SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Ruang Dimensi Harta


__ADS_3

Kini Yan Liyan dan para bawahannya sedang berada dilorong ruang Dimensi.


Mereka hanya terdiam ketika melihat pemandangan asing sekaligus menakjubkan disekitar mereka.


Bahkan Xiao Yi yang biasanya sering bertanya, sekarang terdiam Dan memandang disekitarnya dengan lekat.


"Ya... ini agak berbeda dengan waktu itu." gumamnya mengingat ketika mereka memasuki ruang dimensi menuju kealam tingkat menengah.


Tidak lama kemudian, terlihat cahaya terang yang semakin dekat dengan mereka.


Mereka yang melihat itu langsung saja mempercepat kecepatan terbang mereka menuju kearah cahaya itu.


Cahaya itu semakin dekat dan menelan mereka keseluruhan.


Disuatu Padang rumput yang sangat sunyi dan tidak ada tanda-tanda kehidupan di tempat itu tapi tidak lama kemudian secara tiba-tiba terbuka celah Dimensi ditengah padang rumput dan terlihat 7 orang keluar dari dalam celah dimensi itu.


Yan Liyan dan para bawahannya yang baru saja keluar dari celah dimensi.


Setelah mereka keluar, celah dimensi itu langsung menutup.


[Sistem akan dinonaktifakan selama tiga hari karena telah membuka celah dimensi menuju ke alam tingkat tinggi.]


"Eh..." gumam Yan Liyan dengan sangat terkejut.


Sedangkan Jiu Wei yang berada dibahu Bing Hua hanya tersenyum.


"Awalnya aku tidak pernah menyangka jika aku masih bisa merasakan alam yang merupakan tempat tinggalku ini." gumamnya sambil menghirup udara segar.


Sejak awal setelah dia terdampar dialam tingkat rendah dan dijadikan sebagai barang lelang, disaat itulah dia pasrah dengan hidupnya.


Tapi kemudian Yan Liyan datang menjadikanya sebagai binatang kontrak dan memberi harapan baru bagi Jiu Wei.


Para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu ikut juga mengangguk.


"Apa di Alam tingkat tinggi ini kita akan menemukan apa yang kau cari selama ini tuan?" tanya Bing Hua yang sedikit mendengar tentang pembicaraan Xue An dan Yan Liyan sebelum mereka masuk kedalam celah dimensi.


Yan Liyan menggeleng.


"Aku juga tidak tahu." ucapnya sambil melihat kearah matahari yang mulai terbenam.


"Hari ini kita beristirahat terlebih dahulu dan melanjutkan keesokan harinya." ucapnya lalu melesat terbang keatas untuk melihat keadaan.

__ADS_1


Yan Liyan terkejut ketika melihat tempat itu dari atas karena sejauh mata memandang hanya ada hamparan padang rumput yang sangat luas dan hanya beberapa pohon yang tumbuh dengan jarak yang lumayan jauh.


Yan Liyan turun menghampiri para bawahannya.


"Sepertinya tidak ada gua untuk tempat bermalam karena tadi sejauh mata memandang yang aku lihat hanya ada padang rumput."


Ucap Yan Liyan dengan ekspresi rumit sebenarnya mereka bisa saja melanjutkan perjalanan tapi Dia berpikir jika lebih baik untuk beristirahat terlebih dahulu karena suatu alasan yaitu dia tidak tahu pasti kemana mereka akan pergi.


Sementara sistemnya dinonaktifkan selama 3 hari karena konsekuensi telah membuka ruang dimensi menuju alam tingkat tinggi.


Yan Liyan sebenarnya kebingungan dengan itu padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini.


'Sudahlah tidak ada gunanya untuk mengeluh.'


Yan Liyan lalu membuat segel tangan menyelimuti para bawahannya dengan cahaya lalu mereka berenam menghilang dari tempat itu.


Kini ditempat itu hanya ada Yan Liyan dan binatang kontraknya, para bawahannya telah dia pindahkan kedalam ruang invetory sistemnya.


Soal peraturan disana biar Mei Lin yang memberitahu mereka.


Dan juga energi kehidupan disana bisa mengisi Qi mereka dengan cepat yang terkuras ketika saat berada di dalam celah dimensi.


Yan Liyan lalu mengeluarkan kasur tipis menaruhnya diatas padang rumput lalu terbaring disana dengan aray transparan sebagai pelindung dari Hujan atau badai jika hal itu terjadi.


"Ingatlah jika kau merasa sendiri maka lihatlah Bulan atau Bintang maka kau akan merasa sangat tenang, Anakku."


Kata-kata ibunya yang sangat diingat oleh Yan Liyan.


"Apa yang sedang kau pikirkan tuan?" tanya Jiu Wei tiba-tiba yang melihat tuanya seperti sedang memikirkan sesuatu dan juga terlihat kesedihan dimata tuanya itu.


Yan Liyan tidak menjawab pertanyaan dari Jiu Wei sehingga membuat Jiu Wei sangat kesal.


"Apapun yang kau pikirkan, bersedih saja tidak akan menyelesaikan masalahmu." ucap Jiu Wei itu mendengus lalu menutup matanya, Rubah putih itu terbaring tepat disamping Yan Liyan sambil Melilitkan ekornya di tangan Yan Liyan.


Yan Liyan yang merasa tanganya dicekram dengan sangat keras hanya terdiam, dia tahu Jika Jiu Wei memaksanya untuk berbicara tapi...


"Hei Jiu Wei, Apa kau tahu tentang tempat ini?" tanya Yan Liyan mengalihkan pembicaraan dan juga menurutnya Jiu Wei akan tahu meskipun Yan Liyan tidak berharap jika Jiu Wei tahu sedetail mungkin seperti sistemnya.


Jiu Wei mengangguk.


"Kita sedang berada di dalam dimensi Harta, Dimensi ini hanya terbuka selama 2000 tahun sekali jadi bisa dibilang kita sangat beruntung bisa berada ditempat ini." jawab Jiu Wei.

__ADS_1


"Eh.. Dimensi Harta? Bukankah tempat tujuan kita merupakan alam tingkat tinggi?" ucap Yan Liyan dengan kebingungan sekaligus penuh dengan tanda tanya.


"Itu memang benar kita berada di Alam tingkat tinggi, asal tuan tahu saja alam tingkat tinggi dipenuhi berbagai ruang dimensi yang dihuni dengan berbagai macam ras dan salah satu dari ruang dimensi itu adalah dimensi harta." jelas Jiu Wei pada tuanya.


Yan Liyan mengangguk mengerti dengan penjelasan Yan Liyan.


"Ternyata alam tingkat tinggi sangat berbeda dengan alam yang lain." gumamnya.


"Mm... apa kau pernah menjelajahi ruang dimensi ini?" tanya Yan Liyan lagi.


"Pernah, tapi hanya satu kali dan aku hanya mendapatkan satu tanaman herbal yang mampu meningkatkan satu tingkat kultivasiku Hal itu disebabkan aku berada tidak lama ditempat ini karena waktu yang terbatas sebelum pintu dimensi tertutup jadi aku tidak mengetahui semua wilayah yang ada di dalam Dimensi ini."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"Ruang dimensi Harta Ya... aku berharap jika aku dapat mendapatkan suatu keberuntungan didalam dimensi ini." gumamnya lalu Yan Liyan menutup mata tertidur dengan lelap untuk melanjutkan petualangan yang penuh dengan harapan di hari esok.


Pagi harinya....


Yan Liyan membuka matanya, menghilang aray lalu mengeluarkan Elemen air pada suatu wadah dan membasuh mukanya.


Melihat pantulan wajahnya, Yan Liyan hanya tersenyum.


"Aku tidak menyangka jika aku sangat tampan seperti ini." gumamnya.


"Ucapanmu itu terdengar sangat konyol tuan"


Yan Liyan menoleh kearah Jiu Wei.


"Aku mengatakan hal itu bukan tanpa alasan, Bahkan Mei Lin mengakui jika aku ini lebih indah darinya jadi aku pantas untuk membagakan diriku bukan?"


"Cih... terserah tuan saja aku juga tidak menyangka jika burung licik itu mengatakan hal seperti itu." Ucap Jiu Wei yang sangat tahu dengan sifat Mei Lin.


"Lalu bagaimana dengan yang lainya tuan?"


"Hm... aku akan mengeluarkan mereka ketika aku telah keluar dari dimensi ini."


"Kenapa?" Jiu Wei bertanya dengan kebingungan.


"Entahlah, Perasaanku mengatakan akan lebih baik jika aku berjalan sendiri." ucap Yan Liyan sebenarnya dia mempunyai alasan tersendiri.


Yaitu agar para bawahannya dapat berkultivasi menyerap aura didalam invetory sehingga mereka naik ketingkat selanjutnya dengan cepat apalagi Versi sistem baru saja ditingkatkan dan tentu aura didalam invetory semakin pekat.

__ADS_1


"Aneh." gumam Jiu Wei ketika mendengar alasan dari tuanya itu.


Sedangkan Yan Liyan melesat terbang menuju kearah utara untuk mencari harta karun atau barang berharga lainya seperti yang dikatakan oleh binatang kontraknya itu tadi malam.


__ADS_2