
Akhirnya Adit pun di bawah oleh sosok tersebut ke suatu tempat.
******
Di suatu tempat di daerah pinggiran terdapat gudang kosong yang telah lama di tunggal kan oleh pemiliknya nya.
" Aaaahhh... "
" Di mana aku dan tempat apa ini, dan lagi kenapa saya di ikat sail " ucap Adit yang sambil Ingin melepaskan tali yang melilit tubuhnya.
" Prok... Prok... Prok.. "
Suara tepuk tangan seseorang dari arah gelap gedung tersebut.
" Siap di sana keluar lah " ucap Adit
" Hahahah,,,, bagaimana tempatnya, semoga Adit bisa merasa nyaman di kursi tersebut " ucap seseorang di dalam gelap sambil melangkah mendekati Adit
Sosok tersebut makin lama semakin memperlihatkan sosok nya.
" Sial kau firman lepaskan saya " ucap Adit sambil memberontak dari tali yang melilit nya
" Hahaha apakah kamu sudah lupa apa yang saya bilang kemarin,,,, saya minta kamu menjauh dari intan, tapi kenapa tadi pagi kamu sama intan berpegangan tangan sama intan " ucap firman dengan nada marah.
" Saya sudah menjauhi intan dan saya tidak pernah ingin memegang tangan int... "
" Cukup , saya sudah melihat dengan mata ku sendiri " ucap firman yang memotong pembicaraan Adit dengan nada tinggi
Suasana semakin hening saat firman membentak Adit
" Prok... prok... Prok " suara tepuk tangan firman yang sedang memberikan kode ke seseorang untuk keluar dari tempat persembunyiannya
Sosok tersebut berbadan besar dan di belakang terdapat 2 orang lagi yang mengikuti dari belakang.
" Siska anak ini dan jangan sampai mati, kalau di mati tidak ada yang bisa saya pukuli, dan setelah kalian puas lepaskan talinya " ucap firman ke sosok tersebut
" Selamat bersenang-senang Adit, dan jangan mati dulu hahahaha" ucap firman sambil tertawa kejam dan meninggalkan Adit bersama orang tersebut.
Setelah firman sudah tidak terlihat batang hidungnya, sosok pria berbadan besar dan anak buahnya memperlihatkan wujudnya ke Adit.
" Si....siapa Kalian " tanya Adit
" Hahahah, Anak kecil jangan takut dengan kami, kami tidak akan membunuh kamu tapi mungkin kami akan bikin kamu cacat selama nya hahahaha " ucap Orang yang berbadan besar sambil tertawa kejam
Setelah habis berbicara orang tersebut menyuruh anak buahnya untuk melakukan pekerjaan nya.
Adit yang melihat orang tersebut mendekati dirinya ingin memberontak tapi naas tali nya tidak bisa di lepas.
__ADS_1
" Argggg " ucap Adit yang sedang kesakitan.
Adit pun di siksa oleh orang tersebut dari memukul, menendang dan masih banyak lagi. Orang yang di utus oleh firman blm puas dengan hasil nya, 1 anak buahnya mengambil sebuah tongkat besi dan memberikan ke bosnya.
" Anak kecil jangan sampai mati ya hahaha " ucap bos mereka sambil bersiap untuk memukul Adit dengan tongkat besi tersebut, tapi sebelum tokat besi tersebut melayang.
" tu...tunggu, siapa kalian kenapa harus menyiksa saya, saya tidak pernah berurusan dengan anda " tanya Adit sambil mempertahankan kesadaran nya
" Hahahah, baiklah saya akan kasih tau kamu siapa kami, dan anggap ini sebagai hadiah perpisahan kita " ucap bos tersebut
" Saya adalah Jack anggota dari black dragon, Geng terbesar no 2 di aliran bawah. Dan saya disini cuma di suruh oleh firman untuk menghabisi kamu,,,,,, udah jangan banyak tanya mungkin setelah ini kamu akan mati, saya sibuk untuk menagih uang ke firman" ucap Jack sambil bersiap memukul Adit
" Tang " suara besi mengenai kepala Adit
Alhasil kepala Adit keluar darah dan tidak sadarkan diri.
" Kalian cepat lepaskan talinya dan tinggalkan anak ini di sini, mungkin tidak lama lagi dia akan mati " ucap Jack ke anak buahnya.
Setelah tali yang mengikat Adit dilepas, tubuh Adit jatuh ke bawah, dan orang yang menyiksa Adit pergi entah Kemana.
*********
Di kediaman keluarga Adit
Waktu menunjukkan sudah malam hari terlihat 3 sosok yang sedang menunggu sesuatu, 2 sosok tersebut sedang mondar-mandir dan 1 nya duduk di kursi, ya mereka keluarga Adit.
" Ayah , ibu, dimana kakak kok belum pulang Bu, yah " tanya Kumala
" Mungkin bentar lagi nak " ucap ibunya sambil memenangi anak perempuan nya biar tidak kawatir dengan kakaknya
Waktu terus berjalan kekhawatiran kedua orang tua nya Adit semakin jadi menjadi.
" Tringgg,,, tringgg,,,, tringgg " suara bunyi hp
saat kekhawatiran melanda keluarga Adit terdengar suara bunyi hp ayahnya Adit.
Ayahnya Adit yang melihat hpnya dan melihat nomer baru yang tidak di kenal masuk ke hpnya
" Ayah coba angkat nomer telpon tersebut mungkin ada hal penting " ucap dewi
" Baik Bun " balas Farhan
" assalamualaikum apakah benar ini dengan keluarga Adit " ucap suara perempuan dalam hp tersebut
Keluarga nya Adit semakin kawatir dengan Adit
" Iya kami keluarga nya Adit, ini siapa dan dari mana ya " tanya ayah Adit
__ADS_1
" Kami dari rumah sakit sehat selalu, kami di sini memberikan tau bawah anak yang bernama Adit ada di rumah sakit " ucap suster tersebut
" Apaaaa,, bagaimana keadaan kami sus " tanya Farhan
" Anak ibu sedang di rawat di rumah sakit kami, kondisi anak anda sangat prihatinkan ". Ucap suster tersebut
Setelah selesai mengabari keluarga Adit suster tersebut mematikan telpon nya.
Keluarga Adit yang mendekar keadaan Adit langsung panik apalagi ibunya dan adiknya yang langsung menangis histeris. Farhan yang melihat istrinya dan anaknya menangis histeris langsung memenangi keduanya.
Beberapa menit kemudian kondisi istrinya dan anaknya mulai tenang, setelah keadaan tenang Farhan dan keluarga nya menuju ke rumah sakit .
Beberapa jam kemudian keluarga Adit sampai ke rumah sakit dan langsung menanyakan tempat ruangan Adit yang di rawat.
Setelah tau tempat ruangan anaknya langsung menuju ke ruangannya, saat sampai di depan pintu ruangan Adit, keluar dokter yang menangani Adit.
" Dok bagaimana keadaan anak saya " ucap Dewi yang kawatir dengan anaknya
" Kondisi anak ibu sangat memperihatinkan dan kritis tapi kami sudah maksimal mungkin dan kondisi sekarang sedang koma. Anak ibu akan sadar 1 bulan atau lebih " ucap dokter yang menangani Adit.
Ibunya Adit yang tidak bisa mendengar semuanya akhirnya pingsan. Dewi di bawah oleh suster untuk di rawat.
*****
Pagi nya Dewi sadar dari pingsan nya dan melihat suami nya dan anak nya ada di sisinya. Dewi yang masih ingat dengan keadaan Adit Kemabli menangis kembali. Suaminya dan anaknya yang mendengar suara tangisnya langsung bangun, Farhan dan Kumala yang melihat ibunya menangis langsung menenangkannya. Setelah di tenangkan oleh suami nya dan anaknya Dewi menuju ke ruang tempat anaknya.
~ di sekolahan ~
Intan yang tidak melihat Adit di tempat duduknya merasa ada sesuatu yang menyebabkan Adit tidak masuk. Temannya yang melihat intan yang murung karena Adit tidak masuk mendekati nya.
" Tan lagi mikirin apa ayo " tanya zila
" Hmmmm " jawab intan sambil melirik mejanya Adit
Safa dan zila yang paham Langsung
" Udah lah tan mungkin Adit sedang sibuk di rumah nya karena itu dia tidak masuk " ucap Safa sambil mengubur intan yang murung.
" Lebik baik kita ke kantin yuk " ajak zila
Akhirnya intan, Safa dan zila pergi ke kantin
******
Hari demi hari berlalu 1 Minggu pun terlewatkan kan, di suatu ruangan terdapat pemuda yang sedang berbaring di kasur dan sudah mengerakan jarinya dan membuka kelopak matanya. Yap dia adalah Adit
" Di mana ini, haaaa badan saya sakit semua " ucap Adit
__ADS_1
Tidak berselang lama pintu ruangan tersebut di buka dan memperlihatkan satu sosok...