SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Berakhirnya Perang


__ADS_3

Xiao Yi, Han Guang, Yun Zu, Dan Yin Su yang mendengar perkataan dari Yan Liyan hanya terdiam.


Mereka sangat tahu jika memang dari awal semua ini adalah kesalahan mereka dan mungkin hal yang mereka alami saat ini merupakan akibat dari perbuatan mereka sendiri.


"Yan Liyan apa kau benar-benar serius akan melupakan kami? Bukankah semua ini berjalan begitu singkat. Apa kau tidak mempunyai niatan untuk memulai semua dari awal" Suara Yin Zu terdengar untuk memastikan perkataan Yan Liyan tadi.


"Apa perkataanku tadi tidak terdengar serius? Dan ya kau benar, jika semua ini berjalan dengan singkat, tapi itu juga merupakan kesalahan kalian sendiri. Mendengar perkataan mu untuk memulai dari awal membuatku sangat jijik akan ketidak tahu maluan kalian. ucap Yan Liyan dengan tatapan merendahkan.


"Aku berharap kalian dapat menjalani kehidupan yang kalian inginkan." setelah mengucapkan kata-kata itu. Yan Liyan kemudian berjalan menuju kearah ibunya.


Wuss!


Wuss!


Muncul sosok pemuda yang menunduk dihadapkan ibu Yan Liyan, pemuda tersebut adalah Huan Zu


"Semuanya telah selesai Yang Mulia. Seluruh perajurit gagak darah iblis beserta para jendral mereka telah dimusnahkan." ucapnya dengan hormat diikuti 50 perajurit yang satu persatu muncul lalu menunduk di hadapan ibu Yan Liyan.


"Kerja bagus. Sekarang kalian bisa kembali. Aku akan mengurus beberapa hal di tempat ini terlebih dahulu."


Huan Zu hanya mengangguk karena dia mengerti jika pemimpin mereka ingin menghabiskan waktu dengan anaknya.


"Baik, Aku mengerti."


Setelah itu, Huan Zu kemudian membuka celah dimensi menuju kearah pulau tersembunyi dan setelah itu dia masuk bersama 50 perajurit lainnya.


Wuss!


Wuss!


Kini 7 sosok muncul di hadapan Yan Liyan. Sosok itu merupakan pemimpin tiga ras utama, dua pemimpin rasa Phoenix dan dua bawahan Yan Liyan.


"Perang telah berakhir dan kemenangan dirai oleh aliansi 4 ras berkat bantuan dari peraju-perajurit misterius yang muncul secara tiba-tiba." Chi Ziran mengatakan keadaan yang terjadi dimendan perperangan.


"Ya. Aku tahu itu. Dan Syukurlah karena kemenangan dapat dirai serta kalian juga tidak mengalami luka yang terlalu parah." ucap Yan Liyan kemudian memandang lagi kearah Chi Ziran.


"Berapa banyak perajurit aliansi 4 ras yang gugur dalam perperangan ini?"


"Jumlah perajurit yang gugur adalah 1000. kebanyakan mereka berasal dari ras manusia dan iblis, mereka mati diakibatkan oleh serangan dasyat sehingga membuat mereka mati seketika.

__ADS_1


Berkat cairan penyembuhan yang diberikan oleh Bing Hua kepada kami, jumlah korban bisa ditekan. Jumlah 1000 perajurit yang menjadi korban dalam perperangan besar ini bisa dibilang jumlah yang sedikit." ucap Chi Ziran dan diangguki oleh yang lain.


Melawan perajurit gagak darah iblis yang berjumlah 30 jt yang masing-masing berada di tingkat Elemen keatas dan hanya memakan 1000 korban di pihak mereka merupakan sebuah keajaiban.


"Liyan'gege, siapa dia?"


Suara Xian Ran memanggil Yan Liyan dengan lembut setelah itu dia berjalan menuju Yan Liyan dan memeluk lengannya dengan erat.


7 sosok yang melihat dan mendengar tindakan dan perkataan dari Xian Ran menjadi sangat terkejut. Mereka tidak menyangaka jika sosok yang terkenal akan sifat yang acuh terhadap laki-laki melakukan tindakan seperti itu.


"Sungguh diluar dugaaan." ucap Zi Mo yang terkejut dengan tindakan Xian Ran.


"Kau benar, Aku tidak pernah menyangka jika hati dari pemimpin ras elf akan luluh pada seorang pemuda dan pemuda itu berasal dari ras manusia. Sungguh hal yang membanggakan buat kami." ucap Xuan Wu dengan penuh kebanggaankebanggaan karena salah seorang yang berasal dari ras nya dapat menaklukan hati pemimpin ras Elf itu.


Sedangkan dua pemimpin ras Phoenix Hanya menggeleng ketika melihat tindakan dari Xian Ran.


"Hei, Sebaiknya kau mencari seorang kekasih juga. Apa kau tidak bosan hidup sendirian? atau apa kau ingin menjadi per.... tua."


"Kau mengerti maksud perkataaaku bukan?" Xiu Lan berkata dengan nada mengejek terhadap Chi Ziran.


"Katakan sekali lagi, maka jangan berharap aku akan mengampuni nyawamu. " Dengan ekpresi dingin Chi Ziran memunculkan sebuah belati es dari tangannya dan kemudian menempelkanya pada leher Xiu Lan.


"Eh, aku hanya bercanda. Sungguh! aku tidak berniat untuk mengejekmu."


Chi Ziran berdecak kesal dan kemudian menurunkan belatinya dari leher Xiu Lan.


Sedangkan Bing Hua yang melihat tindakan dari Xian Ran langsung mendekat kearah Yan Liyan dan dengan maku-malu dia juga memeluk lengan kanan kekasihnya itu.


Sehingga kini kedua lengan Yan Liyan dipeluk oleh dua sosok wanita yang sangat cantik.


"He... ternyata aku mempunyai dua menantu. Kau memang anak yang nakal Yan Liyan. Siapa yang mengajarimu melakukan ini? seingatku Ayahmu merupakan orang yang sangat setia apa lagi ibu mu, jadi ini tidak mungkin sifat turunan dari ayah mu." Ibu Yan Liyan memandang Menantu keduanya itu dengan teliti.


"Ras elf ya? Tidak terlalu. buruk. Aku harap kau tidak akan pernah menghianati Yan Liyan, jika kau menghianatinya maka kau akan tahu sendiri akibatnya." ibu Yan Liyan menyeringai dan memberikan aura tekanan intimidasi pada Xian Ran.


"Ba-baik aku mengerti."


"Huft, baiklah. Sepertinya urusanku di tempat ini telah selesai." gumamnya sambil melirik kearah 5 dewi yang masuk ke dalam ruang dimensi.


Yan Liyan mengangguk karena dia sangat mengerti dengan maksud perkataan ibunya itu.

__ADS_1


"Setelah urusanmu selesai, kau harus pergi ke pulau tersembunyi. Ada sesuatu yang ingin ibu bicarakan denganmu."


"Baik. Aku akan mencoba mengingatnya."


"Kau harus mengingatnya, jika tidak aku akan mengingatkanmu dengan paksa." ucap Ibu Yan Liyan dengan nada yang mengancam.


"Ba-baik, Aku mengerti ibu." ucap Yan Liyan dengan ketakutan. Dia benar-benar sangat takut dengan ibunya itu.


"Hmm.. Aku akan menunggumu Liyan'er." ucapnya memngelus rambut putih Yan Liyan dengan senyuman tulus seorang ibu kepada anaknya.


Yan Liyan hanya pasrah ketika diperlakukan seperti itu oleh ibunya di depan 7 sosok di depannya. Dia merasa sekarang wibawanya sebagai pemimpin sudah runtuh. Yan Liyan bahkan mendengar suara tawa kecil dari Jiu Wei.


Meskipun suara tawa itu sangat kecil, tapi Yan Liyan dapat mendengarnya dengan jelas.


"Baiklah, sampai jumpa nanti." Ibu Yan Liyan membuka celah dimensi lalu masuk kedalamannya.


Setelah kepergian dari Ibu Yan Liyan...


Pfft...


Hahahahah!


Jiu Wei tertawa dengan sangat keras setelah beberapa lama dia berusaha untuk menahanya.


"Ada apa denganmu Jiu Wei?" tanya Mei Lin. sebenarnya dia sangat tahu kenapa Jiu Wei tertawa namun dia ingin mendengarnya secara langsung.


"Hei, Mei Lin. Sosok yang telah menjadi tuan kita dan terkenal akan wibawa dan kharismanya serta kekuatan yang hebat ternyata dia hanya seorang anak yang sangat manjah kepada ibunya.


Oh, Apa sekarang kita menyebutnya dengan sebutan anak ma..


Wuss!


Boomm!


Sebelum Jiu Wei menyelesaikan kata-katanya. Dia terlempar sangat jauh akibat Yan Liyan yang menggunakan segel ikatan jiwa.


"Itu pelajaran untukmu Jiu Wei agar kau tidak menghina tuan mu lagi."


Mei Lin menertawakan Jiu Wei dalam hati akan kebodohanya untuk mencoba bermain-main dengan api.

__ADS_1


[DING...


__ADS_2