SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Libur


__ADS_3

sesampainya Yan Liyan di gua..


dia melihat Yan Lin sedang duduk di kursi meja makan terlihat seperti sedang menunggu seseorang dengan 7 porsi makanan yang tersaji diatas meja makan.


Yan Lin yang menyadari keberadaan tuanya langsung berdiri dan membukuk kepada Yan Liyan


"aku telah menyiapkan menu makanan kesukaan anda tuan."


Yan Liyan melihat kearah makanan yang disiapkan atas dimeja makan.


makanan itu merupakan makanan yang sering dia makan dikedai sederhana diwilaya tanpa nama.


"hm... apakah yang lain masih belum selesai melakukan kultivasi..?"


Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.


"jadi.. kita berdua harus menunggu mereka.."


"jika mau tuan bisa makan lebih dulu." ucap Yan Lin


"aku tidak akan melakukan hal seperti itu Jiao Lin.."


"jiao Lin..? tanya tiba-tiba dari Mei Lin yang mendengar pembicaraan mereka berdua.


"iy... iya itu adalah nama asliku.." ucap Yan Lin dengan gugup.


"gadis kecil kenapa kau gugup seperti itu..? aku tidak akan memakanmu.."


"dan ya.. dimana rubah kecil itu aku tidak melihatnya bersamamu.. apa kau telah membuangnya..?"


"tadi Jiu Wei berkata akan pergi ketempat Bing Hua berkultivasi kemungkinan mereka akan selesai sebentar lagi dan aku tidak akan pernah membuang Jiu Wei." jawab Yan Lin.


"jadi seperti itu ya.. sayang sekali padahal aku berharap kau telah membuangnya tapi dia telah melakukan perintah dari kakaknya dengan baik.." Mei Lin melihat 7 porsi makanan yang tersedia di atas meja makan.


"ma.. maaf aku tidak menyiapkan makanan yang cukup untukmu karena aku mengira jika kau...


"tidak perlu merasa bersalah seperti itu.. melihat Rubah kecil itu menderita sudah cukup bagiku.." ucap Mei Lin memotong perkataan dari Yan Lin.


Yan Lin yang mendengar itu hanya tersenyum kecut karena Jiu Wei sampai rela keluar dari area wilayah lembah kesengsaraan untuk berburu 4 ekor kelinci.


tidak lama kemudian...


datang para bawahan Yan Liyan yang lain dengan aura yang berbeda mereka lalu membukuk kepada Yan Liyan.


sedangkan Xiao Yi langsung duduk diatas kursi meja makan tersenyum senang ketika melihat makanan yang tersedia.


"apa kau yang memasak makanan ini kakak Yan Lin..?"

__ADS_1


Yan Lin yang mendengar itu hanya mengangguk.


"tentu saja aku yang membuatnya.."


"selamat kalian telah mencapai tingkat rana kultivasi raja abadi ☆10." ucap Yan Liyan memberikan ucapan selamat pada mereka.


para bawahan Yan Liyan yang lain yang mendengar itu hanya tersenyum.


"itu berkat sumberdaya..


"itu berkat usaha kalian jangan berkata seolah kalian selalu bergantung padaku sumberdaya itu adalah hasil panen kalian sendiri juga.." ucap Yan Liyan memotong perkataan Bing Hua.


para bawahan Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum mereka merasa sangat beruntung mendapatkan tuan seperti Yan Liyan yang sangat rendah hati.


dan juga Yan Liyan telah membawa mereka pada sesuatu yang mereka anggap mustahil selama ini.


begitupun dengan Bing Hua dulunya dia tidak berani bermimpi atau membayangkan akan mencapai tingkat kultivasi pertapa suci.


bahkan sekarang dia telah jauh melampauinya dan bisa berpetualang kealam tingkat menengah yang dulunya dia anggap sebagai dongeng atau omong kosong belaka.


"hei ayolah.. bicarakan hal itu nanti sekarang kita makan terlebih dahulu."


para bawahan Yan Liyan yang mendengar ucapan Xiao Yi hanya mengangguk lalu duduk setelah itu mereka makan bersama.


pagi harinya.....


Yan Liyan sedang berbincang-bincang dengan Mei Lin dan Jiu Wei sedangkan yang lain terlihat melatih teknik mereka atau Xiao Yi yang sekedar mengganggu.


dan Yan Liyan setuju akan hal itu karena dia merasa tidak akan baik jika para bawahanya melakukan perburuan dan peningkatan kultivasi secara terus menerus.


"kenapa tuan tidak meminta izin pada mereka untuk melakukan perburuan seorang diri saja..?" tanya Jiu Wei


"apa menurutmu mereka akan diam saja jika mereka mendengar hal itu..? tanya balik Yan Liyan.


"tentu saja tidak, mereka akan mengikuti tuan karena mereka merasa itu kewajiban mereka sebagai bawahanya.


dan jika tuan menolak maka mereka akan mengira jika mereka sudah tidak berguna lagi untuk tuan tapi pengecualian untuk gadis kecil dan manja itu.." jawab Mei Lin tentu saja yang dia maksud gadis kecil dan manja adalah Xiao Yi.


"apa yang dikatan oleh Mei Lin sangat benar jadi..biarkan saja lagipula aku juga sudah setuju tadi malam jika untuk hari ini saja mereka akan libur melakukan sesuai keinginan mereka.."


"mm.. Jiu Wei apa kau bisa menunjukan ekor kegelapanmu." ucap Yan Liyan mengalihkan topik pembicaraan.


"tentu saja aku bisa.." ucap Jiu Wei dengan semangat lalu mengeluarkan mengeluarkan satu ekor lagi lalu muncul bolah kegelapan diujung ekor itu.


Jiu Wei juga memandang kearah Mei Lin dengan sombong.


"apa kau bisa melakukanya burung licik.."

__ADS_1


Mei Lin yang mendengar itu hanya mendengus lalu mengeluarkan bola api berwarna merah darah.


"ayo kita buktikan rubah kecil.."


"hentikan itu.. kalian bisa menghancurkan tempat ini jika kalian melanjutkanya.." ucap Yan Liyan menghentikan mereka berdua.


Mei Lin dan Jiu Wei yang mendengar itu langsung menghilangkan elemen yang mereka keluarkan masing-masing.


"Jiu Wei apa yang terjadi ketika aku telah menguasai Elemen ruang dan waktu.?"


"tentu saja aku kan mempunyai 9 ekor dan 9 Elemen dan kekuatanku akan semakin meningkat dengan pesat."


jawab Jiu Wei dengan semangat karena mengira tuanya akan mempelajari Elemen ruang dan waktu.


"apa tidak ada hal lain selain itu..? seperti efek yang akan aku terima sebagai tuanmu.."


Jiu Wei yang mendengar itu hanya menggeleng.


"pertanyaan itu sangat mustahil untuk aku jawab tuan karena sebelum ini tidak ada seorangpun yang mempunyai binatang kontrak dari ras kami selain tuan.."


"apa kau tidak bisa memprediksinya..?"


"tidak.." jawab Jiu Wei.


"benar-benar tidak bisa diandalkan.." ucap Mei Lin dengan tiba-tiba.


"apa yang kau katakan burung licik seharusnya kau juga mengetahui hal itu bukan..?" ucap Jiu Wei dengan kesal.


"Entahlah.. tapi kenapa tuan bertanya tentang hal seperti itu..?"


"tidak ada alasan khusus aku hanya penasaran.." jawab Yan Liyan.


'aku ragu dengan itu..' batin Mei Lin.


"mm.... kenapa tuan tidak mengatakan hal sebenarnya kepada Yan Lin tentang Elemen api hijau yang dimilikinya.."


"kenapa tiba-tiba kau bertanya tentang hal itu..?" Yan Liyan balik bertanya.


"aku hanya ingin mengetahuinya saja tuan.."


"aku hanya tidak ingin dia mengetahui dan menggunakan kekuatan khusus Elemen api hijau miliknya itu ditingkat kultivasinya yang sekarang karena itu akan sangat berbahaya untuknya."


"mm apa yang dikatan tuan memang benar..walaupun elemen api hijau merupakan Elemen api yang paling lemah dari 4 elemen api khusus tapi dia mempunyai keunikan tersendiri selain sifat korosi dia mempunyai satu sifat lagi yaitu penyembuhan.


tapi ada efek samping jika tingkat kultivasi pengguna tidak memenuhi syarat untuk menggunakan kemampuan khusus Elemen api hijau


yaitu adalah aura kehidupan pengguna akan berkurang sedikit demi sedikit dan bisa saja hal itu akan merenggut nyawa sipengguna.." jelas Mei Lin.

__ADS_1


"kau tahu banyak sekali tentang api burung licik aku bahkan tidak tahu sampai sedetail itu..?"


"tentu saja aku ini adalah phoeniks api tentu saja aku mengetahui semua hal tentang api termasuk api phoeniks miliku yang merupakan api surgawi api yang berbeda dari 4 api khusus itu." ucap Mei Lin dengan bangga.


__ADS_2