
Xiao Yi yang melihat serangan membabi buta yang dilakukan oleh Jiu Wei hanya menatap Yan Liyan dengan penuh tanda tanya.
"kakak Liyan ada apa denganya tidak seperti biasanya dia seperti itu."
ucap Xiao Yi begitupun dengan Bing Hua yang kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh Jiu Wei.
"dia hanya melampiaskan kekesalanya jadi biarkan saja." jawab Yan Liyan.
tidak lama kemudian Jiu Wei telah selesai membuat tempat itu menjadi sebuah kawah besar bahkan sisa-sisa bangunan markas para bandit tidak terlihat sama sekali.
Jiu Wei kemudian berjalan kearah Yan Liyan lalu melompat diatas bahunya.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum.
"apa kau sudah merasa lebih baikan.? tanya Yan Liyan.
Jiu Wei yang mendengar pertanyaan Yan Liyan hanya mengangguk.
dan tatapan kekesalannya yang dia tunjukan tadi sudah kembali normal menjadi tatapan rubah putih yang imut.
3 hari berlalu setelah pembantaian sepihak yang dilakukan oleh Jiu Wei...
Yan Liyan dan para bawahannya telah sampai di perbatasan antara Benua Barat dan Benua tengah.
di perbatasan antara dua benua itu terdapat hutan yang disebut sebagai hutan perbatasan.
hutan perbatasan sangat luas dan juga mengeluarkan aura yang membuat siapapun yang akan memasuki hutan itu akan berpikir 2 kali.
tapi berbeda dengan Yan Liyan dia tanpa berpikir panjang langsung memasuki hutan perbatasan itu.
"tuan... kenapa kita tidak terbang saja diatas hutan ini."
ucap Bing Hua yang merasa tidak nyaman dengan aura yang berada didalam hutan itu.
Xiao Yi dan para bawahan Yan Liyan yang lain hanya mengangguk sebagai tanggapan dari ucapan Bing Hua.
"itu karena diatas hutan perbatasan ini terdapat aray penghalang, aku bisa saja menghancurkan aray itu."
"hanya saja jika aku menghancurkanya maka cepat atau lambat kekaisaran benua tengah akan tahu jika ada seseorang dari benua lain yang masuk kewilaya mereka." ucap Yan Liyan.
Xiao Yi yang mendengar itu kebingungan.
"lalu kenapa jika kita masuk kewilayah mereka.. apa hal itu dilarang.? tanya Xiao Yi.
"tidak... hal itu tidak dilarang.. hanya saja kekaisaran benua tengah akan berusaha mencari tahu apa tujuan kita datang kewilaya mereka." ucap Yin Su.
"ya... apa yang dikatakan oleh Yin Su memang benar..dan aku tidak ingin hal itu terjadi."
"lagipula kita disini untuk membantai orang-orang dari sekte iblis bukan berurusan dengan kekaisaran benua tengah." jelas Yan Liyan pada para bawahannya.
para bawahan yang lain yang mendengar itu hanya mengangguk.
"tapi kakak Liyan kenapa mereka tidak memasang aray di dalam hutan ini.? tanya Xiao Yi keheranan.
__ADS_1
Yan Liyan hanya menghela nafas ketika mendengar pertanyaan Xiao Yi.
'sepertinya aku harus terbiasa dengan Xiao Yi yang memiliki rasa penasaran yang tinggi.' batin Yan Liyan.
"sebentar lagi pasti kau akan mengetahuinya." jawab Yan Liyan.
tidak lama kemudian....
Yan Liyan dan bawahannya telah sampai dikedalaman hutan perbatasan.
groaaarrr.........
groaarrr....
auman 40 binatang buas yang menghadang perjalanan mereka.
binatang buas itu memiliki rupa seperti singa memiliki cula seperti badak dan juga memiliki ekor api.
Yan Liyan yang melihat itu langsung berhenti dan tersenyum tipis.
'singa ekor api merupakan binatang tingkat roh, sepertinya ini akan menarik.' batin Yan Liyan.
setelah itu Yan Liyan mengeluarkan pedang cahaya pembunuh iblis lalu melesat kearah salah satu binatang itu.
begitupun dengan para bawahan Yan Liyan mereka langsung mengeluarkan senjata mereka masing-masing lalu melesat kearah binatang yang menghadang mereka.
singa ekor api yang melihat mangsanya menghampiri mereka langsung membentuk bolah api besar diekornya lalu diarahkan kepada para bawahan Yan Liyan.
wusss.....
wusss......
Boomm.....
ledakan terjadi ketika dua serangan itu berbenturan.
setelah ledakan itu..., terlihat api hijau Yan Lin membakar bola api yang dikeluarkan oleh singa ekor api.
Bolah api hijau Yan Lin langsung mengenai telak salah satu singa ekor api itu.
singa ekor api yang terkena telak serangan Yan Lin perlahan tapi pasti hangus menjadi debuh.
Yan Lin yang melihat itu hanya tersenyum.
"sepertinya aku harus meningkatkan kekuatanku lagi agar api hijau yang kumiliki bisa membakar lebih cepat dari ini." gumam Yan Lin
sedangkan Bing Hua dan yang lain langsung melesat kearah para binatang buas itu dan menyerangnya dengan jarak dekat.
slass....
slass.....
Bing Hua bergerak dengan cepat dan menyayat tubuh parah binatang buas itu menggunakan belati taring naganya.
__ADS_1
Yin Su dan Yin Zu mengalirkan elemen Es nya kepedang mereka masing-masing dan menyerang binatang buas itu.
sedangkan Han Guang menggunakan tehknik dasar yaitu dengan membentuk jarum kecil dari Elemen cahaya lalu menghujani para binatang buas dengan jarum cahaya.
sedangkan Xiao Yi berbeda dia hanya menggerakkan tanganya lalu belati sunyi bergerak sesuai gerakan tangan Xiao Yi.
Yan Liyan yang telah membunuh 10 binatang buas langsung berhenti lalu melesat keatas pohon tinggi dan duduk disana sambil melihat apa yang dilakukan oleh para bawahannya.
tidak lama kemudian para bawahan Yan Liyan telah selesai membantai 40 binatang tingkat Roh.
Yan Liyan hanya mengangguk melihat itu lalu kemudian menghampiri mereka setelah mendengar pemberitahuan sistemnya.
"sekarang kau mengerti kan adik Yi kenapa Mereka tidak memasang aray didalam hutan ini." ucap Yan Liyan.
Xiao Yi yang mendengar itu hanya mengangguk.
"um.. sekarang aku mengerti." ucap Xiao Yi.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum lalu melesat melanjutkan perjalanan mereka.
2 hari kemudian setelah melewati hutan perbatasan dan juga membantai banyak binatang tingkat roh yang menghalangi perjalanan mereka.
akhirnya mereka telah sampai di wilayah benua tengah.
sesampainya mereka disana, mereka merasakan kepadatan Qi yang sangat berbeda dengan Benua Barat.
"aku hanya perna membacanya disebuah buku dan tidak akan pernah menyangka akan merasakan secara langsung kepadatan Qi dibenua tengah ini." ucap Yan Lin.
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kau benar." ucap Bing Hua sebagai tanggapan.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.
"kita akan bermalam terlebih dahulu disebuah kota yang tidak jauh dari sini."
ucap Yan Liyan yang merasakan keramaian banyak orang yang tidak jauh dari tempat itu.
Xiao Yi yang mendengar itu hanya mengangguk lalu memakai sebuah jubah sehingga wajahnya tidak terlihat jelas dan diikuti oleh para bawahan Yang lain.
Yan Liyan yang melihat itu langsung melesat kearah kota yang tidak jauh dari tempat itu.
tidak lama kemudian mereka telah sampai di pintu gerbang masuk kota yang dijaga oleh dua orang kultivator rana raja langit puncak.
Yan Liyan mengeluarkan 1 koin emas sebagai biaya masuk.
setelah mereka memasuki kota besar yang bernama kota Binatang Buas mereka melihat keramaian orang-orang yang sedang melakukan jual beli atau melakukan aktivitas lain.
"kakak Liyan kenapa kota ini dinamakan kota binatang Buas padahal aku tidak melihat satu Binatang Buas pun didalam kota ini.? tanya Xiao Yi keheranan.
"hal itu disebabkan kota ini sangat dekat dengan hutan perbatasan jadi sering terjadi gelombang serangan binatang buas dikota ini, adik Yi." jawab Yan Liyan lalu melihat kearah Bing Hua.
"kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan..? ucap Yan Liyan.
__ADS_1
Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk lalu melesat menghilang dari tempat itu.