
didalam bangunan pusat sekte iblis.....
Bing Hua, Yin Su dan Yin Zu sedang berhadapan dengan 5 tetua didepanya.
sedangkan 5 tetua didepanya menggertakan gigi mereka karena ditekan oleh aura tiga orang gadis didepan mereka.
salah satu tetua rana pertapa suci diantara mereka tersenyum tipis sepeti merencanakan sesuatu.
"lepaskan aura iblis kaliam semua agar tidak tertekan dengan aura mereka bertiga..!!" perintahnya.
4 tetua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"baik kami mengerti." ucap mereka bersamaan.
bagaimanapun tetua yang menyuruh mereka adalah orang yang paling tinggi tingkatan kultivasinya diantara mereka berempat.
kemudian para tetua itu melepaskan energi iblis didalam tubuh mereka.
wusss......
keluar aura berwarna merah darah didalam tubuh para tetua itu.
tidak lama kemudian terjadi ledakan kecil di dalam tubuh mereka secara bersamaan.
Bing Hua yang melihat hal itu sangat terkejut.
"apakah mereka menerobos kerana pertapa suci disaat-saat seperti ini?"
ucapnya kebingungan ketika melihat tingkat kultivasi dari para tetua itu yang meningkat dirana pertapa suci awal.
"tenang saja mereka menerobos secara paksa dan kekuatan mereka juga tidak stabil selain itu tingkat kultivasi mereka hanya bersifat sementara."
"itu dibuktikan tidak adanya petir kesengsaraan yang menyambar mereka." ucap Yin Su.
Bing Hua dan Yin Zu yang mendengar itu hanya mengangguk.
Yin Su kemudian mengalirkan Qi nya dipedangnya sehingga pedang itu mengeluarkan aura yang sangat dingin.
"selesaikan ini dengan cepat jangan sampai kita mengecewakan tuan." ucap Yin Su melesat kearah 5 tetua itu.
Bing Hua dan Yin Zu hanya mengangguk mendengar itu dan mengikuti apa yang dilakukan Yin Su tadi lalu melesat kearah 5 tetua itu.
sedangkan 4 tetua yang merasakan tingkat kultivasi mereka meningkat hanya tersenyum.
"musnahkan mereka..!!" perintah tetua tadi lalu melesat kearah tiga gadis didepanya.
"baik..." ucap 4 orang tetua lalu menyerang dengan senjata mereka masing-masing.
trang....
trang....
trang.....
terdengar suara benturan senjata menggema didalam bangunan itu.
serangan senjata itu juga menyebabkan sebagian bangunan hancur.
Yin Su tersenyum melihat senjata musuh membeku ketika berbenturan dengan senjata mereka.
Yin Su langsung melesat dengan cepat ke salah satu tetua yang terpisah dengan tetua yang lain.
wusss.....
slass....
argkh.....
terdengar suara teriakan ketika Pedang Bulan Es menembus tubuh tetua itu.
__ADS_1
yang kemudian secara perlahan tubuh tetua itu membeku...
tetua yang lain yang melihat itu ingin membantunya tapi langkah mereka terhenti ketika Yin Zu menghadang mereka.
"lawan kalian adalah aku.. kebetulan aku ingin menunjukan kekuatanku juga."
ucap Yin Zu dengan siulet bunga mawar dibelakangnya yang mengeluarkan aura dingin.
para tetua yang merasakan aura dingin dari Yin Zu segera mundur kebelakang.
"ini sudah tidak mungkin lagi untuk kita menang dalam pertarungan ini." ucap salah tetua memisahkan diri dari mereka untuk melarikan diri.
para tetua yang lain yang melihat itu hanya menggertakan gigi.
"dasar bodoh...!! teriak salah tetua yang melihat tindakan bodoh temanya.
sedangkan Bing Hua yang melihat hal itu hanya tersenyum tipis lalu melesat dengan gerakan cepat kearah tetua yang ingin melarikan diri itu.
Wusss........
Bing Hua menghadang langkah dari tetua itu sehingga membuat tetua itu berhenti.
"cih..... dasar pengecut.." ucap Bing Hua dengan sinis lalu menghilang dari tempat itu.
tidak lama kemudian..
slass......
secara tiba-tiba sebuah belati mengenai tubuh tetua itu.
sedangkan Yin Su Yang telah membekukan tubuh tetua yang diserangnya tadi lalu menghancurkanya menjadi serpihan Es.
tiga tetua tersisa yang melihat itu menjadi sangat marah.
"jika seperti ini terus cepat atau lambat kita akan bernasib sama seperti mereka berdua." ucap salah satu tetua.
"kita gunakan saja tehknik terlarang itu." saran tetua rana pertapa suci tadi.
"jika kita mati maka mereka harus ikut mati." ucap salah satu tetua kemudian berpencar membentuk pola segi tiga.
"tehknik terlarang. pemanggilan Iblis."
teriak tiga tetua itu secara bersamaan sambil membuat segel tangan.
Yin Zu yang ingin menghentikan apa yang tiga tetua itu lakukan dihentikan oleh Yin Su.
"jangan bertindak gegabah..." ucap Yin Su menghentikan langkah Yin Su.
"kenapa...?" tanya Yin Zu kebingungan.
wusss.........
tiba-tiba muncul garis berwarna merah darah membentuk pola segi tiga yang dimana sudut dari pola itu terdapat satu tetua.
tidak lama kemudian muncul rune-rune dan huruf-huruf kuno disetiap polah segi tiga itu.
wusss.......
cahaya merah darah melesat kelangit dan menghancurkan seluruh bangunan sekte hingga menjadi serpihan kecil.
argkh....
argkh....
argkh......
teriakan kesakitan tiga tetua yang diserap energi kehidupan mereka ketika cahaya itu melesat kelangit.
tidak lama kemudian cahaya itu mengecil diikuti oleh suara tiga tetua itu yang menghilang.
__ADS_1
terbentuk asap tebal berwarna merah darah disekitar tempat itu.
"Hahahahaha..."
"akhirnya aku bisa berada dialam tingkat rendah ini." ucap suatu sosok dengan suara serak di dalam asap tebal itu.
sosok itu keluar dari asap tebal dan melihat kearah Bing Hua dan yang lain.
"santapan pertamaku di alam tingkat rendah ini." gumam iblis itu tersenyum mengerikan lalu melesat kearah mereka bertiga.
Bing Hua yang melihat itu sangat terkejut.
"kapten iblis ciri-cirinya seperti dibuku yang diberikan oleh tuan beberapa hari yang lalu..."
gumam Bing Hua ketika melihat tanduk iblis itu yang berwarna merah.
Yin Su yang melihat iblis itu hanya tersenyum tipis.
"bukankah saatnya kita mengeluarkan seluruh kemampuan yang kita miliki.." ucap Yin Su.
Bing Hua yang mendengar itu hanya tersenyum.
"benar jarang-jarang kita mendapat lawan dengan kekuatan seperti ini." ucap Bing Hua.
sedangkan Yin Zu hanya mengangguk.
"aku hanya mengikuti apa yang kalian lakukan." ucap Yin Zu.
"Yin Zu ikat iblis itu dengan tehknikmu...!!" perintah Yin Su.
Yin Zu yang mendengar itu hanya mengangguk.
"tehknik pedang mawar Es, teknik pertama. ikatan duri mawar." gumam Yin Zu.
wusss...
muncul siulet bunga mawar dibelakang Yin Zu yang kemudian melesat kearah iblis itu lalu mengikatnya dengan batang yang dipenuhi oleh duri Es.
Yin Su yang melihat itu hanya tersenyum lalu melesat terbang diatas iblis itu.
"tehknik pedang bulan Es, teknik ketiga, serangan Bulan Es sempurna." gumam Yin Su.
tiba-tiba muncul siulet bulan berwarna putih dibelakang Yin Su yang kemudian mengarah kearah iblis yang terikat oleh mawar Es berduri.
Boomm......
terjadi ledakan besar ketika siulet bulan itu mengenai iblis yang menimbulkan sebuah kawah dengan aurah yang sangat dingin.
Yin Su yang melihat itu hanya tersenyum lalu kemudian dia melihat kearah Bing Hua.
"sekarang giliranmu."
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"aku mengerti." ucapnya lalu melesat terbang keatas kawah itu.
"amarah sang naga Es." gumam Bing Hua.
wusss....
muncul siulet naga Es dibelakang Bing Hua sambil memandang kawah yang terdapat kapten iblis yang masi terikat.
groaaarrr......
naga Es itu mengaum dan melesat kearah kawah itu.
wusss......
Boomm........
__ADS_1
terjadi lagi ledakan besar yang menggema ditempat itu.
tidak lama kemudian setelah ledakan itu terjadi terlihat kawah itu semakin besar dan mengeluarkan aura yang sangat dingin serta banyak serpihan Es disekitar kawah itu.