
Dari sini Adit mulai bersifat dingin terhadap seseorang tapi beda dengan keluarganya.
Malam pun berganti pagi, sinar matahari menembus tirai jendela dan mengenai seseorang pemuda yang sedang tidur.
"Waaammm "
" Udah pagi ternyata, hmmm kenapa malam terlalu cepat " ucap Adit sambil melangkah ke kamar mandi
Skip mandi
Setelah selesai mandi Adit mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah, sebelum berangkat sekolah Adit pergi untuk makan bersama orang tua nya.
" Pagi dit, kak " ucap ibu, ayah dan adiknya
" Pagi jga semuanya " ucap Adit
Setelah selesai makan Adit pun bersiap-siap untuk berangkat sekolah
" Ibu saya berangkat dulu, " ucap Adit
"Hati hati di jalan dit " ucap dewi
" Iya Bu " ucap Adit sambil menutup kembali pintu rumahnya.
Pagi yang sangat indah terlihat sosok pemuda cukup tampan berpakaian seragam sekolah. Yap itu Adit yang sedang menuju sekolah nya.
Lokasi Dari rumah Adit dan lokasi sekolah nya tidak terlalu jauh butuh 30 menit untuk sampai ke sekolah
" Heeee,,,, semoga hari ini tidak akan terjadi lagi seperti kemarin marinnya " gumam Adit yang setiap hari di bully
30 menit kemudian Adit sudah sampai di depan pintu gerbang sekolah nya.
" Pagi pak " sapa Adit
" Pagi jga nak " ucap satpam tersebut
Adit yang langsung menunju kelasnya dan berharap hari ini adalah hari yang sangat baik untuk bagi nya.
Saat melewati koridor sekolah Adit bertemu dengan intan yang baru juga sampai di sekolah.
__ADS_1
" Pagi dit " ucap intan sambil mendekati Adit
" Pagi " ucap Adit singkat
Adit ingin cepat sampai di kelasnya cepat cepat melangkah kan kakinya dan ingin meninggalkan intan, biar tidak ingin terluka lagi dan ingin menepati janjinya ke ibunya.
( Note : Adit bukan gak mau berteman dengan intan atau tidak ingin berlama lama dengan intan karena Adit sudah gak kuat melihat ibunya khawatir, sering sekali ibunya mengingat-ingat kan Adit tapi bukan Adit yang salah Karena Adit selalu menghindari intan tapi intan selalu mendekati Adit, Adit yang melihat intan bersedih dan sedang murung karena sikap nya yang ingin menjauh dari nya tidak tega untuk melakukan nya jadi Adit mengalah. )
Intan yang melihat sikap Adit yang berubah sudah paham, setiap sikap nya berubah pasti dia punya masalah. Intan yang tidak suka atas perubahan sikap Adit ingin meminta penjelasan nya dari Adit langsung.
" Dit kenapa sikap kamu berubah lagi ke saya, emang saya salah apa sama kamu " ucap intan Sambil memegang tangan Adit
" Maaf tan mungkin mulai sekarang kita tidak cocok menjadi teman, karena saya ini orang miskin dan kamu adalah orang kaya dan memiliki perusahaan BlackRock yang terbesar ke 3. Sedangkan saya cuma orang memiliki perusahaan rumah makan yang tidak terlalu besar. " Ucap Adit sambil melangkah menjauh dari intan dan melepaskan pegangan tangan intan
" Saya sadar diri mulai sekarang intan, kamu adalah primadona di sekolah ini dan wanita cantik di sekolah ini, dan saya cuma orang yang golongan bawah, saya masuk sekolah bergengsi ini melalui biya siswa. Sedangkan murid lain orang golongan atas. Kamu pasti paham kan, siapa yang tidak ingin dengan kamu " ucap Adit sambil melangkah pergi menuju kelasnya.
Intan yang mendengar jawaban Adit ingin sekali memarahi dia, karena intan tidak melihat kasta dan harta, yang intan inginkan cuma sebuah teman yang menerima apa adanya. Karena yang selalu dekat dengan intan pasti punya maksud tertentu. intan yang ingin mengungkap kan keluhan nya ke Adit langsung mengejar Adit ke kelas.
Intan juga punya teman cewek namanya Safa, dan zila. Cuma Adit saja yang di percayai sebagai teman laki laki nya.
"""" Pov intan """""
Nama saya intan lestari, saya juga anak dari perusahaan BlackRock, terbesar yang ke 3. saya bersekolah di SMA negeri 1 bunga, karena sekolah ini termasuk sekolah yang bergensi dan menepati no 1 sekolah bagi orang kaya.
Di sekolah intan di sebut jga sebagai kecantikan no 2 dari ratu es yang menduduki no 1 sebagai wanita tercantik di sekolah. Bukan cantik saja intan tapi intan juga orangnya bersolisasi sesama teman. Tapi intan juga tau siapa saja yang ingin berteman dengan tulus dan orang yang memanfaatkan dirinya.
Di sekolah intan sudah menduduki kursi kelas 11 jurusan IPA. Di kelas intan memiliki teman perempuan Safa, dan zila. Intan duduk di bagian belakang dan di samping nya Tempat duduk intan terlihat seseorang pemuda ya lumayan tampan tapi jarang bicara dari kelas 10 sampai sekarang. bukan intan namanya kalau tidak akrab dengan seseorang yang baru di kenal.
" Boleh kenalan " ucap intan
Pemuda tersebut mencari keberadaan suara yang di dengerinya, setelah melihat keberadaan suara tersebut, alakah kagetnya melihat sosok wanita. Lelaki tersebut yang jarang bicara itu akhirnya angkat bicara.
" Anu apakah kamu bicara dengan saya " ucap pemuda tersebut
" Iya siapa lagi bukan kamu yang di hadapan saya " ucap intan sambil marah.
" Maaf, nama saya Adit pramata " ucap Adit
" Nama saya intan lestari salam kenal jga " ucap intan.
__ADS_1
( Note : bukannya Adit tidak memiliki Teman tapi saat masuk pertama kali di sekolah ini dia jarang bicara dan bikin teman sekelasnya beranggapan Adit memiliki kelain sendiri. Dan untuk intan sendiri sudah lupa nama laki Laki tersebut padahal satu kelas jga sama intan dari kelas 10. )
Akhirnya Adit membuka dirinya sendiri bukan sebab karean Adit sudah bosan dan tidak pernah memiliki teman di sekolah.
Hari demi hari hubungan Adit dan intan semakin akrab dan tidak lupa intan memperkenalkan temannya ke Adit.
Tapi setiap hari ada sosok yang selalu tidak suka terhadap Adit yang semkain hari semakin akrab. Ya nama sosok tersebut adalah firman yang selalu ingin memiliki intan tapi selalu di tolak sama intan.
Firman yang sudah tidak kuat lagi melihat ke akraban Adit dan intan ingin sekali memberi pelajaran ke adit.
Setiap pulang sekolah Adit selalu di cegat sama firman dan 5 temannya tersebut, Adit selalu di pukuli dan di ancam untuk tidak dekat dekat dengan intan.
Tapi Adit tetap kekeh karena intan teman pertama nya di sekolah ini, setiap hari saat pulang sekolah Adit selalu di bully oleh firman dan kawan kawan nya.
"""" Pov intan END """"
Di dalam kelas terlihat sosok perempuan dan pemuda yang sedang berdepat argumen ya itu Adit dan intan.
" Dit kenapa kamu bilang begitu ke saya " ucap intan
" Maaf intan mulai sekarang kamu, lebih baik menjauh dari saya " ucap Adit
intan yang tidak mau kehilangan teman lelaki lakinya langsung memegang kedua tangan Adit.
" Adit kasih tau saya apa kesalahan saya ke kamu sampai ingin saya menjauhi kamu " tanya intan sambil mempererat genggaman nya .
Intan tidak sadar di lihati oleh siswa lainnya di dalam kelas, pasalnya intan tidak pernah berinsiatif untuk memanggang tangan laki laki dulu tapi sekarang satu kelas tercengang atas apa yang di lihatnya.
Tapi ada sosok yang sangat kesal melihat kejadian di depannya.
" Awas kau Adit, saya udah bilang jangan pernah mendekati intan tapi malah semakin jadi menjadi " ucap sosok tersebut bukan lagi kalau bukan firman yang sangat marah.
" Udah lah intan cukup di sini saja " ucap Adit sambil melepaskan genggaman tangan intan.
" Ta... "
" Triiiiiinggggggg" Belum selesai bicara bell bunyi sekolah terdengar bertanda sekolah akan di mulai.
Skip waktu pulang sekolah
__ADS_1
Adit yang sedang berjalan pulang ke rumah nya melewati gang tapi tiba-tiba ada sosok yang membungkam mulut nya dengan kain yang sudah di kasih obat bius. Al hasil Adit tidak bisa memberontak dan terjatuh pingsan.
Akhirnya Adit pun di bawah oleh sosok tersebut ke suatu tempat.