SISTEM PENGUASA

SISTEM PENGUASA
Teknik Kutukan Darah


__ADS_3

Mei Lin memandang rendah para gagak darah iblis yang ada dibawabnya.


Mei Lin kemudian membuat segel tangan lalu...


"Teknik kutukan darah! teknik pertama!!!"


Wuuss!!!


Angin berhembus dengan sangat kencang dan di sekitar Mei Lin muncul rune-rune kuno yang mengelilingi tubuhnya.


Rune-rune kuno itu kemudian menyebar membentuk sebuah tali berwarna hitam pekat yang mengeluarkan aura kegelapan yang sangat mengerikan.


"Ikatan Jiwa Kematian!!"


Tali itu kemudian melesat dengan sangat cepat menuju para gagak darah iblis.


Gagak darah iblis yang melihat hal itu, ingin menghindar, tapi tali tersebut tiba-tiba saja mengikat mereka satu persatu dan ditambah aura yang masih menekan mereka membuat para gagak darah iblis itu tidak berkutik.


Kiakk!!


Kiakk!!


Hanya terdengar suara teriakan yang melengking ketika tali rune-rune kuno itu mengikat tubuh para gagak darah iblis iblis yang kemudian tubuh para iblis itu melebur menjadi suatu cairan hitam lalu menghilang karena meresap dalam tanah.


Setelah kemusnahan para gagak darah iblis kemudian muncul banyak sosok transparan yang menyerupai gagak darah iblis dari dalam tanah, mereka merupakan jiwa gagak iblis tadi.


Pedang Dewi Phoenix yang ada di tangan Mei Lin mengeluarkan cahaya kemerahan yang menghisap semua jiwa itu dengan sangat cepat dan rakusnya.


Setelah semua jiwa gagak darah iblis terserap ke dalam pedang, tubuh Mei Lin langsung mengeluarkan aura hitam pekat yang sangat mengerikan, aura hitam pekat itu kemudian menghilang secara perlahan diikuti oleh hembusan nafas panjang dari Mei Lin.


"Teknik yang sangat mengerikan." gumamnya dengan ekspresi rumit. Walaupun dia pernah melihat suatu teknik terkutuk, tapi teknik yang pernah dia lihat tidak semengerikan tekniknya tadi.


Sedangkan Yan Liyan yang sedang membantai para gagak darah iblis di kagetkan dengan kemunculan dua sosok yang sangat dia kenali sedang berdiri di depanya.


"Ling Yun, Xian Ran? Apa yang sedang kalian berdua lakukan di tempat seperti ini? Dan Xian Ran, seharusnya kau menyiapkan para pasukan yang kau milik untuk persiapan persng nantii."


ucap Yan Liyan yang benar-benar sangat keheranan dengan kemunculan berdua.

__ADS_1


"Hei, Pertanyaan macam apa itu? tentu saja aku mengawasi jalannya perperangan agar tidak terjadi korban jiwa dan juga sekaligus berjaga-jaga jika ada suatu hal kejadian yang tidak terduga. Dan soal para perajurit perang, adikku yang mengurus semua itu, jadi tenang saja"


Xian Ran berkata dengan sedikit membelalakkan mata ketika Yan Liyan mengeluarkan elmen air dan api secara bersamaan.


Yan Liyan dengan dua jenis elemen di sekitarnya yang menghancurkan semua benda-benda di tempat itu, Bahkan Ling Yun mengeluarkan pedangnya untuk menangkis serangan Yan Liyan yang secara sengaja mengarah padanya.


"Bagaimana keadaan Ling Fan saat ini?"


"Cih, Dia menjadi lebih kuat dan berlatih dengan lebih keras semenjak perburuan yang kalian waktu itu, sehingga membuatku merasa sedikit khawatir padanya." jawab Ling Yun dengan nada sedikit kesal karena serangan Yan Liyan tadi hampir saja melukainya.


Wus!!!


Wuss!!!


Bung Hua dan Jiu Wei secara tiba-tiba muncul di tempat itu dan diikuti oleh suara teriakan kemenangan dari para perajurit Ras Elf dan Manusia.


"Kapan Perang besar akan terjadi? dan juga, apa kalian mengetahui keberadaan sosok yang telah membuat dimensi utara menjadi seperti ini?!" Bing Hua dengan sedikit emosi bertanya kepada mereka berdua.


Bing Hua ingin sekali musnahkan sosok yang menjadi dalang dari semua ini, agar dia bisa menjadi pemimpin wilayah dimensi Utara lalu hidup dengan tanang bersama dengan Yan Liyan.


Yan Liyan yang mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh Bing Hua hanya menggeleng.


Xian Ran yang mendengar itu, dia terdiam untuk sejenak sambil memikirkan sesuatu dengan ekspresi rumit.


"4 hari dari sekarang, aku tidak tahu pasti apa itu benar atau sebuah kebohongan, tapi pada perperangan kemarin terdapat sosok gagak darah iblis yang mengatakan hal itu kepadaku." ucap Xian Ran yang mengingat kejadian kemarin ketika sosok gagak darah iblis yang mempunyai aura yang sangat berbeda dengan yang lainya mengatakan hal tersebut padanya.


Yan Liyan mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan dari Xian Ran dan tidak lama kemudian dia menyadari suatu hal yang membuat nya terbelalak.


"Kapan sosok gagak darah iblis berkata seperti itu padamu?!"


Yan Liyan bertanya dengan ekoresi sangat khawatir terhadap suatu hal buruk yang akan terjadi.


"Kemarin Lusa."


"Apa!!


Ini terlalu cepat sialan! Baikla, Dengarkan aku Xian Ran, Ling Yun! Percepat persiapan perajurit dari berbagai macam Ras, karena dua hari lagi Mereka akan memulai infasi mereka ke seluruh dimensi yang ada di alam tingkat tinggi ini!!"

__ADS_1


Xian Ran dan Ling Yun yang mendengar perintah tiba-tiba dari Yan Liyan menjadi sangat kebingungan dan disaat mereka ingin menanyakan sesuatu pada Yan Liyan....


"Sebaiknya ikuti saja perintahku dan jangan banyak bertanya, katakan saja pada pemimpin dua ras utama lainya jika ini merupakan keadaan yang sangat darurat!!"


Xian Ran dan Ling Yun yang mendengar itu, tanpa banyak bertanya langsung mengeluarkan sebuah tongkat dan artefak teleportasi lalu mereka berdua menghilang dari tempat itu untuk melakukan perintah dari Yan Liyan.


Sedangkan Yan Liyan membuat segel tangan dan muncul seekor burung Phoenix Es dan menulis sebuah pesan penting dan kemudian dia menaruhnya pada burung tersebut.


Burung Phoenix Es itu kemudian menghilang setelah Yan Liyan menulis beberapa kata.


"Huh!


Menghela nafas lalu menoleh kearah tiga orang di belakangnua. "Sebaiknya siapkan diri kalian! karena dua hari yang akan datang akan terjadi sebuah perperangan yang sangat mengerikan dan kemungkinan besar jika Perang ini akan lebih mengerikan daripada Perang yang pernah terjadi jutaan tahun yang lalu."


Mereka bertiga hanya mengangguk ketika mendengar perkataan Yan Liyan. Mereka sangat tahu pasti sosok mengerikan apa yang akan mereka lawan.


Naga kegelapan? dan Dewa kegelapan? gabungan kekuatan yang sangat mengerikan dan tidak menutup kemungkinan jika ada sosok lain yang lebih mengerikan daripada keduanya yang akan terlibat dalam perang.


Mereka bertiga lalu masuk kedalam ruang inveory sistem untuk menyerap aura kehidupan serta memetik beberapa daun kehidupan dan menaruh air kehidupan pada banyak wadah sebagai persiapan di keadaan darurat yang akan mengancam nyawa seluruh perajurit.


Sedangkan Yan Liyan sendiri melesat menuju ke tempat yang menurutnya sangat tenang. Sesampainya di tempat sesuai dengan keinginanya, Yan Liyan kemudian membeli semua senjata dari tingkat surgawi sampai tingkat Dewa yang ada di dalam sistemnya sampai poin sistemnya habis tidak tersisa.


[Ding... Tuan telah membeli 10.000 senjata tingkat rendah, menegah, dan tinggi. Mengurangi 4 M Poin sistem]


[DING.... Tuan telah membeli 5000 senjata tingkat surgawi tingkat rendah, menengah, dan tinggi mengurangi 40 M Poin Sistem]


[DING... Tuan telah membeli 2000 Senjata tingkat Dewa tingkat rendah, menegah, dan tinggi. mengurangi 70 M Poin sistem]


[Ding... Tuan telah membeli 2 senjata tingkat kuno dan Legenda mengurangi 100 M Poin sistem]


Yan Liyan tersenyum ketika mendengar pemberitahuan dari sistemnya, Dia tidak merasa sedih karena telah kehabisan Poin sistem, karena Poin sistem akan dia dapatkan lagi ketika para perajurit melenyapkan semua musuh dalam perperangan mengunakan senjata yang telah dia beli dari sistemnya.


"Huh! Dengan begini seharusnya aku tidak akan rugi... Ya, setidaknya balik modal atau bahkan aku akan untung besar." gumamnya dengan senyuman tipis.


Yan Liyan tiba-tiba teringat denga dua sebjata tingkat kuno dan legenda tadi yang mana dua senjata itu merupakan senjata tingkat yang tertinggi dari semua tingkatan.


Dan hanya tersedia terbatas dalam sistemnya, itupun telah habis karena sudah dia beli.

__ADS_1


"Hmm.... aku harus memberikan 2 senjata itu pada siapa? Jiu Wei kah?" gumamnya sambil menimbang nimbang dan jika dipikirkan lagi Yan Liyan belum memberikan senjata apa pun pada Jiu Wei.


.


__ADS_2