
setelah lama Yan Liyan mencari keberadaan tempat pemimpin kota akhirnya dia melihat sebuah bangunan mewah yang berada dipusat kota dengan penjagaan ketat banyak perajurit disekitarnya.
Yan Liyan langsung berjalan menuju kearah pintu bangunan yang dijaga oleh 4 orang perajurit.
setelah sampai disana....
"tunjukkan identitas dan sebutkan tujuanmu datang ketempat ini..! salah satu orang dari 4 perajurit itu bertanya kepadanya.
Yan Liyan yang mendengar pertanyaan dari perajurit didepanya tetap tenang.
"aku adalah ketua dari divisi penjaga kristal teleportasi dan aku datang ketempat ini untuk melapor pada pemimpin kota mengenai misi yang kami telah lakukan." ucap Yan Liyan menunjukan plakat kristal berwarna biru.
setelah itu Yan Liyan langsung masuk kedalam tanpa diizinkan oleh mereka.
4 perajurit yang menjaga pintu gerbang tadi hanya terdiam seolah hal itu merupakan hal yang biasa terjadi
lagipula mereka hanya perajurit biasa tidak ada sopan santun diantara mereka apalagi jika mereka bertemu dengan perajurit khusus yang ditugaskan untuk menjaga benda-benda tertentu seperti kristal teleportasi.
hal itu disebabkan perajurit khusus merupakan pangkat tertinggi dari seorang perajurit dan para perajurit biasa harus menghormati keberadaan mereka.
karena selain tingkat kultivasi mereka yang sangat tinggi identitas asli mereka tidak pernah diketahui oleh siapapun selain orang-orang tertentu seperti pemimpin kota sendiri.
oleh karena mereka harus berhati-hati dan menjaga sikap di depan mereka.
Yan Liyan kemudian memasuki bangunan mewah itu tanpa halangan lagi dia juga dia melihat kearah para perajurit yang berbaris dilorong bangunan dengan senjata dan alat perang lengkap.
'bukankah pemimpin kota ini terlalu berlebihan.?'
Yan Liyan berhenti disebuah pintu dengan ornamen indah dihiasi dengan batu dan kristal berwarna biru cerah serta pintu itu dijaga 10 orang perajurit yang tingkat kultivasinya berada diatas orang yang menjadi penyamaranya.
"katakan apa tujuanmu datang ketempat ini..?" tanya salah satu perajurit itu.
"aku adalah pemimpin dari devisi penjaga kristal teleportasi datang untuk melaporkan misi pada pemimpin kota." ucap Yan Liyan.
perajurit didepan Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu membuka pintu yang mereka jaga.
Yan Liyan lalu langsung masuk kedalam ruangan setelah pintu itu dibuka dan melihat seorang pria paru baya sedang mencatat sesuatu dengan kumpulan kertas diatas mejanya.
"apa semuanya berjalan dengan lancar..?" tanya pria paru baya itu tanpa menoleh sama sekali kearah Yan Liyan.
"ya.. semuanya berjalan dengan lancar meski hanya sedikit gangguan."
"gangguan..?"
"ya... kami berhadapan dengan binatang buas tingkat mistik yang telah mengalami Evolusi sehingga membuat kami kewalahan untuk melawanya." ucap Yan Liyan dengan santai.
"kerja bagus... kau boleh pergi.."
__ADS_1
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu berjalan menuju kearah pintu tapi langkahnya terhenti ketika...
"tunggu dulu..! pria paru baya itu memandang kearah Yan Liyan dengan tatapan aneh.
"ada apa..?" Yan Liyan menoleh kearah pria paru baya itu.
"kenapa kau tidak membungkuk dihadapanku..?
Yan Liyan yang mendengar itu sangat terkejut dia baru menyadari kesalahannya karena selama ini dia tidak pernah membukuk kepada siapapun kecuali para bawahanya yang membungkuk padanya.
"ah... aku mengalami cedera ketika kami sedang melawan binatang tingkat mistik yang aku ceritakan tadi
dan menyebabkan aku tidak bisa membungkuk karena hal itu dapat mempengaruhi pergerakan tulang kakiku.."
ucap Yan Liyan dan dia bersiap untuk menggunakan teknik ilusinya agar orang didepannya itu diam dan melupakan semua kejadian tadi jika.
sedangkan Mei Lin dia mencoba menahan tawa ketika mendengar alasan dari tuanya yang menurutnya alasan itu sangat konyol.
sedangkan pria paru baya itu memandang Yan Liyan dengan sedikit curiga namun berdasarkan cerita yang dia dengar tadi membuat perkataan Yan Liyan tadi terdengar sangat masuk akal.
ketika Yan Liyan bersiap untuk menggunakan tekniknya jika pria paruh baya didepanya itu akan mengetahui identitasnya tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka dengan sangat keras.
dan muncul seorang pemuda tampan memakai pakaian mewah seperti bangsawan memasuki ruangan itu dengan membawa surat ditanganya.
"ayah...! kita mendapatkan undangan untuk hadir diacara ulang tahun kaisar kekaisaran Xue.." ucapnya dengan senyuman senang diwajahnya.
Yan Liyan dan Mei Lin yang mendengar itu sangat terkejut.
tunggu dulu jika berdasarkan kejadian yang aku alami belakangan ini mungkinkah teknik formasi kuno itu dibuat oleh kaisar kekaisaran Xue terdahulu.' batin Yan Liyan dengan ekspresi terkejut begitupun dengan Mei Lin.
'sistem periksa status orang dihadapanku.!'
STATUS
nama: Dao Zhe
umur: 5000 tahun
status: tuan muda dari keluarga Dao pemimpin kota Utara.
tingkat kultivasi: kesengsaraan abadi ☆1
nama tehknik: tehknik jarum air tingkat surgawi tinggi.
Yan Liyan yang mendengar status dari orang didepanya hanya mengangguk.
sedangkan pria paru baya itu memandang anaknya dengan kesal.
__ADS_1
"aku tahu apa yang kau pikirkan tapi jangan bertindak gegabah karena hal itu akan berdampak buruk bagi keluarga kita."
"aku mengerti ayah tapi jika aku berhasil kita akan membuat keluarga Dao menjadi keluarga yang sangat besar dan dihormati oleh semua keluarga yang ada diseluruh kekaisaran Xue."
pria paruh baya yang melihat ambisi dari anaknya hanya menghela nafas memang hal itu merupakan hal yang baik tapi jika terlalu berlebihan maka hal itu bisa membahayakan nyawa dan keluarga mereka.
"huh... kau akan mempunyai banyak saingan natinya nak jadi berhati-hatilah."
Dao Zhe hanya tersenyum ketika mendengar perkataan ayahnya itu.
"tenang ayah dengan penampilan dan bakatku aku yakin jika aku dapat menarik perhatianya.."
pria paru baya itu hanya mengangguk dan kemudian dia melihat kearah Yan Liyan.
"aku akan memberimu dan pasukan devisimu misi yaitu untuk menjaga anaku menuju istana kekaisaran Xue."
Dao Zhe terkejut ketika melihat seseorang dibelakangnya karena tadi dia tidak menyadarinya sebab terlalu senang dengan isi surat ditanganya.
"baik aku akan memberitahu para bawahanku terlebih dahulu mengenai misi ini."
"bagus... besok pagi kau dan para bawahanmu harus datang dengan cepat ketempat ini jika sampai kalian terlambat maka..." Dao Zhe menghentikan ucapannya lalu mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpananya dan menempelkanya pada leher Yan Liyan.
Yan Liyan yang melihat itu hanya terdiam karena pedang biasa seperti itu tidak akan mempan pada tubuhnya.
"hentikan itu Dao Zhe dia adalah perajurit khusus keluarga kita jadi dia sangat berharga.." ucap pria paruh baya itu menghentikan tindakan anaknya.
"cih... dasar sampah." ucapnya lalu keluar dari ruangan itu sedangkan Yan Liyan langsung menghilang dari ruangan itu.
Yan Liyan keluar dari bangunan itu lalu bergegas menuju ketempat yang menjadi perjanjianya dan 7 orang perajurit untuk berkumpul.
suasana malam dikota Utara yang ramai dan cahaya lampu kristal menyinari jalan perkotaan.
terlihat Yan Liyan sedang berjalan santai dengan paha daging kelinci bakar ditanganya yang dia beli pada pedagang kecil.
"apa tuan akan benar-benar akan melakukan misi itu..?
"hm.. tentu saja lagipula apa kau tidak penasaran dengan kekaisaran Xue itu?."
"aku sangat penasaran hanya saja orang tadi sangat menyebalkan
dan juga aku tidak yakin jika orang itu masih hidup jika gadis manja itu melihat apa yang tadi dia lakukan padamu."
"mm.. aku tahu itu."
"memangnya apa yang akan tuan lakukan disana."
"entahlah... mungkin meminta bantuan atau kerja sama untuk melawan ras iblis dimasa depan nanti."
__ADS_1
"bukankah tuan harus membuka identitasmu jika tuan melakukan hal itu."
"entahlah.. kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti."