
Di Suatu tempat di wilayah Ras iblis...
Terlihat Dua orang yang menggunakan sebuah topeng iblis.
Dua orang tersebut adalah Yan Liyan dan Bing Hua. Mereka bedua menggunakan topeng iblis untuk menyembunyikan aura manusia mereka dan mengubahnya menjadi aura iblis.
Yang merupakanKegunaan lain dari topeng iblis yang baru Yan Liyan ketahui, Dia memang merencanakan hal ini beberapa hari terakhir, jadi Dia telah mempertimbangkan semua yang mereka butuhkan dengan baik.
"Liyan'gege kemana tujuan kita selanjutnya? dan apa Liyan'gege yakin jika sosok Misterius itu berasal dari wilayah ras iblis?"
Tanya Bing Hua penuh tanda tanya, karena akan menurutnya Yan Liyan selalu mengaitkan ras iblis dengan semua masalah yang terjadi.
Walaupun Ras iblis memang memiliki sifat seperti itu, tapi belum tentu jika semua masalah dari tiga ras utama di sebabkan oleh mereka.
"Kita akan mencari formasi terdekat, dan alasan kenapa aku sangat yakin jika sosok Misterius itu berada di tempat ini, karena aku sempat mengalirkan sedikit aura yang aku miliki pada tali jiwa dari boneka yang dia kendalikan."
Ya. Sebelum Yan Liyan melenyapkan iblis yang dikendalikan di dalam wilayah netral, Yan Liyan sedikit mengalirkan aura miliknya pada tali pengendali jiwa.
Tali pengendali jiwa sendiri merupakan salah satu persyaratan untuk mengendalikan teknik yang tabu itu dari jauh.
Bing Hua hanya mengangguk walaupun Dia hanya sedikit mengerti dengan maksud dari Yan Liyan.
Di kehidupan sebelumnya dia pernah mendengar jika ada suatu teknik yang tabu seperti yang Yan Liyan katakan, teknik tersebut menyebabkan kekacauan.
Tapi Bing Hua tidak menyangka jika Yan Liyan akan menemukan celah pada teknik tersebut.
"Kekasih ku ini memang sangat jenius." Bing Hua memeluk erat lengan Yan Liyan.
"Mm.. Hua'er."
"Ya." Bing Hua menyahut ketika Yan Liyan memanggilnya.
"Kau meruapakan reinkarnasi dari Putri Es dari utara yang telah meninggal jutaan tahun yang lalu bukan?"
"Ya. Kau benar, Memangnya kenapa?" tanya Bing Hua keheranan.
"Apa Kau pernah mendengar seseorang yang bernama...
Sebelum Yan Liyan melanjutkan perkataan tiba-tiba sebuah tombak melesat kearah mereka.
Yan Liyan yang melihat hal itu, langsung mengeluarkan Elemen apinya dan mengarahkanya pada tombak itu.
Karena perbedaan kekuatan serangan, Elemen Api tersebut dengan mudah melehkan tombak besi yang mengarah kepada mereka berdua.
Tidak lama kemudian muncul sosok 5 iblis tingkat jendral...
"Kalian berdua!! sebutkan identitas kalian dan tujuan kalian berdua ketempat ini!!"
Sosok iblis yang terlihat merupakan pemimpin mereka berlima, maju dan bertanya kepada Yan Liyan.
__ADS_1
"Ah, Kami berdua merupakan iblis yang berasal dari kota mata merah, yang berada di selatan wilayah ini! kami kesini atas perintah dari pimpinan kami!!"
Yan Liyan berbicara seperti biasa, seolah dia memang berasal dari wilayah ras iblis.
Hal itu merupakan salah kemampuan istimewa yang dimiliki oleh Yan Liyan, yaitu pandai bersandiwara.
Sedangkan Pemimpin dari kelima Iblis itu masih dengan tatapan menyelidiknya.
"Kota mata merah? Kami tidak pernah mendengar nama kota itu sebelumnya." gumam pemimpin ras iblis tersebut dengan kebingungan.
"Ya. Itu memang sangat wajar karena kota mata merah terbentuk baru-baru ini, sekitar 100 tahun yang lalu." ucap Yan Liyan masih tetap tenang.
100 tahun bagi ras iblis merupakan waktu yang sangat singkat.
'Kau tidak pernah mendengarnya, karena kota tersebut memang tidak pernah ada diwilayah ras iblis ini. Aku hanya mengarang nya saja.'
Batin Yan Liyan, Dia sangat yakin jika iblis tersebut akan percaya. Jika tidak, maka tidak ada pilihan lain untuk Yan Liyan selain melenyapkan mereka berlima agar tidak mengganggu rencananya.
"Jadi, Apa yang di perintahkan oleh pemimpin kota kalian itu?" tanya salah satu iblis.
Walaupun mereka menganggap jika mereka merupakan sesama iblis, namun tidak sembarang iblis yang bisa memasuki kota mereka.
"Kami berdua di berikan misi untuk memasuki dimensi kegelapan." jawab Yan Liyan.
Dimensi kegelapan sendiri bukan sesuatu yang di karang oleh Yan Liyan, melainkan dia mengetahuinya ketika melihat sedikit tempat keberadaan tempat sosok Misterius itu menggunakan auranya.
Dan menurut sistemnya bahwa tempat tersebut kemungkinan besar merupakan dimensi kegelapan yang berada di kota iblis.
Pemimpin dari lima Iblis mengangguk ketika mendengar perkataan dari Yan Liyan.
Karena menurutnya hal itu merupakan sesuatu yang wajar, sejak kemunculan dimensi kegelapan di kota mereka, banyak para iblis dari berbagai macam kota ingin masuki dimensi itu,
Tapi mereka yang memasuki dimensi itu tidak pernah mendapatkan suatu hal yang berharga, bahkan ada yang tidak pernah kembali.
"Ikuti kami!" ucapnya lalu melesat menuju kearah kota.
Yan Liyan dan Bing Hua mengangguk ketika mendengar itu, lalu mengikuti kelima iblis tersebut dari belakang.
Tidak lama kemudian....
Mereka telah sampai di sebuah pintu gerbang.
Seperti kota pada umumnya terlihat ada dua pengawal yang bertugas untuk menjaganya.
"5 kristal jiwa tingkat tinggi untuk biaya pengantaran." ucap pemimpin dari Lima iblis.
'Eh, kristal jiwa? menarik!'
'Sistem apa kau menyediakan tukaran PS ke kristal jiwa?'
__ADS_1
[Tentu saja tuan.]
Yan Liyan mengehelah nafas lega ketika mendengar hal itu, Kemudia dia menukar poin sistemnya ke kristal jiwa, lalu memberikan 5 kristal jiwa tingkat tinggi pada mereka.
"Hmm... Aku harap kalian beruntung ketika memasuki dimensi kegelapan itu." ucapnya lalu mereka melesat menuju kedalaman hutan.
Yan Liyan kemudian memasuki kota tersebut, dan tentunya dia membayar lagi pada kedua penjaga gerbang.
Dan menurut informasi yang dia dapatkan dari dua penjaga gerbang itu, jika dimensi kegelapan akan terbuka dua hari dari sekarang.
Dan lagi, total biaya masuk untuk masuk kedalam dimensi kegelapan sebanyak 100 Kristal jiwa tingkat tinggi.
Selain itu, Yan Liyan telah membeli sebuah mansion untuk tempat tinggal sementara.
Karena Yan Liyan sangat yakin jika seluruh penginapan di kota ini telah di sewa oleh para iblis yang akan pergi ke dalam dimensi kegelapan.
Sekarang ini, mereka berdua berjalan santai menuju mansion yang baru saja mereka beli.
"Hmm... tidak mengherankan kota ini sangat besar dan ramai." ucap Yan Liyan, melihat kearah banyak pedagang dan orang-orang yang akan memasuki dimensi kegelapan, sedang melakukan kesibukan mereka masing-masing.
Ya. keadaan Kota iblis tidak ada bedanya dengan kota-kota yang pernah Yan Liyan kunjungi selama ini.
"Liyan'gege! apa yang tadi akan kau tanyakan padaku?" Bing Hua sangat penasaran, Dia belum mendengar seluruh pertanyaan Yan Liyan, karena terpotong dengan kehadiran lima sosok iblis tadi.
"Tidak ada, lupakan saja hal itu!"
'Dia tidak mungkin mengenali sosok ibu ku bukan? lagipula Aku sangat ragu jika ibu terlibat dalam perang jutaan tahun yang lalu.'
Bing Hua semakin penasaran ketika mendengar perkataan Yan Liyan, Tapi dia tidak bertanya agar tidak meyinggung Yan Liyan dan membuatnya marah padanya.
"Baiklah."
Tidak lama kemudian.....
Mereka berdua telah sampai di depan sebuah Mansion yang mewah, Yan Liyan membukanya dan masuk kedalam.
Bing Hua masuk kedalam mansion dan berjalan menuju dapur untuk memasakkan makan malam untuk mereka berdua.
Setelah Bing Hua selesai memasak, dia langsung menyajikanya.
Setelah mereka berdua selesai makan malam...
Di tangga mansion, Yan Liyan duduk sambil memandang indahnya bulan purnama yang memiliki warna merah darah.
Ya. keadaan bulan seperti itu, memang sangat wajar di wilayah ras iblis.
Disampingnya, terlihat Bing Hua menyandarkan kepalanya pada bahu Yan Liyan.
"Hm... Liyan'gege jika aku boleh tahu, Apa hal yang Liyan'gege impikan?" tanya Bing Hua dengan tiba-tiba.
__ADS_1
Yan Liyan tersenyum ketika mendengar pertanyaan dari Bing Hua.
"Impianku sangat sederhana, Aku ingin menyelesaikan masalah dalam hidup ku, Dan setelah itu, Aku ingin hidup bahagia bersamamu." Jawab Yan Liyan, Hal itu memang telah menjadi tujuan hidupnya.