
setelah melakukan perjalanan jauh melewati hutan yang sangat rimbun dan menghadapi sedikit masalah seperti binatang buas tingkat roh dan mistik.
mereka lalu memutuskan untuk beristirahat dan bermalam ditengah hutan.
mereka menyiapkan dan menyalakan api unggun serta memasak untuk tuan muda mereka.
sedangkan Yan Liyan dia beralasan untuk memeriksa keadaan wilayah disekitar tempat mereka bermalam itu.
"aku bingung dengan tempat ini padahal waktu itu yang aku lihat sejauh mata memandang hanya hamparan salju dan sekarang tempat ini dipenuhi dengan pepohonan rimbun sebenarnya apa yang terjadi..?" gumam Yan Liyan dengan penuh tanda tanya.
'apa kau tahu penyebabnya sistem'
[Ding... sederhananya tempat ini merupakan tehknik formasi kuno yang berganda.]
'digandakan...? mungkinkah kristal teleportasi itu adalah sebuah celah dimensi yang dibuat dengan sangat stabil..?'
batin Yan Liyan dengan ekspresi terkejut dia tidak bisa membayangkan jika dia akan hanya berkeliling dihamparan salju itu seorang diri.
sekarang ini dia merasa sangat beruntung karena dapat bertemu dengan para perajurit dan menyusup kewilayah ini.
"apa yang sedang anda pikirkan tuan..?" tanya Mei Lin yang melihat ekspresi berubah-ubah dari tuanya.
"tidak ada.. hanya memikirkan masa depan nanti."
"he... itu seperti bukan dirimu saja." ucap Mei Lin.
Yan Liyan mengabaikan perkataan Mei Lin lalu melesat menuju kearah tempat orang-orang yang sedang menyiapkan makanan untuk tuan muda Dao Zhe.
"apa tuan menemukan bahaya yang dapat mengancam keselamatan tuan muda..?"
"tidak.., sejauh 5 km dari tempat ini sama sekali tidak ada bahaya yang mengancam." jawab Yan Liyan.
"hei... kau kemarilah." tiba-tiba terdengar teriak tuan muda Dao Zhe memanggilnya.
Yan Liyan hanya mendegus lalu melesat menuju kearah tuan muda itu.
'kenapa harus aku yang dipanggil..?'
"ada apa tuan muda..?"
"kenapa kau lama sekali..? apa kau perajurit baru disini..? dan juga kenapa penampilamu terlihat berbeda dengan perajurit yang lain?." tanya berturut-turut dari Dao Zhe.
"aku adalah pemimpin perajurit Devisi penjaga kristal teleportasi dan alasan aku memakai pakaian seperti ini yaitu untuk menyamar dan melindungi anda dari balik bayangan.
karena jika aku memakai Zira maka aku akan dengan cepat diketahui oleh musuh atau seseorang yang akan mencelakai anda ketika sampai di kekaisaran nanti." jelas Yan Liyan pada Dao Zhe.
sedangkan Dao Zhe yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.
__ADS_1
"bagus... itu memang tugas kalian sebagai perajurit rendahan rendahan untuk melindungi tuan muda sepertiku..?"
"apa hanya alasan itu saja kau memanggilku..?" tanya Yan Liyan.
"tentu saja tidak, aku ingin kau berburu seekor rusa untuk menu makan malamku.."
Yan Liyan yang mendengar itu menggertakan giginya siap untuk membunuh orang didepanya kapan saja tapi dia menahan emosinya ketika memikirkan kekaisaran Xue.
"hah... baiklah.." Yan Liyan menghela nafas untuk meredam emosinya setelah itu dia menghilang dari tempat itu.
Yan Liyan melesat terbang dan melihat kesegala arah untuk mencari rusa.
"aku mengira jika tuan akan membunuh orang menyebalkan tadi." tadi Mei Lin merasakan amarah Yan Liyan sudah memuncak dan aura membunuhnya sedikit keluar.
sehingga membuat Mei Lin mengeluarkan aurahnya untuk meredam aura pembunuh yang dikeluarkan oleh tuanya agar tidak dirasakan oleh orang-orang ditempat itu.
"jangan bicarakan lagi tentang hal itu.." ucap Yan Liyan dengan kesal lalu melesat kearah padang rumput dan terlihat disana terdapat 2 ekor rusa yang sedang tertidur.
Yan Liyan langsung mengeluarkan dua belati dalam cincin penyimpananya lalu membunuh dua ekor rusa itu dengan mudah.
Yan Liyan melihat dua rusa itu dengan ekspresi rumit dan melihat kearah padang rumput yang sangat luas.
ketika dia ingin memasukan dua rusak itu kedalam cincin penyimpananya tiba-tiba dia melihat sebuah tanaman dengan daun bersinar nila cerah yang berada tidak jauh dari tempat itu.
Yan Liyan langsung melihat kearah tanaman itu dengan teliti.
"ya... tuan benar, tanaman itu berfungsi untuk membuat orang yang mengonsumsinya akan tertidur dengan lelap.
dan biasanya tanaman ini digunakan oleh para warga biasa untuk mengatasi gangguan tidur yang mereka alami.." ucap Mei Lin.
'tapi kenapa tuan tertarik dengan tanaman seperti ini.' batin Mei Lin kebingungan.
sedangkan Yan Liyan melihat tanaman itu dengan senyuman sinis lalu mencabut tanaman itu hingga keakar-akarnya.
setelah itu dia memotong bagian atas tanaman dan hanya mengambil bagian akarnya saja.
kemudian dia membersikan akar tanaman itu dari tanah yang masih melekat menggunakan Elemen airnya.
setelah itu dia menumbuk akar taman daun mimpi sampai halus sehingga mengeluarkan cairan berwarna ungu cerah.
Yan Liyan lalu langsung memasukan cairan itu kedalam luka salah satu rusa yang telah dia bunuh tadi.
"rasakan ini dasar tuan muda tidak tahu diri.." ucap Yan Liyan dengan senyuman yang mengerikan.
Mei Lin yang melihat apa yang tadi dilakukan oleh tuanya hanya menggeleng dan mulai mengerti dengan jalan pikiran tuanya.
"mungkin ini yang orang bilang jangan pernah berurusan dengan seseorang yang memiliki sifat pendendam." gumam Mei Lin.
__ADS_1
setelah selesai melakukan urusanya Yan Liyan langsung menaruh 2 ekor rusa itu kedalam cincin penyimpananya lalu melesat menuju kearah tempat mereka bermalam.
setelah sampai disana dia hanya memberikan satu ekor rusa pada Dao Zhe.
Dao Zhe yang melihat itu hanya tersenyum lalu menyuruh 7 orang perajurit untuk memasak rusak itu.
sedangkan Yan Liyan memisahkan diri dari mereka lalu membakar satu ekor rusa yang dia buru tadi.
setelah selesai makan dia tertidur diatas kasur tipis sambil melihat kearah langit malam.
dikeheningan malam dia tersenyum ketika mendengar suara kesakitan dan penderitaan dari seseorang yang dibencinya.
pagi harinya...
mereka melanjutkan perjalanan menuju kekaisaran Xue.
7 perajurit dan satu orang yang merupakan kusir kereta kuda memandang tuan muda mereka dengan bingung.
bagaimana tidak ekspresi tuan muda mereka saat ini sangat pucat seperti ketakutan akan sesuatu.
"tuan.., menurutmu apa yang terjadi padanya...?"
"entahlah... mungkin tadi malam dia mengalami mimpi yang sangat buruk.." jawab Yan Liyan dengan santai.
"hm.. itu sangat masuk akal sebab tadi malam aku juga mendengar suara teriakan darinya."
'dan itu akan bertahan sampai tiga hari kedepan pada saat setiap dia akan tertidur..' batin Yan Liyan tersenyum tipis.
"menurutmu dengan kecepatan seperti ini berapa hari yang harus kita lewati agar sampai dikekaisaran Xue..?" tanya Yan Liyan.
"menurutku dengan kecepatan seperti ini sekitar 7 hari kedepan kita akan sampai.."
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
'7 hari ya....'
1 minggu kemudian....
Yan Liyan dan yang lain telah sampai diibukota kekaisaran Xue mereka kini sedang mengantri dipintu gerbang untuk memasuki kota itu.
selain mereka ada para bangsawan lain yang mengantri juga untuk memasuki kota itu sehingga menyebabkan antrian panjang.
tapi Yan Liyan sangat tertarik dengan peraturan yang diterapkan dikota itu karena tidak ada perlakuan khusus atau pembedaan antara bangsawan dan warga biasa.
setiap orang mempunyai hak untuk masuk kekota terlebih dahulu misalnya ketika ada seseorang pertama mengantri maka orang itu akan masuk terlebih dahulu.
tidak ada penyalahan seperti memanfaatkan status sosial untuk masuk terlebih dahulu kedalam kota.
__ADS_1
'ini benar-benar sangat menarik biasanya kesenjangan sosial akan memengaruhi sikap seseorang kepada mereka tapi ditempat ini.., hal itu sama sekali tidak terjadi.' batin Yan Liyan.