SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Pertarungan Ini Baru Saja Akan Dimulai


__ADS_3

"Eh.." para bawahan Yan Liyan terkejut ketika mendengar perkataan tiba-tiba dari Yan Liyan.


Wusss.....


Yan Liyan tanpa peduli dengan ketidak siapan mereka langsung melesat menuju kearah Yan Lin terlebih dahulu.


Yan Lin mengeluarkan pedang api phoenix miliknya lalu mengalirkan api hijau pada pedagangnya itu.


trang....


pedang Yan Liyan berbenturan keras dengan pedang milik Yan Lin disertai dengan percikan petir berwarna merah darah dan api hijau dan percikan itu juga melesat kesegala arah.


Yan Lin terpental kebelakang karena perbedaan tingkat kultivasi yang jauh.


tapi dia masih dapat bertahan lalu melesat kearah Yan Liyan dengan ekspresi serius dan rasa ingin membuktikan jika dia tidak ingin menjadi beban bagi tuanya .


disaat Yan Lin sedang melesat kearah Yan Liyan secara tiba-tiba muncul Bing Hua dibelakang Yan Liyan.


mengayunkan dua belati taring naga secara dengan cepat tanpa diketahui bahkan Yan Lin terkejut dengan kecepatan Bing Hua.


"dia sudah meningkat dengan pesat." gumam Yan Liyan lalu menahan belati Bing Hua menggunakan pedangnya.


"kau mengabaikanku tuan." ucap Yan Lin mengarahkan pedangnya.


"aku tidak akan sebodoh itu."


"teknik formasi penghalang." gumamnya.


wusss......


muncul aray seperti dinding menghalangi pedang Yan Lin yang melesat menuju kearahnya.


"teknik formasi pengurung." gumam Yan Liyan lagi lalu muncul aray seperti kubah mengurung Yan Lin didalamnya.


sedangkan Bing Hua memanfatkan perhatian tuanya yang teralihkan dengan mengeluarkan Qi Es keseluruh tubuhnya.


Qi Es itu tiba-tiba membentuk seekor naga berukiran sedikit lebih kecil dari ukuran naga Es lalu mengarah karah Yan Liyan dan melilitnya dengan sangat keras.


"aku tidak akan menyangka jika kau bisa menirunya tapi sayang sekali ini masih sangat kurang." gumam Yan Liyan mengingat ketika dia mengalahkan petir kesengsaraan pedang darah dengan petir Naga Emas melilit pedang itu dan dibantu oleh teknik naga cahaya.


"itu karena aku hanya melihatnya dalam kurung yang sangat sedikit." ucap Bing Hua.


Yan Liyan kemudian mengeluarkan api putih dari tubuhnya sehingga membuat naga Es itu mencair secara perlahan karena Bing Hua masih mempertahankan teknik itu dengan mengalirkan banyak Qi nya.


Bing Hua yang melihat itu hanya tersenyum kecut melawan orang yang mempunyai banyak elemen dan berada diatas tingkat kultivasinya memang sangat merepotkan dan sangat menguras Qi.


Bing Hua menoleh kearah Xiao Yi dan yang lain dengan ekspresi rumit karena mereka hanya terdiam dan mengamati mereka dari tadi.


'cih... sampai kapan aku harus menjadi kelinci percobaan seperti ini.'

__ADS_1


batin Bing Hua dengan kesal tentu saja dia mengerti dengan apa yang mereka pikirkan yaitu mengamati kemampuan tuan dan memutuskan strategi apa yang ampuh untuk melawanya.


memang itu sangat bagus dia juga setuju dengan hal itu tapi melawan tuanya hanya mengandalkan dua orang dari mereka benar-benar sangat mustahil.


"baiklah... jika seperti itu.." Bing Hua menoleh kearah Jiu Wei yang ada dibahunya.


"bukankah itu curang jika kau meminta bantuan padaku.?" ucap Jiu Wei mengerti dengan maksud tatapan Bing Hua yang mengarah padanya.


"tuan tidak bilang jika kau tidak diperbolehkan untuk ikut dalam pertarungan ini bukan..?" Bing Hua balik bertanya.


Jiu Wei tersenyum tipis ketika mendengar perkataan dari Bing Hua.


"kau ada benarnya juga.." gumamnya lalu mengeluarkan 5 ekornya lalu melesat kearah Yan Liyan.


Bing Hua yang melihat itu hanya tersenyum tipis.


"alihkan perhatianya aku akan membebaskan Yan Liyan." ucapnya ketika melihat Yan Liyan telah keluar dari lilitan teknik naga Es miliknya.


sedangkan Jiu Wei melesat kearah Yan Liyan masih dengan lima ekornya dia membuat bolah elemen dasar diujung 5 ekornya itu dan mengarahkanya pada Yan Liyan.


"cih... aku tidak akan menyangka jika aku harus melawan binatang kontraku sendiri." gumam Yan Liyan lalu membuat segel tangan.


"pelindung cahaya." muncul kubah cahaya yang melindunginya.


Boomm....


Boomm....


Boomm.....


sedangkan pelindung Yan Liyan masih terlihat sangat kokoh tanpa tergores sedikitpun.


"langkah cahaya." gumamnya.


wusss....


secara tiba-tiba muncul Yan Liyan didepan Jiu Wei lalu menendangnya dengan sangat keras.


tapi tendangan Yan Liyan berhasil ditangkis dengan kelima ekor Jiu Wei dengan sedikit usaha.


Jiu Wei menangkis dan mencekram kaki Yan Liyan menggunakan 5 ekornya.


"ini masih belum sempurna tapi...


"teknik kurungan.. penyiksaan Elemen." gumam Jiu Wei yang kemudian ekornya menjadi siluet yang berukuran sangat besar lalu mengurung Yan Liyan didalamnya.


Yan Liyan yang melihat itu tidak merasa khawatir malahan dia sangat tertarik dengan teknik itu karena pemandangan didalam ekor Jiu Wei sangat indah.


dia melihat banyak sekali bolah elemen dengan berbagai macam warna yang mengitarinya dari segala arah.

__ADS_1


'ini sangat berbahaya jika digabungkan dengan Elemen ruang dan waktu.' batin Yan Liyan.


lalu bola-bola elemen itu kemudian melesat kearah Yan Liyan dengan sangat cepat.


Yan Liyan yang melihat itu langsung mengeluarkan banyak sekali bolah api putih dan kegelapan untuk melawan bolah elemen itu sehingga terjadi ledakan dan benturan didalam kurungan siluet ekor besar itu.


sedangkan diluar siluet ekor besar itu terlihat Jiu Wei telah kehabisan tenaga karena dia mengarahkan seluruh Bola Elemen yang dia bentuk pada satu titik.


belum lagi elemen yang dibentuk masih belum sempurna karena ekornya masih belum lengkap dan ditambah Yan Liyan melakukan perlawan sengit sehingga menguras banyak sekali Qi miliknya.


siluet ekor yang membentuk kurungan itu tiba-tiba membengkak lalu tidak lama kemudian..


Boomm........


ledakan sangat besar terjadi ditempat itu bahkan padang rumput dan pepohonan disekitarnya terhempas akibat efek dari ledakan besar itu dan terlihat kawah yang sangat besar pula ditempat kurungan siluet ekor itu.


Yan Liyan berdiri disana disertai senyuman tipis ketika berhasil keluar dari kurungan itu.


"jadi apa kalian sudah menyerah...


setelah berkata seperti itu tiba-tiba Yan Liyan merasakan Energi yang sangat panas dibawah tempat dia berdiri dan dengan cepat muncul simbol bintang dengan Elemen api hijau merambat dari setiap garis-garis bintang itu.


"teknik api hijau. api kesengsaraan." gumam Yan Lin.


wusss.....


bintang api hijau itu tiba-tiba menjadi sangat besar dan membakar apa yang ada disekitarnya.


Yan Liyan yang ingin mengeluarkan api putih miliknya tiba-tiba pergerakanya terhenti akibat munculnya akar duri mawar Es dari dalam tanah lalu mengikat seluruh tubuhnya.


Lalu akar bunga itu menekan api putih miliknya kembali kedalam tubuh Yan Liyan.


"Yin Zu..? ternyata dia telah menguasainya dengan baik." gumam Yan Liyan tersenyum karena keistimewaan teknik itu memang dapat mengurung dan menekan elemen orang yang diikatnya.


Yan Liyan juga melihat siluet bulan Es yang sangat besar diatasnya yang akan siap menjauhinya kapan saja.


api hijau milik Yan Lin juga telah berubah menjadi warna hitam pekat dan semakin bertambah korosi kemungkinan itu merupakan ulah dari Xiao Yi dan Jiu Wei.


ditambah jarum cahaya dengan cepat melesat dari segala arah menuju satu titik yaitu tempat Yan Liyan berada.


wusss.......


Semua teknik serangan itu menyatu dan menjadikan Yan Liyan sebagai pusatnya.


Boomm........


terjadi ledakan yang sangat besar akibat dari teknik gabungan itu.


bahkan hutan pepohonan yang tidak jauh dari padang rumput tempat mereka bertarung telah menjadi rata dengan tanah disertai terbentuknya kawah yang sangat besar.

__ADS_1


"bukankah kita terlalu berlebihan.?" tanya Bing Hua dengan ekspresi rumit sekaligus khawatir dengan keadaan tuanya saat ini.


"kau tidak perlu mengkhawatirkanya lagi pula pertarungan ini baru saja akan dimulai." ucap Jiu Wei karena dia masih bisa merasakan keberadaan tuanya dalam keadaan baik-baik saja.


__ADS_2