
Salah satu wanita yang menggunakan pakaian yang dihiasi oleh bulu burung spesial binatang buas tingkat suci menduga pernyataan Perang dari ras dimensia lain mungkin saja bisa terjadi namun kemungkinan ras dari dimensi lain itu menang sangatlah kecil.
Hal itu Dikarenakan jutaan tahun yang lalu setelah leluhur binatang mitos meninggalkan alam tingkat tinggi, kekuatan dari ras-ras yang berada di alam tingkat tinggi semakin menurun.
"Jika dilihat masa lalu, apa yang kau katakan tadi mungkin saja benar Niao Linghuo, tapi bagaimana cara mereka ke dimensi ini jika mereka itu lemah? bukankah itu sangat mustahil.
"Kita seperti katak dalam sumur yang terus berada di tempat kecil seperti ini tanpa tahu apa yang terjadi di luar sana. Mungkin saja hal itu bisa melampaui ekspetasi kita selama ini." Sosok pria tua yang merupakan senior mereka mengelus janggutnya yang mulai memutih.
Pandanganya kemudian tertuju pada sosok pemuda tampan yang tampak sedang memikirkan sesuatu....
"Bagaimana menurut mu Liang San?"
"Aku? Jika senior menanya tanggapanku. Maka tanggapanku adalah jika energi yang berkecamuk itu adalah suatu Perang yang sangat besar yang terdiri dari berbagai macam ras.
Hal itu dikarenakan saat energi itu berkecamuk mempunyai energi Qi yang mempunyai perbedaan mencolok serta adanya pergerakan banyak keberadaan dengan pola tertentu dan kemungkinan besar itu merupakan taktik dalam perang.
Perbedaan Qi yang mencolol dalam artian banyaknya sosok ras yang berbeda yang ikut serta dalam perang itu,tapi tetap saja aku tidak bisa memastikan siapa pemenangnya karena informasi yang disam olej Senior sangat kurang." jelas Liang San beserta dengan alasan yang cukup kuat.
Sedangkan 4 sosok kesatria pelindung lainnya hanya terdiam, karena mereka tidak pernah memikirkan hal seperti yang dipikirkan oleh Liang San.
Sekedar informasi saja jika Liang San merupakan sosok yang paling lemah diantara 5 sosok kesatria pelindung menurut kabar yang beredar di masyarakat. Namun yang sebenarnya adalah Liang Shan adalah sosok yang paling kuat diantara 5 kesatria dan hanya mereka berenam yang mengetahui kekuatan yang mengerikan dari sosok pemuda itu.
Alasan Liang San disebut yang terlemah adalah karena dia tidak pernah menunjukkan kekuatanya atau teknik hebat pada saat melindungi wilayah aray pelindung.
Dia hanya menggunakan kekuatan fisik untuk membasmi pemberontakan atau segerombolan binatang buas yang mendekati ke wilayah aray pelindung.
"Kesimpulan yang cukup menarik. Sebenarnya bukan salahku jika informasinya kurang, karena aku memang tidak menemukan satu pun mayat di tempat itu."
"Ini semakin membingungkan, bagaimana jika kita langsung saja melihat keadaan istana kegelapan." sosok wanita cantik lain yang dari tadi hanya terdiam dan mendengarkan akhirnya mulai berbicara.
Pandangan kelima sosok ditempat itu langsung tertuju pada gadis cantik yang berbicara tadi.
"Apa kau ingin mencari mati? Jangan melakukan hal bodo semacam itu." ucap Liang Shan yang sangat terkejut ketika mendengar sosok wanita yang duduk tepat dihadanya itu.
Sosok wanita itu bernama Niao Yueyin yang merupakan adik dari Niao Linghuo. Niao Yueyin merupakan kultivator ahli pedang. keahliannya dalam menggunakan pedang tidak perlu diragukan lagi. Niao Yueyi juga dijuluki sebagai dewi pedang oleh 4 kesatria pelindung dan para bangsawan yang mengetahui kekuatan mereka.
Sedangkankan julukan untuk kakaknya adalah Dewi ilusi, disebabkan Niao Linghuo sangat ahli menggunakan ilusi, bahkan jika kekuatan jiwa dari lawan Niao Linghuo sangat lemah, maka lawannya itu akan langsung mati dalam hitungan detik walaupun lawannya tersebut mempunyai tingkat kultivasi yang lebih tinggi darinya.
Kesatria Xion Gao orang yang gemuk tadi merupakan adik dari Xion chen. Adik kakak itu mempunyai kekuatan yang hampir sama yaitu mempunyai kekuatan fisik kuat namun Xion Gao tidak dapat mengendalikan unsur logam sama seperti kakaknya dan hanya bisa mengendalikan elemen tanah saja.
__ADS_1
".............. "
Malam harinya....
Di kediaman pemimpin kota. Terlihat banyak perajurit elit yang sedang mengiring banyak sosok pria maupun wanita. Mereka diikat rantai dan dirgiring menuju keruang bawah tanah.
Pemimpin kota tersenyum lebar ketika melihat itu.
"Jumlahnya sudah cukup.. Kini tinggal menunggu waktu dua hari lalu bulan purnama biru muncul dan pada saat itulah aku akan langsung melakukan teknik terlarang itu." pemimpin kota dengan penuh ketidak sabaran menunggu waktu itu tiba.
Meskipun rumor buruk tentangnya telah tersebar luas. namun dia terap mengumpulkan orang-orang untuk dijadikan ritual pengorbanan untuk mendapatkan kekuatan.
"Dengan kekuatan yang akan aku miliki. Aku tidak perlu lagi khawatir akan kematian. Aku akan tetap hidup abadi selama aku masih bisa menyerap energi kehidupan orang lain."
Dengan seringai iblisnya Dia dia memandang kearah dua patung yang berdiri tinggi di depan kediamannya.
"Aku akan melampaui kalian berdua dan aku tidak akan mati seperti kalian. Kekuatan, kekuasaan, dan keabadian. Sebentar lagi aku akan memiliki apa yang tidak kalian berdua miliki." ucapnya lalu. berjalan menuju kedalam kediamannya.
Sedang di tempat lain.....
Terlihat dua sosok yang berdiri diatas bangunan tinggi sedang mengawasi kediaman pemimpin kota.
"Dia benar-benar sangat licik dan haus akan kekuatan?" ucap Song Qie ketika mendengar apa yang dikatakan oleh pemimpin kota tadi.
"Ya, kau benar."
Pandangan Song Qie kemudian tertuju pada banyaknya orang yang digiring menuju ruang bawah tanah oleh para perajurit elit.
"Berapa jumlah kultivator yang telah kau sewa, Song Lao?"
"500 kultivator yang rata-rata berada ditingkatkan kultivasi kehampaan awal. Dengan uang yang diberikan oleh Yan Liyan aku dapat menyewa mereka semua dengan mudah dan mereka semua dengan senang hati menjalankan misi yang telah aku berikan."
"Sepertinya tidak sepenuhnya mereka senang menerima misi itu. Lihatlah salah satu orang yang dibawah oleh perajurit elit itu! Ekspresinya menunjukan keterpaksaan." Song Qie menunjuk orang yang paling belakang yang digiring oleh perajurit elit.
Song Lao hanya mengangkat kedua bahunya...
"Siapa peduli? Sebelumnya Aku tidak pernah memaksa mereka untuk setuju dengan misi yang aku berikan dan juga aku telah memberikan mereka uang dan mereka setuju dengan tugas yang kuberikan...
"Sudahlah.. daripada mengawasi mereka lebih baik kita pulang. Akan sangat mencurigakan jika Putri bangsawan sepertimu pulang terlalu larut bukan?"
__ADS_1
"Kau benar. Ayo perg!"
Mereka berdua lalu melesat menuju kediaman mereka. Sebagai seorang bangsawan seperti mereka, memang harus menjaga nama baik mereka, jika tidak, maka sudah dipastikan rumor buruk akan tersebar dengan sangat cepat dimasyarakat.
"............ "
Pagi harinya....
Di kediaman Yan Liyan....
Muncul serpihan-serpihan kristal es pada tanaman yang berada di halaman belakang kediaman Yan Liya. Tempat itu merupakan tempat Bing Hua dan Mei Lin berlatih.
Pedang Dewi phoenix yang berada di tangan Mei Lin tiba-tiba saja mengeluarkan hawa yang sangat dingin pada bilah pedang berwarna biru.
Huruf-huruf kuno yang merupakan segel pembatas antar kedua elemen di tengah pedang Dewi phoenix bersinar keemasan.
Menghalangi Dua elemen yang berlawanan untuk saling mendominasi. Semakin terang sinar itu maka semakin kuat pula energi yang dihasilkan.
Mei Lin dengan konsentrasi penuh memegang pedang itu, mengalirkan elemen Es kepada pedang itu sehingga membuatnya semakin mengeluarkan hawa dingin.
Mei Lin telah berlatih mengendalikan Qi yang berada di dalam dantianya dengan cara menutup saluran meridianya, sehingga Qi yang berada di dalam dantianya tidak keluar.
Tapi konsekuensi melakukan hal itu adalah Mei Lin yang tidak bisa bergerak dengan sangat cepat karena dia belum terlalu terbiasa untuk menutup saluran meridianya.
Ketika energi dingin yang ada di pedang Dewi phoenix itu semakin kuat, Tiba-tiba saja..
Wuss!
Mei Lin yang tadinya berada di kediam Yan Liyan tiba-tiba saja dia berada di suatu tempat yang sangat indah dan tampak. sangat berbeda dengan tempatnya tadi.
Tempat itu berada di hamparan Es serta krisrtal-kristal es yang mengeluarkan cahaya kebiruan yang berjatuhan dari langit.
"Tempat yang sangat indah,tapi tempat apa ini?" Mei Lin kebingungan ketika tiba-tiba saja dia berada ditempat yang dipenuhi oleh hamparan Es.
"Kau sedang berada di dalam domain pedang Dewi phoenix.. dan domain ini hanya bisa dimasuki oleh pemilik dari pedang Dewi phoenix saja." Tiba-tiba saja tersengar suara lembut dari belakang Mei Lin sehingga membuat Mei Lin terkejut.
Mei Lin langsung menoleh kebelakang dan melihat seorang wanita cantik yang sedang menatap lembut dirinya.
"Si-siapa kau?"
__ADS_1
"Aku adalah roh dari pedang Dewi phoenix sekaligus pemilik pedang pedang Dewi phoenix sebelum dirimu."