
"Sosok Buronan itu telah mengganggu rencanaku untuk mendapatkan kekuatan dengan menyebarkan rumor buruk tentangku. Hal itu pastinya akan menyebabkan kedudukanku dimata masyarakat menjadi melemah dan bisa jadi kedudukanku sebagai pemimpin bisa dilengserkan oleh pihak lain."
Pemimpin kota menjelaskan alasan kenapa dia ingin sekali menangkap sosok buronan itu kepada tiga bangsawan utama.
"Bagaimana dengan 5 kesatria pelindung.. Bukankah mereka dapat membantu yang mulia?" tanya salah satu pria paruh baya itu keheranan sebab dengan kekuatan mereka berlima pasti akan mudah untuk menemukan keberadaan Yan Liyan.
"Apa kau ingin jika aku dilengserkan dari jabatanku?! Mereka memang mempunyai janji dengan leluhurku untuk menjadi pelindung wilayah ini. Namun jika pemimpin wilayah sepertiku telah bersekutu dengan iblis makan mereka berlima pasti akan membunuhku." Pemimpin Kota berdecak kesal ketika mendengar pertanyaan itu.
"Kau masih sangat naif saudara Taozhi. Jika kau memang ingin hal itu tidak terjadi kenapa kau melakukanya?
Bahkan selama ini kami bertiga tidak mengetahui alasanmu bersekutu dengan iblis, Jika saja kita bukan merupakan saudara maka sudah bisa dipastikan, jika salah satu dari kami pasti akan langsung melengserkanmu dari jabatanmu dengan cara memanfaatkan persekutuanmu dengan ras iblis."
salah satu yang paling sesepuh diantara mereka memandang sinis kearah pemimpin kota.
Tiga bangsawan utama memang dikenal dengan berkuasanya mereka daripada bangsawan lain, Mereka selalu menindas bangsawan lain dan menghancurkan mereka jika bangsawan itu mempunyai potensi untuk menyainhi mereka, tapi seburuk-buruknya tiga bangsawan utama, mereka tidak akan sudi untuk bersekutu dengan ras iblis.
Hal tersebut dikarenakan sejarah tentang ras mereka. Sebab ras iblis lah yang menyebabkan mereka terkurung di aray pelindung seperti ini tanpa melihat indahnya dunia luar.
Jika mereka keluar di luar wilayah maka kesempatan untuk selamat sangat sedikit, karena banyaknya hewan buas atau bisa saja gagak darah iblis yang kapan saja bisa menginvasi mereka.
Hanya ada dua alasan orang yang keluar dari wilayah aray pelindung. Alasannya adalah bosan hidup seperti namanya mereka sudah berpasrah dengan pahitnya kehidupan sedangkan yang lain merupakan pemburu binatang buas itu pun profesi seperti itu semakin lama semakin berkurang karena resikonya yang sangat tinggi.
Pemburu itu bisa saja mati kapan saja diluar lingkungan yang keras sana.
"Kekuatan! Itulah alasanku untuk bersekutu dengan ras iblis. Dengan kekuatan yang akan aku miliki Aku bisa menjadi orang yang paling dihormati. Kalian tahu sendiri bukan jika aku merupakan pemimpin terlemah dari pemimpin sebelumnya."
Tiga pemimpin bangsawan utama hanya menggeleng pelan ketika mendengar alasan dari pemimpin kota.
"Ternyata hanya karena kekuatan dan rasa iri, sehingga kau bersekutu dengan ras iblis."
Mereka bertiga tahu jika pemimpin kota itu memiliki tingkat kultivasi hanya saja dia memiliki satu artefak yang membuatnya terlihat kuat.
Artefak tersebut merupakan artefak yang diwariskan oleh leluhur pembuat wilayah aray pelindung. Namun artefak itu mempunyai kekurangan, yaitu artefak itu tidak dapat berfungsi jika penggunanya tidak mengalami peningkatan kultivasi sedikitpun dalam jangka waktu 500 tahun.
__ADS_1
Dan hal tersebutlah yang sedang dialami oleh pemimpin kota. Mereka bertiga tahu jika pemimpin kota hanya bisa meningkatkan kultivasinya di tingkat reinkarnasi awal.
Dan selama 450 tahun ini dia sama sekali tidak mengalami peningkatan kultivasi padahal banyak sumberdaya berharga yang selalu diberikan oleh para bangsawan kepadanya untuk setiap tahunnya.
"Terserah kau saja, tapi kami bertiga tetap akan membantumu, tapi ingat kami tidak ingin mengambil resiko dari apa yang sudah kau lakukan." sosok yang paling sesepuh berdiri dari tempat duduknya lalu pergi menuju kearah luar bangunan tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Sedangkan dua pria paruh baya lainnya tersenyum kecut ketika melihat sikap dari saudara tertua mereka.
"Maafkan atas kelancangan kakak kami Yang Mulia meskipun sifatnya seperti itu, tapi dia sangat peduli dengan Yang Mulia."
"Ya, Aku sangat mengetahui hal itu.
Dan aku rasa pertemuan kita hari ini sampai di sini saja, Aku harus mengurus beberapa hal terlebih dahulu."
Dua pria paruh baya itu kemudian berdiri lalu sedikit menunduk kepada pemimpin kota.
"Terima kasih, karena Yang Mulia telah mengundang kami." dua sosok peia paruh baya itu kemudian keluar mengikuti kakak tertua mereka.
Di utara perbatasan wilayah aray pelindung...
Terdapat sebuah kediaman mewah yang berada di atas bukit. dan juga bukit itu di penuhi oleh pohon persik yang sedang berbuah lebat.
Di dalam kediaman itu...
Terdapat 6 sosok yang sedang duduk di sebuah kirsih mewah dan didepan mereka tersedia berbagai macam hidangan mewah yang tersedia diatas meja yang terukir dari giok hijau.
5 sosok dari 6 sosok itu adalah 5 kesatria pelindung yang terdiri dari 3 sosok pria dan dua sosok wanita.
Mereka berlima duduk dengan pandangan tertuju pada sosok pria sesepuh sekaligus orang yang mengundang mereka untuk datang ketempat itu.
"Terimakasih karena senior telah mengundang kami dalam jamuan mewah ini." ucap Pria yang agak gemuk sambil memakan makanan yang tersedia di depannya.
Dia tidak terlalu peduli dengan yang lainnya yang memandang sosok yang dia sebut senior itu tanpa memakan makanan enak yang tersedia di depan mereka.
__ADS_1
"Hmm... Seperti biasa selera makanmu tidak pernah berubah ya.. Xion Gao."
"Mana mungkin berubah.. makanan ini terlalu enak untuk dilewatkan, lagi pula akan sangat mubazir jika dibiarkan begitu saja."
"Cukup basa-basinya! Sebenarnya apa tujuan senior memanggil kami semua? Apa ada hal serius yang ingin senior sampaikan." tanpa basa-basi salah satu kesatria yang bernama Xion Chen bertanya langsung pada intinya.
Karena Xion Chen paham jika senior mereka itu tidak akan mengundang mereka ke tempatnya tanpa suatu alasan penting begitupun dengan yang lain.
Sosok sesepuh itu memandang 5 kesatria di depannya lalu setelah itu dia menghelah nafas.
"Kalian 5 kesatria pelindung tentunya telah mengetahui tentang banyaknya keberadaan serta energi yang berkecamuk yang terjadi di sisi wilayah selatan dimensi utara 1 minggu yang lalu bukan?
5 kesatria pelindung hanya mengangguk. Memang mereka merasakan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh senior di depan mereka itu.
"Aku telah pergi ke tempat banyaknya keberadaan itu muncul dan hasilnya aku hanya menemukan kawah-kawah. besar seperti bekas kedalam dan energi Es yang terbentuk dari suatu teknik. Aku juga merasakan energi kegelapan di sana.
Aku menduga jika beberapa hari yang lalu telah terjadi perang besar di tempat itu."
"Perang?" salah satu pria yang mempunyai paras tampan keheranan dengan perkataan seniornya itu.
Dengan kemunculan energi yang berkecamuk itu memang tidak mustahil jika itu Perang. Namun siapa yang berani berperang di dimensi utara. Mereka pasti sudah dihancurkan oleh gagak darah iblis sebelum memulai Perang.
"Ya. Aku beramsumsi, jika Perang tersebut melibatkan ras gagak darah iblis serta para pemimpinya, karena aku masih merasakan energi kegelapan yang sangat pekat disanaa, tapi selain itu aku juga merasakan energi kehidupan yang sangat pekat sehingga hal itu memperkuat dugaanku jika Perang itu benar-benar melibatkan ras gagak darah iblis dengan para pemimpinya."
"Bukankah terlalu cepat untuk menyimpulkan? Siapa yang dengan beraninya menyatakan perang dengan mereka?
Mustahil bukan? jika ada kehidupan lain selain di dalam wilayah aray pelindung yang berada di dalam dimensi utara."
sosok wanita cantik yang merupakan salah satu 5 kesatria pelindung masih tidak percaya, jika sebab energi yang berkecamuk itu diakibatkan oleh Perang.
Menurutnya mungkin saja munculnya energi yang berkecamuk itu adalah pertarungan dua sosok raja binatang buas.
"Menurutku itu sedikit masuk akal, mungkin saja ras yang berada di dimensi lain menyatakan perang dengan Dewa kegelapan, tapi mengingat kekuatan mereka.. Aku sangat yakin jika mereka semua akan kalah."
__ADS_1