SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Persiapan Perang Besar


__ADS_3

Masih pada hari yang sama, Sore harinya......


Di suatu tempat yang merupakan pertemuan pemimpin tiga Ras utama.


Xian Ran, Xuan Wu, dan sosok yang merupakan pemimpin dari Ras iblis. Mereka duduk di kursi khusus pertemuan yang saling berhadapan dengan ekspresi yang sangat serius.


"Apa informasi itu benar?" tanya pemimpin Ras iblis menghilangkan suasana hening tadi. Dia juga sedikit tidak percaya jika Perang besar akan terjadi lebih cepat daripada yang dia perkirakan.


Begitupun dengan Xuan Wu meskipun dia tahu jika Perang besar pasti akan terjadi, namun dia berpikir tidak akan secepat ini, apalagi tidak adanya tindakan masif yang dilakukan oleh para gagak darah iblis yang mendukung asumsi yang dikatakan oleh Xian Ran.


"Kenapa? apa kalian berdua ragu dengan kebenaran informasi yang aku dapatkan?"


Xuan Wu dan Zi Mo hanya mengangguk ketika mendengar itu, bahkan mereka sedikit tidak percaya dengan informasi yang dikatakan oleh Xian Ran.


"Cih, terserah kalian saja, ingin percaya atau tidak itu merupakan urusan kalian. Lagi pula Aku hanya menyampaikan sebuah pesan dan jika kalian tidak ingin terlibat dalam perang besar maka itu tidak masalah sama sekali, setidaknya kami tidak ingin berjuang bersama para pengecut seperti kalian berdua."


Xian Ran merasa sangat kesal dengan sifat kedua sosok di depanya itu yang mempertahankan asumsi dan perkiraan masing-masing tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi.


Xian Ran yang tidak punya pilihan lain langsung berdiri dari tempat duduknya dan mengangkat senjatanya lalu muncul sebuah celah dimensi.


"Jika kalian berubah pikiran maka siapkan seluruh perajurit terbaik yang kalian miliki lalu pergi menuju dimensi utara! di sana Seseorang telah menyiapkan celah dimensi yang cukup besar untuk kalian lewati bersama para perajurit kalian."


Xian Ran menoleh sedikit kebelakang. Melihat ekspresi mereka berdua yang tidak berubah membuat dia sangat yakin jika dua sosok itu tidak akan melakukan hal itu.


"Cih, tugasku menyampaikan pesan ini pada kalian telah aku lakukan dan sekarang aku tidak mempunyai urusan lagi di tempat ini."


Xian Ran kemudian melesat kedalam celah ruang untuk kembali ke wilayahnya agar dia dapat menyiapkan memimpin para perajurit nya menuju dimensi utara.


Kini di tempat itu hanya Zi Mo dan Xuan Wu yang masih dengan ekspresi rumit untuk mengambil keputusan.


Jika mereka tidak pergi ke dimensi utara maka secara otomatis hubungan baik yang terjalin dengan Ras Elf akan rusak dan hal tersebut dapat menyebabkan Perang Dingin diantara mereka.


"Jadi, apa yang akan kau lakukan sekarang Zi Mo?"

__ADS_1


Xuan Wu bertanya pada Zi Mo yang merupakan pemimpin dari wilayah Ras Iblis.


Sebenarnya Xuan Wu belum sepenuhnya percaya pada Ras iblis, apalagi ditambah hubungan buruk yang terjadi jutaan tahu lalu membuat nya sedikit curiga dengan mereka.


"He... Apa kau meminta pendapat dari sosok iblis sepertiku? Sebenarnya informasi apa yang ingin kau ketahui dariku?" Zi Mo dengan sorot mata tanam memandang Xuan Wu. Dia sangat tahu dengan apa yang dipikirkan oleh sosok di deoanya ini.


Walaupun Dia telah menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak mempunyai niat tersembunyi untuk beraliansi dengan dua Ras kainya. Namun dia sangat tahu jika dua pemimpin Ras lain tidak akan mudah percaya dengan perkataanya, apalagi di tambah keterlibatan mereka pada Perang besar yang terjadi di masa lalu.


Sebenarnya Mo Zi juga telah menjelaskan bahwa mereka di jebak dan di adu domba oleh sosok dewa iblis yang merupakan iblis terkuat pada masa itu. Namun Mereka sama sekali tidak percaya karena mereka percaya dengan apa yang mereka lihat bukan pada perkataan yang tidak jelas kebenarannya.


Ya, Hal tersebut memang sangat wajar dan juga sangat menyakitkan, tapi mereka tidak tahu harus berbuat apa selain hidup dalam kegelapan dan kebencian dari ras lainya.


Sedangakan Xuan Wu hanya menggeleng ketika mendengar perkataan Zi Mo.


"Sepertinya aku akan ikut dalam aliansi meskipun ini lebih cepat dari perkiraanku dan jika memang perkiraan ku itu benar maka tidak ada salahnya menyerang mereka terlebih dahulu, namun jika informasi yang di sampaikan okeh Xian Ran benar maka Perang yang jauh lebih besar akan terjad lebih cepati." gumam Xuan Wu.


Xuan Wu kemudian memunculkan sebuah artefak teleportasi dan kemudian menghilang dari tempat itu.


Sedangkan Di Wilayah Phoenix Es......


Di sore hari, di taman pribadi Chi Ziran terlihat seorang wanita yang sedang memandang suatu likisan dengan ekspresi yang berubah-ubah terkadang senang, terkadang sedih dan terkadang penuh amarah.


Wanita itu tidak lain adalah Chi Ziran yang sedang duduk sambil memandang kearah lukisan Xu Yue, akhir-akhir ini dia memang merindukan keberadaan dari Xu Yue yang merupakan anak angkatnya itu, dia juga sering mengingat kenangan mereka berdua.


"Sekali lagi, maafkan aku." ucapnya dengan penuh penyesalan dan terlihat air mata mengalir dari pelupuk matanya.


Di saat Chi Ziran sedang menangis, seekor burung Phoenix Es tiba-tiba terbang memiuk-liuk diatasnya.


Burung Phoenix itu kemudian mendarat tepat di bahu Chi Ziran sehingga membuat Chi Ziran sangat terkejut dengan keberadaan Phoenix tersebut.


Dia juga kebingungan kenapa burung Phoenix Es biasa itu dengan sangat beraninya mendarat di bahunya.


Tapi kebingunganya terjawab ketika melihat sebuah segel berbentuk Phoenix api dan Es serta rune-rune kuno di sekitarnya.

__ADS_1


Dia menduga jika burung Phoenix es itu merupakan suatu pesan rumit dan kompleks yang dikirimkan oleh Yan Liyan. Dia berpikir seperti itu karena tidak ada orang lain yang memiliki segel tersebut selain Yan Liyan.


Segel Phoenix Es itu diberikan merupakan pemberianya kepada Yan Liyan sedangakn segel Phoenix Api tentu saja itu merupakan pemberian dari Mei Lin.


Chi Ziran kemudian mengeluarkan suatu kristal Es berwarna biru terang dari dalam cincin penyimpananya.


Kristal tersebut merupakan tempat khusu untuk menerima pesan rahasia semacam itu.


Phoenix Es yang melihat itu langsung melesat menuju kearah kristal tersebut dan masuk kedalam nya. Setelah masuk, secara tiba-tiba muncul suara Yan Liyan dari kristal tersebut.


Chi Ziran mendengar hal itu dengan sangat serius karena ini menyangkut Perang besar yang akan terjadi, selain itu dia juga menerima pesan dari Yan Liyan untuk mengajak Ras Phoenix api untuk ber aliansi dan waktu akan terjadi Perang adalah dua hari..


Yang Berarti dia harus melakukan ini dengan sanagt cepat karena waktu yang sangat singkat.


"Baiklah, Saatnya untuk menghilangkan kesedihan ini untuk sejenak untuk mengurus masalah baru yang merepotkan ini." Chi Ziran berdiri dengan senyuman tulus lalu pergi pergi untuk melakukan tugas yang di berikan okeh Yan Liyan.


"............ "


Di suatu tempat yang berada di wilayah dimensi utara, dimana terdapat sebuah istana yang melayang tinggi diatas langit.


Istana tersebut dijaga oleh jutaan persjurit gagak darah iblis, mereka menjaga setiap sisi dan sudut ruangan istana sehingga mustahil jika ada seorang yang menyusup, selain itu juga terdapat kuba pelindung yang melindungi seluruh istana itu.


Istana tersebut merupakan istana kegelapan yang sebenarnya, diamana tempat dewa kegelapan bersembunyi untuk memulihkan diri karena luka yang dia alami pada Perang jutaan tahun yang lalu.


Di dalam istana kegelapan. Terlihat sosok berjubah hitam berada di atas singgah sananya sambil memandang 9 sosok lain di bawahnya.


"Aku telah sepenuhnya sembuh dari luka yang aku akani, saatnya menjalankan rencana jutaan tahun lalu yang tertunda yaitu menguasai alam tingkat tinggi ini.


" Apa semuanya telah siap?!"


"Sesuai perintah anda yang mulia, kami telah menyisipkan para gagak darah iblis dan menaikan tingkat kultivasi mereka ke tingkat yang lebih tinggi dengan mengonsumsi benda yang Anda berikan. Selain itu juga kami telah mempersenjatai mereka dengan atribut perang lengkap." ucap suatu sosok yang merupakan naga kegelapan dalam wujud manusianya.


Naga kegelapan tersebut berkata dengan menunduk kepada sosok yang berada di atas singgasana yang tidak lain adalah dewa kegelapan.

__ADS_1


__ADS_2