
Yan Liyan dan Xiao Yi sangat terkejut mendengar perkataan dua sosok anak kecil di depannya.
Bagimana tidak terkejut.. tidak ada angin atau hujan mereka berdua tiba-tiba saja disebut ayah dan ibu oleh anak kecil yang telah mereka selamatkan.
Yan Liya memandang anak laki-laki yang merupakan ras binatang suci serigala es sedang memeluk kakinya dengan erat seolah tidak ingin melepaskan dirinya.
Sedangkan Xiao Yi merasa gemas dengan wajah imut gadis kecil ras elf yang sedang memeluk kakinya itu.
Xiao Yi kemudian mengelus lembut kepala gadis kecil elf itu.
"Siapa nama mu gadis kecil?" tanya Xiao Yi dengan penasaran.
Gadis kecil elf menggeleng, karena dia tidak mengetahui siapa namanya. Dia hanya memeluk Xiao Yi dengan penuh kasih sayang.
Xiao Yi yang mengerti hanya tersenyum lalu menggendong gadis kecil tersebut lalu mencubit pipi lembut dari gadis kecil itu karena saking gemasnya.
"Baiklah, Mulai hari ini namamu adalah Yin Yue Zhi." ucap Xiao Yi memberikan sebuah nama pada gadis kecil yang ada di gendongannya.
Yang Liyan tersenyum kecut ketika melihat tingkah Xiao Yi. Yan Liyan tidak menyangka jika Xiao Yi akan sangat cepat membiasakan diri dengan hal yang baru saja terjadi.
Anak laki-laki yang melihat Yin Yue Zhi tampak bahagia saat diberikan nama, Anak laki-laki tersebut langsung memandang kearah Yang Liyan dengan penuh harap menginginkan sesuatu yang sama.
Yang Liyan yang mengerti hanya tersenyum lalu menunduk mensejajarkan tinggi mereka antara berdua, Yan Liyan memegang bahu Anak itu lalu..
"Baiklah, Namamu sekarang adalah Hao Lang!" Yan Liyan Masih tersenyum sambil mengelus kepala Hao Lang.
Sebenarnya Yan Liyan akan memberikan nama Hao Lang dengan marga sama seperti Yin Yue Zhi agar mereka terlihat seperti adik kakak.
Namun Yan Liyan menyadari jika akan terlihat sangat jika Ras binatang suci serigala es dan ras elf menjadi saudara kandung.
Sedangkan Hao Lang yang mendengar itu sangat merasa senang karena sekarang dia juga telah mempunyai nama.
"Ayah, Ibu! Apa sekarang kita berada di rumah?" tanya Yin Yue Zhi dengan sangat polosnya sambil melihat tabung yang hancur berantakan di hadapan mereka.
Yin Yue Zhi tidak menyadari jika mereka berdua berasal dari dalam tabung itu, karena pada saat dalam tabung, mereka berdua tertidur dan sama sekali tidak pernah melihat dunia luar.
Mereka berdua membuka matanya pada saat Yan Liyan telah membuka segel, tapi bukan berarti mereka berdua langsung tersadar pada saat itu dan disaat setelah mereka berdua melihat Yan Liyan dan Xiao Yi lah merupakan pertama kali mereka tersadar.
Dan pada saat itu juga mereka berdua langsung menggap jika Yan Liyan dan Xiao Yi merupakan sosok ayah dan ibunya.
"Tidak, sekarang kita tidak berada dirumah, melainkan sekarang ini Kita sedang berada di rumah kosong dan sepertinya penghuni rumah ini sedang keluar untuk jangka waktu yang sangat lamah." ucap Xiao Yi yang tidak sepenuhnya berbohong untuk menjawab pertanyaan polos Yin Yue Zhi.
"Lalu dimana rumah kita?" tanya Yin Yue Zhi lagi.
__ADS_1
"Mmm.. Rumah kita berada sangat jauh dari tempat ini. kau akan melihatnya nanti." ucap Xiao Yi lagi.
Yin Yuezhi memanggut-manggut mendengar itu, pandang lalu tertuju pada Hao Lang.
"Adik Hao, Apa kau ingin bermain?" Karena Yin Yue Zhi berasal dari ras elf, dia merasa jika dirinya lebih kakak daripada Hao Lang.
Hao Lang terlihat tampak sangat acuh dengan keberadaan Yin Yue Zhi dan tidak menghiraukan ajakanya.
Hao Lang hanya menatap Yan Liyan seperti seorang perajurit yang mengabdi pada atasannya.
"Bermainlah! Aku mempunyai urusan yang harus aku selesaikan terlebih dahulu." ucap Yan Liyan dan langsung diangguki oleh Hao Lang.
Hao Lang kemudian menerima ajakan dari Yin Yue Zhi, setelah itu mereka berdua bermain layaknya anak seusia mereka pada umumnya.
Xiao Yi hanya tersenyum melihat itu.
"Suami mereka berdua tumbuh dengan sangat cepat ya... Padahal aku merasa jika baru saja kemarin aku melihat mereka berduabisa berjalan."
Ucap Xiao Yi dan langsung mendapat sentilan keras di tepat di dahinya.
"Jangan bercanda Xiao Yi!" ucap Yan Liyan sambil mengerutkan keningnya, karena sepertinya dia akan mendapat masalah baru.
Yan Liyan secara tidak sengaja baru saja mengangkat dua anak kecil sebagai anak angkatnya, sebenarnya Yan Liyan tidak masalah dengan itu, tapi bagaimana cara dia menjelaskan semua ini pada kekasihnya nanti.
Yan Liyan kemudian mengabaikan hal itu terlebih dahulu dan fokus untuk mencari dokumen atau buku panduan untuk melakukan eksperimen semacam ini.
Yan Liyan sibuk mencari benda itu di dalam ruang tersebut, sedangkan Xiao Yi tampak sedang mengawasi Yin Yuezhi dan Hao Lang.
Sifat alami binatang suci adalah angkuh sama seperti binatang mitos dan sifat alami ras elf adalah merasa dirinya paling anggun dan indah.
Mengingat sifat dari kedua sosok itu, Xiao Yi sangat ragu jika mereka berdua akan menjadi saudara yang akur, jadi dia memutuskan untuk mengawasi mereka berdua agar dapat mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan.
Sedangkan di tempat Yan Liyan, Dia telah menemukan dokumen yang berisi panduan untuk melakukan eksperimen terlarang.
Tanpa pikir panjang Yan Liyan langsung menghancurkan seluruh dokumen itu, bahkan dia juga menghancurkan tempat dokumen tersebut disimpan untuk memastikan tidak ada satupun dokumen yang tersisa.
Setelah menghancurkan seluruh dokumen dan memastikan tidak ada dokumen semacam itu lagi berada di dalam bangunan, Yan Liyan lalu keluar dari dalam bangunan tersebut.
Setelah keluar Dia melihat jika Xiao Yi sedang membakar seekor rusa di halaman, sedangkan Yin Yue Zhi sedang bermain sambil tertawa dengan riangnya sedangkan Hao Lang hanya terdiam sambil memperhatikan Yin Yue Zhi.
Melihat mereka berdua membuatnya teringat akan Qiao Mi dan Su Fengli. Ya, jika dibandingkan umur dari kedua anak itu dengan murid Jiu Wei memang hanya mempunyai selisi yang tidak jauh berbeda, yaitu satu tahun.
Yan Liyan berpikir jika mereka berempat akan sangat cocok menjadi rekan tim.
__ADS_1
Setelah itu, Yan Liyan kemudian memanen seluruh sumber daya yang tumbuh dihalalaman bangunan, setelah selesai dia langsung duduk di dekat Xiao Yi.
"Apa malam ini kita akan makan daging gosong lagi?" tanya Yan Liyan dengan mengejek Xiao Yi karena sebelum ini Xiao Yi selalu saja merusak momen makan malamnya dengan menyediakan makanan gosong.
Xiao Yi menggembungkan pipinya menanggapi ejekan Yan Liyan.
"Tentu saja tidak." ucapnya sambil membalikan rusa itu lalu mengoleskan bumbu penyedap yang telah dia racik sendiri.
Aroma harum dari daging rusa itu membuat Yin Yue Zhi berhenti bermain dan berlari menuju kearah mereka berdua.
Lagipula hari akan menjelang malam dan sudah waktunya untuk beristirahat, walaupun begitu bulan masih bersinar dengan terang.
Yan Liyan dan Xiao Yi tersenyum ketika melihat tingka dari Yin Yue Zhi.
"Wah.., makanan itu tampak sangat enak." ucapnya sambil melihat daging itu dengan air liur yang menetes.
"Daging ini belum matang, jadi tunggulah sebentar."
Yin Yuezhi hanya mengangguk sedangkan Hao Lang duduk di samping Kakaknya dan masih tetap terdiam.
Tidak lama kemudian... rusa yang Xiao Yi bakar telah matang.
Xiao Yi kemudian memotong daging rusa itu dengan kecil-kecil lalu memberikannya kepada Yin Yue Zhi, Hao Lang, dan Yan Liyan.
Setelah itu mereka makan dengan lahap.
Saat ini mereka terlihat seperti satu keluarga lengkap yang tampak bahagia dan sederhana.
Setelah mereka selesai makan...
Yin Yuezhi tertidur di pangkuan Xiao Yi sedangkan Hao Lang tertidur beralaskan kasur tipis serta selimut yang tadi diberikan oleh Yan Liyan.
"Ibu.. Adik Lang sangat tidak menyenangkan. Dia hanya terdiam seharian, sehingga dia tidak bisa diajak bermain." ucap Yin Yue Zhi dengan kesal.
"Apa kau membencinya?" tanya Xiao Yi sambil mengelus kepala Yin Yuezhi.
Yin Yuezhi menggeleng. "Tidak, aku sama sekali tidak membencinya."
"Lalu?"
"Aku ingin adik baru."
"Uhuk!" Yan Liyan tersedak ketika mendengar perkataan Yin Yue Zhi.
__ADS_1
Sedangkan wajah Xiao Yi bersemu merah ketika mendengar itu.