SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Permohonan bantuan


__ADS_3

malam hari disebuah mansion yang berada jauh dari keramaian ibukota.


Yan Liyan sedang duduk dibawah pohon tinggi disebelah mansion sambil memandang langit bersama Jiu Wei yang berada dipangkuanya sedangkan Xiao Yi dan Yin Zu sudah tertidur di kamarnya setelah mereka selesai makan malam.


"suasana malam hari ini sangat indah."


gumam Yan Liyan sambil mengernyitkan keningnya karena merasakan keberadaan seseseorang dibelakangnya.


"kenapa orang sepertimu mengunjungi mansion kecil seperti ini." ucap Yan Liyan menoleh kebelakang.


muncul wanita yang mirip Yin Zu dibelakang Yan Liyan.


"kau bisa merasakan aura keberadaanku, sungguh menarik." ucap wanita itu yang tidak lain adalah Yin Su ibu dari Yin Zu.


"apa urusanmu datang kesini.? ucap Yan Liyan tanpa memedulikan perkataan Yin Su.


"aku hanya mengunjungi mansion yang menjadi tempat tinggal anaku." jawab Yin Su.


"apa hanya itu.? tanya Yan Liyan karena tidak mungkin orang seperti Yin Su hanya datang berkunjung tanpa alasan khusus.


"tentu saja tidak." jawab Yin Su.


Yan Liyan yang mendengar itu hanya menghela nafas.


'sudah kuduga.' batin Yan Liyan dengan ekspresi sulit untuk diartikan.


Yin Su yang melihat ekspresi dari Yan Liyan hanya tersenyum.


"apa kau tahu kemampuan khusus yang dimiliki oleh matriak sekte Es yang tidak diketahui oleh orang lain." ucap Yin Su.


"tentu saja aku tahu itu, kau bisa melihat tingkat kultivasi orang lain diatas rana kultivasimu meskipun orang itu menyembunyikanya." jawab Yan Liyan memandang Yin Su.


Yin Su yang mendengar itu menjadi bingung.


"bagaimana kau bisa..


sebelum Yin Su menyelesaikan ucapnya.


"lupakan hal itu... sebenarnya apa tujuanmu datang kesini.? tanya Yan Liyan mengeluarkan aurah kultivasinya untuk mengintimidasi Yin Su.


"aku ini bukan orang baik, jadi katakan alasan yang masuk akal kalau tidak aku tidak segan untuk membunuhmu disini." Yan Liyan memandang tajam Yin Su.


Yin Su yang mendengar itu terdiam.


'apa aku salah berurusan denganya tapi orang ini sangat berbahaya.' batin Yin Su mengeluarkan keringat dingin akibat aura intimidasi dari Yan Liyan.


"aku hanya ingin meminta bantuan darimu." ucap Yin Su langsung mengucapkan alasan kedatangannya dan agar tidak membuat sosok didepanya marah.

__ADS_1


Yan Liyan yang mendengar itu menjadi bingung.


"masalah seperti apa sehingga orang sepertimu meminta bantuan dariku.? tanya Yan Liyan.


"sekte Es dalam ancaman bahaya karena kerja sama antara dua keluarga Mo dan Yan yang merupakan pilar kekaisaran dan satu sekte iblis yang merupakan sekte yang kekuatan pemimpinya sama denganku."


Yan Liyan yang mendengar itu semakin mengerutkan keningnya.


"kenapa bisa keluarga pilar kekaisaran bisa terlibat dalam hal ini.?


"menurutku dua keluarga itu menginginkan sumber daya yang melimpah disekte kami. yang berguna bagi Kultivator untuk meningkatkan kultivasinya dan juga kami memiliki dua senjata tingkat bumi."


"sedangkan tujuan dari sekte iblis adalah menginkan semua murid-murid sekte kami sebagai persembahan untuk meningkatkan tingkat kultivasi mereka." ucap Yin Su.


"dilihat dari manapun dugaanmu itu sangat masuk akal."


"tapi... itulah resiko Sekte seperti kalian, tidak pernah berkontribusi dalam kekaisaran dan tidak memiliki hubungan baik dengan sekte-sekte lain." sehingga mereka tidak peduli dengan apa yang menimpa kalian.


"dan pada saat dalam masalah kalian harus menyelesaikannya sendiri atau meminta bantuan orang dengan kultivasi tinggi yang tidak terkait dengan sekte manapun sepertiku, menyedihkan." ucap Yan Liyan.


Yin Su yang mendengar itu hanya tersenyum masam.


"tapi kami punya alasan untuk hal itu."


"ya.. aku tahu kalian tidak ingin terlibat dalam urusan yang penuh siasat, kelicikan, dan tipu daya bukan?


"tapi tetap saja itu tidak mengubah keadaan yang kalian alami saat ini."


"ya.. kami memang tidak ingin terlibat dalam hal seperti itu jadi aku aku memohon padamu untuk membantu kami." ucap Yin Su sambil membungkuk dihadapan Yan Liyan.


Yan Liyan yang melihat itu tersenyum tipis.


"aku bisa saja membantumu tapi selalu ada bayaran untuk itu aku ini bukan seorang pahlawan yang membantu orang lain tanpa pamrih." ucap Yan Liyan.


Yin Su yang mendengar itu hanya tersenyum masam.


"tenang saja aku tidak akan memaksamu untuk tunduk padaku atau semacamnya sebagai bayarannya atas bantuanku, aku ini memang bukan orang baik tapi aku tidak sejahat itu."


"tapi kau pikirkan hal yang pantas yang kau berikan pada orang yang menolongmu dan pastikan itu adalah sesuatu yang berharga." ucap Yan Liyan yang melihat ekspresi Yin Su.


Yin Su yang mendengar itu menjadi lega.


"baik aku mengerti." ucap Yin Su sambil berjalan menjauh dari Yan Liyan.


"tunggu.!! ucap Yan Liyan menghentikan langkah dari Yin Su.


Yin Su menoleh kearah Yan Liyan.

__ADS_1


"ada apa.? tanya Yin Su keheranan.


"jika kau ingin memata-matai mereka sebaiknya kau bawah rubah ini bersamamu." ucap Yan Liyan yang masih mengelus Jiu Wei.


Yin Su yang mendengar itu sebenarnya bingung dengan apa yang dipikirkan Yan Liyan tapi dia hanya mengangguk.


Jiu Wei yang masih berada dipangkuan Yan Liyan membuka matanya dan melompat kearah bahu Yin Su dan duduk diatasnya.


Yin Su nampak tidak keberatan dengan hal itu dan pergi menjauh dari Yan Liyan bersama Jiu Wei duduk dibahunya.


sedangkan Yan Liyan yang melihat itu tersenyum tipis.


'membalaskan dendamku pada keluarga Yan dan Bing Hua akan membalas dendamnya pada keluarga Mo di tambah membantu sekte Es.'


'setidaknya aku akan mendapatkan banyak poin sistem untuk meningkatkan Versi sistem lau poin pengalaman untuk meningkatkan kultivasiku ditambah hadiah yang akan diberikan oleh matriak sekte Es.'


batin Yan Liyan sambil senyum-senyum sendiri karena keberuntungan yang didapatkanya malam ini.


disaat Yan Liyan sedang merasa senang karena keberuntungan yang didapatkanya, tiba-tiba dia merasakan banyak orang yang mengelilingi mansionnya dengan niat jahat.


"sekitar 100 orang yang memiliki tingkat kultivasi raja bumi awal,menengah dan akhir." gumam Yan Liyan sambil melesat dan menghilang dari kegelapan.


Yan Liyan muncul dibelakang salah satu orang yang mengawasi mansionnya dengan niat jahat.


tanpa pikir panjang dia langsung menusuk orang itu menggunakan belati dibagian Vitalnya sehingga orang itu mati seketika dan tidak bersuara.


setelah itu Yan Liyan melesat lagi kearah orang lain yang mengawasi mansionnya.


slass...


slass...


slass....


dikarenakan perbedaan rana kultivasi yang jauh seluruh pembunuh bayaran itu mati tanpa tahu siapa yang membunuh mereka.


[Ding... selamat tuan, anda telah membunuh kultivator rana raja bumi tingkat awal menengah dan puncak. mendapatkan 100.000 poin sistem.]


Yan Liyan yang mendengar itu hanya tersenyum dan membakar semua mayat-mayat itu sampai menjadi abu.


"................"


sedangkan disuatu tempat seorang gadis cantik yang sedang memandang bulan.


terlihat dari pandangan gadis itu menyiratkan akan kesedihan yang dialaminya selama ini.


"aku ini sungguh pelayan yang bodoh dan tidak tahu balas budi karena membiarkan tuanya mati didalam hutan dewi kematian tanpa berbuat apa-apa untuk menyelamatkanya." ucap gadis itu penuh penyesalan didalam kata-katanya.

__ADS_1


tiba-tiba muncul sosok gadis berjubah hitam dan memakai topeng berwarna putih di depan gadis itu.


"tuanmu masih hidup." ucap sosok itu sambil melemparkan satu set pakaian padanya.


__ADS_2