SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Terbebas Dari Hukuman


__ADS_3

Yan Liyan dan yang lain mengeluarkan sebuah batu berbentuk segi tiga dari dalam cincin penyimpanan mereka masing-masing.


Setelah itu mereka bertiga mengalirkan Qi kedalam batu berbentuk segitiga tersebut.


Wusss...


Muncul cahaya berwarna biru terang, ketika mereka memasukkan Qi ke dalam batu berbentuk segi tiga itu.


Kemudia cahaya berwarna biru itu, menyelimuti mereka berempat, lalu menghilang dari tempat itu.


Mereka berempat telah berada di dalam bangunan, dan cahaya yang menyelimuti mereka, secara perlahan menghilang.


Yan Liyan dan yang lain berjalan menuju kearah pelayan, yang memberikan misi kepada mereka tadi.


Sesampainya di tempat pelayan pemberi misi.


"Misi kami telah selesai."


Yun Zhi lalu mengeluarkan 6 bangkai kadal kamuflase dari dalam cincin penyimpananya.


Pelayan itu sangat terkejut ketika hal itu, tentu saja dia sangat tahu kemampuan yang dimiliki oleh Binatang tingkat mistik tersebut.


"Ba-bagaimana kalian dapat membunuh binatang...


Ucapan pelayan itu, terhenti ketika melihat Yan Liyan berada di belakang mereka.


Tapi, itu masih saja tetap aneh.


bagaimana bisa pemburu pemula melakukan hal tersebut?


"Apa kau yang membantu mereka?" tanya pelayan itu, untuk memastikan.


Yan Liyan hanya mengangguk ketika mendengar pertanyaan dari pelayan itu.


"Ya. Aku merupakan kakak dari salah satu tiga anak ini, Apa seseorang seperti ku dilarang untuk menemani dan membantu adikku sendiri."


Pelayan itu menggeleng ketika mendengar pertanyaan Yan Liyan.


"Sama sekali tidak, Selama kau tidak mempunyai plakat yang lebih tinggi dari mereka, maka kau bisa menemani mereka berburu untuk setiap saat."


Pelayan itu menjelaskan peraturan yang berlaku, Sebenarnya peraturan tersebut sangat adil namun memiliki banyak sekali celah.


"Apa hanya ini saja?"


Pelayan melihat benda yang dikeluarkan oleh Yun Zhi, seperti ada sesutu yang kurang yang terdapat dalam misi.


Yun Zhi yang mendengar itu, langsung menoleh kearah Yan Liyan.


Yan Liyan hanya mengangguk, lalu mengeluarkan 10 tanaman racun jiwa.


Pelayan yang melihat hal itu, langsung memasukan tanaman racun jiwa ke dalam cincin penyimpananya.


Hal itu dilakukan agar menghindari penyebaran racun dari tanaman tersebut.


Pelayan itu tersenyum, lalu mengeluarkan 250 kristal Qi tingkat tinggi dari dalam cincin penyimpananya.


"Ini adalah bayaran atas misi yang telah kalian selesaikan."

__ADS_1


Yun Zhi mengangguk, lalu menaruh 200 Qi di dalam cincin penyimpananya.


Mereka berempat lalu pergi, keluar dari dalam bangunan itu.


Di perjalanan....


Yun Zhi membagi rata bayaran dari misi yang baru saja mereka selesaikan.


Yan Liyan mendapatkan 100 kristal Qi tingkat tinggi, karena dia yang sangat berperan penting dalam misi tadi.


Sedangkan sisanya, mereka bertiga membaginya secara adil.


Sebenarnya Yan Liyan tidak ingin menerima kristal Qi itu, namun jia Dia tidak menerimanya maka hal tersebut dapat menyebabkan mereka akan mencurigai dirinya.


"Hei!! Apa kalian tidak ingin memberikan sebuah nama untuk binatang kontrak baru kalian?"


Yan Liyan melihat kearah tiga binatang tingkat suci yang sedang duduk diatas bahu tuan mereka masing-masing.


Mereka telah menghilang aura binatang suci yang mereka miliki, Sehingga tiga binatang suci terlihat seperti binatang buas biasa.


Hal itu bertujuan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, miasalnya... Ada seorang manusia yang iri terhadap tuan mereka karena memiliki binatang kontrak tingkat suci di umurnya yang masih terlalu muda, dan setelah itu Dia akan merencanakan sesuatu yang buruk.


Hal-hal seperti itu bisa saja terjadi. Terkadang kecemburuan berlebihan atas sesuatu dapat mengakibatkan sesuatu yang buruk.


Sedangkan Ling Fang memandang kearah harimau putih, ketika mendengar ucapan dari Yan Liyan.


"Nama Ya...?


Bagaimana jika Bai Jian? Apa kau menyukainya?"


Harimau putih itu hanya mengangguk.


Harimau putih itu tampak senang ketika Ling Fang baru saja memberikanya sebuah nama.


"Bagaimana dengan Kalian berdua?" Yan Liyan menoleh kearah Yun Shan dan Yun Zhi yang kebingungan tampak berpikir dengan sangat keras.


"Tidak, sebaiknya untuk nama binatang kontrak milikikku, akan kupikirkan dengan sangat baik." Yun Zhi memeluk serigala yang tampak mungil itu dengan sangat erat.


Yun Zhi tidak mau terlalu terburu-buru untuk memberikan nama pada serigala itu, karena menurutnya nama dari binatang kontraknya merupakan sesuatu hal yang sangat penting, jadi dia harus memikirkannya dengan baik.


Begitu pun dengan Yun Shan, yang memikirkan hal yang sama dengan Yun Zhi.


Tidak lama kemudian....


Mereka bertiga telah sampai di persimpangan jalan, Yun Zhi dan Yun Shan berjalan lurus, sedangkan Yan Liyan dan Ling Fang berjalan menyusuri lorong.


Ya.. Mereka mempunyai arah jalan rumah yang berbeda.


Sesampainya Ling Fang dan Yan Liyan di rumah....


Ling Fang langsung membuka pintu.


Tubuh Ling Fang bergetar ketika melihat Kakaknya sedangkan duduk di kursi meja makan.


Dia sangat tahu, apa hukuman yang akan dia terima, jika dia pulang terlambat. Apalagi pulang sampai larut malam seperti ini.


Ya.. Dia pasti diomeli selama beberapa jam, Jika Ling Fang bisa memili antra dimarahi oleh kakaknya dan dipaksa berlatih selama seharian penuh

__ADS_1


Maka dia akan lebih suka dipaksa berlatih selama satu hari penuh, daripada mendengar ocehan kakaknya selama beberapa jam.


"Kakak... Aku..


"Cukup! Aku sudah tahu, lagipula tidak mengapa jika kau tetap bersamanya." Ling Yun lalu menoleh kearah Yan Liyan.


"Maaf! jika adikku merepotkan mu."


"Tidak mengapa, lagipula Aku mendapatkan sesuatu yang menarik, ketika menemani adik mu ini." Sesuatu yang menarik yang dimaksud oleh Yan Liyan adalah tentang brung gagak darah iblis.


Ling Fang menghelah nafas lega, ketika mendengar perkataan dari kakaknya, yang berarti dia telah terbebas dari hukuman.


Ling Fang dan Yan Liyan lalu duduk diatas kursi meja makan, berhadapan lanhsung dengan Ling Yun.


"Dimana Kekasihmu itu?" Ling Yun kebingungan ketika tidak melihat keberadaan Bing Hua dari tadi.


"Ah, Dia...


Yan Liyan berdiri lalu sedikit menjauh dari tempat itu, lalu membuat segel tangan.


Wusss....


Bing Hua muncul di depan mereka bertiga.


"Hmm Ruang jiwa ya?" Ling Yun sedikit terkejut ketika melihat Yan Liyan mengeluarkan Bing Hua dari dalam ruang jiwanya.


Sebenarnya keberadaan ruang jiwa di Alam Tingkat Tinggi tidak begitu istimewa, namun ruang jiwa yang dapat menampung mahkluk hidup di dalamnya, itu baru sedikit istimewa.


Sebenarnya Ada beberapa orang yang dapat melakukan hal itu, tapi tidak terlalu banyak, itupun hanya menampung mahkluk hidup dalam jumlah yang sangat terbatas.


Bing Hua yang baru saja keluar dari dalam invetory, langsung berjalan menuju Ling Yun.


"Aku tidak menyangka jika kau sampai sebegitunya tidak ingin berpisah dengan kekasih mu, sehingga kau masuk kedalam ruang jiwanya." ucap Ling Yun dengan sedikit menggoda.


Bing Hua tersenyum malu ketika mendengar perkataan dari Ling Yun.


"Ya. Kami berdua akan memasak terlebih dahulu, Dan ya...


Ling Yun menoleh kearah adiknya.


Ling Fang yang mengerti dengan maksud tatapan kakaknya itu, kembali menghela nafas.


Ling Fan Lalu mengeluarkan 50 kristal Qi tingkat tinggi dari dalam cincin penyimpananya, dan memberikanya pada kakaknya itu.


Ling Yun tersenyum lalu mengambil semua kristal Qi itu.


"Bagus! asal kau tahu saja, jika ini demi kebaikan mu sendiri, agar kau tidak membelikan barang yang sama sekali tidak bermanfaat."


Yan Liyan yang melihat itu, ikut mengeluarkan 100 kristal Qi dari dalam cincin penyimpananya.


"Itu merupakan bagian bayaran dari misi yang telah aku lakukan, ambilah! untuk memenuhi kebutuhan kita selama satu minggu ke depan."


Ling Yun yang melihat itu hanya tersenyum.


"Baiklah, tapi bukan aku yang akan mengambilnya." Ling Yun lalu menoleh kearah Bing Hua.


Bing Hua yang paham dengan maksud dari Ling Yun hanya mengangguk lalu menerima 100 kristal Qi itu.

__ADS_1


"Terimakasih."


"Hei! kau tidak perlu berterimakasih, karena hal itu, sudah menjadi kewajibanya."


__ADS_2