SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Kondisi Langka?


__ADS_3

Setelah Yan Liyan selesai makan....


Dia memandang Xue Lin sebentar lalu menghela nafas tidak semudah yang dia pikirkan untuk melupakan kejadian tadi.


"Mm... bagaimana rasa dari makanan itu?" Xue Lin bertanya untuk mengurangi suasana canggung diantara mereka berdua.


"Rasanya lumayan."


"Lumayan..?" Xue Lin kebingungan dengan ucapan dari Yan Liyan karena dia berpikir makanan itu merupakan makanan terbaik dari kekaisaranya dan Yan Liyan menyebut rasanya lumayan.


Hal itu sedikit menghina makanan dan kerja keras Xue Lin dalam membuat makanan itu tapi dia hanya tersenyum mencoba memahami sifat dari Yan Liyan.


Sedangkan Yan Liyan dia berbicara seperti itu karena sangat menyukai makanan yang dibuat oleh Bing Hua menggunakan resep dari kedai ibu Zu'er yang merupakan makanan kesukaanya.


Sebenarnya makanan yang disiapkan oleh Xue Lin sangat enak tapi tetap saja selera dari masing-masing orang itu berbeda.


"Aku akan beristirahat terlebih dahulu sedangkan untukmu memilih kamar mama saja yang kau inginkan tapi aku peringatkan untuk tidak pergi kelantai atas.." Yan Liyan berbicara seperti itu karena dilantai atas merupakan kamar para bawahannya.


Dan mereka sedang berkultivasi jadi tidak bisa diganggu dan jika Xue Lin memasuki kamar dari salah satu bawahanya maka...


Yan Liyan tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya tapi yang pasti hal itu bukan merupakan hal yang baik.


Dan ditambah Jika dia memasuki kamar Xiao Yi dan Bing Hua, Yan Liyan sangat ragu Jika Xue Lin akan selamat dari salah satu bawahanya yang berdarah dingin itu.


Sedangkan Xue Lin dia hanya mengangguk tidak terlalu memperdulikan perkataan dari Yan Liyan karena menurutnya hal itu merupakan hal yang wajar-wajar saja jika seorang pelayan tidak diperbolehkan untuk tidur dilantai atas kastil atau istana karena biasanya lantai atas merupakan tempat untuk pemilik kastil.


Yan Liyan lalu pergi ke kamarnya untuk beristirahat begitupun dengan Xue Lin dia juga pergi ke kamar untuk beristirahat.


Pagi harinya.....


Yan Liyan berjalan menuju kearah kedai untuk menemui Zu'er diikuti oleh Xue Lin dibelakangnya.


Sebenarnya dia melarang Xue Lin untuk mengikuti dirinya hal itu disebabkan suatu alasan yaitu dia tidak ingin diikuti oleh orang yang sangat merepotkan yang kemungkinan akan mempersulitnya nanti.


Tapi Xue Lin tetap memaksa untuk ikut dengan Yan Liyan disebabkan dia sangat penasaran dengan apa saja kegiatan yang sering Yan Liyan lakukan setiap harinya sekaligus untuk melihat-lihat lebih jauh dari wilayah yang indah ini.


Sesampainya di depan kedai...


Yan Liyan melihat Zu'er dan ibunya sedang duduk dikursi meja makan terlihat mereka sedang menunggu seseorang tentu saja Yan Liyan tahu siapa siapa mereka tunggu itu.


Yan Liyan lalu berjalan kearah mereka berdua.

__ADS_1


"Kakak tampan..." ucap Zu'er dengan sedikit tegang diwajahnya.


Yan Liyan yang mengerti dengan hal yang terjadi padaZu'er hanya tersenyum kepadanya lalu duduk di depan mereka berdua.


"Jadi apa tujuanmu untuk melatih anaku menjadi seorang kultivator, anak mudah?" tanyanya langsung pada intinya dia tahu dari anaknya jika Yan Liyan tidak suka untuk berbasa-basi.


"Zu'er mempunyai impian untuk menjadi Alchemist dan aku selalu mendukung impiannya itu dengan memberinya buku Alchemist dan sumberdaya karena dia sangat berbakat.


Tapi aku tidak ingin jika dia dimanfaatkan oleh orang lain dimasa depan nanti jadi aku ingin jika Zu'er untuk menjadi seorang kultivator untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang terdekatnya." Jelas panjang Yan Liyan pada ibu Zu'er.


Ibu Zu'er yang mendengar itu hanya mengangguk walaupun dia merupakan warga biasa tapi dia sangat tahu dengan dunianya ini.


Yang lemah akan selalu dimanfaatkan oleh yang kuat jika menolak maka nyawa taruhanya.


"Baiklah aku ingin kau untuk melatihnya dengan baik tapi ingat..!! jangan sampai latihannya itu menghabiskan masa kecilnya aku ingin agar Zu'er tumbuh dengan normal seperti anak-anak lainnya walaupun dia tidak mempunyai teman tapi setidaknya dia bisa bahagia dimasa kecilnya."


Ucapnya sambil mdmbelai rambut Zu'er penuh kasih sayang karena dia tidak pernag menyangka jika anaknya yang merupakan seseorang kutu buku itu akan berlatih menjadi seorang kultivator.


Yan Liyan mengangguk ketika mendengar perkataan dari Ibu Zu'er karena mengerti dengan kekhwatiranya.


Sedangkan Xue Lin yang melihat mereka dari tadi hanya terdiam dan memperhatikan mereka dalam diam walaupun dia sangat penasaran tapi dia menahan diri untuk tidak bertanya.


"................"


Terlihat raja iblis sedang melakukan semacam ritual dengan pola ukiran besar yang berada tepat dibawah kaki dari iblis itu.


Pola itu berbentuk tanduk iblis berwarna hitam dengan disetiap garis dari pola tanduk itu berwarna merah darah.


Raja iblis itu lalu menyayat tanganya sendiri membiarkan darahnya mengalir dan menetes pada pola itu.


Wusss.....


Secara tiba-tiba Pola tanduk iblis itu bercahaya terang berwarna merah darah tapi tidak lama kemudian cahaya itu meredup lalu menghilang secara perlahan.


Raja iblis yang melihat hal itu hanya terdiam.


"Cih... sudah aku duga jika darahku saja tidak akan cukup untuk melakukan hal ini tapi mungkin aku bisa melakukan cara itu." gumamnya dengan senyuman mengerikan diwajahnya lalu menghilang dari tempat itu.


"................."


Pada sore hari......

__ADS_1


Yan Liyan sekarang ini dia sedang mengawasi Zu'er yang sedang duduk berposisi lotus setelah Yan Liyan menjelaskan dasar-dasar untuk menjadi seorang kultivator.


"Mm... Apa yang sebenarnya kau pikirkan aku sama sekali tidak bisa menebak jalan pikiranmu itu." ucap Xiao Yi keheranan sekaligus penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Yan Liyan.


Melalatih seorang warga biasa untuk menjadi seorang kultivator..? pasti Yan Liyan mempunyai tujuan dan harapan khusus untuk melakukan hal itu tapi apa tujuanya..? dan apa yang Yan Liyan harapkan darinya..?


Memikirkan hal itu membuat Xue Lin benar-benar sangat bingung.


"Sebenarnya aku juga tidak tahu dengan apa yang aku pikirkan aku melakukan hal ini karena hanya mengikuti instingku saja tapi untuk masalah akibat baik atau buruk dari apa yang aku lakukan ini..? biarkan waktu saja yang akan menjawabnya."


Ucap Yan Liyan tersenyum tipis ketika melihat Qi yang terkumpul pada Zu'er tapi sayangnya dia tidak menyadari hal itu.


"Cukup...!!"


Zu'er yang mendengar ucapan dari Yan Liyan langsung berhenti dan membuka matanya.


"Kita akhiri saja latihan hari ini kau juga telah berkerja dengan sangat keras jadi kau perlu beristirahat dengan cukup." ucap Yan Liyan yang tidak ingin Zu'er berlatih terlalu keras.


Zu'er yang mendengar itu hanya mengangguk lalu berdiri dari posisi lotusnya.


Setelah itu mereka bertiga pergi menuju kedai untuk mengantar Zu'er pulang.


Zu'er tidak terlalu banyak bertanya tentang Xue Lin hal itu karena dia belum mengetahui semua hal tentang Yan Liyan jadi dia hanya diam dan memperhatikan saja.


"............."


10 hari berlalu....


Kegiatan Yang dilakukan oleh Yan Liyan hanya seperti biasa melatih Zu'er dia juga tidak lupa untuk berkultivasi di dalam ruang invetory untuk meningkatkan kultivasinya walaupun sangat lambat tapi lebih baik daripada tidak sama sekali .


Hal itu dikarenakan saat ini dia tidak mempunyai sumberdaya yang berguna untuknya dan jika dia berkultivasi secara normal maka hal itu sama sekali tidak akan berguna baginya karena Qi yang berada Dialam tingkat menengah sudah tidak berguna lagi untuk meningkatkan kultivasinya.


Da Saat ini Yan Liyan sedang duduk di bangku taman pribadinya.., sedangkan Xue Lin duduk ditepi telaga bersama dengan binatang kontraknya.


Tidak lama kemudian Yan Liyan tersenyum ketika merasakan aura yang kuat yang berada diatas kastil dan aura keberadaan itu semakin mendekat kearahnya.


'Sepertinya mereka telah menyelesaikan kultivasinya.'


Wusss....


Wusss....

__ADS_1


Muncul para bawahannya lalu menunduk di depan Yan Liyan.


'Mereka memang tidak mengalami petir kesengsaraan ketika menembus ranah stengah dewa apa hal itu merupakan kondisi langka bagi sebagian kultivator..?' batinnya dengan ekspresi rumit.


__ADS_2