SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Mengawal Lan Lan


__ADS_3

Di Sekte pedang...


Jian Shen digotong oleh beberapa murid sekte yang menemukannya di dalam juran yang ada di hutan Qilin Emas.


Mereka semua menggotongnya menuju aula sekte.


Jian Hu dan para tetua yang sedang membahas sesuatu yang sangat penting terkejut dengan kehadiran banyak murid sekte yang menerobos kedalam aula.


Tetua Agung tentu ingin memarahi mereka karena telah bertindak kurang ajar dengan menerobos masuk tanpa meminta izin. Namun semua itu terhenti ketika melihat Jian Shen dengan keadaan yang sangat lemah sedang di gotong oleh murid sekte.


"Apa yang terjadi dengan anakku!" Jian Hu langsung bergegas memeriksa keadaan anaknya dan bernafas lega ketika anaknya baik-baik saja.


"Kami tidak tahu patriak, Kami menemukan tuan mudah dan murid yang menemaninya dalam keadaan tidak berdaya di dalam jurang yang ada di dalam Hutan Qilin Emas dan juga 10 murid dalam yang menemani Tuan Muda mati dengan mengenaskan."


ucap salah satu murid itu dengan sangat ketakutan ketika merasakan aura yang sangat kuat keluar dari dalam tubuh Patriak.


"Cari petunjuk dan selidiki kenapa anakku menjadi seperti ini!!" Jian Hu menggotong anaknya untuk membawa ketempat beristirahat untuk memulihkan diri secara penuh.


Sedangkan murid lainnya bergegas melakukan perinta patriak.


"Huh, bencana apa lagi ini." gumam tetua Agung yang merasa aneh sejak kemarin banyak kejadian aneh yang terjadi.


Karena dari yang dia ketahui sosok yang menyelidiki fenomena kemarin rata-rata seumuran dengan Jian Shen, jadi siapa yang dapat mengalahkan Jian Shen sampai tidak berdaya seperti itu.


"............ "


Di tempat lain lebih tepatnya di kediaman keluarga Chen..


Sekarang ini Yan Liyan dan yang lainnya sedang duduk di meja makan dengan banyak sekali hidangan yang tersedia.


Mereka semua sedang makan malam termasuk Yan Liyan yang dipaksa untuk menghadiri jamuan itu, dia hanya tamu biasa yang menumpang jadi dia tidak ingin terlalu merepotkan.


Setelah mereka selesai makan malam.....


"Anak muda.. Apa kau telah mempunyai kekasih?" tanya Lan Raou secara tiba-tiba yang membuat semua yang ada di tempat itu.


Yan Liyan terdiam untuk sementara lalu..


"Ya, Aku sudah mempunyai kekasih yang sangat aku cinta dan jika Bibi menawarkan anakmu. Maaf aku harus menolaknya." Yan Liyan berpikir jika Lan Raou ingin menjodohkan dia dengan Lan Lan.


Mereka di tempat itu hanya mengangguk karena tidak mungkin pemuda setampan dan sehebat Yan Liyan belum mempunyai seorang kekasih, tapi mereka tersenyum kecut karena Yan Liyan terlalu percaya diri terutama Lan Lan.


"Oh, begitu Ya.. Sayang sekali." ucap Lan Rou yang tadinya ingin menjodohkan Lan Lan dengan sosok hebat seperti Yan Liyan.


Setelah perbincangan itu, mereka kembali ketempat mereka masing-masing untuk beristirahat.


"Kawan.. Kau menyukai Lan Lan bukan?" tanya Yan Liyan sambil memegang pundak Chen Nan.


Chen Nan yang mendengar itu, hanya terdiam.

__ADS_1


Bohong jika dia menjawab tidak, karena sejak kecil dia selalu bersama dengan Lan Lan dan ketika mereka berdua telah tumbuh besar dia mempunyai perasaan khusus pada Lan Lan namun dia tidak berani untuk mengungkapkanya karena merasa tidak pantas.


Dan tadi ketika mendengar ibu Lan Lan yang berniat ingin menjodohkan anaknya dengan Yan Liyan. Chen Nan tetap terdiam dan merasa jika Yan Liyan memang sangat pantas bersama dengan Lan Lan dan teman lamanya itu akan merasa aman dengan status dan kekuatan yang dimiliki oleh Yan Liyan.


Asal Lan Lan bahagia dalam hidupnya, dia tidak mengapa memendam rasa sakit dan penyesalan.


Yan Liyan yang mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh Chen Nan hanya tersenyum dan berpikir jika sosok disampingnya itu sangat naif.


"Jika kau menyukainya, kau harus membuktikan dirimu jika kau itu memang pantas tidak peduli apa statusmu, setidaknya kau harus mempunyai pendirian untuk mewujudkan impianmu."


Yan Liyan mendorong Chen Nan dan melemparkan sebuah cincin penyimpanan kepadanya.


"Gunakan itu Sebaiknya-sebaiknya." Yan Liyan lalu masuk kedalam kamarnya.


Sedangkan Chen Nan masih kebingungan dengan maksud dari Yan Liyan.


Di saat Yan Liyan berada di dalam kamar. Dia mulai menyusun rencana untuk apa yang akan Yan Liyan lakukan kedepannya.


[Sebaiknya tuan menetap di tempat ini selama satu Minggu ke depan. Anda juga bisa mencari informasi lebih banyak lagi tanpa dicurigai oleh orang lain.]


"Baiklah, sepertinya aku akan merepotkan keluarga ini untuk waktu satu Minggu ke depan." gumam Yan Liyan karena pertemuan antara 5 patriak sekte aliran putih akan diadakan 1 bulan lagi.


Jadi selamat itu dia akan mencari informasi Sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan Lan Lan, karena sebagai anggota Phoenix dia mendapatkan lebih banyak informasi penting dan bisa diajak bicara daripada yang lain.


[Tuan, Apa anda tertarik untuk meningkatkan versi sistem? ]


"Sistem Status!


[DING...


Status


Nama: Yan Liyan


umur: 21 tahun


Status: Pemilik Sistem Penguasa


Kondisi Tubuh: sehat


Tipe Tubuh: Tubuh Kekosongan, Tubuh Elemen, Dewa Naga, dan Dewa Phoenix.


Nama Teknik: Teknik Dewi Phoenix hujan bola api, Pedang Teratai Es, Ilusi cahaya rembulan, pelindung cahaya, langkah cahaya, Cahaya penyembuh, Hujan kegelapan Pemusnah, teknik pembacaa pikiran, teknik rubah Phoenix dan rubah Elemen.


Tingkat kultivasi: Raja Dewa tingkat Bumi


Tingkat tulang: Tulang kaisar Dewa Naga [Meningkat pada saat anda mengalami kesengsaraan Naga Surgawi]


Poin Sistem: 5 M

__ADS_1


Invetory: Pohon kehidupan, Air kehidupan, Tongkat sihir.


Versi Sistem: 150


Yan Liyan mengangguk puas ketika melihat statusnya yang sudah lama tidak dia lihat.


Sama sekali tidak ada yang berubah dari statusnya sejak terakhir kalinya, bahkan teknik yang dia miliki kebanyakan adalah teknik lama.


Yan Liyan tidak membeli teknik baru bukan karena tidak mampu membelinya, tapi karena saat itu tingkat kultivasinya masih lemah dan dia berniat untuk mempelajari teknik baru lahir setelah dia mempunyai kekuatan setingkat dewa.


"Sistem rekomendasikam Buku teknik yang cocok untukku!!"


[Baik Tuan]


Wusss!


Di depan Yan Liyan tiba-tiba muncul 4 buah buku dengan warna sampul yang berbeda.


[Buku di depan Tuan merupakan buku teknik yang menurut sistem sangat cocok dengan anda.]


"Hmm.. Baik! Beli empat buku itu dan tingkatkan sistem ke versi 200!"


[DING.. Anda telah membeli Buku Teknik tingkat kuno, anda mengurangi 3 M poin sistem.]


[Ding.. Anda akan meningkat sistem ke versi 200, membutuhkan 2 M poin sistem. Sistem akan di non aktifkan selama 1 minggu kedepan. Harap tuan berhati-hati selama proses peningkatan versi sistem]


Yan Liyan tersenyum puas meskipun poin sistemnya terkuras banyak, tapi itu tidak mengapa, karena setidaknya semua yang dia beli bisa sepadan.


"Baiklah saatnya mempelajari buku teknik ini secara manual terlebih dahulu. Terkadang Aku ingin menguji kemampuan yang aku miliki untuk menghilangkan rasa bosan." gumam Yang Liyan yang sekarang ini tidak ingin terlalu bergantung pada sistemnya terhadap semua hal.


4 Hari kemudian....


Chen Nan dan Yan Liyan menghadap kepada Lan Rou karena mereka berdua dipanggil olehnya untuk melakukan misi.


Yang Liyan tidak mengerti dengan status wanita itu sampai berani menyuruh orang yang mengaku sebagai murid elit teratai beku seperti dirinya melakukan suatu misi.


"Kalian berdua akan mengawal anakku untuk menghadiri pertemuan antara lima pemuda naga dan Phoenix lainya.


Kau juga Bisa bertemu dengan nona muda mu di sana, jadi sekalian mengawal putriku, kau juga bisa mengawal nona muda mu


dan memberitahukan informasi tentang penyelidikanmu empat hari yang lalu kepadanya." ucap Lan Rou yang memerintah Yang Liyan dengan santainya.


Yang Liyan yang mengerti dengan maksud Lan Rou hanya mengangguk pasrah, karena sepertinya dia harus bersandiwara lagi untuk kedepannya.


"Baik Aku mengerti."


Lan Lan yang sudah menunggu di gerbang keluarga Chen menunggu kehadiran mereka berdua.


"Kalian berdua lama sekali, tapi sudahlah! Ayo kita pergi."

__ADS_1


__ADS_2