SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Tidak Mempunyai Hak


__ADS_3

sementara di tempat lain lebih tepatnya di dalam lembah kesengsaraan.


terlihat seorang gadis sedang membantai para binatang buas dengan ganasnya.


terlihat api berwarna hijau membumi hanguskan tempat itu, api itu tidak hanya membakar habis para binatang buas tapi juga semua mahkluk hidup yang ada disana termasuk pepohonan rimbun.


gadis itu melihat di sekitarnya yang hangus terbakar dengan wajah datar dia lalu berjalan santai dengan ekspresi wajah yang sedikit berubah.


'perkembanganku terlalu lambat..' batin gadis yang tidak lain gadis itu adalah Yan Lin yang baru saja menyelesaikan latihanya.


"kau tidak perlu kecewa seperti itu.. mengendalikan Elemen api khusus itu memang sangat sulit.." ucap Jiu Wei yang melihat ekspresi kecewa dari Yan Lin.


"tapi.. tuan.." ucapan Yan Lin terhenti karena dia merasa telah tertinggal jauh dari Yan Liyan.


meskipun hal itu membuatnya merasa bahagia tapi ada rasa ketakutan yang mengganjal dihatinya.


'aku takut jika tuan meninggalkanku karena aku sangat lemah seperti ini.'


"apa kau menyamakan dirimu dengan monster sepertinya jika kau berpikir seperti itu maka sebaiknya kau singkirkan pikiranmu itu.." ucap Jiu Wei


dia mengatakan itu bukan tanpa alasan.


Jiu Wei masi mengingat ketika dulu lebih tepatnya dua tahun yang lalu seorang anak kecil yang masih berusia 14 tahun telah menjadikan binatang tingkat mitos sepertinya sebagai binatang kontraknya.


dimana hal itu sangat mustahil untuk dilakukan karena ras Jiu Wei yang merupakan rubah Elemen.


dan terlebih lagi anak itu sekarang memiliki elemen api putih dan bisa menguasai tehknik-tehknik tingkat tinggi dalam waktu singkat Jiu Wei juga tidak pernah melihat tuanya berlatih tehknik baru atau semacamnya.


dia hanya melihat tehknik itu digunakan begitu saja dalam pertarungan sehingga membuat Jiu Wei kebingungan.


dengan kelebihan-kelebihan seperti itu dia menyebut tuanya sebagai monster yang sangat misterius.


Yan Lin yang mendengar itu hanya mengangguk.


"baiklah aku mengerti.."


"apa kau tahu sesuatu yang penting tentang Elemen api hijau..?"


Yan Lin yang mendengar itu hanya menatap Jiu Wei dengan bingung karena menanyakan hal seperti itu dengan tiba-tiba kepadanya.


"tentu saja aku tahu elemen api hijau bersifat sangat korosif dan elemen api hijau merupakan Elemen api terkuat keempat dari 4 Elemen api khusus yaitu api Hijau api emas api putih dan api hitam.." jelas Yan Lin.


dia mendengar hal itu dari tuanya sehingga membuatnya menjawab pertanyaan dari Jiu Wei dengan percaya diri.


dan juga karena tidak ada buku yang menjelaskan tentang empat api khusus itu dia meminta sendiri pada Yan Liyan untuk menjelaskan elemen api hijau yang dimilikinya.


"he... apakah tuan benar-benar hanya menceritakan tentang hal itu saja kepadamu.."


"ya.. tuan hanya memberitahuku tentang hal itu saja padaku memangnya apa ada hal lain lagi selain itu..?" tanya Yan Lin dengan penasaran.


Jiu Wei yang mendengar itu hanya menggeleng kepalanya.


"semua yang dikatakan tuan itu sangat benar.."

__ADS_1


'hanya saja informasi itu sangat kurang bahkan hal yang dijelaskan oleh Yan Lin tadi hanya informasi dasar mengenai Elemen api hijau.'


'tapi jika tuan hanya mengatakan hal itu saja padanya berarti aku tidak mempunyai sama sekali hak untuk memberitahukanya tentang rahasia api hijau..,aku juga takut jika tuan akan marah padaku..'


batin Jiu Wei dia tidak ingin mengambil resiko karena dia mengira jika tuanya mempunyai alasan khusus kenapa tidak menceritakan elemen api hijau secara detail pada Yan Lin.


tiba-tiba langkah Yan Lin terhenti ketika merasakan hawa dingin dia lalu menatap keatas langit.


tidak lama kemudia butiran salju berjatuhan dari langit lalu menimpa dirinya yang sedang menatap langit dengan senyuman diwajahnya.


"ini sangat dingin.." gumam Yan Lin.


Jiu Wei yang mendengar itu langsung mengeluarkan api dari ekornya agar Yan Lin tidak merasa kedinginan.


Yan Lin lalu melanjutkan perjalanan lagi menuju kearah gua karena sebentar lagi hari akan menjelang malam.


sedangkan Jiu Wei memandang salju itu dengan serius.


'seingatku di alam tingkat menengah tidak pernah turun hujan salju semenjak kekaisaran Xue menghilang puluhan ribu tahun yang lalu..'


'apa yang sebenarnya terjadi..?'


sedangkan di tempat lain yang tidak jauh dari gua..


terlihat Yan Liyan sedang tertidur dengan sangat lelap dengan binatang kontrak di sampingnya.


tidak lama kemudian dia terbangun dari tidurnya karena merasa terganggu dengan adanya hembusan angin kencang.


sehingga menimbulkan terjadinya badai salju disana.


wusss...


muncul sebuah kubah transparan berukuran sedang melindungi mereka berdua.


Yan Liyan lalu mengeluarkan tempat tidur tipis dalam cincin penyimpananya sebagai alas tidurnya dia lalu membentangkanya di tempat itu.


Yan Liyan berbaring ditempat tidur tipis itu dan memandang keatas terlihat langit sudah mulai gelap dan suasana malam kali ini sangat berbeda tidak ada lagi kabut yang menutupi langit malam.


sehingga terlihat cahaya bulan dan bintang bersinar dengan terang.


"he... baru kali ini aku melihatnya tertidur nyenyak seperti ini.."


gumam Yan Liyan yang melihat burung phoeniks yang merupakan binatang kontraknya itu tertidur dengan nyenyak di sampingnya.


'sistem status..'


STATUS


nama: Yan Liyan


Umur: 16 tahun


Status: pemilik sistem penguasa

__ADS_1


kondisi tubuh: sehat


tipe tubuh: tubuh kekosongan, tubuh elemen, dewa phoeniks dan dewa naga.


nama tehknik: tehknik pedang teratai Es tehknik api dewi phoeniks hujan bola api, ilusi cahaya rembulan, cahaya abadi naga cahaya, petir Naga Emas kegelapan pemusnah.


tingkat kultivasi: keabadian ☆1


poin sistem: 400 jt poin sistem


invetory: pohon kehidupan, air kehidupan, bunga keabadian, busur panah kegelapan.


versi sistem: 30/31 membutuhkan 90 jt poin sistem


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafas.


"huh.. masi membutuhkan waktu yang sangat lama dan juga jumblah poin sistem yang sangat banyak.."


ucap Yan Liyan tersenyum kecut ketika mendengar jumbla poin sistemya yang masih sangat jauh untuk meningkatkan sistem ke versi 50.


"sudahlah pikirkan itu nanti.." gumamnya lalu tertidur kembali.


pagi harinya...


salju telah berhenti turun dan digantikan oleh sinar matahari yang menyinari daerah lembah kesengsaraan.


menjelang siang Yan Liyan terlihat sedang memegang sebuah pil berwarna emas cerah.


pil itu terbuat dari bunga keabadian yang dia dapatkan dari hadiah peningkatan versi sistem tempo hari lalu.


proses pembuatanya juga hampir sama dengan pil jamur Yin dan Yang yang dia buat di gunung tengkorak 2 tahun lalu.


sehingga Yan Liyan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat pil dari bunga keabadian dan ditambah lagi Yan Liyan telah mencapai Alchemist tingkat surgawi.


Wusss...


disaat Yan Liyan sedang memperhatikan pil yang dipegangnya secara tiba-tiba muncul Yan Lin dihadapannya.


"sebaiknya tuan makan terlebih dahulu.." ucap Yan Lin mengeluarkan satu porsi makanan yang dia buat untuk Yan Liyan.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.


"kau datang di waktu yang sangat tepat."


ucapnya lalu dia memakan makanan yang dibawakan oleh Yan Lin .


15 menit kemudian Yan Liyan telah selesai memakan makananya.


"mm.... apa kau tidak ingin melatih tehknikmu lagi hari ini Yan Lin..?"


"tentu saja aku ingin melatih tehkniku tuan hanya saja aku menyiapkan makanan untuk tuan terlebih dahulu."


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum.

__ADS_1


"terimakasih.."


__ADS_2