
sesampainya Yan Liyan dan para bawahanya disebuah mansion sederhana yang sedikit jauh dari keramaian yang menjadi tempat yang sangat disukai oleh Yan Liyan.
mereka langsung masuk kedalam mansion itu untuk beristirahat sedangkan Yan Liyan..
dia hanya berdiam diri diluar memandang indahnya langit malam yang sudah menjadi kebiasaanya setiap malamnya.
"Ling dan Xia..., waktu satu minggu dan wilayah yang penuh dengan sumberdaya."
"apa yang harus aku lakukan dengan semua hal itu.?" gumam Yan Liyan kebingungan sebenarnya dia memikirkan hal ini setelah mendapatkan informasi itu.
haya saja dia ingin terlebih dahulu mencari sesuatu yang menarik dipasar gelap.
Yan Liyan yang tadinya kebingungan tiba-tiba tersenyum ketika terlintas sebuah ide yang membuatnya tersenyum tipis.
Yan Liyan kemudian menyusun rencana untuk meningkatkan keberhasilan dari idenya itu.
pagi harinya.....
tanpa sadar Yan Liyan tertidur di halaman mansion akibat tadi malam kelelahan berpikir.
para bawahannya yang melihat itu hanya menggeleng dan membiarkan Yan Liyan tetap seperti itu karena tidak berani membangunkanya..... tapi...
"kakak Liyan, kenapa kau tidur disini.? apakah tempat tidur di dalam mansion tidak terasa nyaman..?"
tanya Xiao Yi dengan suara keras sehingga membangunkan Yan Liyan dari tidur nyenyaknya.
"hm.. ada apa adik Yi kenapa kau membangunkanku dengan cara seperti itu..?"
tanya Yan Liyan dengan keadaan dalam mengembalikan keadaanya setelah tertidur dengan sangat lelap semalam.
"kenapa kakak Liyan tidur dihalaman mansion..?" Xiao Yi kembali bertanya.
Yan Liyan yang mengingat kejadian semalam dan suatu hal yang membuatnya sangat kelelahan sehingga tertidur hanya menghela nafas.
"huh... sebenarnya tadi malam aku ingin menyaksikan gerhana bulan darah tapi aku ketiduran sebelum gerhana itu muncul." ucap Yan Liyan mencari alasan.
Xiao Yi yang mudah percaya dengan perkataan Yan Liyan hanya menganggukan kepalanya.
__ADS_1
sedangkan para bawahan Yan Liyan yang lain hanya terdiam ketika melihat Xiao Yi yang dengan mudahnya di bohongi oleh Yan Liyan.
Yan Liyan kemudian melihat para bawahannya yang memandang mereka berdua dari tadi.
"aku punya tugas untuk kalian dan tugas ini sangat sulit dan jika ada yang melakukan satu kesalahan dalam tugas ini."
"maka semua rencana yang telah aku buat semalaman akan terancam gagal." ucap Yan Liyan dengan ekspresi serius memandang para bawahannya.
"kami akan melakukan tugas yang tuan berikan dengan baik dan kami juga tidak akan mengecewakan tuan.." ucap mereka sambil membukuk didepan Yan Liyan.
"kalian memang tidak akan pernah mengecewakanku tapi jika kalian gagal kalian akan merasa kecewa pada diri dan kelemahan kalian sendiri." ucap Yan Liyan dengan ekspresi rumit.
"baiklah... tugas kalian adalah tugas Penyusupan dengan cara menyamar sebagai pembunuh bayaran atau mata-mata kekaisaran Xia dan Ling."
"selain itu.., kalian juga harus mencari informasi tentang semua hal penting yang mereka lakukan dalam perencanaan perang maupun segala bidang kekaisaran."
Yan Liyan kemudian mengeluarkan 4 jubah berwarna hitam dan topeng merah dengan tanduk iblis.
"topeng itu bernama topeng iblis fungsinya dapat berubah bentuk warna dan ukuran layaknya kamuflase kalian bisa menyamar mengikuti penampilan orang yang kalian inginkan."
"dan jubah itu sama seperti milik Bing Hua menghilangkan aurah keberadaan dan juga menutupi identitas kalian dari musuh yang mempunyai kemampuan khusus."
para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk tapi Yan Lin masih terlihat sangat kebingungan.
"bagaimana caranya kami menyusup kedalam kekaisaran.?"
"tidak mungkin kekaisaran akan menerima orang yang tidak diketahui identitasnya saat memasuki wilayah kekaisaran apalagi di dalam keadaan diambang perang seperti ini." ucap Yan Lin.
"yang kau katakan memang benar tapi disaat seperti inilah setiap kekaisaran mengirim mata -mata untuk mencari informasi tentang musuh."
"oleh karena itu kalian harus mencari dan membunuh mata-mata itu untuk menyamar sebagai mereka lalu menyusup dikekaisaran menggunakan identitas mereka."
"seharusnya kalian dapat membedakan gerak-gerik dari seorang mata-mata"
"kalian mengerti dengan maksudku bukan..?"
"dan ya..., satu hal lagi jangan menggunakan Elemen yang mencolok seperti Elemen Es dan cahaya dalam pertarungan untuk menjalankan misi yang diberikan oleh mereka, gunakan saja kemampuan bersenjata yang kalian miliki terutama senjata belati."
__ADS_1
"dan jika kalian ada di dalam situasi yang berbahaya kalian hancurkan saja topeng itu."
"semalam aku telah membuat sebuah formasi teleportasi pada topeng itu yang mengarah kearah mansion ini ketika kalian menghancurkanya." Yan Liyan menjelaskan semua rencananya pada mereka.
sedangkan Xiao Yi mengerutkan keningnya ketika dia tidak pernah mendapatkan tugas dari Yan Liyan.
"kakak Liyan kenapa aku tidak apa aku mempunyai suatu tugas yang harus aku lakukan..?" tanya Xiao Yi.
"oh.. adik Yi aku mempunyai tugas khusus untukmu.." ucap Yan Liyan yang membuat Xiao Yi tersenyum.
"tugasmu adalah mencari misteri lain dari wilayah yang di perebutkan oleh dua kekaisaran itu."
"karena menurutku bukan hanya batu Qi dan bijih besi saja yang membuat dua kekaisaran sampai ingin melakukan perang besar dan terbuka seperti itu."
"dan juga kau akan ditemani oleh Mei Lin untuk melakukan tugasmu." ucap Yan Liyan yang membuat Xiao Yi tersenyum.
"ingat ini.. dengan baik.. keselamatan kalian yang paling penting jika kalian berada disituasi terdesak atau kalian dicurigai oleh seseorang langsung saja hancurkan topeng itu." ucap Yan Liyan dengan tegas pada mereka.
para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu memakai barang pemberian Yan Liyan dan melesat menghilang dari tempat itu.
"Jiu Wei lindungi mereka maksudku lindungi Han Guang dan Yan Lin meskipun aku yakin mereka bisa melakukan tugas yang telah aku berikan tapi tetap saja mereka tidak mempunyai pengalaman dalam hal seperti itu." perintah Yan Liyan Jiu Wei.
Jiu Wei yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat mengikuti mereka berdua.
sedangkan Yan Liyan mengeluarkan Mei Lin dalam ruang invetory sistemnya.
"Mei Lin kau akan menemani Xiao Yi dalam menjalankan tugasnya untuk mencari sesuatu di wilayah yang menjadi perebutan dua kekaisaran."
"berdasarkan informasi.., wilayah itu tidak berpenghuni jadi seharusnya kau bisa melakukan apapun disana."
Mei Lin yang mendengar itu hanya mengangguk lalu terbang kebahu Xiao Yi.
Xiao Yi tersenyum ketika Mei Lin mendarat di bahunya setelah itu dia menghilang dari tempat itu dengan langkah bayanganya.
sedangkan Yan Liyan terlihat sedang memikirkan sesuatu lalu kembali serius ketika mengingat suatu hal.
"aku harus mencari informasi tentang organisasi yang kemarin dibicarakan oleh pria kekar dipasar gelap itu."
__ADS_1
"mungkin saja itu adalah sesuatu yang menarik tapi sebelum itu aku harus mempunyai pengaruh terlebih dahulu didalam kekaisaran Ling ini." gumam Yan Liyan lalu menghilang dari tempat itu.