuk meningkatkan kultivasinya yang sekarang.


Sedangkan Mei Lin sendiri, dia juga telah selesai mengonsumsi keseluruhan pil itu, dan sekarang tingkat kultivasinya berada di Rana reinkarnasi ☆11.


Dimana hal itu merupakan peningkatan yang sangat drastis, karena diawal dia berada di rana Kematian tingkat menengah.


Yan Liyan tampak kebingungan ketika melihat hal tersebut, karena dirinya tidak mengalami peningkatan seperti itu.


[Hal itu disebabkan Sekarang ini empat tubuh tuan mulai menyerap semua sumberdaya yang tuan konsumsi untuk meningkatkan kekuatan dari 4 tubuh itu masing-masing.]


[Tapi tuan tenang saja, dikarenakan hal itu sama sekali tidak berpengaruh pada kekuatan tuan, karena sekarang ini tuan dapat mengalahkan seorang dengan rana kultivasi Dewa tingkat menengah, dengan sedikit usaha.]


Yan Liyan akhirnya mengerti ketika mendengar penjelasan dari sistemnya.


"Sebaiknya sekarang kita pergi ke kota terdekat untuk mencari informasi dan juga siapa tahu kita akan mendapatkan keberuntungan lain disana." Mei Lin memberi saran pada Yan Liyan.

__ADS_1


"Kota?" Yan Liyan terkejut ketika mendengar ucapan dari Mei Lin, karena tadinya dia hanya menganggap jika dimensi tempat mereka berada saat ini hanya ada hutan belantara yang dihuni oleh ras phoenix api di dalamnya.


__ADS_2