SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Menempa Cincin Penyimpanan


__ADS_3

3 hari berlalu setelah perajurit Yan Liyan di kirimkan kewilaya kekaisaran Ling..


Yan Liyan kini sedang berada diarea penempa untuk membantu perkerjaan mereka dalam membuat cincin penyimpanan.


"tehknik aray pembentuk.." gumam Yan Liyan sambil membuat segel tangan.


tidak lama kemudian muncul sebuah aray didepan Yan Liyan membentuk sebuah cincin kecil.


Yan Liyan yang melihat itu langsung mengambil sebongkah batu ruang yang ada di depannya lalu menaruhnya didalam tungku kecil.


setelah itu Yan Liyan langsung mengeluarkan bolah api putih dari tangannya lalu meletakan tanganya dibawa tungku itu...


tidak lama kemudian batu ruang yang ada di dalam tungku telah mencair menjadi cairan seperti lava panas.


Yan Liyan yang melihat itu langsung menuangkan cairan lava itu kedalam aray pembentuk.


"tehknik Es pembeku." gumam Yan Liyan lalu muncul serpihan Es yang membekukan aray beserta cairan lava di dalamnya.


tidak lama kemudian Yan Liyan langsung memukul bongkahan Es itu menggunakan tangannya dan setelah itu terlihat cincin berwarna hitam pekat di dalam bongka Es itu.


"hm... tinggal tahap pemolesan.." gumamnya lalu melihat para penempa yang memperhatikan kegiatannya dari tadi.


"ambil cincin itu lalu poles hingga bersih sehingga warna aslinya terlihat.."


ucap Yan Liyan lalu melemparkan cincin penyimpanan yang dia buat tadi pada salah satu penempa.


"ba... Baik tuan akan kami lakukan.."


ucapnya menangkap cincin penyimpanan itu lalu dia pergi dari tempat itu untuk melakukan perintah dari Yan Liyan.


Lan Su sangat terkejut ketika melihat semua cara yang digunakan Yan Liya dalam menempa cincin penyimpanan.


"apa tuan juga merupakan seorang ahli formasi..?" tanya Lan Su.


"Ya... bisa dibilang begitu sebenarnya apa yang kalian lihat tadi tidak semudah kelihatanya.."


"jika kalian ingin menggunakan cara yang aku gunakan tadi.. kalian harus memiliki Elemen api putih.."


"sebenarnya semua Elemen api bisa digunakan tapi peleburan batu ruang akan membutuhkan waktu yang sangat lama kira-kira 5 sampai 6 jam.."


"dan juga kalian harus mengendalikan panas dari elemen api itu sehingga hanya meleburkan batu ruang tidak dengan tungkunya sekaligus.." jelas Yan Liyan pada mereka.


Lan Su dan yang lain yang mendengar itu hanya tersenyum kecut.


"sepertinya itu akan sangat mustahil bagi kami tuan.., apalagi mempelajari formasi membutuhkan waktu yang sangat lama.."


"aku bahkan sangat terkejut ketika tuan bisa menguasai formasi dan bisa menempa secara bersamaan di umur tuan yang masih sangat muda.."

__ADS_1


ucap Lan Su dan para penempa yang ada di tempat itu hanya mengangguk tanda setuju.


"itu...karena aku berkerja serta melakukan latihan yang lebih keras dari kalian.."


"kalian juga pasti mengerti kan..? bagaimana usaha seseorang untuk mendapatkan gelar sebagai seorang penempa.. begitupun denganku semuanya melalui proses yang sangat sulit.." jelas Yan Liyan pada mereka.


Lan Su yang mendengar itu hanya berdecak kagum tidak bisa membayangkan latihan dan usaha seperti apa yang dihadapi tuanya dalam melatih keahlian menempa dan formasinya di umurnya yang sangat muda itu.


Yan Liyan yang melihat tatapan kagum dari mereka hanya bisa tertawa dalam hati.


'bagaimana jika mereka tahu jika aku menguasai profesi formasi, Alchemist dan menempa dalam hitungan menit."


"dan dalam kurun waktu yang berdekatan mereka pasti akan menyebutku sebagai pembohong karena kemustahilan itu..' batin Yan Liyan lalu mengeluarkan banyak buku tebal dalam cincin penyimpananya.


"buku-buku ini merupakan buku tehknik paling dasar dari tehknik formasi termasuk aray pembentuk yang aku buat tadi pelajarilah buku itu di dalam waktu luang kalian.." ucap Yan Liyan.


Lan Su yang melihat buku didepanya dan mendengar ucapan dari Yan Liyan hanya mengangguk.


"kami akan mempelajarinya sebaik mungkin tuan.." ucapnya lalu mengambil buku itu dan membagiksnya satu persatu pada para penempa yang lain.


sedangkan Yan Liyan langsung keluar dari tempat mereka.


tidak lama kemudian muncul cahaya warna hijau membentuk angka 7 ditanganya.


"hm... kau memang sangat berbakat Lin Xi.." gumam Yan Liyan sambil tersenyum hangat.


sedangkan di tempat lain..


Bing Hua dan para perajuritnya sedang mengawasi sebuah bangunan besar yang ada di tengah hutan yang dikabarkan sebagai tempat markas dari para bandit.


"sekarang apa rencana anda pemimpin...?" tanya komandan pasukan itu.


"perintahkan pasukan pemanah untuk memanah tempat itu menggunakan panah api dan juga panah di sekitar tempat itu jadikan tempat ini sebagai kurungan lingkaran api setelah itu kita akan menyerang mereka secara bersamaan...!!"


"tapi pemimpin bagaimana jika kita sendiri yang terkurung dalam lingkaran api itu..?"


"seperti yang anda tahu jika beberapa orang dari perajurit kita tidak bisa terbang karena mereka merupakan warga biasa yang ingin menjadi seorang perajurit juga.." ucap orang itu dengan ragu akan perintah Bing Hua.


"cih... lakukan saja perintahku aku tahu apa yang aku lakukan.." ucap Bing Hua dengan tegas.


komandan pasukan yang mendengar itu tidak berani membantai dan hanya bisa mengangguk.


"baik pemimpin.." ucapnya lalu menghilang dari tempat itu.


tidak lama kemudian....


muncul ratusan panah api di langit dan melesat turun karah bangunan markas dari para bandit itu.

__ADS_1


dan sebagian panah mengenai area hutan yang berada disekitar markas para bandit.


sebelum api dihutan sekitar markas membesar...


Bing Hua langsung melesat kearah markas para bandit dengan dua belati ditanganya diikuti oleh para perajurit di belakangnya.


tiada teriakan semangat peperangan dari Bing Hua dia hanya melakukan sesuatu lalu perajurit dibelakangnya mengikuti apa yang dia lakukan.


pemimpin para bandit yang melihat markas mereka terbakar hanya kebingungan.


"apa yang terjadi kenapa markas kita terbakar..?" ucap pemimpin para bandit dengan marah


wusss.....


tidak lama kemudian muncul seorang bandit membukuk didepanya.


"ketua.. diluar wilayah markas banyak sekali orang-orang dengan senjata perang lengkap yang akan menyerang kita."


"menurut dugaanku mereka itu adalah pasukan kekaisaran Ling..." ucapnya dengan ekspresi ketakutan.


"tidak perlu takut... siapkan senjata kalian dan mari kita bertempur habis -habisan hari ini.." ucapnya membangkitkan semangat para bandit di tempat itu.


para bandit yang mendengar itu hanya mengangguk.


"ya... apa yang dikatakan oleh bos sangat benar kita sebagai bandit harus bersiap dalam keadaan seperti ini jadi jangan takut.." ucap salah satu bandit.


"ya... itu benar lagipulah kekuatan kekaisaran telah melemah jadi jangan takut.." ucap pemimpin para bandit mengeluarkan pedang besar dari dalam cincin penyimpananya.


diikuti oleh para bandit yang lain mereka mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


tidak lama kemudian terlihat banyak pasukan dengan perlengkapan perang yang lengkap di depan mereka.


"serang......!!" perintah pemimpin para bandit lalu berlari kearah pasukan Bing Hua.


Bing Hua yang melihat itu hanya tersenyum lalu melemparkan sebuah benda keatas langit yang merupakan sebuah kode perintah untuk pasukanya.


tidak lama kemudian benda itu meledak sehingga menimbulkan asap di langit.


setelah itu ledakan itu terjadi tiba-tiba muncul banyak panah dengan api meluncur menuju para bandit itu..


wusss.....


wusss.....


"sial..."


"berhenti...!!" perintah pemimpin para bandit yang membuat perajuritnya berhenti.

__ADS_1


"tehknik Elemen tanah. pelindung 5 sisi.." teriak pemimpin para bandit itu.


__ADS_2