SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Tanaman Racun Jiwa


__ADS_3

"Ba-bagaimana mungkin?!"


Yun Shan sangat terkejut sekaligus tidak percaya dengan apa yang dilihat nya sekarang ini.


Membunuh binatang tingkat mistik, sejenis kadal kamuflase, dalam jangka waktu relatif sangat singkat?


Itu sangat luar biasa, bahkan seorang ahli dikota perbatasan tidak akan mampu membunuh 6 Binatang buas, seperti kadal kamuflase dengan waktu sesingkat itu.


Sedangkan Yan Liyan tersenyum, ketika melihat ekspresi kekaguman dari 3 orang di depannya.


"Jadi, satu misi kita telah selesai bukan?"


Yun Zhi tersadar dari keterkejutanya dan mengangguk sebagai tanggapan.


"Iya, anda benar, hanya tinggal memanen 10 tanaman racun jiwa dan misi kita akan selesai,


Dan apa aku boleh...


"Ya ... kau boleh mengambil nya, pemimpin!"


Entah kenapa Yun Zhi merasa malu dan merasa tidak pantas untuk mendapatkan sebutan pemimpin itu.


Jika saja tadi tidak ada suara peringatan dari Yan Liyan, mungkin mereka telah diikat oleh lidah kadal kamuflase, dan juga kemungkinan besar mereka akan melawan 7 kadal kamuflase, yang mana hal itu sudah pasti akan menjadi akhir hidup mereka di dalam hutan ini.


3 anak kecil yang berada di rana dasar tingkat menengah akan melawan 7 kadal kamuflase sekaligus? sungguh konyol dan hasil akhirnya sudah pasti sangat ditebak.


Secara tiba-tiba, Yun Zhi membukuk kepada Yan Liyan.


"Terimakasih atas pertolongan anda, kakak dari Ling Fang."


Yun Shan yang melihat itu, juga ikut membungkuk, bagaimanapun mereka harus berterimakasih padanya.


Sedangkan Yan Liyan memandang rumit mereka berdua.


Ya. Itulah hukum dunia ini, dimana seseorang akan dinilai dari kekuatan yang dia miliki untuk dihormati.


Sedangkan Ling Fang memandang Yan Liyan dengan penuh kekaguman, dia memang menyangka jika Yan Liyan sangat kuat, tapi ini sudah diluar dugaaanya.


"Bangunlah! kalian tidak perlu melakukan hal seperti itu, Dan ya ... Aku akan mencari tempat untuk bermalam terlebih dahulu."


Yan Liyan melihat kearah matahari yang mulai terbenam, pertanda malam akan datang, Yan Liyan lalu melesat dan menghilang dari tempat itu.


Sedangkan Yun Zhi memasukan 7 bangkai binatang buas kedalam cincin penyimpananya, dan menghilangkan jejak pertarungan mereka.


Hal itu dilakukan untuk mencegah jika ada seseorang yang melihat jejak pertarungan itu, lalu setelah itu memburu mereka untuk mengincar hasil dari buruan mereka.


Sebenarnya hal itu sudah biasa terjadi, dan hal itu sama sekali tidak dilarang, bagaimanapun tidak ada peraturan yang mengatur tentang hal itu.


Setelah mereka selesai menghilangkan jejak, mereka bertiga berjalan santai mengikuti aura yang ditinggalkan oleh Yan Liyan.


"Hei! bukankah kakak Mu itu sangat hebat?" Yun Shan menoleh kearah Ling Fang.


Dia tampak sangat penasaran dengan sosok bertopeng yang baru saja dia temui.


"Ya. yang dia katakan benar, Apa kau sering belajar darinya, Ling Fang?" Yun Zhi menanggapi perkataan dari Yun Shan, sekaligus Dia juga sangat penasaran dengan kemampuan dari kakak Dari Ling Fang itu.


"Ah, Itu... Sebenarnya...


Disaat Ling Fang ingin mengatakan sesuatu, Perkataanya terhenti ketika secara tiba-tiba Yan Liyan muncul di depan mereka.

__ADS_1


"Apa Kakak sudah menemukan tempat yang cocok untuk tempat kita bermalam?"


Yan Liyan menggeleng, ketika mendengar pertanyaan dari Ling Fang.


"Ikuti Aku!"


Yan Liyan langsung melesat, mengabaikan ekspresi kebingungan dari mereka bertiga.


"Ada apa dengan kakak mu itu? kenapa Dia menyuruh kita untuk mengikutinya dengan terburu-buru seperti itu?"


Ling Fang menggeleng ketika mendengar pertanyaan dari Yun Shan, Dia juga tidak tahu dengan maksud Yan Liyan, Memerintahkan mereka untuk mengikutinya.


"Ikuti saja perkataanya! karena untuk sekarang, hanya itu saja yang bisa kita lakukan, lagipula kita tidak akan tahu jika kita tidak mengikutinya bukan?"


Yun Zhi lalu mengikuti Yan Liyan, karena menurutnya itu merupakan tindakan yang tepat, begitupun dengan Ling Fang.


Yun Shan tersenyum kecut, ketika ditinggalkan sendiri oleh mereka berdua.


"Baiklah! Aku mengalah!" Yun Shan lalu melesat mengikuti mereka bertiga dari belakang.


Tidak lama kemudian mereka berempat tibah di sebuah rawah yang penuh dengan lumpur, dan ada gas beracun yang keluar dari lumpur itu.


"Dari ciri-ciri rawa ini, sepertinya tempat ini sangat cocok untuk ditumbuhi oleh tanaman racun jiwa, namun Aku sama sekali tidak melihat satu pun tanaman di sini." Yun Zhi kebingungan ketika melihat hal di depannya.


Dia memang mengetahui ciri-ciri tempat yang sangat cocok untuk tumbuh nya tanaman racun jiwa adalah rawah seperti yang dia lihat saat ini.


"Apa mungkin tanaman racun jiwa telah dipanen orang lain?" gumam Ling Fang.


Hal itu memang sangat masuk akal, disebabkan bukan mereka saja yang melakukan perburuan di tempat ini, jadi ada kemungkinan jika tanaman racun jiwa telah diambil oleh orang lain.


"Jika seperti itu, lebih baik kita beristirahat, Dan melakukan pencarian lagi esok hari." Yun Shan memberi saran karena memang tidak ada hal yang harus mereka lakukan, jika tanaman racun jiwa itu telah diambil orang lain.


Sedangkan Yan Liyan hanya tersenyum ketika mendengar perkataan dari mereka bertiga.


"Apa sebelumnya, Kalian pernah memanen tanaman racun jiwa?"


Mereka bertiga menggeleng ketika mendengar pertanyaan dari Yan Liyan.


"Ini merupakan misi pertama kami untuk memanen tanaman racun jiwa, sebelumnya kami tidak pernah diberikan misi untuk memanen tanaman apapun." jawab Yun Zhi.


Selama ini mereka diberi Misi hanya untuk membunuh binatang buas saja, namun setelah pangkat mereka naik menjadi pemburu tingkat E, Misi-misi yang harus mereka lakukan pun berubah.


"Hmm, Pantas saja! kalian tidak mengetahuinya sama sekali." guma Yan Liyan lalu membentangkan tanganya, mengalirkan banyak Qi disekitar nya.


"Angin Kematian!!"


Wusss .....


Tiba-tiba Elemen angin berbentuk bulan sabit yang memiliki ukuran yang cukup besar berada di depan Yan Liyan, Bulan sabit yang terbentuk dari Elemen angin itu, lalu melesat menuju kearah rawa itu.


Booommm ....


Terjadi ledakan yang cukup besar ketika teknik Yan Liyan mengenai rawa.


Lumpur dari rawa itu berterbangan kesegala arah, karena dihempaskan oleh angin yang bertiup dengan sangat kencang.


SeKetika lumpur dari rawa itu menghilang terbawa oleh arus angin, Kemudian terlihat tanaman seperti bunga mawar namun memiliki warna ungu serta gas keungguan keluar dari kelopak bunga itu, tanaman tersebut merupakan tanaman racun jiwa, yang merupakam tanaman yang dicari oleh mereka.


Sebelumnya tanaman racun jiwa dihalangi oleh lumpur dari rawa tersebut, dan hal itu juga menyebabkan rawa yang mereka lihat tadi dapat mengeluarkan racun.

__ADS_1


Mereka bertiga lagi-lagi sangat terkejut ketika melihat tindakan dari Yan Liyan.


Terutama Yun Zhi, Dia tahu jika teknik yang digunakan oleh Yan Liyan tadi merupakan teknik miliknya.


Namun teknik tadi lebih sempurna dan lebih kuat dari teknik miliknya, dan satu hal lagi yang membuat dia sangat terkejut adalah ....


Teknik tadi sama seperti teknik angin kematian yang pernah dikeluarkan oleh ayahnya.


"Bagaimana Mungkin!!


Darimana Kau mempelajari teknik itu?!" tanya Yun Zhi dengan sangat terkejut bagaimanapun teknik tersebut merupakan teknik keluarga Yun, yang tidak sembarang dipakai orang lain, apalagi orang tersebut bukan berasal dari keluarga Yun yang memiliki darah murni.


Jadi sangat wajar jika Yun Zhi sangat terkejut ketika melihat Yan Liyan dapat menggunakanya.


"Aku mempelajarinya dari mu, asal kau tahu saja, jika tadi aku melihat mu menggunakan teknik itu, dan aku hanya menyempurnakanya saja." ucap Yan Liyan tanpa dosa.


Dia lalu melesat menuju kearah tanaman racun jiwa dan memasukan semuanya kedalam cincin penyimpananya.


Sedangkan Yun Zhi sangat kesal ketika mendengar jawaban dari Yan Liyan.


"Aku mengerti perasaan Mu sepupu Yun Zhi."


Yun Shan sangat tahu, betapa kerasnya latihan yang dilakukan oleh Yun Zhi untuk menguasai teknik itu walaupun hanya dasarnya saja.


Tetapi ada seseorang yang melihatnya menggunakan teknik itu lalu menyempurnakanya dalam sekali lihat.


Bukankah hal itu sangat tidak masuk akal?


Yun Zhi sama sekali tidak menjawab...


Dia menatap tajam Ling Fang...


"Katakan pada Ku! siapa sebenarnya kakak Mu itu?!" tanya Yan Liyan dengan dingin.


Yang membuat Ling Fang bergidik ngeri ketika melihat ekspresi marah dari Yun Zhi.


"Ah... Itu, Sebenarnya Dia...


Boomm.....


Terdengar suara yang sangat keras yang berada cukup jauh dari tempat mereka berada.


"Sialan!!


Yun Zhi sangat kesal ketika setiap Ling Fang akan mengatakan identitas kakaknya, selalu saja ada masalah yang membuatnya terhenti.


Mereka bertiga lalu melesat kearah Yan Liyan.


"Apa Yang sebenarnya terjadi?"


"Aku juga tidak tahu pasti, namun kemungkinan besar ledakan tersebut disebabkan oleh pertarungan binatang buas untuk memperebutkan wilayah kekuasaan.


"Apa kalian ingin ikut?


"Ikut?" mereka kebingungan ketikan mendengar ajakan dari Yan Liyan.


"Ya ... Ikut menyaksikan pertarungan mereka, sepertinya akan sangat menyenangkan." Yan Liyan lalu melesat menuju kearah sumber ledakan.


Yan Liyan berbicara seperti itu bukan tanpa alasan, hal itu disebabkan Dia merasakan aura binatang tingkat suci disumber ledakan tadi.

__ADS_1


__ADS_2