
Yan Liyan tiba-tiba muncul dari kepulan debu dengan siluet sayap phoenix yang berasal dari sedikit kekuatan dari tubuh spesial dewa phoenix miliknya.
siluet sayap phoenix itu memiliki dua macam warna yang berbeda yaitu warna putih kebiruan dan merah terang didua sisi sayapnya warna itu melambangkan elemen berbeda yang dia miliki.
penampilan Yan Liyan juga sedikit berubah warna matanya kini seperti sayapnya yang memiliki warna berbeda.
disisi kiri mata Yan Liyan berwarna merah terang agak berbeda dengan mata Xiao Yi tapi sedikit mirip dengan warna mata Mei Lin dan disebelah kanan matanya berwarna biru.
rambutnya masih tetap sama yaitu warna putih tapi sedikit keperakan.
"sebenarnya aku tidak perlu sampai melakukan hal seperti ini tapi tidak ada salahnya melatih kekuatan terpendam lagipula aku tidak pernah menggunakan kekuatan ini sebelumnya." gumam Yan Liyan.
[Ding.... batas waktu penggunaaan kekuatan tubuh dewa phoenix hanya 10 menit saja tuan jika tuan tetap memaksa maka akan berdampak sangat buruk pada anda tuan.]
Yan Liyan yang mendengar pemberitahuan sistemnya hanya mengangguk karena dia belum terbiasa menggunakan kekuatan semua tubuh yang dimilikinya dengan sempurna.
dikarenakam kultivasinya yang masih sangat rendah untuk mengendalikan seluruh kekuatan tubuh dewa phoenix dengan sempurna bahkan dengan kultivasinya yang sekarang membutuhkan pembatasan waktu untuk memakai sedikit kekuatan dari tubuh dewa phoeniks.
sedangkan Jiu Wei memandang Yan Liyan dengan rumit dia seperti merasakan aura yang samar-samar seperti Mei Lin pada Yan Liyan.
Jiu Wei yang menyadari hal itu juga semakin bersemangat untuk bertarung dengan tuanya itu.
"Xiao Yi, Bing Hua kalian berdua mengerti bukan apa yang harus kalian berdua lakukan.?" gumam Jiu Wei.
Xiao Yi dan Bing Hua yang mendengar itu hanya mengangguk.
"langkah bayangan." gumam Xiao Yi lalu menghilang dengan sangat cepat dari tempat itu begitupun dengan Bing Hua bergerak secara cepat tersembunyi dan terarah layaknya seorang pembunuh bayaran yang handal.
Yan Liyan yang melihat hal itu hanya tersenyum lalu mengepakan satu kali sayapnya.
wusss.......
Yan Liyan melesat dengan sangat cepat menuju kearah mereka berdua dengan belati yang terbuat dari elemen Es.
Yan Liyan berbenturan dengan Xiao Yi, suara benturan antara belati sunyi dan belati Es menggema ditempat itu.
"teknik belati sunyi. pembunuh kegelapan."
wusss.....
secara tiba-tiba muncul ratusan belati didepan dibelakang Yan Liyan yang terbuat dari energi kegelapan yang mengeluarkan aura kematian yang pekat.
__ADS_1
ratusan belati itu bergerak dengan arahan Xiao Yi untuk menyerang kearah Yan Liyan.
Yan Liyan yang melihat itu langsung menangkis semua belati itu dengan belati miliknya dan dia juga membuat aray penghalang.
wusss.....
belati itu dengan mudah menembus penghalang itu tanpa menghancurkanya.
"teknik yang menarik." ucap Yan Liyan sedkit terkejut ketika melihat teknik dari Xiao Yi.
Yan Liyan melesat dengan cepat menghindari serangan belati itu tapi sayangnya gerakanya telah diprediksi oleh Bing Hua.
Bing Hua membuat sebuah pengurung agar membatasi pergerakan Yan Liyan.
sedangkan siluet Es dan hujan pedang bersiap diatas pengurung itu.
"bukankah mereka menggunakan trik yang sama." ucap Yan Liyan ketika merasakan aura serangan dari luar sambil menangkis serangan dari belati Xiao Yi menggunakan Elemen cahayanya.
dia juga berpikir jika ini tidak akan semudah itu dan mereka tidak akan menggunakan cara yang sama seperti tadi untuk mengalahkanya.
"huh... apa peduliku.., aku ini terlalu banyak berpikir." gumam Yan Liyan lalu membuat segel tangan.
api itu meluas membakar semua benda yang ada ditempat itu.
teknik-teknik yang dikeluarkan oleh para bawahanya menjadi hancur dan hangus menjadi abu akibat dari api yang dikeluarkan oleh Yan Liyan.
[Ding.... selamat tuan anda telah berhasil mengeluarkan salah satu kemampuan dewa Phoenix yaitu elemen api 2 jenis. mendapatkan 1 kotak hadiah tingkat berlian.]
Yan Liyan tersenyum tipis ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya karena dia tidak pernah menyangka jika dia akan mendapatkan hadiah dari sistem hanya untuk mengelurakan teknik api dewa phoenix.
para bawahan Yan Liyan yang melihat itu langsung menghindari api itu karena aura yang dikeluarkan oleh api itu sangat menekan dan sifatnya yang yang sangat panas dari api yang lain.
bahkan Yan Lin sangat terkejut ketika melihat api berwarna merah kebiruan itu.
karena api itu sangat berbeda dengan api miliknya yang sangat korosi dan juga membutuhkan sedikit waktu untuk membakar benda tapi api didepanya tanpa membutuhkan sedikit waktu, api itu langsung membakar ketika dia bersentuhan dengan benda-benda yang lain.
"mengerikan." gumam Yan Liyan dengan ekspresi rumit pada tuanya.
'sebenarnya berapa banyak jenis api yang dikuasai oleh tuanya..?'
sedangkan Jiu Wei yang melihat hal itu hanya tersenyum tipis lalu mengeluarkan kedelapan ekor miliknya setelah itu dia melesat kearah Yan Liyan diikuti oleh Xiao Yi disampingnya.
__ADS_1
mereka berdua melesat dengan kecepatan penuh bahkan yang lain hanya dapat melihat bayangan mereka berdua saja.
sedangkan Yan Liyan mengandalkan siluet sayap miliknya agar dapat bergerak dengan sangat cepat untuk menyaingi kecepatan mereka berdua.
wusss....
Boomm....
dua siluet sayap berbenturan dengan 8 ekor Jiu Wei dan Yan Liyan juga menangkis serangan Xiao Yi yang tidak segan-segan padanya.
dia juga sedikit kebingungan dengan sifat Xiao Yi yang kali ini karena sangat berbeda dari biasa padahal gadis itu akan selalu manja padanya.
Yan Liyan tiba-tiba terpikir dengan sesuatu.. Yan Liyan menoleh kearah Bing Hua dan Yan Lin.
'mereka berdua pasti telah menyuapnya untuk dijadikan kartu As dalam pertarungan kali ini.'
batin Yan Liyan tersenyum kecut ketika dia juga mengingat jika Xiao Yi mudah tergoda dengan makanan yang sering dibuat oleh mereka berdua.
disaat Yan Liyan sedang menangkis serangan bertubi-tubi dan tidak ada hentinya dari Xiao Yi secara tiba-tiba 9 ekor Jiu melilitnya dari belakang sehingga membuat Yan Liyan kesulitan untuk bergerak.
tidak lama kemudian muncul 8 bola elemen besar dan berbeda diujung ekor Jiu Wei, 8 elemen itu saling berdekatan.
Yan Liyan yang melihat itu agak terkejut.
"bahaya...!!"
tidak lama kemudian terjadi ledakan yang sangat besar ditempat itu akibat benturan dari 8 elemen yang berbeda tadi.
terlihat dari tempat ledakan itu terdapat Jiu Wei dan yang kembali seperti semula dan ekornya kembali menjadi satu dan Yan Liyan kini sayap phoenixnya telah menghilang karena waktu 10 menit telah berakhir.
dia tidak ingin mengambil resiko untuk menggunakan kekuatan tubuh spesial dewa phoenix miliknya secara terus-menerus.
"bukankah itu tadi merupakan suatu cara yang putus asa." gumam Yan Liyan karena jika dipertarungan asli hal itu akan dianggap sebagai cara bunuh diri untuk mengalahkan musuh.
tidak lama kemudian Yan Liyan tiba-tiba merasakan sosok aurah keberadaan yang tidak asing dibelakangnya.
Yan Liyan menoleh dan melihat Xiao Yi sedang tersenyum tipis kearahya dan mengayunkan belati.
wusss....
Yan Liyan ingin menghindar tapi tiba-tiba pergerakanya terhenti ketika siluet ekor besar, akar duri bunga mawar Es dan seekor naga Es besar mengikat dan melilit Yan Liyan secara bersamaan.
__ADS_1