
setelah Yan Liyan dan yang lain telah selesai makan Yan Liyan langsung meminuman yang tersedia dimejah makan.
setelah itu dia langsung bergegas menuju taman pribadi dari kaisar Xia yang ada di bagian dalam kaisar Xia
tanpa meminta izin terlebih dahulu pada kaisar Xia benar-benar bertindak sesukanya dan sama sekali tidak ada yang berani menghalanginya termasuk para perajurit dan mentri yang melihat tingkah lakunya dari tadi.
Yan Lin yang melihat sikap tuanya hanya menghela nafas.
"aku harap kaisar bisa memaafkan atas sikap tidak sopan dari tuanku.." ucap Yan Lin merasa tidak enak dengan kaisar Xia.
kaisar Xia yang mendengar itu hanya mengangguk.
"tidak mengapa dan kalau tidak salah kau yang memiliki api hijau waktu itu bukan..?"
tanya kaisar Xia yang melihat Yan Lin mengeluarkan Elemen api hijau waktu perang terjadi.
"ya... yang kaisar bilang itu benar tapi aku sama sekali belum bisa menggunakanya dengan sempurna.."
jawab Yan Liyan dengan rendah hati tidak ada sama sekali kesombongan dalam kata-katanya.
Kaisar Xia yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kalian punya ciri khas masing-masing ya.. dari sifat sampai kemampuan apalagi gadis mengerikan itu.." ucap kaisar Xia yang mengingat sifat kejam dari Xiao Yi.
"ah... itu dia memang bersikap seperti itu asal kau tidak menyinggung perasaanya dia tidak akan melukaimu jadi tidak perlu takut denganya." ucap Yan Lin.
"aku rasa aku telah menyinggung perasaanya dari awal waktu perang terjadi dan aku pikir dia akan membunuhku waktu itu jika tidak ada tuan kalian yang berada disana.."
ucap kaisar Xia yang yang diakhir perang merasakan niat membunuh yang sangat pekat dari Xiao Yi yang di arahkan kepadanya.
Yan Lin yang mendengar itu hanya tersenyum kecut karena sebenarnya dia juga samar-samar merasakan niat membunuh dari Xiao Yi waktu itu.
di saat mereka saling diam tiba-tiba Yan Liyan datang di tempat itu.
"Yan Lin sebaiknya sekarang kita pergi untuk menjemput para budak yang telah di beli tadi pagi."
"karena aku rasa mereka telah selesai mempersiapkanya.." ucap Yan Liyan lalu berjalan menuju keluar istana.
Yan Lin yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mengikuti Yan Liyan dari belakang.
"terimakasih atas makananya.." Yan Lin menoleh kearah kaisar Xia dan melambaikan tanganya.
__ADS_1
sedangkan kaisar Xia hanya tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Yan Lin.
"aku tidak menyangka orang dengan sifat seperti mereka memiliki kekuatan mengerikan seperti itu."
gumam kaisar Xia lalu berjalan menuju tempat taman pribadi miliknya untuk menyejukan pikiranya.
malam harinya Yan Liyan dan Yan Lin telah sampai di tempat penjual budak....
sesampainya Yan Liyan di depan bangunan penjual budak dia melihat semua budak dengan keadaan sangat sehat di kumpulkan dan berbaris dengan rapi pada satu tempat.
tiba-tiba muncul seorang pria tambul yang merupakan penjual budak di depan Yan Liyan.
"500 budak dengan kriteria seperti yang tuan inginkan dan telah aku persiapkan dengan sedikit lama."
"sekarang hanya tinggal melakukan pemindahan segel budak tuan pada para budak.." ucapnya sambil membukuk dengan hormat.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"aku akan melakukanya sendiri." gumam Yan Liyan lalu berdiri di depan diantara barisan para budak itu.
"aku sekarang adalah tuan baru kalian jadi aku kan membuat segel budak untuk kalian semua agar tidak ada penghianatan."
Yan Liyan langsung membuat segel tangan yang sangat rumit dan panjang.
"tehknik segel perbudakan." gumam Yan Liyan.
tidak lama kemudian muncul lingkaran besar dibawah semua budak yang berkumpul di tempat itu lingkaran itu mempunyai polah dan rune-rune kuno dan memiliki warna merah disetiap sisinya.
tidak lama kemudian muncul tulisan kuno yang melilit semua orang ditempat itu lalu menempel pada bagian tubuh mereka seperti kaki dan tangan para budak itu.
para budak yang melihat itu hanya terdiam dengan ekspresi kesakitan di wajah mereka.
mereka telah terbiasa dengan kejadian seperti ini hanya saja segel budak yang dibuat oleh Yan Liyan sangat berbeda dengan segel yang lain.
mereka juga tidak menyangka jika seseorang dengan usia muda mampu menguasai formasi dan membuat segel budak pada mereka.
tidak lama kemudian para budak itu telah selesai dipasang segel budak oleh Yan Liyan.
"ikuti aku..!! seharusnya dengan tingkat kultivasi kalian seperti itu kalian bisa terbang.." ucap Yan Liyan lalu tanpa basa-basi langsung terbang menuju wilayahnya.
para budak yang mendengar itu hanya mengangguk lalu terbang mengikuti Yan Liyan dari belakang.
__ADS_1
sedangkan Yan Lin mengikuti mereka semua dari belakang.
Esok harinya Yan Liyan dan yang lainnya telah sampai di wilayahnya.
Yan Liyan langsung mendarat di sebuah kastil besar yang telah hampir selesai dibangun.
Xiao Yi yang melihat kedatangan Yan Liyan langsung menghampirinya.
"ini belum sampai satu minggu.." ucap Xiao Yi keheranan dengan kedatangan Yan Liyan.
"aku pulang lebih cepat karena aku tidak menyangka urusanku di pusat asosiasi kabut darah akan selesai dengan secepat ini.." ucap Yan Liyan lalu melihat bangunan kastil yang sedang di bangun.
"aku menyuruh mereka memakai kristal Qi sebagai hiasan disetiap bagian bangunan kastil yang akan terlihat mencolok nannatinya.."
"selain itu aku juga menyuruh mereka untuk membangun sebuah taman bunga yang sangat luas disamping telaga yang berada di belakang kastil.."
Xiao Yi berkata dengan penuh kebanggaan yang membuat Yan Liyan mengerutkan keningnya.
"apa kau mengawasi mereka ketika membuat hiasan bangunan dari batu Qi..?" tanya Yan Liyan pada Xiao Yi dengan serius.
Xiao Yi yang mendengar itu hanya mengangguk.
"tentu saja aku bahkan telah mengancam mereka dengan memusnahkan jiwa mereka jika ada yang mencuri satu kristal Qi itu.." ucap Xiao Yi tersenyum mengerikan.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk dan langsung melihat para pekerja bangunan yang terlihat menunjukan eksperesi pucat yang menandakan mereka sangat tertekan dan ketakutan pada suatu hal.
tidak ada obrolan atau omongan ringan diantara mereka, hanya ada ekspresi serius dalam berkerja.
"sebenarnya apa yang kau lakukan pada mereka adik Yi..?" tanya Yan Liyan dengan keheranan.
"tenang saja kakak Liyan lagipula hal itu berdampak sangat baik pada proses pembangunan kastil dan juga aku perkiraan kastil ini selesai dibangun dalam waktu 5 hari." ucap Xiao Yi sambil tersenyum.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu menoleh kearah para budak yang berada di belakangnya.
"bangun sebuah pondok untuk tempat tinggal sementara untuk masing-masing dari kalian."
"sebaiknya lakukan hal itu dengan cepat karena besok kalian akan mendapatkan pelatihan yang cukup berat." ucap Yan Liyan.
para budak yang mendengar ucapan Yan Liyan tentang pelatihan sangat kebingungan tapi mereka hanya mengangguk tidak berani mempermasalahkan apa yang dikatakan oleh tuan baru mereka.
lalu mereka menebang pohon yang ada ditempat itu menggunakan Elemen atau alat perkakas seadanya.
__ADS_1