SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Bei Gofang Dan Bei Liu


__ADS_3

Setelah Yan Liyan dan Bing Hua puas mengelilingi seluruh wilayah sekte naga hitam mereka langsung pergi ketempat wilayah asrama tempat para murid sekte tinggal.


Rata-rata murid dari sekte naga hitam adalah laki-laki dan sangat jarang sekali ada perempuan, jadi Yan Liyan terpaksa memasukkan Bing Hua kedalam ruang invetory karena alasan keamanan.


Bing Hua awalnya tidak mau, tapi dia akhirnya setuju setelah dipaksa oleh Yan Liyan, Karena hal tersebut demi kebaikannya sendiri.


Yan Liyan juga berjanji untuk mengeluarkan Bing Hua ketika dia akan melakukan misi utamanya yaitu menculik dua pangeran Kekaisaran atau membunuh mereka jika tidak bisa melakukan pilihan pertama seperti yang telah mereka bicarakan dengan Biao Qiaolin.


Dan juga dengan janji itu setidaknya Bing Hua merasa tenang dan tidak merasa dirinya tidak terlalu menjadi beban bagi Yan Liyan.


Sekarang ini Yan Liyan sedang duduk di halaman sebuah kediaman yang cukup besar yang dihuni 3 murid sekte yang memiliki pakaian sama sepertinya.


Murid di sekte naga hitam dibagi menjadi 3 macam tingkatan. Tiga macam tingkatan ini yaitu murid luar, dalam, dan inti.


Murid luar merupakan murid terlemah yang tingkat kultivasi tertinggi yang dimiliki oleh murid bagian luar adalah Jendral dewa tingkat Awan dan biasanya ditandai dengan pakaian sekte yang mereka pakai yaitu berwarna hitam.


Murid dalam sendiri memiliki tingkat kultivasi dari rana jendral dewa tingkat langit sampai raja dewa tingkat bumi dan murid ini juga ditandai dengan pakaian sekte yang mereka gunakan berwarna abu-abu.


Dan murid inti memiliki tingkat kultivasi dari Rama raja dewa tingkat Bumi sampai rana kaisar dewa. Namun murid dalam hanya ada beberapa saja di sekte naga hitam karena sumberdaya di tempat ini sangat kurang untuk menerobos kerana setinggi itu.. Dan murid biasanya memakai pakaian sekte berwarna merah.


Sekte naga hitam tidak mempunyai uang untuk membeli banyak sumberdaya karena mereka sama sekali tidak mempunyai ladang bisnis untuk menghasilkan uang dan jika mencari sumberdaya kedalam hutan pun juga sangat sulit karena pergerakan mereka selalu dibatasi dan diawasi oleh ke lima sekte aliran putih yang merupakan pilar Kekaisaran.


Dan juga sebenarnya masih ada lagi tingkatan murid yaitu murid elit yang memiliki tingkat kultivasi yang lebih tinggi daripada murid inti.


Murid elit sangat jarang sekali terlihat karena mereka sering kali mendapatkan misi untuk keluar dari wilayah hutan gelap. Entah misi apa yang mereka lakukan tapi itu tentu bukan merupakan hal yang baik.


"Hah... Aku harus perlahan-lahan naik ke tingkat murid dalam lalu inti agar aku dapat bergerak leluasa di dalam sekte ini."


Gumam Yan Liyan karena murid luar sepertinya mempunyai batasan untuk menerima latihan atau menggunakan fasilitas tertentu dan hal tersebut sangat menyulitkan Yan Liyan untuk menjalankan misinya.


Sementara itu jika dia menaikan tingkat kultivasinya langsung ke tingkat raja dewa dan menjadi murid bagian dalam itu terlalu mencurigakan karena menerobos secara tiba-tiba dan akan menarik perhatian banyak orang.

__ADS_1


Yan Liyan berpikir keras tentang masalah ini dan berusaha untuk menyelesaikanya. Namun itu terlalu rumit untuk diselesaikan.


"Cih.. Kenapa aku harus Repot-repot berpikir seperti ini?


Bukankah aku bisa langsung menyusup bagian dalam sekte tanpa diketahui dan menyelidiki dimana kedua pangeran itu berada?" Gumam Yan Liyan sambil tersenyum kecut karena sepertinya akhir-akhir ini dia terlalu banyak berpikir.


Entah apa penyebabnya tapi itu yang pasti bukan merupakan sesuatu hal yang buruk.


Malam harinya....


Yan Liyan menggunakan topeng iblis dan jubah aura yang berfungi untuk menghilangkan aura keberadaannya.


Yan Liyan melompat dari atap bangunan sekte ke atap yang lain layaknya seorang ninja pembunuh bayaran.


Yan Liyan dapat dengan mudah melewati banyak penjagaan dan berhasil menyusup ke wilayah sekte naga hitam yang merupakan tempat murid dalam.


Di sana Yan Liyan melihat banyak sekali murid dengan pakaian warna abu-abu yang sedang minum-minuman keras atau berjudi sambil sesekali tertawa terbahak-bahak.


Kesenjangan sosial antar tiap murid memang merupakan hal biasa di dalam sekte dan tidak hanya sekte aliran hitam saja terkadang sekte aliran putih menggunakan sistem seperti ini untuk meningkatkan kekuatan para murid sekte nnya.


Lagi pula mereka sangat tahu akan hukum rimba jadi mereka sebagai murid luar hanya pasrah menerima dan berusaha untuk meningkatkan kekuatan dengan cara apa pun itu misalnya mencuri sumberdaya murid luar lain.


Kembali kepada Yan Liyan...


Saat ini dia tatapanya tertuju pada dua orang yang sangat tidak asing berjalan bersama dengan dua orang wanita dengan pakaian panas yang seperti kedua wanita itu merupakan wanita penghibur.


Yan Liyan mengeluarkan lukisan dari dalam cincin penyimpananya yang mana lukisan itu merupakan pemberian Biao Qiaolin.


"Tidak salah lagi.. Mereka berdua merupakan dua pangeran Kekaisaran sekaligus dua adik Biao Qiaolin.


Cih mereka berdua terlihat seperti bajingan yang menjijikkan." Gumam Yan Liyan dengan ekpresi jijik.

__ADS_1


"Cih.. berkacalah pada dirimu sendiri dasar menantu tidak tahu diri." Tiba-tiba terdengar suara dari dalam ruang Jiwanya.


Suara itu terkesan dingin dan pemilik suara tidak lain adalah Xue Yu yang merupakan ibu mertuanya. Entah kenapa Xue Yu agak kesal mendengar perkataan Yan Liyan tadi.


Xue Yu berkata seperti itu karena Yan Liyan mempunyai empat kekasih. Walaupun itu merupakan hal yang wajar, tapi tetap saja menurutnya itu sedikit menjijikkan dan tidak pantas jika Yan Liyan mengatakan hal itu pada orang lain.


Yan Liyan terdiam. Dia tidak menanggapi perkataan dari Xue Yu. Yan Liyan malah terkejut karena baru kali ini Xue Yu berbicara padanya setelah keluar dari dalam ruang jiwa Bing Hua dan masuk kedalam ruang jiwanya dengan alasan di dalam ruang jiwanya terdapat lebih banyak Qi dan perbedaan waktu yang sangat jauh di dunia luar.


Yan Liyan melesat dan mengikuti kedua pangeran itu pergi.


Tapi padangan Yan Liyan tiba-tiba tertuju pada seorang murid sekta bagian dalam melakukan hal yang sama denganya yaitu menguntit kedua pangeran itu.


Hal tersebut dapat ditandai dengan gerak geriknya.


'Tunggu bukankah itu mata-mata kemarin?'


Hm.. Sepertinya dia mempunyai pikiran yang sama denganku.' Yan Liyan lalu mengikuti kedua pangeran dan mata-mata itu dari belakang tanpa. disadari oleh siapa pun.


Sedangkan kedua pangeran yang bernama Bei Gofang dan Bei Liu berjalan dengan gonta-ganti karena sedang mabuk sambil merangkul wanita penghibur.


"Kakak! Sebentar lagi kita berdua akan menjadi penguasa Kekaisaran dan menggantikan ayah bodoh itu!" ucap Bei Liu tertawa dengan keras.


"Ya, kau benar adik Liu.. Kita berdua juga akan menyingkirkan kakak bodoh itu dan membunuhnya dengan kejam untuk membalas dendam atas semua penghinaan yang pernah dia lakukan kepada kita berdua." Bei Gofang berkata dengan penuh kebencian.


Dia masih mengingat dengan jelas semua penghinaan yang dilakukan oleh Biao Qiaolin. Dimana mereka berdua dihajar habis-habisan saat mereka bertarung untuk membuktikan siapa yang terkuat dan itu di lakukan di depan banyak orang sehingga membuatnya kehilangan muka dan wibawanya selama ini.


Setelah mengatakan itu Bei Gofang melirik kearah Bei Liu.


'Setelah aku mendapatkan apa yang aku inginkan, selanjutnya adalah giliranmu yang harus aku singkirkan.


Hanya satu orang saja yang boleh dan pantas memimpin Kekaisaran surgawi ini dan menguasainya dan tentunya orang itu adalah Aku.' batin Bei Gofang sambil tersenyum penuh kelicikan.

__ADS_1


__ADS_2