SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Teknik Cermin


__ADS_3

Setelah Bing Hua mengeluarkan tekniknya...


Tiba-tiba suasana di sekitar tempat itu menjadi sangat dingin, bahkan terlihat butiran salju yang jatuh dari langit.


Wusss!


Suara angin yang menderu dengan sangat kerasnya, menyebabkan terjadinya badai salju yang sangat dingin dan menusuk.


Groaaarrr!!


Tiba-tiba saja terdengar suara auman yang sangat keras di langit, terlihat disana terdapat seekor naga Es yang memiliki ukuran yang sangat besar dan tanduk yang sangat panjang


Mengeluarkan aura yang kuat layaknya sosok penguasa dari ras naga.


Naga Ea itu kemudian mengeluarkan aura yang sangat dingin yang membuat orang lain menjadi tertekan dan mati kedinginan.


Namun untung saja mereka hanya roh yang tidak bisa membeku, dan hal itu menjadi sebuah keuntungan bagi para roh tersebut dikarenakan kekuatan gagak darah iblis sedikit mengalami penurunan ketika naga Es itu muncul.


Sedangkan naga Es itu memandang tajam kearah istana kegelapan, dia lalu mengeluarkan Elemen Es dari seluruh tubuhnya, lalu membentuknya menjadi ratusan ribu tombak Es.


Sedangkan Bing Hua terbang dengan ekspresi tenang berada tepat di depan naga Es itu, dan mendarat dikepalanya.


Naga Es tersebut hanya terdiam, sama sekali tidak merasa terhina atau terganggu dengan hal tersebut.


Malahan naga Es itu semakin mengaum dengan keras, dan mengarahkan seluruh tombak itu kearah istana kegelapan.


Wusss!


Wusss!


Wusss!!


Ratusan ribu tombak Es melesat dengan sangat cepat menuju istana kegelapan.


Disaat seluruh tombak itu hampir mengenai istana kegelapan, tiba-tiba saja muncul kabut hitam yang menutupi seluruh bagian istana kegelapan.


Asap itu kemudian menelan semua serangan tombak Es dan membuatnya hilang seperti tidak ada serangan semacam itu.


Yan Liyan langsung menghindar ketika melihat kejadian tadi, entah kenapa dia merasakan firasat yang sangat buruk.


Dan benar saja kabut yang tadinya menyebar secara tiba-tiba terkumpul dan secara cepat membentuk seekor naga yang ukurannya sama seperti naga Es tadi.


Ya. naga tersebut merupakan binatang kontrak dari penguasa dimensi kegelapan yaitu naga Kegelapan, yang merupakan musuh dari dewa naga yaitu naga cahaya.


Groaaarrr!!!


Naga Kegelapan tersebut mengaum dengan sangat kerasnya, menunjukkan dominasinya pada naga Es.


Namun naga Es sama sekali tidak gentar, karena dulunya dia merupakan naga yang berasal dari ras netral, mereka tidak mengikuti pertarungan yang diadakan oleh seluruh ras naga, untuk membuktikan siapa yang lebih hebat diantara mereka dan mendapatkan julukan sebagai dewa diantara para ras naga.


Sedangkan Dulunya, Ras naga Kegelapan merupakan ras yang arogan dan merasa sangat kuat diantara ras naga yang lain, tapi mereka berhasil dikalahkan oleh naga ras cahaya.

__ADS_1


Hal itulah yang menyebabkan naga kegelapan bersekutu dengan para iblis jahat hanya untuk mendapatkan kekuatan agar menandingi musuh bubuyutan mereka, yaitu ras naga cahaya.


"Cih! Aku tidak pernah menyangka jika aku akan bertemu dan berhadapan dengan penguasa ras naga Es." ucapnya dengan keheranan, karena bertemu ras naga Es merupakan suatu hal yang langka.


Hal itu dikarenakan biasanya mereka akan lebih menutup diri dari dunia luar daripada ras naga lainya.


"Oh, Apakah karena gadis yang berada di atas kepalamu itu?"


"Itu sama sekali bukan urusanmu." jawab sang naga Es dengan sangat dingin.


"Hm.. Seperti yang diharapkan dari penguasa ras naga Es sepertimu. Namun ....


Sebuah energi kegelapan yang sangat berkumpul disekitarnya dan melesat menuju naga Es.


Naga Es tidak mau kalah, dia membentuk serangan energi Es dan melesatkanya kearah naga Kegelapan.


Yan Liyan yang melihat hal itu, ingin membantu Bing Hua, Namun tiba-tiba saja muncul seseorang dibelakangnya dan langsung mengarahkan pukulanya.


Boomm!


Suara ledakan yang sangat keras ketika pukulan dari sosok itu mengenai Yan Liyan.


Sedangkan Yan Liyan langsung mundur kebelakang, melihat kearah bagian dadah terlihat disana terdapat bekas pukulan tadi.


Jika saja dia tidak mempunyai tubuh fisik dewa naga, maka sudah dipastikan dia telah mati akibat dari pukulan itu.


"Hmm, Cukup lumayan, kau bisa bertahan hidup setelah menerima serangan dariku. Apa kau mempunyai sebuah artefak pelindung?"


"Entahlah, mungkin hanya sebuah keberuntungan jika aku bisa bertahan dari seranganmu tadi." ucap Yan Liyan dengan waspada kepada sosok di depanya itu, karena tadi dia terlambat menyadari keberadaanya


Pertanda jika sosok tersebut mungkin saja memiliki kekuatan yang sama, atau bisa saja berada diatasnya.


Di saat Yan Liyan waspada, tiba-tiba serangan sebuah belati melesat dengan kecepatan penuh menuju kearahnya


Dia langsung menghindar namun terlihat sedikit goresan yang ada di bahunya akibat dari serangan belati tadi.


Yan Liyan tanpa basa-basi langsung mengeluarkan pedang pembunuh iblis dalam cincin penyimpananya.


Kini pedang itu telah naik tingkat menjadi pedang tingkat dewa karena telah menerima banyak darah iblis maupun binatang darah iblis.


Yan Liyan langsung melesat dan diikuti oleh sosok tersebut yang mengeluarkan sebuah pedang yang sama dengan milik Yan Liyan. Namun memiliki warna hitam pekat sama seperti pedang milik dewa iblis.


Sosok tersebut melesat dan ....


Trang!


Trang!


Trang!!


Suara dentingan antara dua pedang menggema di tempat itu.

__ADS_1


Yan Liyan mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat dan tepat mengarah kearah bagian vital.


Begitupun dengan sosok yang menjadi lawan Yan Liyan, mereka berdua memiliki kemampuan pedang yang hampir sama, sehingga membuat pertarungan tersebut menjadi sangat sengit.


Mereka melesat dan muncul di tempat lain, setiap mereka muncul selalu saja terdengar dentingan pedang dan percikan api.


Yan Liyan yang menyadari bahwa ini tidak akan pernah berakhir jika diteruskan, maka dia memutuskan untuk menjauh dan mengeluarkan busur kegelapan pemusnah.


"Mungkin jika menggunakan panah makan akan menghasilkan hal yang berbeda." gumamnya.


Menarik busur panah dan muncul anak panah yang terbentuk dari energi kegelapan, energi kegelapan itu menjadi seekor burung gagak lalu melesat kearah sosok lawan Yan Liyan.


Sosok tersebut langsung menghindarinya, namun terlihat jika gagak itu mengikutinya terus menerus.


Hingga akhirnya sosok tersebut lengah dan...


Boomm!


Ledakan keras akibat burung gagak tadi mengenai sosok lawan Yan Liyan.


Yan Liyan langsung melesat menuju kearah sumber ledakan.


Sesampainya di sana, dia sangat terkejut ketika melihat apa yang ada di depannya.


Terlihat seorang pemuda yang memiliki wajah seperti Yan Liyan, sedang terbaring tanpa ekspresi.


Sosok tersebut kemudian bangun dan melihat kearah Yan Liyan.


"Apa kau kebingungan? Ya. Aku adalah kau, dan kau adalah aku."


[Teknik cermin, teknik yang digunakan untuk menjebak seseorang dalam melawan dirinya sendiri, teknik ini merupakan teknik milik dari dewa kegelapan, syarat dari teknik ini adalah orang itu harus lebih kuat daripada orang yang akan dikenai teknik tersebut.]


Yan Liyan terkejut ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya, dia tidak pernah menyangka jika teknik seperti itu ada di dunia ini.


'Hmm Sepertinya aku akan berusaha lagi untuk membaca semua dari buku semesta itu untuk menambah pengetahuanku tentang teknik yang ada di dunia ini.'


Memandang dirinya sendiri lalu...


"Cih! Aku adalah aku, dan aku sama sekali tidak mengakui dirimu sebagai diriku!!" mengeluarkan tiga bola Elemen yang berukuran sangat besar.


Dan mengarahkanya pada sosok yang mengaku sebagai dirinya itu.


Sosok tersebut hanya terdiam, walaupun dia bisa meniru gerakan Yan Liyan. Namun dia tidak bisa meniru tekniknya.


3 bola elemen tadi kemudian mengenai sosok tadi dan menyeretnya kearah istana kegelapan


Boomm!!


Ledakan yang sangat besar terjadi disana melenyapkan segala yang ada di tempat itu.


Yan Liyan bahkan sudah tidak memikirkan lagi tentang harta berharga yang ada di dalam istana kegelapan.

__ADS_1


__ADS_2