
baru saja Yan Liyan membuka matanya dia dikejutkan dengan suara petir yang menggelegar dilangit.
"aku tidak menyangka akan secepat ini.." gumam Yan Liyan mempersiapkan diri untuk menerima petir kesengsaraanya.
[Ding... petir kesengsaraan yang tuan akan hadapi adalah petir darah.]
Jder......
suara petir yang semakin terdengar menggelar dilangit dan terlihat percikan petir berwarna merah darah muncul diawan hitam yang berada tepat di atas Yan Liyan.
Yan Liyan yang melihat itu langsung mengeluarkan Elemen petir emasnya dan membuat sebuah kubah pelindung menggunakan Elemen petir emas.
sedangkan petir darah diatas Yan Liyan menyambar kesegala arah diatas langit dengan ganasnya..
tidak lama kemudian...
Boomm....
petir merah darah menyambar pelindung yang dibuat oleh Yan Liyan sehingga menyebabkan ledakan yang sangat besar.
terlihat jelas tempat disekeliling Yan Liyan yang hangus terbakar.
tidak berhenti sampai disitu saja petir kedua muncul dan melesat menuju kearah Yan Liyan.
krak.....
terdengar suara retakan pada petir emas pelindung yang dibuat oleh Yan Liyan sehingga membuat Yan Liyan sangat terkejut lalu mengalirkan lebih banyak Qi untuk memperkuat pelindung petir itu.
Jder...
jder....
jder...
jder....
jder....
Boomm....
Boomm....
secara tiba-tiba petir Darah itu menyambar Yan Liyan secara berturut-turut dan cepat.
terjadi ledakan yang sangat besar ketika 5 petir darah menyambar secara berturut-turut.
kini terlihat ditempat Yan Liyan.. pelindung yang dia buat tadi telah hancur tapi dia masih dalam keadaan yang sangat baik.
"huh.. untung saja pelindung petir yang aku buat hancur pada sambaran petir darah yang keterakhir.." ucap Yan Liyan menghela nafas lega.
tapi perasaan leganya itu tidak bertahan lama ketika terdengar petir yang menggelegar lagi diatas langit yang kali ini suaranya lebih keras daripada tadi.
dan terlihat percikan petir berwarna merah darah...
percikan petir darah itu lalu mengumpul membentuk sesuatu seperti pedang besar dilangit dan perlahan-lahan melesat kearah Yan Liyan.
pedang itu turun dari bagian ujung pedang sehingga terlihat pedang itu menembus awan hitam tempat keluarnya petir darah tadi.
__ADS_1
[Ding... petir pedang darah merupakan puncak dari kesengsaraan petir Darah sebaiknya tuan berhati-hati dan tetap menjaga kesadaran.]
Yan Liyan yang mendengar pemberitahuan sistemnya hanya tersenyum tipis.
"menjaga kesadaran..? aku tidak akan membiarkan pedang itu mengenaiku.." Yan Liyan berpikir jika hal itu sangat bodoh karena akan sangat beresiko jika pedang sebesar itu akan mengenai dirinya dengan telak.
walaupun dia mempunyai tubuh fisik dewa naga tapi jika bisa membuat pedang itu tidak mengenai dirinya maka hal itu juga tidak akan masalah untuknya.
"tehknik petir Naga Emas." gumam Yan Liyan sambil membuat segel tangan.
jder.....
jder....
muncul percikan petir diatas langit dekat dengan tempat munculnya petir pedang darah tadi.
percikan petir itu langsung menyatu membentuk seekor naga Timur dengan warna emas.
seekor naga terlihat meliuk-liuk diatas langit tepatnya diatas Yan Liyan berada.
"Durasi tehknik naga petir telah lumayan cepat.." gumamnya sambil melihat petir naga Emas itu dengan senyuman tipis.
naga Emas itu memandang ke arah petir pedang darah yang telah terlihat gagang pedangnya dan menuju kearah tuanya dengan tajam.
Groaaarrr.....
naga Emas itu mengaum dan melesat kearah pedang itu.
Boomm.....
percikan petir dengan warna emas dan merah melesat menuju kesegala arah ketika kedua elemen yang sama tapi memiliki warna yang berbeda itu berbenturan.
dan secara tiba-tiba percikan petir itu langsung berhenti menyambar.
dan terlihat petir Naga Emas sedang melilit dengan erat petir pedang darah terlihat dia ingin meremukan pedang itu.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum tipis.
"rencanaku berhasil..,setidaknya itu dapat menghentikan gerakan dari petir pedang darah.." gumam Yan Liyan lalu membuat segel tangan lagi.
"teknik naga cahaya.." gumam Yan Liyan lalu dengan tiba-tiba muncul cahaya terang diseluruh tubuh Yan Liyan.
dan tidak lama kemudian terlihat siluet seekor naga cahaya dibelakangnya.
naga cahaya itu langsung melesat kearah petir pedang darah yang berhenti bergerak akibat lilitan petir Naga Emas.
Boomm......
terjadi ledakan yang sangat besar ketika naga cahaya berbenturan dengan petir pedang darah.
krak....
lalu tedengar suara retakan keras setelah ledakan itu terjadi terlihat petir pedang darah itu retak dan tidak lama kemudian hancur akibat lilitan keras dari petir Naga Emas.
petir pedang darah itu kemudian melebur menjadi serpihan cahaya berwarna merah darah lalu melesat masuk kedalam tubuh Yan Liyan.
Yan Liyan yang melihat itu sangat terkejut.
__ADS_1
"apa yang terjadi...?
[Ding... selamat tuan anda telah memilki Elemen petir Darah karena telah berhasil menaklukkan petir kesengsaraan.]
[Ding... semalat tuan anda mendapatkan kotak hadiah tingkat berlian dari sistem karena telah berhasil menaklukkan petir Darah.]
Yan Liyan yang mendengar itu langsung bernafas lega dan tersenyum terlihat jelas perasaan senang diwajahnya.
"hah... panen, haha..!! aku tidak menyangka akan mendapat keberuntungan berturut-turut seperti ini.." gumam Yan Liyan sambil tertawa kecil.
"apa anda baik-baik saja tuanku." ucap Mei Lin dengan ekspresi sulit diartikan ketika melihat Yan Liyan tertawa seperti itu.
setelah melihat petir pedang darah itu hancur Mei Lin langsung terbang dengan cepat menuju tempat tuanya.
karena khawatir jika tuanya akan terluka atau pingsan karena kehabisan Qi sebab terkena sambaran petir yang melesat kesegala arah tadi.
tapi yang dia lihat sekarang Yan Liyan sedang tertawa kecil sehingga membuatnya merasa sangat aneh.
'apa tuan sudah gila.'
sangat wajar jika Mei Lin menganggapnya seperti itu karena tidak ada seorangpun kultivator yang akan tertawa sampai seperti itu setelah mengalami petir kesengsaraan.
apalagi petir kesengsaraan itu adalah bukan petir kesengsaraan biasa melainkan petir kesengsaraan petir Darah yang merupakan petir yang sedikit lebih kuat dari petir emas.
sedangkan Yan Liyan hanya tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari Mei Lin.
"ya... aku baik-baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan."
ucap Yan Liyan yang membuat Mei Lin merasa lega karena tadi dia sangat takut dan berfikir yang aneh-aneh pada tuanya.
Mei Lin langsung terbang menuju kearah bahu Yan Liyan dan mendarat disana.
dia juga merasakan tingkat kultivasi Yan Liyan telah berada diatasnya.
"selamat tuan karena telah menerobos kerana kultivasi stengah dewa.." ucap Mei Lin.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"terimakasih.." ucapnya sebagai tanggapan.
"apa yang akan selanjutnya tuan lakukan..?"
"mm... tentu saja aku akan kembali ke gua aku juga ingin melihat perkembangan mereka.." Yan Liyan melihat kearah matahari yang mulai terbenam.
matahari terbenam itu terlihat dengan jelas akibat kabut yang berada dalam lembah telah menghilang akibat 2 tehknik yang yang di keluarkan oleh Yan Liyan tadi.
tapi Yan Liyan menduga jika hal itu akan sementara saja dan esok hari kabut akan kembali muncul menutupi seluruh wilayah lembah kesengsaraan.
Yan Liyan lalu berjalan santai menuju kearah gua.
'sistem buka kotak hadiah yang aku dapatkan tadi..!!' dia sangat penasaran dengan isi di dalamnya.
[Ding... selamat tuan, anda mendapatkan pedang darah tingkat legenda.]
"hari ini aku benar-benar panen besar.." gumam Yan Liyan ketika mendengar isi kotak hadiah pemberian sistemnya.
Mei Lin yang mendengar itu hanya tersenyum dia mengerti jika tuanya merasa senang karena baru saja menerobos kerana stengah Dewa dan berhasil melewati petir kesengsaraan tanpa terluka sedikitpun.
__ADS_1