SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Segel Sumpah


__ADS_3

Xue Ma langsung menerima 4 kotak kayu kecil yang diberikan oleh Yan Liyan itu.


Xue Ma memandang kotak kayu kecil sederhana yang ada di didepanya itu dengan rumit bagaimanapun Yan Liyan tidak mungkin memberikan barang sesederhana kepada mereka karena hal itu bisa dianggap dianggap sebagai penghinaan bagi kekaisaran Xue.


Xue Ma kemudian mengalirkan Qi pada kotak kayu itu dan secara tiba-tiba muncul ukiran pedang dan bunga salju pada kotak kayu kecil itu.


"Hmm... sudah kuduga kotak ini memang tidak sesederhana yang dilihat. dia menyegel kotak kayu ini tapi segel yang dia gunakan sangat berbeda dengan segel pada biasanya.


Dan aku juga tidak pernah menyangka jika anak muda itu bisa membuat segel serumit ini." gumam Xue Ma.


Sedangkan 3 orang yang ada ditempat itu memandang kotak kecil pemberian Yan Liyan dengan takjub karena kotak kayu itu mengeluarkan aura Qi yang sangat kuat.


"Memangya segel apa yang telah dia buat sehingga ibu berkata seperti itu..? tanya ibu Xue Lin yang sangat penasaran dia memang mengetahui sedikit tentang segel akibat ibunya merupakan ahli formasi.


Xue Ma memandang anaknya sekilas terlihat senyuman lembut diwajah yang sudah menua darinya.


"Segel yang dia gunakan adalah segel Sumpah.." jawab Xue Ma yang membuat mereka berdua sangat terkejut.


Mereka sangat tahu apa itu segel Sumpah yang merupakan segel yang telah hilang ratusan ribu tahun yang lalu bahkan sebelum mereka lahir keberadaan segel semacam itu telah hilang.


Segel Sumpah adalah segel yang menggunakan kata-kata seseorang dengan kehendak sendiri untuk mengikat kata-katanya sendiri kedalam segel.


Da ketika kata-kata itu diingkari maka kematianlah yang akan mereka hadapi.


"Sekarang aku benar-benar ragu jika anak muda itu merupakan seorang remaja yang berusia 16 tahun." gumam ibu Xue Lin lalu memandang ibunya dengan penasaran.


"Lalu apa yang harus kita lakukan..? bukankah ini terlalu beresiko..? aku sangat percaya pada anak muda itu tapi tetap saja aku tidak ingin mengambil resiko sebesar ini."


Xue Ma tersenyum...


"Sepertinya kau telah salah paham, anak muda itu tidak meminta kita untuk bersumpah setia padanya tapi bersumpah jika kita akan menggunakan apa yang ada di dalam kotak kayu itu sebagai kebaikan.


Ya... seperti itulah yang aku dengar dari anak muda itu tadi." ucap Xue Ma yang menjelaskan kesalah pahaman yang dipikirkan oleh anaknya itu.

__ADS_1


Ibu Xue Lin yang mendengar penjelasan dari ibunya hanya terdiam tampak penasaran dengan sesuatu.


"Aku tidak mendengar ucapan anak muda itu tadi." ucapnya kebingungan ketika ibunya berkata mendengar perkataan dari Yan Liyan.


Tapi seketika dia mengingat sesuatu.. sesuatu yang sangat mustahil jika anak muda sepertinya mencapai tingkatan itu.


"Apa dia...


"Ya... seperti yang kau pikirkan jika anak muda itu bisa menggunakan telepati tapi yang uniknya telepati yang dia gunakan sangat berbeda dengan catatan kuno yang pernah aku baca karena dia mengirimkan transmisi suara melalui segel formasi.


Dan Harus aku aku jika dia benar-benar sangat jenius dan selain itu aku juga tidak percaya jika dia dapat mencapai tingkatan itu." ucap Xue Ma menghela nafas dia merasa kecil dihadapan Yan Liyan.


Dia yang telah berusia lebih dari 250.000 tahun saja tidak mampu mencapai tingkat itu tapi anak muda yang berusia 16 tahun berhasil mencapainya.


Sungguh lelucon jika didengar oleh orang lain tapi hal itu benar-benar nyata sehingga Xue Ma merasa ketidak adilan yang terjadi padanya begitupun dengan ibu Xue Lin.


Sedangkan Xue Lin dan wanita tua yang mendengar perkataan mereka dari tadi hanya terdiam Wanita tua itu sangat mengerti dengan pembicaraan mereka berdua sedangkan Xue Lin dia tidak tahu sama sekali dengan pembicaraan ibu dan neneknya itu.


"Baiklah...." ucap Xue Ma tiba-tiba memegang 4 kotak itu dan mengalirkan Qi kedalamnya.


Dan secara tiba-tiba petir menggelegar dengan keras lalu 4 buah simbol berbentuk bunga salju keluar dari 4 kotak itu.


Setelah itu 4 simbol itu melesat kearah tubuh 4 orang yang berada ditempat itu dengan sangat cepat sehingga mereka tidak menyadarinya.


Mereka menyadari hal itu ketika merasakan jiwa mereka telah diikat oleh sesuatu.


Xue Lin tampak kebingungan dengan hal yang baru saja terjadi sedang 3 leluhur mereka tampak biasa-biasa saja karena mereka tahu apa yang baru saja telah terjadi.


Setelah 4 simbol itu memasuki tubuh mereka, empat kotak kayu itu tiba-tiba saja terbuka dan mengeluarkan cahaya berwarna keemasan.


Tidak lama kemudian cahaya itu perlahan memudar dan terlihat 5 tangkai bunga berwarna emas terang.


Xue Ma dan yang lain yang melihat tanaman bunga itu tampak sangat terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.

__ADS_1


"A... apa aku tidak salah jika bunga itu adalah bunga keabadian." ucap ibu Xue Lin dengan terbata-bata tentu saja dia tahu dengan sumberdaya yang sangat dicari-cari oleh para kultivator untuk meningkatkan kultivasi mereka dengan sangat cepat.


"Dari ciri-ciri bunganya ini sepertinya tanaman ini memang benar-benar tanaman itu tapi bagaimana mungkin bukankah tanaman itu telah punah karena kserakahaan manusia jutaan tahun yang lalu."


Xue Ma yang sangat terkejut dengan tanaman langka didepanya, menemukan satu tanaman seperti itu saja sudah mustahil apalagi lima tanaman.


Dia tidak menyangka jika Yan Liyan mempunyai tanaman seperti ini dan juga mengerti kenapa Yan Liyan membuat segel Sumpah pada 4 kotak kayu itu.


Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuatan begitupun dengan yang lainnya.


Sedangkan Xue Lin tampak tidak terlalu terkejut karena dia pernah mendapatkan hadiah yang lebih berharga dari tanaman ini sebelumnya yaitu daun pohon kehidupan jadi dia tampak biasa saja.


Xue Ma memberikan 3 kotak pada masing-masing mereka.. Xue Lin mendapatkan satu kotak kayu yang berisi 2 tangkai bunga kebadian yaitu untuk Xue Lin dan binatang kontraknya.


"Serap dengan baik manfaat dari tanaman herbal ini dan jangan terlalu terburu-buru Serap secara perlahan-lahan agar manfaat dari tanaman itu dapat diperoleh sepenuhnya." ucap Xue Ma memberitahu mereka.


Xue Ma tidak ingin mereka melakukan kesalahan dalam menyerap tanaman itu sehingga merugikan diri sendiri karena menurutnya kesempatan seperti ini tidak akan pernah datang untuk yang kedua kali.


Xue Lin dan yang lain mengangguk ketika mendengar ucapan dari Xue Ma lalu berpencar untuk mencari tempat berkultivasi yang menurut mereka sangat cocok.


Sedangkan di tempat lain lebih tepatnya dibangku taman yang berada di dalam kastil.


Yan Liyan sedang duduk dengan Mei Lin dibahunya.


Yan Liyan juga menceritakan beberapa hal yang terjadi ketika Mei Lin sedang berkultivasi.


"Jadi kenapa kau hanya memberikanya pada mereka bukankah dua kekaisaran lain membutuhkan tanaman itu juga..." tanya Mei Lin yang mempertanyakan keputusan dari Yan Liyan karena menurutnya itu sedikit ceroboh.


"Mm... Jika kekuatan yang mereka miliki sama maka yang kemungkinan terjadi adalah timbulnya sifat tidak mau mengalah atau egois.


Jadi aku hanya memberikanya pada mereka agar mereka bisa menjadi penengah nantinya jika terjadi masalah yang menimbulkan perang nantinya


Dan lagipula dari dulu mereka memang disegani bukan...? jadi dua kekaisaran harus berpikir dua kali jika membuat masalah nantinya walaupun sekarang dua kekaisaran itu tidak akan melakukan hal itu tapi aku ragu dengan penerus mereka nanti." jawab Yan Liyan yang menjelaskan alasannya pada Mei Lin.

__ADS_1


"Hmm... seperti biasa kau selalu dua langkah kedepan."


__ADS_2