
1 hari berlalu setelah Elemen Es Yan Liyan ber Evolusi.
Kini Yan Liyan sedang duduk di bangku kecil yang berada dibawah pohon sambil melihat 3 orang gadis yang sedang latihan ditempat yang sangat jauh darinya.
Sehingga tiga orang gadis itu, tidak menyadari keberadaan Yan Liyan yang sedang memperhatikan mereka.
"Huh... menunggu waktu peningkatan Versi sistem, membuatku sangat bosan." gumam pelan Yan Liyan.
"Ada apa?.... Kau terlihat tidak bersemangat." ucap seseorang yang berjalan kearah Yan Liyan, sesekali melihat tiga gadis yang sedang latihan.
Yan Liyan yang sudah tahu.. siapa orang yang berbicara denganya hanya menghela nafas.
"Aku harap jika kau tidak mengangguku." ucap Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu hanya tersenyum.
"Walaupun kau orang yang menyebalkan tapi aku tidak akan mengganggumu." ucap Yin Su.
"Lalu apa?"
"kau tidak akan datang bukan hanya untuk berkunjung atau sekedar membicarakan hal omong kosong denganku bukan?" tanya Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu hanya mengangguk.
"kau benar..., Apa kau bisa membantuku untuk...
Sebelum ucapan Yin Su selesai Yan Liyan memotong perkataanya.
"Apa kau ingin aku menyembuhkan penyakit yang ada pada Yin Zu?" tanya Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu, terkejut.
"Bagaimana bisa, kau tahu hal itu?" Yin Su keheranan karena selain dirinya tidak ada seorang pun yang mengetahui penyakit Yin Zu.
"Meudah saja, Aku mempunyai kemampuan spesial yang mirip sepertimu hanya saja kemampuanku sedikit berbeda dengan yang kau miliki." jawab Yan Liyan.
"Tapi kenapa kau meminta bantuan kepada orang sepertiku?" tanya Yan Liyan.
"Seperti yang kau katakan bahwa dirimu sedikit spesial." jawab Yin Su.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"Aku akan menyembuhkanya tapi harus ada bayaranya untuk hal itu bukan?" tanya Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu langsung terdiam, terlihat sedang memikirkan sesuatu.
Dia sudah memberikan salah satu barang berharganya pada Yan Liyan sebagai bayaran.
Dan yang tersisa darinya, hanya 3 pedang tingkat bumi dan hal itu tidak terlihat berguna untuk Yan Liyan, pedang tingkat langit saja diberikan kepada Yin Zu.
Yan Liyan tersenyum tipis ketika melihat ekspresi bingung Yin Su.
__ADS_1
"Jika kau tidak mempunyai bayaran untukku, maka lupakan saja untuk menyembuhkan Yin Zu."
Ucap Yan Liyan, menutup matanya menikmati hujan salju yang menimpa dirinya.
Yin Su yang mendengar ucapan Yan Liyan, langsung membungkuk.
"Aku akan bersedia menjadi bawahanmu jika kau berhasil menyembuhkanya." ucap Yin Su berusaha menguatkan tekatnya.
Yan Liyan yang mendengar hal itu membuka matanya.
"Kenapa kau melakukan hal semacam itu, demi menyembuhkannya?" tanya Yan Liyan keheranan.
"Karena dia adalah anakku dan aku akan melakukan apapun demi kesembuhanya." ucap Yin Su.
"Cih... jangan membohongiku, kau bukan ibu kandung dari Yin Zu bukan? dan kau sama sekali tidak mempunyai hubungan darah denganya." ucap Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar ucapan Yan Liyan, bagaikan tersambar petir karena sangat terkejut.
Yan Liyan tersenyum tipis ketika melihat ekspresi terkejut dari Yin Su.
"Dan sebenarnya, Apa yang dilakukan oleh orang dari benua tengah di benua Barat yang merupakan benua terlemah ini?" tanya Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu langsung memandang tajam Yan Liyan.
"Kau... Siapa kau sebenarnya?" tanya Yin Su yang masih memandang tajam Yan Liyan.
"Oh.... Aku?"
"Aku hanya orang yang sangat penasaran akan suatu hal." ucap Yan Liyan dengan ringan tanpa menunjukan ekspresi.
Dan satu hal lagi yang perlu kau ingat! jika aku berniat tidak baik pada kalian berdua maka sejak awal, Aku akan melakukanya dengan mudah." ucap Yan Liyan.
Yin Su yang mendengar itu hanya mengangguk.
Karena bagaimanapun, Apa yang dikatakan oleh Yan Liyan adalah sebuah kebenaran dan ditambah lagi perbedaan rana kultivasi yang jauh diantara mereka berdua.
Sehingga jika Yan Liyan ingin berniat jahat, maka Dia bisa melakukannya dengan mudah.
"Dan soal barang yang kau bilang peninggalan leluhurmu itu, Aku sangat berterimakasih karena telah memberikanya padaku."
ucap Yan Liyan berdiri dari tempat duduknya lalu pergi dari tempat itu, meninggalkan Yin Su sendirian yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
"Guru.., Apa yang harus aku lakukan sekarang untuk menyelamatkan tuan putri?"
gumam Yin Su mengingat pesan terakhir gurunya untuk menjaga anakknya dengan baik.
".................."
Diperjalanan, Yan Liyan berjalan menuju bangunan tempat tinggalnya.
"Huh....malam bulan purnama tinggal 4 hari, Setelah peningkatkan versi sistem selesai dan membeli tubuh dewa naga, Aku akan mengurus masalah penyakit Yin Zu."
__ADS_1
"Ya.... jika Dia bersedia menjadi bawahanku." gumam Yan Liyan.
".................."
1 hari lagi berlalu
Dipagi hari Yan Liyan duduk sambil menunggu Bing Hua dan Yan Lin menyiapkan makanan.
Setelah beberapa lama menunggu....
Datang Yan Lin dan Bing Hua membawa makanan yang dimasak masing-masing lalu menyajikanya diatas meja.
Lalu duduk diatas kursi berhadapan dengan Yan Liyan, setelah itu mereka menyantap makanan masing-masing tanpa ada sepatah katapun yang terucap.
Yan Liyan yang melihat itu hanya tersenyum karena teringat akan keributan yang dibuat oleh Xiao Yi pada saat makan.
Setelah itu, Yan Liyan memakan makananya.
15 menit kemudian mereka telah selesai makan dan berbincang bincang tentang sesuatu.
"Kemarin, Kami diajak oleh Yin Zu untuk berkeliling sekte hari ini, Apa tuan ingin ikut?" tanya Yan Lin dan diangguki oleh Bing Hua.
Yan Liyan yang mendengar itu hanya mengangguk.
"Aku akan ikut, lagipula Aku sangat bosan hanya berada dibangunan dan disekitar halaman ini saja."
'sepertinya sisitem akan selesai meningkatkan Versi ketika sore hari tiba, karena pada saat aku meningkatkanya pada saat sore hari juga.' batin Yan Liyan.
"Baiklah... jika seperti itu, ayo kita pergi!! ucap Yan Lin sambil menarik tangan Yan Liyan.
Yan Liyan yang melihat hal itu hanya menatap Yan Lin dengan tatapan aneh.
'Sebenarnya apa yang terjadi padanya.' batin Yan Liyan.
sesampainya di pintu, Dia melihat Yin Zu sedang menunggu diluar.
"Baiklah... hari ini Aku akan mengajak kalian berkeliling untuk melihat wilayah dalam dan luar sekte Es." ucap Yin Zu sambil memandang mereka bertiga.
"Ayo ikuti aku!! ajak Yin Zu.
Yan Lin, Bing Hua, dan Yan Liyan hanya mengangguk mendengar ajakan dari Yin Zu dan mengikutinya dari belakang.
Setelah beberapa menit kemudian, Mereka sampai disebuah kolam air yang memiliki aura yang sangat dingin.
"Kolam air ini merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki sekte kami."
"Didalam kolam ini terdapat air yang memiliki aura yang sangat dingin, air ini disebut sebagai air beku penempa.
Dan untuk fungsi kolam ini sama seperti namanya, yaitu untuk menempah tubuh dan tulang bagi kultivator Es sampai tingkatan tertentu." jelas Yin Zu pada mereka bertiga.
Bing Hua dan Yan Lin yang mendengar itu, memandang air dikolam tersebut dengan tatapan takjub.
__ADS_1
sedangkan Yan Liyan hanya memandang kolam itu dengan bosan.
'Ini sangat membosankan.' batin Yan Liyan.