SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Ular Permata Hijau


__ADS_3

komandan perajurit yang mendengar ancaman dari Xiao Yi hanya mengangguk dengan ekspresi ketakutan.


"serang...!!!" teriak komandan pasukan secara tiba-tiba lalu melesat kearah gua itu diikuti oleh para pasukan lain yang ada dibelakangnya.


orang-orang yang berjaga di depan gua terkejut ketika melihat banyak sekali perajurit dengan baju Zira perang yang berlari untuk menyerang markas mereka.


"serangan...!!


"serangan disaat seperti ini.." ucapnya dengan terkejut.


"segera Laporkan hal ini pada pemimpin.. cepat..!!" perintah sala satu bandit pada temanya.


"baik.." ucap salah satu bandit lalu dia langsung masuk kedalam gua dengan cepat.


sedangkan di luar gua...


kini terlihat bentrokan antara dua ribu pasukan dengan ratusan bandit penjaga.


"hancurkan mereka..!!" ucap sala satu pasukan sambil mengarahkan Elemen tanah yang dia miliki kearah para bandit.


tiba-tiba komandan pasukan mengalirkan Qi ketangannya sehingga tanganya dilapisi oleh tanah.


komandan perajurit itu langsung berlari mengambil ancang-ancang lalu meninju dinding gua dengan keras.


Boomm.....


terdengar retakan dan getaran keras pada dinding gua itu.


tidak lama kemudian muncul banyak para bandit di dalam gua dengan perlengkapan senjata lengkap yang mereka miliki.


"jangan takut..serang saja mereka..!! ucap pemimpin para bandit yang menyemangati para bawahannya.


"ya....


jawab mereka serentak lalu melesat menuju kearah pasukan Xiao Yi.


tidak lama kemudian terjadi benturan antara dua kubu yang saling memusnahkan satu sama lain.


"tehknik pedang.. pedang pemusnah.." teriak pemimpin para bandit membenturkan pedangnya ketanah sehingga terjadi getaran seperti gempa bumi.


tidak lama kemudian muncul retakan dan lubang di tanah yang menelan pasukan Xiao Yi beserta para bandit yang lain.


Xiao Yi yang memerhatikan peperangan yang mereka lakukan dari tadi langsung melemparkan belati sunyinya dan mengarahkanya pada pemimpin para bandit.


pemimpin para bandit yang sedang mengalirkan Qi nya kepedangnya yang menancap di dalam tanah


dia langsung menghindar ketika melihat ada sebuah belati yang bergerak menuju kearahnya.


ketika dia menghindar belati itu terus mengikutinya sehingga membuatnya kewalahan.


"cih... bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi.." ucapnya dengan terkejut ketika melihat belati itu bergerak sendiri dan menyerangnya dengan cepat.


trang...

__ADS_1


trang....


suara dentingan pedang dan belati menggema di tempat yang berada sedikit agak jauh dari medan perang.


sedangkan di medan perang komandan pasukan dan yang lain menyerang secara brutal dan membabi buta tapi gerakan mereka trrlihat sangat teratur dan terkendali.


Xiao Yi yang sedang duduk memperhatikan mereka dengan bosan langsung mengeluarkan serulingnya dari cincin penyimpananya.


"aku rasa.. dengan ini semua akan berakhir.." gumam Xiao Yi lalu meniup seruling bunganya.


terdengar alunan suara seruling di medan pertempuran itu tidak lama kemudian para bandit yang masih bertempur memberikan perlawanan sengit tiba-tiba saja mereka diam dengan tatapan kosong di mata mereka.


para pasukan Xiao Yi yang menyadari itu langsung memanfaatkan keadaan dan memusnahkan mereka satu persatu dengan mudahnya.


tidak lama kemudian Xiao Yi menghentikan permainan serulingnya karena melihat pasukan telah menyelesaikan tugasnya.


"langkah bayangan.." gumamnya lalu menghilang dari tempat itu.


wusss....


Xiao Yi secara tiba-tiba muncul di depan para pemimpin para bandit dan mengambil belati sunyinya secara tiba-tiba.


dan langsung mengarahkan belati sunyi itu pada telapak tangan pemimpin para bandit.


Xiao Yi sengaja tidak menggunakan tehknik seruling bunganya pada pemimpin bandit itu karena sesuatu hal.


pemimpin para bandit tidak menyadari kehadiran dari Xiao Yi langsung terkena telak dan tanganya langsung tertusuk belati yang diarahkan oleh Xiao Yi padanya.


menyadari keadaanya yang tidak menguntungkan dia langsung menunduk di depan Xiao Yi.


ucapnya dengan nada memohon karena dia tahu kekuatan dan tingkag kultivasi orang yang menggunakan jubah hitam di depannya sangat jauh diatasnya.


dia berpikir seperti itu karena dia sama sekali tidak bisa mengalahkan belatinya apa lagi pemilik dari belati itu.


Xiao Yi yang mendengar itu hanya tersenyum.


"baiklah.. itu bisa dibicarakan nanti.. tapi kau harus menjawab pertanyaan dariku terlebih dahulu sebelum aku membebaskanmu.." ucap XiaoYi.


pemimpin para bandit yang mendengar itu hanya mengangguk dengan serius.


"saya akan berusaha untuk menjawab sebisa mungkin tuan.."


"hmm... apakah ada harta tersembunyi yang kau sembunyikan dalam markasmu itu..?" tanya Xiao Yi dengan.


pemimpin para bandit yang mendengar itu terdiam sementara tapi.


"sekarang aku tidak punya banyak waktu jadi... jawab dengan cepat atau mati." ucap Xiao Yi mengeluarkan sedikit auranya dan diarahkan kepada pemimpin para bandit itu.


pemimpin bandit yang merasakan aura kematian yang diarahkan padanya langsung bergetar ketakutan.


"ba.. baiklah... aku akan menjawabnya.."


"selain ruang harta yang berada diujung markas terdapat pintu rahasia yang berada di dalam kamar miliku disana tersimpan banyak sekali benda berharga di dalamnya.."

__ADS_1


"apa..se.. sekarang aku bisa dibebaskan..?" tanya pemimpin para bandit penuh harap.


Xiao Yi yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


"ya... sekarang kau bebas jadi pergilah..!!"


pemimpin para bandit yang mendengar itu sangat senang dan langsung melesat menuju kearah hutan dengan belati sunyi yang masih tertancap ditanganya.


"cih dasar bodoh aku akan membalaskan dendam ini suatu hari nanti.." gumamnya lalu melesat dengan lebih cepat.


Xiao Yi tersenyum tipis ketika mendengar gumaman dari pemimpin para bandit itu.


"tehknik belati sunyi. penyerap kehidupan." gumam Xiao Yi.


Argkh......


argkh......


tidak lama kemudian terdengar suara lengkingan kesakitan dari seseorang yang berasal dari dalam hutan.


"dasar bandit bodoh." ucapnya lalu masuk kedalam gua yang merupakan markas dari para bandit.


dia mengabaikan para perajurit yang berkumpul untuk menunggunya.


Xiao Yi tidak menghampiri mereka karena menurutnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.


"mereka tidak akan terluka parah hanya karena menyerang musuh yang diam dan sama sekali tidak bergerak bukan..?" gumam Xiao Yi lalu langsung masuk kedalam gua.


tidak lama kemudian dia telah sampai di ujung gua dan terdapat sebuah pintu besar yang merupakan ruang penhimpanan harta.


Xiao Yi langsung menghancurkan pintu itu dengan mudah lalu mengambil seluruh harta di dalamnya.


setelah itu dia menuju kamar pemimpin para bandit yang ditandai dengan penampilan pintu kamar dan keberadaanya yang terpisah dan mencolok dari kamar-kamar lain.


setelah itu dia masuk kedalam kamar lalu melihat sebuah pintu yang memiliki warna ungu cerah.


Xiao Yi langsung menghancurkan pintu itu.


saat pintu itu hancur terlihat di dalam ruangan terdapat gunungan batu Qi yang lebih banyak dari ruang harta sebelumnya.


serta terdapat 20 kurungan binatang buas di dalam ruangan itu.


"cih... aku tidak menyangka jika bandit bodoh itu menyimpan hal seperti ini." gumamnya lalu melihat semua binatang yang ada di tempat itu.


"hm... semua binatang ini merupakan binatang tingkat mistik.."


"tapi binatang ini sedikit berbeda... ular Permata hijau yang merupakan salah satu binatang yang paling beracun diantara binatang tingkat mistik dan suci.."


gumam Bing Hua ketika melihat ular dengan warna hijau terang dan mempunyai kristal berwsrna hija juha di kepalanya.


"ular ini sangat cocok sebagai hadiah bagi sektor alchemist untuk meneliti dan mempelajari racun milik ular ini."


gumamnya lalu menyimpan semua benda hidup itu kedalam cincin penyimpanan yang diberikan oleh Yan Liyan pada 6 bawahannya.

__ADS_1


cincin itu mempunyai fungsi khusus yaitu dapat menyimpan semua mahkluk hidup dalam jumblah dan ukuran yang terbatas.


__ADS_2